Contoh surat kuasa TERLENGKAP & TERBENAR

Contoh surat kuasa TERLENGKAP & TERBENAR



Contoh surat kuasa TERLENGKAP & TERBENAR -  Sebelum anda mengetahui format contoh surat kuasa yang benar, sebaiknya anda tahu terlebih dahulu apa itu surat kuasa dan apa kegunaanya. Selain itu anda juga harus mengerti tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat surat kuasa karena jika terdapat kesalahan dalam pembuatan surat kuasa ini dapat merugikan anda.
Pengertian Surat Kuasa
Surat kuasa adalah surat yang berisi pelimpahan kuasa atau wewenang  dari seseorang kepada orang lain yang dipercaya agar dapat bertindak sebagai wakil dari orang yang memberi wewenang dikarenakan orang yang memberikan wewenang tidak dapat melaksanakannya sendiri. Sehingga kegunaan surat kuasa adalah sebagai salah satu bukti bahwa orang yang disebutkan namanya dalam surat tersebut memiliki hak ataupun kewajiban untuk melaksanakan sesuatu sesuai dengan yang tertera dalam surat tersebut.

Contoh surat kuasa TERLENGKAP & TERBENAR

Jenis Surat Kuasa

Surat Kuasa Personal (Perorangan) adalah surat kuasa yang diberikan seseorang secara pribadi kepada orang lain guna melaksanakan atau melakukan sesuatu guna kepentingan pribadi dari sang pemberi kuasa. Contoh: surat kuasa untuk mengambil gaji, dana pensiun, barang pesanan dan sebagainya.
Surat Kuasa Kedinasan adalah surat kuasa yang dibuat instansi/perusahaan atau seorang pejabat/pimpinan yang diberikan kepada bawahanya untuk melaksanakan sesuatu yang berhubungan dengan instansi.
Surat Kuasa Istimewa adalah surat kuasa yang diberikan seseorang kepada pihak lain, misalnya pengacara guna menyelesaikan suatu masalah yang berkaitan dengan pengadilan.


Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat surat kuasa.

Surat kuasa personal (perorangan) dibuat berhubungan karena yang bersangkutan tidak dapat melaksanakan sendiri dan berdasarkan kepercayaan serta tanpa ada unsur paksaan.
Surat kuasa personal (perorangan) tidak memerlukan nomor surat. Sedangkan untuk surat kuasa instansi harus terdapat nomor surat.
Surat kuasa untuk mengambil gaji, dana pensiun hendaknya diberikan kepada orang terdekat (anak, cucu, keluarga terdekat) atau kepada orang yang benar-benar dipercaya. Dalam hal ini tidak diperlukan materai atau kertas segel  kecuali apabila dari pihak pemberi gaji memiliki aturan tertentu.
Pihak pemberi kuasa maupun penerima kuasa harus sudah dewasa serta sehat Jasmani dan Rohani.
Penyebutan identitas dalam hal nama, alamat, pekerjaan dan sebagainya harus jelas.
Perlu dijelaskan maksut dan tujuan dari surat kuasa serta masa berlaku surat kuasa tersebut.
Wajib dicantumkan tempat dan tanggal surat itu dibuat.
Surat kuasa dinyatakan sah apabila sudah ditanda tangani oleh kedua belah pihak.
Khusus bagi surat kuasa kedinasan harus ada stempel dari organisasi/instansi yang bersangkutan.


Susunan Surat Kuasa
Dalam pembuatan surat kuasa ada beberapa hal-hal yang harus dicantumkan, adalah:

nama dan alamat lengkap pemberi surat kuasa
identitas pemberi kuasa
identitas penerima kuasa
tujuan pemberian kuasa
tempat, tanggal, bulan dan tahun surat kuasa dibuat
jangka waktu berlakunya surat kuasa
tanda tangan
meterai/cap bila diperlukan.


Contoh Surat Kuasa Perseorangan
                                                         SURAT KUASA

Yang bertanda tangan dibawah ini,
Nama       : Riyan Bahtiar
Pekerjaan : Pensiunan Karyawan PT Kereta Api Indonesia
Alamat     : Jalan Bulusan Selata No 38 RT 04 RW 01 Surabaya

Dengan ini memberikan kuasa kepada

Nama        : Muh. Rifqi Anam
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat     : Jalan Plamongan Indah 57 Surabaya
Untuk       : Mengambil uang pensiun bulan Desember 2014

Surat kuasa ini dibuat berhubung saya sedang sakit dan terpaksa harus dirawat di rumah sakit.
Demikian surat kuasa ini dibuat dengan sesungguhnya dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Surabaya, 31 November 2014

Yang menerima kuasa                                                        Yang memberi kuasa


Muh. Rifqi Anam                                                                       Riyan Bahtiar

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang

Yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : ------------------------
Tempat/tanggal lahir : --------
Pekerjaan : -------------------
Alamat : ---------------------



Dengan ini memberi kuasa penuh kepada:
Nama : -------------------------
Tempat/tanggal lahir : ---------
Pekerjaan : --------------------
Alamat : -----------------------


Untuk mengambil uang melalukan pengambilan uang secara tunai sejumlah RP 5.000.000,- (lima juta rupiah) pada rekening Bank Perdamaian Dunia milik saya dengan data sebagai berikut:
No. Rekening : ---------------
Atas Nama : ------------------
Nama Bank : -----------------
Segala resiko yang terjadi menjadi tanggun jawab saya selaku pemberi kuasa. Demikianlah surat kuasa ini saya buat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun.


Penerima Kuasa                   Pemberi Kuasa


[MATERAI 6000]


(---------------)                       (------------)

SURAT KUASA PENGAMBILAN BPKB


Yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : -------------------------
Tempat/tanggal lahir : -----
Pekerjaan : -------------------
Alamat : -----------------------

Dengan ini memberi kuasa penuh kepada:
Nama : -------------------------
Tempat/tanggal lahir : -------
Pekerjaan : --------------------
Alamat : -----------------------

Untuk mengambil BPKB dengan nomor polisi B 9898 WA tahun 2007.
Demikianlah surat kuasa ini saya buat. Semoga dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Mengetahui
Pemberi Kuasa                          Penerima Kuasa



(------------)                               (-------------)


SURAT KUASA PENGAMBILAN UANG


Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ----------
Alamat : --------

Bermaksud memberikan kuasa kepada:
Nama : ----------
Alamat : --------


Untuk mengambil uang di Bank Central Asia (BCA) cabang Purimas Indah.
Semoga surat kuasa ini dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Bandung, 4 Juni 2010

Pemberi Kuasa                          Penerima Kuasa



( ---------------- )                      (---------------)

Advertisements
Back To Top