Cara Cepat Memperbaiki USB Flashdisk Write Protected

Cara Cepat Memperbaiki USB Flashdisk Write Protected




Cara Cepat Memperbaiki USB Flashdisk Write Protected - Sudah bukan rahasia lagi bahwa USB Flashdisk memiliki peran penting dalam keseharian kita saat bekerja dengan komputer. Dengan adanya flashdisk ini maka akan memudahkan kita melakukan pemindahan file atau data dari satu komputer ke komputer lain. Misalnya memindahkan file pekerjaan dari komputer kantor untuk dipindah ke laptop dan inin dikerjakan di rumah. Flashdisk ini akan sangat membantu dalam melakukan hal tersebut.
Namun kadang kala ada beberapa permasalahan yang bisa saja muncul dan mengganggu proses pemindahan. Misalnya ada virus yang menginfeksi flashdisk, flashdisk tidak terbaca, sampai flashdisk hanya bisa membaca file tapi tidak bisa digunakan menyimpan file baru alias Flashdisk Write Protected. Untuk permasalahan yang lain akan kita bahas nanti, kali ini #jatikom hanya akan mebahas permasalahan yang terakhir kita sebutkan tadi yaitu masalah Write Protected pada flashdisk.

Sebelumnya kita bahas dulus edikit mengenai penyebab sebuah flashdisk menjadi write protected. Ada beberapa hal yang bisa membuat sebuah flashdisk dalam konsisi seperti itu diantaranya yaitu karena tidak melakukan prosedur yang benar saat melepas flasdisk dari komputer (tanpa eject/ seftly remove usb). Hal tersebut bisa menjadikan kondisi flashdisk menjadi tidak rusak karena bisa saja saat mencabut flashdiks sedang melakukan write data. Karena dicabut mendadak maka file bisa korup dan berubah menjadi write protected. penyebab lainya yaitu bisa saja karena ada antivirus yang membuat file/folder yang tidak bisa dihapus untuk melindungi flashdisk dari serangan virus salah satu antivirus yang melakukan metode ini yaitu Smadav. Baiklah langsung saja kita bahas cara mengatasi flashdisk yang write protected.

Cara Memperbaiki Flashdisk Write Protected

A. Menggunakan Fungsi Regedit (Registry Editor)

Tancapkan USB Flasdisk ke Laptop/PC.
Selanjutnya saat FD sudah dideteksi di PC/Leptop maka tekan tombol pintas di keyboard “Windows + R”.
Kemudian ketikan perintah “REGEDIT” tanpa tanda petik di kolom RUN tersebut lalu tekan enter.
Maka akan terbuka aplikasi Registry Editor selanjutnya tekan “CTRL + F” masukan pencarian “Write Protected” lalu Ok.

Setelah itu hapuslah registry yang bersangkutan tersebut.
Setelah terhapus restart komputer atau laptop dan jika berhasil maka FD anda sudah bisa digunakan kembali.

Jika cara diatas tidak mebuahkan hasil maka bisa mencoba cara yang berikut ini. Berdasarkan pengalaman dan beberapa kasus cara diatas bisa berhasil namun pada beberapa kasus cara tersebut tidak berhasil. Maka bisa coba cara yang pernah saya coba yaitu menggunakan aplikasi.

B. Menggunakan Aplikasi Low Level Format

Disclaimer: Saat menggunakan aplikasi ini kami tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang bisa saja terjadi. Do with your own risk. Kami hanya membagikan caranya yang tentunya aman saat kami gunakan.

Masukan flashdisk yang bermasalah tadi ke laptop.
Download aplikasinya terlebih dahulu dapat dicari di google yaitu Low Level Format portable.
Jalankan aplikasi yang sudah di download tadi pilih Continue for free seperti.
Pilih Flasdisk yang akan di format dengan hati-hati, jika sudah yakin benar maka klik continue>> NB: Perhatikan ukuran disknya jangan sampai salah memformat Hardisk anda.

Selanjutnya akan muncul peringatan seperti gambar dibawah ini.

Saat terbuka anda berada di tab Device Detail maka klik tab berikutnya yaitu LOW-LEVEL FORMAT kemudian klik Format This Device.

Maka proses low level format akan dijalankan, dan format jenis low level ini memakan waktu sedikit lebih lama dari format jenis biasa. Setelah selesai flashdisk anda akan benar-benar bersih dari semua data seperti baru lagi.

Demikian tutorial cara memperbaiki Flashdisk Write Protected, semoga panduan di atas bisa bermanfaat. Sekali lagi perlu di ingat agar saat menggunakan cara kedua anda lebih berhati-hati karena bisa saja terjadi kesalahan dalam melakukan format. Pada beberapa kasus yang sering terjadi adalah salah memformat flashdisk dan malah hardisk yang diformat. Semoga berhasil dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Advertisements
Back To Top