Contoh resensi buku TERBENAR DAN TERLENGKAP

Contoh resensi buku TERBENAR DAN TERLENGKAP




A. Pengertian Resensi
Secara etimologi, resensi berasal dari bahasa latin, dari kata kerja “revidere” atau “recensere” yang memilik arti melihat kembali, menimbang atau menilai. Dalam bahasa Belanda dikenal dengan “recensie” sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah “review”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), resensi adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang buku; ulasan buku. Ada pula yang beranggapan bahwa resensi adalah ulasan/penilaian/ pembicaraan mengenai suatu karya baik itu buku, film, atau karya yang lain. Tugas dari penulis resensi adalah memberikan gambaran secara garis besar kepada pembaca mengenai suatu karya baik itu film maupun buku agar dipertimbangkan untuk dibaca maupun ditonton. ecara garis besar resensi diartikan sebagai kegiatan untuk mengulas atau menilai sebuah hasil karya baik itu berupa buku, novel, maupun film dengan cara memaparkan data-data, sinopsis, dan kritikan terhadap karya tersebut.
Contoh resensi buku TERBENAR DAN TERLENGKAP
B. Tujuan Resensi
Adapun penulisan resensi ditujukan dengan maksud sebagai berikut:
1. Membantu pembaca mengetahui gambaran dan penilaian umum dari sebuah buku atau hasil karya lainnya secara ringkas.
2. Mengetahui kelebihan dan kelemahan buku yang diresensi.
3. Mengetahui latar belakang dan alasan buku tersebut diterbitkan.
4. Menguji kualitas buku dengan membandingkan terhadap karya dari penulis yang sama atau penulis lainnya.
5. Memberi masukan kepada penulis buku berupa kritik dan saran terhadap cara penulisan, isi, dan substansi buku
C. Jenis-jenis Resensi
Secara garis besar resensi dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
1. Resensi Informatif, yaitu resensi yang hanya menyampaikan isi dari resensi secara singkat dan umum dari keseluruhan isi buku.
2. Resensi Deskriptif, yaitu resensi yang membahas secara detail pada tiap bagian atau babnya.
3. Resensi Kritis, yaitu resensi yang berbentuk ulasan detail dengan metodologi ilmu pengetahuan tertentu. Isi dari resensi biasanya kritis dan objektif dalam menilai isi buku.
Namun, ketiga jenis resensi di atas tidak baku karena bisa saja dalam sebuah resensi ketiganya diterapkan secara bersamaan.
Advertsiments


D. Unsur-unsur Resensi
Dalam membuat resensi, terdapat unsure-unsur yang harus dipenuhi agar resensi yang dibuat menjadi jelas dan berkualitas. Berikut ini adalah beberapa unsur yang harus ada dalam pembuatan resensi.
1. Judul resensi
Judul resensi harus memiliki keselarasan dengan isi resensi yang dibuat. Judul yang menarik juga akan memberi nilai lebih pada sebuah resensi.
2. Menyusun data buku
Penyusunan data buku dapat dilakukan sebagai berikut:
a. Judul buku;
b. Pengarang;
c. Penerbit;
d. Tahun terbit beserta cetakannya;
e. Dimensi buku;
f.  Harga buku.
3. Isi resensi buku
Isi resensi buku memuat tentang sinopsis, ulasan singkat buku dengan kutipan secukupnya, keunggulan dan kelemahan buku, rumusan kerangka buku dan penggunan bahasa.
4. Penutup resensi buku
Pada bagian penutup biasanya berisi alasan kenapa buku tersebut ditulis dan kepada siapa buku tersebut ditujukan.
E. Tahap Penulisan Resensi
Berikut ini akan dijelaskan tahap-tahap dalam penulisan sebuah resensi buku.
1. Tahap Persiapan
Dalam tahap ini, hal yang perlu dilakukan antara lain: memilih jenis buku yang akan diresensi, buku tersebut adalah buku-buku baru, dan membuat anatomi buku.
2. Tahap Pengerjaan
a. Membaca dengan detail dan mencatat hal-hal penting. Sebelum membuat resensi, bacalah terlebih dahulu buku yang akan diresensi hingga tuntas lalu mencatat kutipan dan kata-kata penting di dalamnya.
b. Membuat isi resensi, diantaranya:

Membuat informasi umum tentang buku yang diresensi.
Menentukan judul resensi.
Membuat ringkasan secara garis besar.
Memberikan penilaian buku.
Menonjolkan sisi lain dari buku yang diresensi.
Mengulas manfaat buku tersebut bagi pembaca.
Penilaian dari segi kelengkapan karya, EYD dan sistematika resensi.

F. Tips Menulis Resensi
Berikut ini adalah tips dalam menulis resensi:
1. Cari dan tentukan buku baru nonfiksi yang akan dibuat resensi.
2. Catatlah identitas buku yang akan diresensi, seperti jenis buku, judul buku, nama pengarang, nama penerbit, tahun terbit, tahun cetak, jumlah halaman, jenis kertas dan harga buku.
3. Catat dan pahami tujuan dan latar belakang penulisan buku, dengan cara membaca kata pengantar atau pendahuluan buku. Buatlah daftar pokok-pokok isi buku secara keseluruhan.
4. Tentukan kelebihan dan kekurangan isi buku.
5. Tulis ringkasan materi dari buku yang dibuat resensi secara jelas dan sistematis.
6. Pada akhir resensi berilah saran dan kesimpulan, apakah buku yang kita resensi tersebut layak dibaca atau tidak.
G. Contoh Resensi


Contoh Resensi Novel #1
contoh resensi novel
Judul Novel : 5 cm
Penulis  : Donny Dhirgantoro
Penerbit  : PT. Grasindo
Tahun Terbit : 2007
Tebal  : 381 halaman
SINOPSIS
Buku 5 cm ini menceritakan tentang persahabatan lima orang anak muda yang menjalin persahabatan selama tujuh tahun, mereka diantaranya  bernama Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta. Mereka adalah sahabat yang kompak, memiliki obsesi dan impian masing- masing, mereka selalu pergi bersama dan ketemu setiap saat. Karena bosan bertemu setiap hari, akhirnya mereka memutuskan untuk tidak saling berkomunikasi selama tiga bulan.
Selama tiga bulan berpisah itulah terjadi banyak hal yang membuat hati mereka lebih kaya dari sebelumnya. Arial yang jatuh cinta sama temen fitnessnya, Riani yang sukses di tempat kerjanya, Ian yang akhirnya berhasil menyelesaikan skripsinya, Genta yang sukses sebagai EO sebuah pameran dan Zafran yang semakin tergila-gila sama Arinda, adik kandung Arial. Pertemuan setelah tiga bulan yang penuh dengan rasa kangen akhirnya terjadi dan dirayakan dengan sebuah perjalanan ‘reuni’ mereka dengan mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa, “Mahameru”. Dan dalam perjalanan inilah mereka menemukan arti persahabatan yang sesungguhnya.
UNSUR INTRINSIK NOVEL
1. Tema   : Persahabatan 5 anak muda, yang mempunyai sifat dan karakteristik yang berbeda.
2. Latar Belakang : Stasiun kereta api Senen, Stasiun Lempuyungan (Yogyakarta), Ranu Pane, Ranu
                                  Kumbolo, Puncak Mahameru.
3. Waktu    : Pagi hingga malam.
4. Suasana   : Menyenangkan, mengharukan dan menegangkan.
5. Alur   : Novel ini menggunakan alur maju mundur artinya dalam cerita terjadi flashback ke masa lalu dan kejadian yang akan datang.
6. Gaya Bahasa : Menggunakan bahasa yang sangat mudah dimengerti oleh para pembacanya.
7. Amanat   : (1) Sahabat yang sejati, ialah sahabat yang selalu pengertian dan “SOLID” kepada kita; (2) Hal yang harus dimiliki oleh kita semua ialah, “KEYAKINAN”, karena dengan keyakinan kita dapat mentaklukkan apa saja yang membuat kita lemah.
8. Penokohan  : (1) Arial adalah pria terganteng diantara mereka, serta bertubuh atletis. (2) Riani adalah gadis berkacamata, cantik, cerdas dan mengutamakan prestasi. (3) Zafran merupakan pria yang berbadan kurus, anak band,kocak, senang bersyair dan membuat puisi-puisi, hidupnya seperti kurang lengkap jika tidak bersyair selama sehari. (4) Ian adalah tokoh yang gila bola, suka makan terutama indomie, dan penggemar artis Happy Salma. (5) Genta merupakan leader (pemimpin) diantara sahabat-sahabatnya. Genta adalah sosok yang baik, seorang aktivis kampus.
KELEBIHAN NOVEL
Dalam novel ini, terdapat kata-kata yang membuat kita terinspirasi untuk semangat menjalani kehidupan. Ditambah lagi penggunaan bahasa yang mudah dimengerti dan penempatan setting waktu dan tempat yang sangat detail.
KEKURANGAN NOVEL
Pada saat akhir cerita, keadaannya sangat begitu memaksakan, dengan pembentukan keluarga antar sahabat ditambah lagi dengan keturunan-keturunan mereka yang mempunyai sifat dan karakteristik yang sama dari para orangtuanya.

Contoh Resensi Novel #2


contoh resensi novel
Judul Novel : TUILET
Pengarang  : Oben Cedric
Penerbit   : Gradien Mediatama
Tahun Terbit  : 2009
Tempat Terbit  : Yogyakarta
Tebal   : 147 Halaman

POKOK-POKOK ISI BUKU :

Novel ini adalah novel yang bertema humor yang dikhususkan untuk membawa pembacanya tidak hanya membaca kisahnya saja namun, akan menemukan kisah-kisah lucu seputar tokoh yang ada didalam novel ini. Di dalam novel ini dikisahkan bahwa ada seorang anak SMA, yang tidak terlalu terkenal dikelasnya ia bernama Edi Wardiman, namun karena ia memiliki gaya yang dibilang culun maka dia sering disebut oleh kawan-kawannya sebagai Edward culun. Dia memiliki sahabat dekat bernama Joko, yang sama-sama juga disebut culun dan ada juga disini dikisahkan ada gadis bernama Bella yang ternyata adalah vampir yang jatuh cinta kepada si Edward karena melihat wajah Edward mirip dengan wajah pacarnya dulu.

Novel ini mengisahkan konflik-konflik yang terjadi antar pemain, yang disuguhkan dengan kisah yang lucu namun tetap tak mengurangi kualitas kisah dari novel ini seperti, Edward yang dikhianati persahabatannya oleh Joko demi agar Joko masuk ke kelompok siswa keren di sekolahnya, maka ia harus mengerjai Edward. Joko menjebak Edward dengan cara mengajaknya untuk mengikuti perlombaan penelitian ilmiah remaja tingkat SMA dan untuk bahan penelitiannya maka Joko mengajak Edward untuk menyamar sebagai waria di taman lawang dan mengumpulkan data tentang penelitiannya yang berjudul “PENGARUH IKLAN  TERHADAP KESADARAN PENCEGAHAN AIDS DAN KUTIL BAGI PARA WARIA DI TAMAN LAWAN”. Pada saat menyamar menjadi waria maka Joko pun menelopon petugas trantib agar menangkap para waria di taman lawang tersebut, alhasil Edward pun tertangkap dan masuk Koran dan berita yang membuatnya malu.

Dikisahkan pada konflik berikutnya datanglah Bella sebagai murid baru disekolah Edward yang disukai oleh para pria di sekolanya. Bella tidak segan berteman dengan Edward yang kala itu jatuh reputasinya karena ketauan menjadi waria di taman lawang, Mulailah kisah pertemanan pada mereka sampai akhirnya Edward menyadari ada sesuatu yang aneh pada diri Bella seperti bau nafasnya yang berbau jengkol dan kejadian pada saat dia hamper ditabrak mobil Bella menolongnya dengan menahan mobil itu dan menyelamatkan Edward.

Edward semakin penasaran dengan apa yang dilihatnya sampai suatu ketika dia menyusun rencana untuk menanyakan perihal keanehan ini ke Bella. Edward mengajak Bella belajar bersama dirumahnya dan ia menyatakan ketertarikannya ke Bella dan tak disangka Bella pun memiliki perasaan yang sama ke Edward, maka Bella akhirnya menceritakan kepada Edward bahwa dia adalah seorang Vampir namun dia tidak meminum darah manusia lagi, melainkan hanya meminum jus jengkol saja untuk terapi agar tidak meminum darah manusia. Pada saat mereka sedang belajar bersama Ibu Edward membawa cemilan kepada mereka berdua yaitu keripik jengkol dan Bella sangat menyukai keripik jengkol tersebut sampai-sampai saat makan Bella meneteskan air liurnya ke tangan Edward. Keesokan harinya pada saat disekolah Bella meminta maaf kalau Edward akan menjadi vampir juga karena telah tertetes cairan liur Bella, Edward pun merasakan ada yang aneh pada dirinya kini dan bentuk fisiknya yang semakin gagah terlihat. Mulailah Edward menjalani hari-hari barunya bersama Bella dan sebagai seorang vampir,kemudian dikisahkan Edward mulai terkenal di sekolahnya sebagai seorang yang tampan karena perubahan fisiknya yang terjadi akibat menjadi seorang vampir. Kehidupan menjadi seorang vampir membuat Edward menjalani kehidupan yang selama ini selalu diimpikannya dan ia mulai berpikir membalas sakit hatinya kepada Joko, maka dia pun pada suatu ketika pada jam istirahat pergi kekantin dan menemui Joko dan mengerjainya dengan menceritakan semua kejelekannya kepada wanita yang sedang Joko ajak makan dan Edward tahu Joko suka terhadap wanita tersebut. Akibat hal tersebut Joko marah kepada Edward dan terjadilah perkelahian, namun karena Edward adalah seorang vampir maka ia dengan mudah mengalahkan Joko.

 Kehidupan Edward menjadi vampir tidak selalu berjalan dengan bahagia karena dia harus menghindari kejaran para pemburu vampir dan werewolf, yang dikisahkan pada suatu cerita Edward harus bersusah payah mengahalau serangan werewolf yang masuk kedalam rumahnya dan beruntung baginya ibunya berhasil menghalau werewolf tersebut dengan senapan yang dimilikinya, maklum karena ibunya mempunyai hobi berburu dulunya. Bukan hanya serangan werewolf saja Edward juga harus menghindari tangkapan dari para pemburu vampir, yang mengicar dirinya. Para pemburu vampir itu dikisahkan hamper saja menagkap Edward namun Edward selamat karena bantuan dari Keluarga vampire Bella.

Dikisahkan kehidupan keluarga dari masing-masing tokoh dalam cerita novel ini dimana Edward memiliki ibu yang merupakan single parent dan sendirian membesarkan Edward setelah bercerai dengan suaminya dulu karena ketahuan selingkuh dengan sekretarisnya dikantor dan Bella yang merupakan seorang gadis yang dahulunya mencari ibunya yang sudah lama berpisah namun karena kecelakaan dalam kapal yang ditumpanginya dalam pencariannya itu dia kemudian ditemukan oleh dokter Henry yang menyelamatkannya dengan mengubahnya menjadi vampire agar ia selamat dan menjadikan Bella menjadi anak angkatnya.

Kehidupan Edward yang terus dihantui rasa cemas akan tertangkap oleh pemburu vampir dan werewolf membuat Edward resah dia, bercerita kepada Bella bahwa ia ingin menjadi manusia kembali dan menanyakan bagaimana caranya kepada Bella. Mendengar hal tersebut Bella sedih, namun karena ia saying kepada Edward dan takut Edward tertangkap oleh pemburu vampire dan werewolf nantinya, maka ia menceritakan bahwa Edward harus melalui tiga tahapan terlebih dahulu sebelum ia kembali menjadi manusia itupun harus dilakukan dengan cepat karena Edward hanya memiliki waktu kurang lebih 3 bulan sebelum ia menjadi vampir seutuhnya dan tidak dapat menjadi manusia kembali.

Pada akhir cerita ini diceritakan Edward berhasil melakukan semua syarat yang diceritakan Bella kepadanya, yaitu berendam selama tujuh malam di tujuh sungai yang berbeda, berbuat satu kebaikan berdasarkan cinta suci yang dimana Edward akhirnya berhasil membuat ibu dan ayahnya rujuk kembali dan terakhir harus mencium waria dan pada syarat yang ketiga ini mulailah kekonyolan yang dilakukan Edward untuk bisa mencium waria tersebut dari mencarinya lewat chatting di internet sampai mengajaknya ketemuan di pantai ancol dan si waria yang dia ajak kencan ternyata adalah seorang pemain sinetron yang sedang terkenal dan Edward pun merasa geli dan tertawa dalam hatinya bahwa artis sinetron yang ibunya sukai adalah seorang waria. Setelah ketiga syarat dipenuhi Edward tak lagi menemukan Bella, Bella telah pergi meninggalkan Edward karena terlalu sedih dan ingin melupakan Edward, karena vampir tidak boleh berhubungan dengan manusia. Novel ini merupakan kisah yang bersambung, oleh karena itu cerita atau akhir dari cerita ini menunjukkan kalau cerita masih agak sedikit menggantung.

KEUNGGULAN ISI BUKU :
Buku ini memiliki keunggulan dari segi karakteristik tokoh-tokoh didalamnya yang membuat si pembaca dapat langsung memahami karakter tokoh tersebut. Novel ini juga dibumbui oleh cerita-cerita yang lucu dan jenaka yang membuat pembaca tidak akan bosan membacanya.

KELEMAHAN ISI BUKU :
* Pemilihan kata-kata di novel ini menggunakan bahasa-bahasa serapan remaja saat ini seperti : gue.elo,dll. Yang membuat novel ini sepertinya dikhususkan untuk kalangan remaja saja.
* Jalan cerita dari novel ini hampir sama dengan cerita di film dan novel lain yang berjudul “Twillight”. Jadi mungkin kita yang sudah pernah menonton atau membaca novel twilight tersebut akan tahu dan mudah menebak kisah dari cerita ini dan lanjutan cerita untuk novelnya kedepan dan cenderung akan merasa kurang tertarik untuk membacanya.

SARAN-SARAN TERHADAP BUKU INI :
* Agar pengarang lebih kreatif dalam mencari ide-ide dalam kisah novel ini dan jangan terlalu sama persis dengan novel twilight.
* Perbanyak tokoh didalm cerita ini jadi pembaca tidak terpaku, hanya dengan tokoh Edward, Bella, dan Joko saja.

MANFAAT ISI BUKU :
Novel ini memiliki manfaat untuk menhilangkan stress bagi pembacanya karena penulis disini mengajak para pembaca untuk terus tertawa dengan pembawaan karakter yang jenaka dan cerita yang menghibur para pembacanya.

Contoh Resensi Novel #3
http://www.jatikom.com/2016/03/contoh-resensi-buku-terbenar-dan.html

contoh resensi novel
Judul  : Bunga Cantik di Balik Salju
Penulis  : Titik Andarwati
Penerbit  : Diva Press
Dimensi  : 14 cm x 20 cm
Tebal  : 458 halaman
SINOPSIS NOVEL
Di usia yang masih sangat muda, 19 tahun, Lana telah memutuskan untuk mengasuh Denniz, anak dari sahabatnya yang meninggal sewaktu melahirkan. Ayah si bayi sendiri, Brian, tidak mau mengakui anaknya. Pertentangan dari keluarga Lana jelas terjadi walau akhirnya mereka menerima Denniz dan membantu merawatnya. Hidup yang berat bagi Lana. Di usianya yang ke-25, dia memutuskan untuk tinggal sendiri bersama Denniz dan membiayai sendiri hidupnya dengan bekerja sebagai staf pengajar pada sebuah lembaga pendidikan asing. Memiliki Denniz selama 6 tahun membuat Lana kebal saat orang-orang menatapnya dengan kagum, iba, sinis, ataupun jijik saat Denniz memanggilnya “mama”. Semua itu tidak mengubah apa pun, dia tetap mencintai Denniz dan menganggap keputusannya untuk mempertahankan Denniz adalah keputusan terhebatnya.
Cintanya kepada Denniz menjadikan dirinya mengabaikan kebutuhan dirinya sendiri, termasuk kebutuhan akan seorang laki-laki yang seharusnya mulai ia pikirkan untuk mendampingi hidupnya kelak. Hingga suatu hari, hadirlah sosok Dhimas, laki-laki keren dan pujaan banyak wanita memasuki kehidupan Lana. Dhimas yang hanya mengetahui bahwa Lana adalah seorang Ibu dengan satu anak menerima Lana apa adanya, seburuk apapun masa lalu Lana tanpa ia tau keadaan yang sebenarnya. Namun tidak semudah itu untuk Lana menerima Dhimas sebagai pendamping hidupnya, serta menjadi pabrik figur seorang Ayah untuk Denniz. Butuh pertimbangan yang tidak sedikit untuk hal itu, hingga ia memutuskan untuk menerima Dhimas sebagai Suaminya.
Akhirnya, Lana menerima Dhimas, dan mereka segera menikah. Hingga suatu ketika Dhimas mempertemukan Lana dengan keluarga besar Dhimas, terbukalah rahasia besar bahwa sebenarnya Lana belum pernah melahirkan seorang anak dan membuat Dhimas sangat terkejut. Lana dan Dhimas akhirnya resmi menikah.
UNSUR INTRINSIK NOVEL
1. Tema
Seorang wanita yang kuat dan tegar, memiliki hati yang baik untuk merawat seorang bayi sahabatnya ketika ia sendiri masih sangat muda. Perjuangan hidup seorang wanita yang mandiri. Wanita yang mengagumkan, rela dicap 'tidak benar' oleh tetangga-tetangganya demi merawat Denniz.
2. Tokoh
* Tokoh Utama  : Maulana Andara Restu
* Tokoh Kedua  : Denniz
* Tokoh Ketiga  : Dhimas Mahesa
* Tokoh Pembantu  : Megan, Fany, Dhyas, Yudha, Rindra, Pak Sinclair, Ruben, Yudha, Brian
* Tokoh Piguran  : Pak Rudi, Bu Rina, Hendra, Diki, Anggra, H. Bakrie, Emi
3. Penokohan :
* Maulana Anadara Restu : Sosok perempuan yang kuat dan tegar, keinginannya untuk mandiri sejak muda, dan sangat menyayangi Emi sahabatnya yang telah meninggal, juga sangat menyayangi anak angkatnya yaitu Denniz.
* Denniz : Anak kecil yang lucu, pintar, cuek dan manja.
* Dhimas Mahesa : Sosok laki-laki tampan, cuek dan mapan. Ia sangat menyayangi Denniz dan Lana.
4. Alur
Alur maju mundur, dimana novel menceritakan keadaan Lana saat itu kemudian harus kembali kepada masa lalu untuk menjelaskan alasan mengapa Lana akhirnya membesarkan Denniz sebagai seorang Ibu. Dan akhirnya kembali maju dengan menceritakan Lana dan Dhimas akhirnya menikah.
5. Sudut Pandang
Sudut pandang orang pertama
6. Amanat
Tidak ada anak yang dilahirkan dengan keadaan haram. Perbuatan orang tuannya lah yang haram. Karena aku mencintai kamu. Perempuan akan lebih bisa bertahan kalau dia dicintai daripada harus mencintai. Dan aku mencintai kamu. Dandelion adalah bunga liar yang kuat. Bahkan, saat tumbuhan lainnya mati, dandelion tetap hidup. Menahun. Dandelion bisa hidup di mana saja asalkan ada sinar matahari. Di sela-sela batu, di dekat rel kereta api, ataupun di retakan-retakan trotoar pun ia bisa hidup. Dan, aku pun ingin seperti itu. Hidup seperti dandelion. Jadilah diri sendiri dan selalu bersyukur tentang apa yang sudah Tuhan berikan.
KEUNGGULAN NOVEL
Novel ini mengajarkan kita akan apa arti tegar, kuat, mandiri dan cantik sebenarnya. Sebuah bacaan menarik yang sangat inspiratif. Kata-katanya mudah dipahami
Pewatakan tokoh mudah dipahami dan digambarkan secara jelas. Alur cerita mudah dipahami meski alur maju mundur, dan alur tersebutlah yang membuat kita menjadi semakin penasaran.
KELEMAHAN NOVEL
Halaman novel cukup tebal, ada beberapa sesi cerita yang cukup panjang dan sedikit membosankan karena intinya sama saja.
KESIMPULAN
Novel ini pantas dibaca untuk siapa saja, terutama untuk wanita. Sesuai konsep nya yang inspirasional, novel ini memberikan kita banyak inspirasi, pesan dan kesan yang dapat mengalir hingga ke lubuk hati dan pikiran. Sebuah novel yang mudah dipahami karena menggunakan bahasa yang sederhana.

Contoh Resensi Novel #4


Judul Buku  : I Love You, Good bye
Penulis              : Fifi Alfiana Rosyidah
Kategori Buku        : Novel dan Cerita
Penerbit             : Media Pressindo
Tahun Terbit         : 2011
Cetakan Pertama      : 2011
ISBN                 : 979 – 911 – 023 – 8
Tebal Buku           : 140 Halaman
Jenis Kertas         : Kertas Buram
Cover                : Soft Cover
Dimensi              : 13 x 19 cm

KEPENGARANGAN
I Love You, Good Bye adalah novel pertama dari penulis belia bernama lengkap Fifi Alfiana Rosyidah yang mengaku masih berseragam putih abu – abu di SMA Negeri 2 Jombang. Terbiasa mandiri, itu yang menyebabkan perempuan kelahiran 15 Oktober 1993 ini memilih tinggal di pondok pesantren Sunan Ampel di Jombang.
Saat ini, ia merupakan salah satu Mahasiswi Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya. Kini, ia sibuk dengan kuliah, organisasi, tugas, liputan (ia juga memiliki pekerjaan yaitu sebagai reporter di ITS Online) dan akan menyukseskan beberapa proyek lainnya.

BAGIAN YANG MENARIK
1. Saat Anya dan Abel bermain sewaktu mereka masih anak - anak.
2. Saat keluarga Anya dan keluarga Abel menerka – nerka bahwa Anya dan Abel berpacaran.
3. Saat Anya tahu bahwa sahabatnya yang bernama Lely juga menyukai Abel dan Anya merasa dikhianati oleh Lely.
4. Saat Noval menyatakan perasaan cintanya pada Anya.
5. Saat Abel mengalami koma, ia seakan merasa bertemu Anya. Padahal Abel tahu bahwa sebenarnya Anya telah meninggal.

GAMBARAN SINGKAT
Pernahkah kamu mencintai seseorang dengan sangat, kemudian sadar bahwa cintamu tak berbalas, namun, tak sedikitpun kamu berniat membuang rasa itu. Sebaliknya, diam – diam menyimpannya, membiarkan rasa itu tetap hidup di dasar hatimu. Tak peduli betapa perih yang kau rasa saat melihat dia berjalan dengan seorang wanita, dan itu bukan kamu, melainkan sahabatmu. Seperti itulah yang dirasakan Anya. Sepenuh hati memberikan cintanya untuk Abel. Cinta yang tak pernah padam walaupun dia tahu, Abel sangat membencinya. Cinta memang selalu indah, dan Anya telah membuktikannya dengan menjadikan Abel kisah terindah dalam hidupnya.

SINOPSIS
Seorang gadis bernama Anya mempunyai sahabat kecil yang bernama Abel. Anya mengidap peyakit keturunan yaitu asma. Karena penyakit itu Anya terlihat lemah, Pingsan adalah hal biasa yang dialami Anya. Abel dan Anya bersahabat dari kecil. Rumah mereka pun berdekatan, bermain, belajar bersepeda, selalu mereka lakukan bersama, namun persahabatan mereka berakhir setelah mereka lulus SD. Abel menemukan diary Anya dan pada diary itu tertulis bahwa sebenernya Anya menyukai Abel. Beberapa tahun telah berlalu. Kini, Anya dan Abel tumbuh menjadi remaja SMA. Tapi ada yang berbeda dari Anya dan Abel. Kini, mereka tidak pernah bertegur sapa, seolah tidak pernah kenal satu sama lain. Semenjak Abel tau bahwa Anya menyukainya, ia menjauh dari Anya, dan Abel begitu membenci Anya. Setiap kali Abel bertemu Anya, Abel selalu memalingkan wajahnya dari Anya. Walaupun begitu, Anya senantiasa mencintai Abel. Cinta yang tak pernah padam. Walau dia tahu, Abel sangat membencinya. Tapi keluarga Anya sangat dekat dengan Abel dan keluarganya. Bahkan, keluarga Anya pun setuju jika Anya dan Abel berpacaran. Mereka pun sering meledek Anya pacaran dengan Abel ataupun sebaliknya.

Anya juga memiliki sahabat yang bernama Disa dan Lely. Disa dan Lely merupakan tempat curhatnya, dimana Anya selalu bercerita tentang Abel selain pada diarynya. Namun hal yang tak diduga adalah Lely, sahabat Anya juga menyukai Abel. Dari situ, Anya mulai merasa bahwa Lely telah mengkhianatinya. Anya pun merasa kesal pada Lely. Namun ada seorang cowok bernama Noval yang merupakan teman Anya. Menurut Anya, Noval adalah sahabat yang menyenangkan baginya, karena ia selalu menghibur Anya saat sedih. Noval dan Abel memiliki ulang tahun yang sama, yaitu pada 4 Juli. Saat ulang tahun Noval, Anya diajak ke pesta ulang tahun Noval, begitu banyak kejutan yang diberikan Noval pada Anya, dan Noval pun menyatakan perasaan cintanya pada Anya, namun Anya menolaknya dengan alasan tidak ingin pacaran. Hanya Abel yang Anya cintai, sahabat kecilnya yang sekarang membencinya.

Malampun mulai larut, Anya diantar pulang Noval. Namun sesampainya di rumah, Anya menghampiri seekor kucing yang ada di seberang jalan rumahnya, namun alam berkata lain. Anya tertabrak motor yang melaju begitu kencang, Anya sempat dilarikan ke rumah sakit, namun Anya tak dapat diselamatkan. Tanpa Anya ketahui, sebenarnya Abel pun mempunyai perasaan yang sama pada Anya. Tapi Abel terlalu pengecut, dan tenggelam dalam ketakutannya jika suatu saat mereka tidak berjodoh dan mereka saling membenci. Abel belum siap kehilangan sahabat sebaik Anya, jadi Abel memendam perasaan itu. Abel sangat terpukul sepeninggal Anya. Ia masih terfikir bayang – bayang Anya. Ia menyesal telah cuek pada Anya. Saat pulang sekolah, ia melajukan sepeda motornya dengan kencang. Kemudian ada truk yang menabraknya. Ia koma selama 1 minggu. Pada saat koma, ia merasa seakan bertemu Anya, dan menyampaikan perasaannya pada Anya. Ia juga meminta maaf dan mengaku menyesal telah cuek pada Anya. Anya pun memaafkannya. Lalu, Anya menghilang. Abel pun siuman setelah koma selama 1 minggu. Ia mulai sabar dan tabah menghadapi cobaan yang diberikan Allah padanya dan berjanji pada dirinya sendiri untuk selalu kuat menjalani hidupnya walau tanpa Anya.

KELEBIHAN
Pada novel ini, ceritanya dapat membuat pembaca menjadi terhanyut akan kesedihan karena pada setiap kalimatnya mudah dimengerti sehingga para pembaca dapat menangkap maksud dari isi novel ini.

KEUNGGULAN
Pada novel ini, cerita pada bagian akhirnya memiliki unsur sad ending, yang jarang ditemukan pada novel Indonesia lainnya yang pada umumnya memiliki unsur happy ending.

Contoh Resensi Novel #5

contoh resensi novel IDENTITAS BUKU
Judul Buku /Novel  : Surat Kecil Untuk Tuhan
Penerbit                    : Inandra Published
Tahun Terbit             : 2008
Cetakan                    : Jakarta,September 2011
Tebal Buku               : vii+232
Harga Buku              : Rp.38.800,-
Pengarang                 : Agnes Danovar
KEPENGARANGAN
Agnes davonar adalah sebuah fenomenal di dunia sastra Indonesia. Ia memulai kariernya sebagai penulis amatir di sebuah blog. Kemudian dengan cepat berkembang menjadi penulis yang mau belajar hingga melahirkan lima  novel online dan 42 cerita pendek yang begitu melekat bagi semua pembaca situs pribadinya.  Tak heran bila sebuah kutipan dari sebuah portal informasi detik.com mengatakan “bahwa tidak sulit untuk mencari karya dari seorang Agnes davonar ”. Keunikan sendiri terdapat dalam nama Agnes davonar. Agnes berasal dari namanya sedangkan Davonar diambil nama dari adiknya. Jadi mereka adalah dua saudara yang bersatu dalam sebuah karya.
Agnes lahir di Jakarta 8 oktober, sedangkan Davonar lahir di Jakarta, 7 Agustus . Mereka adalah dua saudara yang besar dalama lingkungan seni. Ayahnya adalah seorang penulis kaligrafi Cina sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang tangguh. Mereka berdua membentuk sebuah blog dengan situs http://www.jatikom.com. Agnes berkerja sebagai karyawan swasta dan Davonar berkuliah di Universitas sastra Jepang Bina Nusantara. Keduanya memiliki hobby yang sama yakni menyukai olahraga. Tapi kelihaian menulis telah mengantarkan keduanya sebagai penulis muda berbakat dalam jajaran sastra Indonesia. Agnes Davonar menyebutnya sebagai novelis dan cerpenis online. Karena ketulusan dan kedisplinan dalam berkarya sebuah situs peringkat Blog Topseratus.com, yang menempatkan Blognya sebagai peringkat pertama dari 100 blog terbaik di Indonesia. Sangat mencengangkan, sebuah Blog sastra mengalahkan Blog dan situs internet yang pada umumnya lebih mengfokuskan pada musik ataupun tips tips mencari uang marketing lewat internet. Karyanya juga tak kalah mencengangkan hingga menjadi fenomenal. Kisah Gaby dalam Lirik lagu terakhir, diadaptasi dari sebuah lagu jauh yang dibawakan oleh penciptanya band caramel dianggap sebagai kisah nyata dan menjadi Kontroversial karena berhasil menarik opini masyarakat jika kisah kematian dalam tokoh  itu adalah kisah nyata. Tidak pernah dalam sejarah Sastra Indonesia dimulai dari Anak anak sekolah, pengamen , ibu ibu rumah tangga  hingga tukang bangunan tau tentang kisah Gaby karyanya.
Di paruh kedua bukunya berjudul kisah surat kecil untuk Tuhan adalah sebuah kisah nyata yang penuh ispiratif, diangkat dari sebuah perjalanan panjang gadis cilik bernama Gitta sesa wanda cantika. Kisah ini mengajarkan tentang kehidupan diujung pengharapan dimana Gitta yang divonis kanker ganas berjuang untuk hidup. Walau pada akhirnya ia menyerah namun ia tidak kalah karena penyakit itu , ia pun menuliskan surat terakhirnya kepada Tuhan yang ia beri judul surat kecil untuk Tuhan.
SINOPSIS
Novel ini menceritakan tentang perjuangan gadis remaja dalam melawan kanker ganas, Rabdomiosarkoma (kanker Jaringan Lunak). Dialah Gita Sessa Wanda Cantika, kita mengenalnya sebagai mantan artis cilik era 1998. gadis kecil inilah tokoh utama dalam novel Surat Kecil Untuk Tuhan yang divonis menderita kanker ganas dan diprediksi hidupnya hanya tinggal 5 hari lagi. Kanker jaringan lunak itu menggerogoti bagian wajahnya sehingga terlihat buruk menjadi seperti monster. Walau dalam keadaan sulit, Keke terus berjuang untuk tetap hidup dan tetap bersekolah layaknya gadis normal lainnya.
Orang tuanya berat mengambil keputusan, bagaimanapun juga sebagai orang tuanya, mereka tidak tega melihat separuh wajah putrinya harus hilang karena operasi. Maka, ayah berserta keluarga merahasiakan kanker itu pada Keke, panggilan gadis remaja aktif dengan sejuta prestasi model dan tarik suara. Namun akhirnya Keke tau bahwa ia terserang kanker ganas, ia pasrah dan tidak marah pada siapapun yang merahasiakan penyakit maut itu padanya. Ia memberikan senyum kepada siapapun dan menunjukkan perjuangannya bahwa dengan kanker diwajahnya ia masih mampu berprestasi dan hidup normal di bangku sekolah. Tuhan menunjukkan kebesaran hati dengan memberikan nafas panjang padanya untuk lepas dari kanker itu sesaat
Sang Ayah, Joddy Tri Aprianto tidak menyerah. Ia terus berjuang agar sang putri kesayangannya itu dapat terlepas dari vonis kematiannya. Perjuangan sang ayah dalam menyelamatkan putrinya tersebut begitu mengharukan. Ayahnya berusaha untuk mencari pengobatan alternatif dan berkeliling ke seluruh Indonesia, tapi hasilnya nihil. Mau tak mau ayahnya kembali ke ilmu medis dan menurut dokter, ada satu cara lain yang bisa membunuh kanker itu, kemoterapi.
Perjuangan Keke melawan kanker membuahkan hasil. Dengan segala upaya orang tuanya, Gita mendapatkan kesempatan untuk sembuh setelah bertahan selama 6 bulan melalui kemotrapi untuk membunuh sel-sel kanker yang menggerogoti tubuhnya. Sekali Kemotrapi, mampu merontokkan semua rambut yang ada di tubuhnya, dan tubuh kecil Gita harus menjalaninya hingga 25 kali untuk bisa sembuh.
Kebesaran Tuhan membuatnya dapat bersama dengan keluarga serta sahabat yang ia cintai lebih lama. Kasus kanker ganas yang diidap oleh Gita menjadi kasus pertama yang terjadi di Indonesia dan menjadi sebuah perdebatan di kalangan kedokteran karena kanker tersebut biasa hanya terjadi pada orang tua. Keberhasilan Dokter Indonesia menyembuhkan kasus kanker tersebut menjadi prestasi yang membanggakan sekaligus membuat semua Dokter di Dunia bertanya-tanya.
Namun kanker itu kembali setelah sebuah pesta kebahagiaan sesaat, Keke sadar nafasnya di dunia ini semakin sempit. Ia tidak marah pada Tuhan, ia bersyukur mendapatkan sebuah kesempatan untuk bernafas lebih lama dari vonis 5 hari bertahan hingga 3 tahun lamanya.
Kanker itu datang lagi, namun kali ini dengan lokasi berbeda, di pelipis mata sebelah kanan. Kali ini, ayahnya mencoba cara yang pertama, berharap bisa membunuh kanker nakal itu. Kemoterapi pun dilakukan lagi, seluruh rambut Keke rontok tak bersisa. Tapi sepertinya kanker itu mulai kebal dengan bahan kimia. kanker itu tetap duduk manis di pelipis kanan Keke.
Akhirnya ayahnya mencoba pengobatan ke Singapura, disana dokterpun menyarankan untuk operasi. karena desperdo, mereka pun kembali ke Indonesia dengan kondisi Keke yang semakin parah, Kenker itu mulai menyebar ke seluruh tubuh, ke paru-paru, Jantung dan organ-organ lain. satu hal yang membuat aku terharu, dengan kondisi yang begitu parah, semangat belajar Keke sangat tinggi, dia tetap keukeuh untuk sekolah. bahkan disaat tangan dan kakinya sudah tak mampu lagi digerakkan.
Waktupun berlalu dan kondisi Keke tak juga membaik hingga akhirnya dia harus rawat inap lagi di RSCM dan mengalami koma selama tiga hari. Dalam massa opname itu ada berita yang begitu membanggakan baik untuk Keke dan keluarganya bahwa Allah memang memberikan cobaan sesuai kemampuan hambaNya. Keke membuktikan semua itu.”Keke menjadi juara tiga di kelasnya dalam ujian akhir sekolah.”
Lalu, dokter menyerah terhadap kankernya, di nafasnya terakhir ia menuliskan sebuah surat kecil kepada Tuhan. Surat yang penuh dengan kebesaran hati remaja Indonesia yang berharap tidak ada air mata lagi di dunia ini terjadi padanya, terjadi pada siapapun.
Nafasnya telah berakhir 25 desember 2006 tepat setelah ia menjalankan ibadah puasa dan idul fitri terakhir bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya, namun kisahnya menjadi abadi.
KELEBIHAN,KEKURANGAN DAN KELEMAHAN
Kelebihan buku :
1. Kelebihan dari novel ini adalah dapat membuat pembaca terhanyut dalam kisah yang diceritakan didalam novel ini.
2. Kelebihan lainnya adalah ini adalah kisah yang diangkat dari kehidupan nyata dan sangat menyentuh.
3. Novel ini juga melampirkan beberapa foto perjuangan Keke dalam melawan kanker ganas hingga foto sahabat-sahabat Keke di pemakaman saat Keke menghadap Sang Pencipta.
4. Mengajarkan kita agar ikhlas dan tabah menerima cobaan dari Allah dan yakin setiap cobaan pasti ada jalan keluarnya
Kekurangan buku :
Novel ini hampir tidak mempunyai kekurangan, Namun setiap karya manusia pasti memiliki kekurangan. Kekurangan dari novel ini adalah masih ada penulisan yang salah dan juga ada penulisan yang kurang menarik dan sulit dimengerti.
Kelemahan :
Kelemahan yang dimiliki novel ini, di antaranya kata-kata penulis yang kadang membuat pembaca berimajinasi lain dalam menafsirkan kata-kata kiasan penulis.

KRITIK DAN SARAN
Kisah yang mengajarkan kita tentang arti kehidupan yang sebenarnya. 2 pribadi yang amat sangat berbeda. Salut banget sama ceritanya, tapi sayang penulisannya masih ada yang kurang menarik. Pokoknya yang belum baca novel ini harus baca karena sangat bagus dan mengharukan. Mungkin itu saja yang dapat saya katakana. Jangan lupa baca novelnya.


Resensi buku
IDENTITAS BUKU
Judul Buku: Dahsyatnya Hypnoparenting
Editor: Yoan Destarina
Penerbit: Penebar Plus+
Cetakan: I. Jakarta 2010, II. Jakarta 2010
Tebal: iv + 116 Halaman
ISBN: 978-602-8661-23-2

ULASAN BUKU
Kesuksesan berangkat dari keluarga. Dari keluargalah seseorang dibentuk karakternya. Namun dalam perjalanannya, banyak orang tua yang menemui berbagai kesulitan dalam mendidik anak. Anak malas belajar, tidak suka makan, kurang percaya diri, anak yang nakal, dan masih banyak lagi. Hypnoparenting adalah salah satu solusi bagi para orang tua yang menemui kesulitan tersebut. Hypnoparenting berasal dari hipnosis dan parenting. Hipnosis bukan sihir, hipnosis adalah pengetahuan dan teknik berkomunikasi dengan sistem kerja otak. Sedangkan parenting adalah segala sesuatu yang berurusan dengan tugas-tugas orang tua dalam mendidik anak. Hypnoparenting menggunakan prinsip kerja hypnosis (komunikasi dengan otak) dengan pengetahuan tentang bagaimana mendidik anak dan menjadi orang tua yang mampu memahami perkembangan anak untuk menuju kehidupan yang baik, sukses dan bahagia.

Orang tua menjadi pelaku penting dalam hypnoparenting ini. Dalam prakteknya, hypnoparenting adalah proses sugestif dengan menanamkan kalimat-kalimat yang bersifat positif, contohnya, “kamu pintar dan rajin. Kamu senang belajar dan selalu mengerjakan tugas dengan baik.” Waktu paling efektif untuk memasukkan sugesti adalah menjelang tidur, saat bangun tidur, pada waktu emosi anak meningkat, dan ketika anak dalam keadaan terkejut. Agus Sutiyono selaku penulis sudah mulai membisikkan kalimat sugestif terhadap anaknya, Citra Amalia Putri Sutiyono. Kalimat yang selalu ia bisikkan setiap bangun tidur sejak Citra berusia 6 bulan tersebut yaitu, “Terima kasih, ya Allah, aku sehat, aku bahagia, aku pintar, dan baik hati.” Sugesti yang diberikan pada saat yang tepat ini ternyata membentuk betul perilakunya. Citra tumbuh dengan emosi yang seimbang dan disenangi teman-teman.

Dalam hypnoparenting, orang tua harus memiliki kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual yang tinggi untuk membantu anak-anak mengoptimalkan kemampuan. Anak sebaiknya tidak dididik agar cerdas tapi juga mampu berfikir kreatif, imajinatif, dan mempunyai emosi yang stabil. Kreativitas orang tua dibutuhkan dalam menggunakan kalimat sugesti yang tepat untuk anak.

Buku ini merupakan hasil belajar sang penulis di fakultas Magister Manajemen IPMI Jakarta dengan spealisasi program Manajemen Sumber Daya Manusia Pada tahun 1996. Selain itu, penulis juga mengikuti Indonesia-Australia Specialist Project II, Human Rights Program-University Of Sidney (UTS), Australia pada tahun 2003. Ditulis dengan bahasa yang lugas nan santai dan berorientasi ke dalam keluarga, buku ini sangat cocok dibaca oleh para orang tua. Kalimat-kalimat sugestif dalam buku ini sangat beragam dan telah diterapkan oleh penulisnya sendiri yang memang berhasil membentuk perilaku anaknya. Selain mendapat ilmu tentang cara mendidik, mengubah atau membentuk perilaku anak, orang tua juga bisa mendapat berbagai ilmu pengetahuan yang bisa mereka ajarkan kepada anak-anak mereka, seperti pengertian hipnotis, mekanisme kerja otak dan lain sebagainya. Buku ini juga cocok dibaca oleh kalangan remaja. Kalimat-kalimat sugestif yang ada pada buku ini sangat bermanfaat dan dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Desain gambar animasi yang banyak terdapat dalam buku ini justru menjadi kekurangan karena buku ini berorientasi dalam kehidupan keluarga yang ditujukan untuk dibaca orang tua. Selain itu, ada banyak istilah-istilah dalam bahasa asing yang umumnya sukar dipahami oleh para orang tua. Namun, terlepas dari kekurangan yang ada, buku ini layak dimiliki oleh semua kalangan khususnya orang tua yang menginginkan anaknya menjadi pribadi yang baik. Mendidik anak layaknya menanam pohon, jika kita benar secara perlakuannya, maka kita juga yang akan memetik dan menikmati hasilnya. Sungguh Dahsyatnya Hypnoparenting.
Advertisements
Back To Top