Cara Daftar BPJS KESEHATAN ONLINE TERLENGKAP & TERMUDAH

Cara Daftar BPJS KESEHATAN ONLINE TERLENGKAP & TERMUDAH


Cara Daftar BPJS KESEHATAN ONLINE TERLENGKAP & TERMUDAH - BPJS Kesehatan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan sendiri secara resmi didirikan pada 1 Januari 2014 setelah sebelumnya bernama Askes (Asuransi kesehatan). BPJS Kesehatan didirikan oleh pemerintah bersamaan dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyedia layanan jaminan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan diadakan dengan diharapkan bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan jaminan sosial terkait kesehatan dan ketenagakerjaan. Sayangnya meskipun nampak bertujuan baik, sayangnya program-program ini kurang maksimal dikarenakan sosialisasi yang dilakukan sangat kurang. Hasilnya, di lapangan pun masih banyak masyarakat kita yang tidak tahu cara mendaftar BPJS kesehatan.



Sebagai pemberitahuan bahwa cara pendaftaran Bpjs untuk tahun 2017 ini berbeda dengan tahun 2014, jika pada 2014 boleh daftar perorangan (dalam 1 keluarga 1 orang saja) tetapi sejak ahun 2015  harus seluruh keluarga. Makanya sebelum mendaftar pikirkan dengan matang bagi yang keluargaya banyak anak, sebab setelah anda dan sekeluarga telah terdaftar dan memiliki nomer peserta (dalam kartu Bpjs) tidak akan bisa dibatalkan selamanya, kecuali anda pindah kewarga negaraan.

Tapi kalaupun anda tidak daftar hari ini, suatu saat harus tetap daftar paling lambat tahun 2019, jika sampai tahun 2019 belum terdaftar dipastikan akan mendapatkan sanksi publik yaitu tidak medapatkan pelayanan publik. Sebelum mendaftar tentukan kelas yang akan anda pilih, hal ini akan menentukan besar kecilnya iuran yang akan anda bayar dan ruang rawat inap serta fasilitasnya dalam rumah sakit, untuk obatnya sama saja. Silakan tenentukan kelasnya mau kelas 1,2 atau 3 berdasarkan ruang perawatan yaitu:

-Kelas 1 iuran per orang per bulan Rp59.500;
-Kelas 2 iuran per orang per bulan Rp42.500;
-Kelas 3 iuran per orang per bulan Rp25.500

Baik mendaftar BPJS KESEHATAN secara offline maupun online ada beberapa dokumen atau berkas umum yang perlu Anda persiapkan yaitu :

-Kartu keluarga (KK) Terbaru
-E -KTP (kartu tanda penduduk)
-Kartu NPWP (jika ada)
-Alamat Email dan No HP anda
-Koneksi internet
-Scan foto atau foto semua keluarga anda bisa melalui android hubungkan ke PC/Laptop melalui kabel USB
-Nomor Rekening bank 1 saja dari BRI, BNI, BTN atau MANDIRI terserah anda
-iBanking/mobileBanking atau ATM bagi yang belum daftar internet Banking
-idak punya rekening bisa bayar di Indomart

Setelah menyiapkan dokumen yang Anda perlukan, langkah selanjutnya adalah mendaftar
1. Silahkan kunjungi situs https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-online/


Ceklist dan klik pendaftaran

2. Input No KK anda Pilih Jenis Kepesertaan


Penjelasan mengenai Jenis Kepesertaan :
Setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia, yang telah membayar iuran, meliputi :

1. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI) : fakir miskin dan orang tidak mampu, dengan penetapan peserta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
2. Bukan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (Non PBI), terdiri
dari :

● Pekerja Penerima Upah (PPU) dan anggota keluarganya

  • a. Pegawai Negeri Sipil;
  • b. Anggota TNI;
  • c. Anggota Polri;
  • d. Pejabat Negara;
  • e. Pegawai Pemerintah non Pegawai Negeri;
  • f. Pegawai Swasta; dan
  • g. Pekerja yang tidak termasuk huruf a sd f yang menerima Upah.
    Termasuk WNA yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.
● Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan anggota keluarganya
  • a. Pekerja di luar hubungan kerja atau Pekerja mandiri; dan
  • b. Pekerja yang tidak termasuk huruf a yang bukan penerima Upah.
    Termasuk WNA yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.
● Bukan Pekerja (BP) dan anggota keluarganya
  • a. Investor;
  • b. Pemberi Kerja;
  • c. Penerima Pensiun, terdiri dari :
    • Pegawai Negeri Sipil yang berhenti dengan hak pensiun;
    • Anggota TNI dan Anggota Polri yang berhenti dengan hak pensiun;
    • Pejabat Negara yang berhenti dengan hak pensiun;
    • Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun yang mendapat hak pensiun;
    • Penerima pensiun lain; dan
    • Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun lain yang mendapat hak pensiun.
  • d. Veteran;
  • e. Perintis Kemerdekaan;
  • f. Janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan; dan
  • g. Bukan Pekerja yang tidak termasuk huruf a sd e yang mampu membayar iuran.
 Anggota Keluarga Yang Ditanggung BPJS Kesehatan
1. Pekerja Penerima Upah :
  • Keluarga inti meliputi istri/suami dan anak yang sah (anak kandung, anak tiri dan/atau anak angkat), sebanyak-banyaknya 5 (lima) orang.
  • Anak kandung, anak tiri dari perkawinan yang sah, dan anak angkat yang sah, dengan kriteria:
    • a. Tidak atau belum pernah menikah atau tidak mempunyai penghasilan sendiri;
    • b. Belum berusia 21 (dua puluh satu) tahun atau belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun yang masih melanjutkan pendidikan formal.
2. Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja :
Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga yang diinginkan (tidak terbatas).

3. Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga tambahan, yang meliputi anak ke-4 dan seterusnya, ayah, ibu dan mertua.

4. Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga tambahan, yang meliputi kerabat lain seperti: saudara kandung/ipar, asisten rumah tangga, dll.

Jika muncul tulisan "Nomer Kartu Keluaga Anda Tidak Ditemukan, Proses Regestrasi Tidak Bisa Dilanjutkan"  coba ulangi lagi kalau tetap gagal ulangi besok atau lusa. Ada beberapa Kasus esok lusa sukses.Jikalau tidak mungkin KK anda perlu diperbaharui


3. Jika tahap tersebut berhasil, bagian bawah akan muncul nama anda dan semua anggota keluaga anda lihat gambar di bawah ini :

Sistem akan memverifikasi secara otomatis, jika salah satu anggota keluarga yang tercantum pada satu KK (Kartu Keluarga) tersebut sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan maka sistem akan otomatis menolak dan menyarankan untuk mengurus anggota keluarga lain melalui kantor cabang. Lihat gambar :

Jika misalnya ingin mendaftarkan salah satu dari anggota keluarga kita dalam KK saja dengan menghilangkan ceklist pada nama anggota keluarga tersebut maka sistem akan menolak. Lihat gambar di bawah ini :


Isi data yang telah disediakan yakni identitas yang mencakup data diri serta pilihan kelas yang ditawarkan, alamat lengkap, fasilitas kesehatan yang mencakup Faskes Tingkat pertama serta Faskes Gigi dengan pilihan instansi yang anda pilih sebagai tempat rujukan, Jika faskes yang anda pilih sudah penuh/melebihi 5000 jiwa silakan pilih fasilitas kesehatan tempat yang lain lagi...



Sebenarnya sistem sudah memverifikasi anggota yang ada pada setiap KK. Jika di dalam KK tersebut ada 4 nama maka berarti data yang dipersiapkan oleh sistem ya 4 nama. Tinggal isi kolom kosong yang belum terisi secara default oleh sistem. Panduan cara mengisi formnya lihat gambar di bawah ini:



 Keterangan:
* Kolom yang belum terisi secara default hanya Nomor HP, NPWP, Kelurahan, Faskes
* Lengkapi data selengkap-lengkapnya dan sebenar-benarnya
* Centang opsi “Alamat surat menyurat sama dengan alamat KTP”
* Kemudian upload foto close up peserta yang didaftarkan, maksimal ukuran foto 50 KB (ukurannya sekitar 450×450 px)
Klik tombol “Proses Selanjutnya”
Setelah proses isi data terakhir maka akan muncul konfirmasi “Daftar keluarga yang didaftarkan” dengan menampilkan foto semuanya yang sudah diunggah sebelumnya.

Simpan data serta tunggu email notifikasi nomor registrasi di email anda, Biasanya sekitar 15 sampai 30 menit sudah ada email masuk,Baca dan ikuti perintahnya anda akan disuruh klik URL yang menuju halaman yang berisi nomer virtual



* Lihat gambar yang kiri ini adalah link yang di tunjukan pahak Bpjs-kesehatan
* Silakan download file pdf yang nomer 1 tapi sebelumnya isikan nomer regestrasi dan kode captca yang terdiri 6 huruf kapiatal lihat nomer 2 dan 3 pada gambar atas.
*  Silakan anda Cetak nomer Virtual Account. Nanti hasilnya terlihat pada gambar sebelah kanan seperti pada nama "Azma Maulida Azalia".
* Nah setelah anda membayar buka lagi email (refres) Sekarang BPJS kesehatan anda sudah aktif, silahkan cek email akan ada balasan dari BPJS berupa E-ID Card Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yg bisa diprint sendiri serta valid, contoh akan terlihat seperti nomer 4 gambar diatas, kalau belum membayar salah satu keluarga anda akan ada keterangan "Belum Membayar Iuran" Silakan anda cetak e-ID anda..



SELAMAT...!!! anda sudah punya ID Bpjs-kesehatan, Walaupun belumjadi kartu seperti KTP/ATM tapi yang penting anda sudah punya e-ID itu sudah bisa digunakan. Kalau anda ingin punya kartunya silakan Print kartu BPJS di kantor cabang BPJS terdekat. Ingat, tidak perlu mengambil nomor antrian lagi di Kantor BPJS, langsung saja ke bagian Print kartu BPJS nya, cukup memberikan semua data data anda :


SYARAT PENGAMBILAN KARTU BPJS KESEHATAN


1. Formulir Bpjs 1 lembar bisa di download dari sini :
     ~ FORMULIR BPJS untuk pekerja bukan penerima upah/mandiri
     ~ FORMULIR BPJS Untuk pekerja penerima upah
Silakan isi 1 formulir itu anda sebagai kepala keluarga dan anak anak..

2. Foto copy KTP KK  1 lembar.
3. Foto copy KTP/akte kelahiran bagi anak yang belum punya KTP masing masing 1 lembar
4. Pas photo 1 masing masing 1 lembar ukuran 3x4
5. Virtual account/e-ID yang telah anda cetak tadi, sertakan bukti pembayarannya.
Advertisements
Back To Top