Pengertian, Ciri dan Tujuan Politik Luar Negeri Bebas Aktif Republik Indonesia


Pengertian, Ciri dan Tujuan Politik Luar Negeri Bebas Aktif Republik Indonesia -Dalam berbagai uraian tentang politik Luar Negeri yang bebas aktif, maka
Bebas dan Aktif disebut sebagai sifat politik luar negeri Republik
Indonesia. Bahkan di belakang kata bebas dan aktif masih ditambahkan
dengan sifat-sifat yang lain, misalnya anti kolonialisme, anti
imperialisme.

 

Dalam dokumen Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri
Republik Indonesia (1984-1989) yang telah ditetapkan oleh Menteri Luar
Negeri RI tanggal 19 Mei 1983, dijelaskan bahwa sifat Politik Luar
Negeri adalah:
  • Bebas Aktif
  • Anti kolonialisme
  • Mengabdi kepada Kepentingan Nasional dan
  • Demokratis
Dalam risalah Politik Luar Negeri yang disusun oleh Kepala. Badan
Penelitian dan Pengembangan. (Litbang) Masalah Luar Negeri Departemen
Luar Negeri, Suli Sulaiman yang disebut sifat politik luar negeri hanya
Bebas Aktif serta anti kolonialisme dan anti Imperialisthe.
Sementara M. Sabir lebih cenderung untuk menggunakan istilah dan sifat
secara terpisah. Menurut M. Sabir, ciri atau ciri-ciri khas biasanya
disebut untuk sifat yang lebih permanen, sedangkan kata sifat memberi
arti sifat biasa yang dapat berubahubah.
Dengan demikian karena bebas dan aktif merupakan sifat yang melekat
secara permanen pada batang tubuh pollitik bebas aktif, penulis
menggolongkannya sebagai ciri-ciri politik bebas aktif sedangkan Anti
Kolonialisme dan Anti Imperialisme disebutnya sebagai sifat.

Pengertian Politik Bebas Aktif Republik Indonesia

Sebagaimna telah diuraikan terdahulu, rumusan yang ada pada alinea I dan
alinea IV Pembukaan UUD 1945 merupakan dasar hukum yang sangat kuat
bagi politik luar negeri RI. Namun dari rumusan tersebut, kita belum
mendapatkan gambaran mengenai makna politik luar negeri yang bebas
aktif.
Karena itu dalam uraian ini akan dikutip beberapa pendapat mengenai pengertian bebas dan aktif:
  • A.W. Wijaya merumuskan: Bebas, berarti tidak terikat oleh suatu
    ideologi atau oleh suatu politik negara asing atau oleh blok
    negara-negara tertentu, atau negara-negara adikuasa (super power).
  • Aktif artinya dengan sumbangan realistisi giat mengembangkan
    kebebasan persahabatan dan kerjasama internasional dengan menghorrnati
    kedaulatan negara lain.
Sementara itu Mochtar Kusumaatmaja merumuskan bebas aktif sebagai berikut :
  • Bebas : dalam pengertian bahwa Indonesia tidak memihak pada
    kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian
    bangsa sebagaimana dicerminkan dalam Pancasila.
  • Aktif : berarti bahwa di dalam menjalankan kebijaksanaan luar
    negerinya, Indonesia tidak bersifat pasif-reaktif atas kejadian-kejadian
    internasionalnya, melainkan bersifat aktif .
B. A Urbani menguraikan pengertian bebas sebagai berikut : perkataan
bebas dalarn politik bebas aktif tersebut mengalir dari kalimat yang
tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai berikut : supaya berkehidupan
kebangsaan yang bebas.
Jadi menurut pengertian ini, dapat diberi definisi sebagai “berkebebasan
politik untuk menentukan dan menyatakan pendapat sendiri, terhadap
tiap-tiap persoalan inter nasional sesuai dengan nilainya masing-masing
tanpa apriori memihak kepada suatu blok”.

Tujuan Politik Luar Negeri Republik Indonesia

Di dalam dokumen yang berhasil disusun oleh pemerintah yang dituangkan
di dalam Rencana Strategi Politik Luar negeri Republik Indonesia
(1984-1989) antara lain dinyatakan bahwa politik Luar negeri suatu
negara hakekatnya merupakan salah satu sarana untuk mencapai kepentingan
nasional.
Sedangkan di Indonesia, jika dicermati, rumusan pokok kepentingan
nasional itu dapat dicari dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945, yaitu
bahwa bangsa Indonesia diamanatkan untuk membentuk suatu Pemerintah
Negara Indonesia yang menyelenggarakan empat fungsi sebagai berikut:
  • Fungsi Hankam, dalam hal ini adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
  • Fungsi Ekonomi yaitu memajukan kesejahteraan UMUITI.
  • Fungsi Sosial dan Budaya, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
  • Fungsi Politik, yaitu pada rumusan kalimat ikut melaksanakan
    ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan
    sosial.
Ke empat fungsi pokok tersebut sesungguhnya sekaligus juga merupakan tujuan nasional bangsa Indonesia.
Pengertian, Ciri dan Tujuan Politik Luar Negeri Bebas Aktif Republik Indonesia | jati | 4.5