kisah sukses seorang wanita #OneDayIWill

kisah sukses seorang wanita #OneDayIWill



kisah sukses seorang wanita - #OneDayIWill Kesuksesan tidak memandang jenis kelamin, tingkat pendidikan atau latar belakang seseorang. Kita semua tahu bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sehingga kaum itu mengubah nasibnya dengan diri mereka sendiri. Oleh karena itu, kesuksesan sangat dipengaruhi oleh upaya dan daya juang kita walaupun terkadang takdir memang menentukan ( tapi takdir adalah rahasia tuhan tiada seorang manusia pun tahu, jika ada orang yang bisa meramal masa depan  itu adalah kedustaan yang datang dari saitan). Mudah-mudahan Anda akan sependapat dengan argumen ini. #OneDayIWill

Anda pernah mendengar kisah Oshin? Saat masih kecil, Oshin adalah orang miskin. Dulunya, dia adalah seorang pembantu rumah tangga. Bahkan, dia pernah dijual ayahnya yang jahat untuk menjadi pelayan. Dengan kegigihan dan keuletannya, akhirnya dia berhasil menjadi miliyader dari usaha supermarketnya. Kisah lain yang tak kalah menarik adalah kisah sukses Andrie Wongso, seorang motivator nomor satu di Indonesia. Tahukah Anda, bahwa dia tidak lulus SD? Dua kisah tersebut merupakan bukti bahwa kesuksesan bukan milik mereka yang berpendidikan atau berduit (latar belakang kaya). Jadi, kenapa harus berpikir seribu kali untuk terjun ke dunia wirausaha hanya karena latar belakang pendidikan dan materi?

Jika Anda berasal dari Tatar belakang keluarga yang biasa-biasa saja dari keluarga pedalaman dan miskin sekalipun, jangan pernah berkecil hati untuk memulai terjun ke dunia wirausaha. Jika Anda bersungguh-sungguh, ulet, teliti dan ikhlas, InsyaAllah kesuksesan akan Anda raih. So... tinggalkan ketakutan, dan raih masa depan lebih baik. #OneDayIWill
http://www.jatikom.com/2016/03/kisah-sukses-seorang-wanita-onedayiwill.html

Di Indonesia ini, banyak ditemui ibu rumah tangga yang sukses dan menopang perekonomian rumah tangganya. Bahkan tidak tanggung-tanggung, banyak sekali wanita yang berhasil mencapai kesuksesan yang gilang-gemilang dalam dunia usaha.

Figur wanita pengusaha sukses di Indonesia

Mooryati Soedibyo adalah seorang pengusaha jamu dan kosmetika tradisional "Mustika Ratu" yang sangat terkenal di Indonesia dan beberapa negara tetangga. Wanita kelahiran Solo ini juga pernah meraih penghargaan dari The Asian Institute of Management (AIM) di Manila, Filipina. Dia terpilih sebagai wanita pengusaha Asia yang berhasil menerapkan prinsip manajemen modern (meski produknya tradisonal) dalam bisnis.

Kerajaan bisnis Mooryati Soedibyo tidak tercipta dalam sekejap. Segala macam sukses yang berhasil diraih sangat bertolak belakang dengan suasana ketika pertengahan tahun 1973. Usahanya itu berawal dari keisengannya meracik jamu. Dengan modal Rp 25.000, dia merintis bisnis dengan meramu sendiri minuman beras kencur di garasi rumah, bersama dua orang pembantunya. Untuk menjamin mutu, bahan bakunya dibeli dari Solo, Jawa Tengah. Saat itu Mooryati Soedibyo harus bolak-balik Jakarta-Solo sekali seminggu naik bis malam, karena modal terbatas.

Ketekunannya berusaha bisa menjadi teladan. Tanpa menyerah, Mooryati Soedibyo secara cermat terus mengembangkan industrinya, terus memperluas pasar dan menapak ke atas. Dua tahun setelah produk beras kencurnya dikenal masyarakat, dengan pembantu bertambah menjadi sepuluh orang, produknya pun telah berjumlah enam macam. Setelah lima tahun berjalan, dia sudah mempunyai karyawan sebanyak 50 orang, dan produksinya pun berkembang ke salon-salon kecantikan.

Bersamaan dengan tumbuhnya kesadaran untuk kembali ke alam, jamu dan kosmetika tradisional buatan Mooryati Soedibyo mulai berkembang pesat. Produksinya tidak hanya dikonsumsi oleh masyarakat setempat, namun juga telah diterima luas, mulai dari Jepang hingga negara-negara di Timur Tengah. Oleh karena itu, Mooryati Soedibyo memutuskan untuk mendirikan pabrik di Ciracas dan diresmikan tanggal 8 April 1987 oleh Menteri Kesehatan pada waktu itu (Soewardjono Soeryaningrat). Pemindahan tempat produksi ini (dari rumah ke pabrik) disebabkan karena privasi keluarga Soedibyo yang mulai terganggu. Para karyawannya harus bekerja sampai malam. Mereka ikut tidur di rumah pribadinya yang sempit. Ditambah lagi banyaknya tumpukkan botol atau bahan mentah jamu berserakan dan bertumpuk di setiap tempat.

Jamu tradisional itu tidak lagi sekadar industri rumah tangga, melainkan sudah tumbuh menjadi industri sekaligus eksportir raksasa. Bermodal ketekunan dan kesabaran, kini Mooryati Soedibyo menjadi sosok pengusaha wanita sukses yang tersohor di negeri ini.
Advertisements
Back To Top