Tips Komputer Troubleshooting Memory RAM

By | 7 September 2013

Tips Komputer Troubleshooting Memory RAM – beberapa hari yang lalu saya buat postingan tentang troubleshooting komputer kali ini aku mau kasih Tutorial Troubleshooting Memory RAM , pada
hakekatnya Troubleshooting Memory RAM itu tetap mengikuti apa yang
dapat dilakukan pada troubleshooting komputer, namun ini saya fokuskan
pada memory ram saja ,

Kerusakan pada Memory RAM sering terjadi biasanya dikarenakan

memory ram

  • kebersihan komputer tidak terawat ( tidak pernah dibersihkan )
  • seringnya komputer ditanyalakan tanpa melihat waktu ( overlimit )
  • komputer di taruh pada tempat yang lembab
  • pemasangan memory ram yang tidak pas

Ada Beberpa Kasus yang perlu anda Ketahui pada Memory RAM

Kasus pertama :

Laporan RAM ada kapasitas dari RAM sebesar 128KB atau 384KB yang tidak pernah dilaporkan ketikan melakukan proses booting.
Keterangan :
Kondisi seperti ini adalah normal , karena beberapa versi dari BIOS
tidak akan menampilkan area dari memory yaitu memory konvensional dan
memori ekstended

 

Kasus kedua :

System komputer menjadi lambat ketika ditambahkan beberapa memori ( pada
dasarnya penambahan memori akan meningkatkan kinerja komputer )

Keterangan :
penanganan pertama adalah pastikan memori yang baru anda tambahkan /
pasang dikenali dengan baik oleh BIOS atau Windows anda , apabila
motherboard anda tidak dapat menerima kapasitas untuk penambahan Memori
RAM , hal itu hanya akan menyebabkan kinerja komputer menjadi lambat.

Kasus Ketiga :

menambahkan  memory tetapi OS tidak dapat berjalan dengan lancar , BIOS
mendeteksi RAM yang sudah ditambahkan namun windows tidak berhasil
mendeteksi bahkan tampilan layar monitor menjadi bluescreen.

Keterangan :
pada kasus ini yang harus anda perhatikan adalah RAM yang baru cocok
atau sesuai dengan motherboard anda atau jenis RAM yang lainnya yang
sudah dipasang sebelumnya , kalau RAM tidak cocok ya mempengaruhi Memory
RAm sebelummnya maka dari itu akan mengakibatkan tidak normalnya sistem
yang berjalan. sebelum memasang RAM sebaiknya anda cocokan terlebih
dahulu dengan RAM yang lama

Kasus Keempat :

Identifikasi memori yang rusak. Ketika menghidupkan komputer, terdengar bunyi beep dan komputer tidak mau booting.

Keterangan
Beep tersebut menandakan adanya perangkat keras yang melekat pada
motherboard mengalami kerusakan. Yang paling umum adalah kerusakan
terjadi pada memori. Segera ambil memori tersebut dari motherboard
kemudian coba bersihkan memori dengan tisu atau atau kain yang bersih.
Setelah dibersihkan pasang kembali pada slot nya. Apabila setelah
dipasang, masih keluar bunyi beep, memorinya harus diganti dengan yang
baru.

Nah . Setelah anda membaca artikel ini apakah ada yang masih anda bingungkan tentang kerusakan pada Memory RAM , silahkan untuk meninggalkan unek-unek pada kotak komentar .


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *