Cara Memperbaiki General Protection Fault Pada Windows


Cara Memperbaiki General Protection Fault Pada Windows – Bagaimana Cara Memperbaiki General
Protection Fault? General Protection Fault merupakan kepanjangan dari
GPF yaitu pesan kesalahan yang dihasilkan oleh Microsoft Windows yang
menunjukkan bahwa program yang digunakan mencoba untuk mengakses
sebagian dari memori yang tidak valid atau sudah digunakan. Kesalahan
ini sering memaksa user untuk keluar dari aplikasi atau komputer reboot
otomatis.

Apa penyebab General Protection Fault ?
Ada beberapa kemungkinan dan alasan
komputer memberi pesan kesalahan General Protection Fault dan di bawah
ini adalah daftar beberapa penyebab yang umum;

  1. Program yang digunakan memanggil bagian dari memori ternyata sudah digunakan oleh program lain atau TSR.
  2. Program ini belum diprogram dengan benar atau masih dalam pengujian dan memanggil porsi yang tidak valid dari memori.

 

Solusi General Protection Fault
Berikut ini adalah rekomendasi untuk
menemukan penyebab GPF atau menyelesaikan sebuah GPF. Hal penting untuk
diketahui adalah bahwa GPFs tidak selalu muncul pada komputer, tetapi
secara berkala. Namun, jika komputer Anda terlalu sering mengalami pesan
kesalahan GPF maka dianjurkan mengikuti rekomendasi berikut untuk
membantu menyelesaikan masalah Anda.
  1. Remove semua TSRs – Terminate-and-stay-resident
    Nonaktifkan atau remove setiap TSRs atau program yang sedang berjalan
    yang diduga menyebabkan GPF. TSR adalah program software yang tersimpan
    dalam memori sampai dibutuhkan, dan kemudian melakukan beberapa fungsi.
    Sebuah contoh dari TSR adalah sebuah Scanner Virus, yang harus tetap
    dimuat dalam memori untuk membantu melindungi komputer Anda dari virus
    komputer.
  2. Hapus Semua Program temporary files
    Hapus semua file-file sementara yang mungkin masih berada pada drive
    hard disk dari program yang sedang atau sebelumnya berjalan.
  3. Jalankan ScanDisk dan Defrag
    Jalankan Scandisk dan Defrag pada hard disk drive seperti yang
    seharusnya karena mungkin hard disk memiliki masalah yang menyebabkan
    file swap atau file data menjadi korup atau tidak valid.
  4. Pastikan Disk komputer Anda masih lebih dari 200 MB tersedia
    Jika komputer Anda kehabisan ruang hard disk, file swap Windows akan
    tidak dapat bertambah besar bila diperlukan, menyebabkan program yang
    akan bertukar antara memori dan hard disk drive lebih sering. Ketika ini
    terjadi maka lebih mungkin bahwa GPF dapat terjadi.
  5. Remove Perangkat Lunak Atau Perangkat Keras yang baru anda pasang
    Jika Anda baru saja menginstal software baru atau hardware, silahkan
    lepaskan dan instal ulang perangkat lunak/perangkat keras untuk
    memverifikasi itu tidak menyebabkan masalah pada komputer.
  6. Nonaktifkan cache eksternal
    Jika CPU Anda menggunakan Cache eksternal non-aktifkan sementara untuk
    memverifikasi apakah itu yang menyebabkan kesalahan GPF. Jika tersedia,
    Anda dapat menonaktifkan cache eksternal Anda melalui CMOS Setup.
  7. Disable Power Management dan screen saver
    Jika komputer mengalami GPFs ketika anda jauh dari komputer atau selama
    jangka waktu ketika komputer Anda tidak aktif, non-aktifkan Power
    Management dan screen saver untuk memastikan bahwa bukan mereka yang
    menyebabkan masalah.
  8. Masalah Sistem Operasi
    Hal ini dimungkinkan juga karena Windows atau file Windows yang ditimpa
    menyebabkan kesalahan GPFs. Paling umum General Protection Fault terjadi
    pada Explorer dan KRNL386.EXE. Jika memang sudah buntu, instal ulang
    Windows untuk mengatasi masalah tersebut.
  9. Kerusakan memori atau perangkat keras lainnya
    Jika Anda telah mengikuti semua rekomendasi di atas dan terus mengalami
    GPFs besar kemungkinan hardware di dalam komputer jadi penyebabnya.
    Seringkali memori rusak adalah penyebab utama dari GPFs acak.

Demikian Cara Memperbaiki General Protection Fault Pada Windows, semoga bermanfaat.

Advertsiment
Cara Memperbaiki General Protection Fault Pada Windows | jati | 4.5