Cara Mengembalikan Registry Komputer Yang Terinfeksi Virus

By | 1 Juni 2014

Cara Mengembalikan Registry Komputer Yang Terinfeksi Virus – Memang agak sulit apabila komputer kita sudah terinfeksi virus
apalagi biasanya virus itu menginfeksi sekaligus menonaktifkan bagian
yang sulit untuk diperbaiki terutama pada registry yang di-disable oleh
virus. Misalnya System restore (tidak bisa mengakses Restore), Shutdown
(tidak bisa shutdown), Hidden Folders (tidak bisa buka file yang
di-Hidden).

Untuk mengaktifkannya kembali, diperlukan trik khusus (Dan perlu ilmu
khusus juga tentunya) yang bisa dipelajari oleh semua orang. Anda juga
tidak harus mahir komputer untuk dapat mengedit registry Windows.
Adapun cara mengaktifkan kembali secara manual registry-registry yang
terinfeksi virus atau registry yang sudah dirubah oleh virus silahkan
ikuti langkah-langkah dibawah ini:
A. Mengaktifkan kembali registry System Restore yang terinfeksi virus

  1. Masuk ke-Run ketikkan Regedit lalu tekan enter sampai muncul form Registry.
  2. Masuk ke ” HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindows
    NTCurrentVersionSystemRestore ” klik dua kali pada DisableSR rubah
    value datanya menjadi angka 0 sehingga menjadi 0×00000000(0) seperti
    pada gambar dibawah ini :
  3. Restart komputer biar terjadi perubahan
  4. Klik kanan pada My computer Klik properties
  5. Klik tab System restore dan aktifkan lagi system restorenya

Selamat anda bisa menggunakan system restore anda lagi.
B. Mengaktifkan kembali registry Shutdown yang terinfeksi virus

  1. Masuk ke-Run ketikkan Regedit lalu tekan enter
  2. masuk ke ” HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindows
    NTCurrentVersionWinlogon ” klik dua kali pada AutoRestartShell dan
    rubah valuenya menjadi angka 1   yang tadinya dirubah virus menjadi angka 0 dan rubah juga value pada ShutdownWithoutLogon menjadi angka 0
  3. Restart komputer biar terlihat perubahannya
  4. Shutdown komputer

Selamat anda sudah bisa Shutdown lagi seperti semula.

C. Mengembalikan registry Hidden Folder yang terinfeksi virus

  1. Masuk ke-Run ketikkan Regedit lalu tekan enter
  2. Masuk ke ”
    HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvancedFolderHiddenNOHIDDEN
    ” klik 2 kali pada CheckedValue rubah valuenya  menjadi angka 2  dan lakukan hal yang sama pada DefaultValue.
  3. Masuk ke ” HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvancedFolderHiddenSHOWALL “  klik 2 kali pada CheckedValue rubah valuenya menjadi angka 1 dan untuk DefaultValue lakukan seperti pada langkah ke 2.
  4. Untuk SuperHidden silahkan masuk ke ”
    HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvancedFolderSuperHidden
    ” Klik dua kali pada CheckedValue rubah valuenya menjadi 0, lakukan
    juga hal yang sama pada DefaultValue, UncheckedValuenya dirubah menjadi
    angka 1.
  5. Hapus dulu file-file yang anda curigai sebagai virus biasanya
    menyamar sebagai Autorun.inf(namanya persis yang digunakan oleh
    autorun.inf windows)yang mengkonfigurasi dirinya dengan Folder Recycler
    yang didalamnya banyak virus ” .exe “, ” .vb ” dan sejenisnya yang akan
    dijalankan secara otomatis oleh Autorun.inf ini. (Catatan: cara kerja
    virus ini adalah meng-hidden folder dan menonaktifkan ” Hidden files and
    folders ” pada tool ” Folder option ” termasuk menyembunyikan virus
    tersebut agar tidak terlihat serta menginfeksi ” setup.exe ” dan bagian
    lainnya yang vital) apabila anda temukan virusnya langsung delete dengan
    menggunakan tombol shift+del biar tidak masuk ke Recycle bin, karena
    kalau masuk lagi bisa menyebabkan virus tadi aktif kembali. tapi anda
    harus hati-hati juga jangan sampai salah delete menyebabkan System
    windows anda rusak.
  6. Restart komputer biar terlihat perubahannya

Selamat, pengaturan Hidden files and folders anda kembali seperti semula.
Catatan : mencegah virus datang lagi silahkan nonaktifkan Autoplay
All drivers dan setting pada Recycle bin properties dicentang pada ” Do
not move fles to the recycler bin. remove files immediately when deleted

dan jangan lupa sering-seirnglah di-Scan komputer anda dan update Antivirus anda.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *