Pengertian Diplomasi Menurut Para Ahli Terlengkap

By | Maret 16, 2017

Pengertian Diplomasi Menurut Para Ahli Terlengkap – Diplomasi adalah “seni berunding atau seni bernegosiasi”. Dalam arti luas, pengertian diplomasi adalah keseluruhan kegiatan untuk melaksanakan politik luar negeri suatu negara dalam hubungannya dengan negara lain. Diplomasi bisa bersifat bilateral ataupun multilateral. Diplomasi bilateral adalah diplomasi yang dilakukan dengan negara tertentu saja/antara dua negara, sedangkan diplomasi multilateral adalah diplomasi yang dilakukan dengan banyak negara. Diplomasi mencakup berbagai kegiatan, seperti;
•    menetapkan tujuan yang akan dicapai,
•    mengerahkan semua sumber untuk mencapai tujuan,
•    menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional,
•    menentukan apakah tujuan nasional sejalan dengan kepentingan nasional negara lain,
•    menggunakan sarana yang tersedia dan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya.
Suatu negara dalam kegiatan diplomasinya, ada dua instrumen yang sering digunakan, antara lain:
•    Departemen luar negeri (Deplu), biasanya berkedudukan di ibukota negara pengirim. Deplu berfungsi sebagai “otak” politik luar negeri suatu negara.
•    Perwakilan diplomatik, berkedudukan di ibukota negara penerima. Perwakilan Diplomatik berfungsi sebagai “penyambung lidah dan panca indera” dari negara yang diwakilinya. Para personel perwakilan diplomatik disebut diplomat.
Diplomat mempunyai tiga fungsi dasar, yaitu sebagai:
•    Lambang kehormatan/prestise nasional di luar negeri, yaitu diplomat mewakili kepala negara pengirim dalam upacara-upacara resmi, seperti resepsi dan undangan makan kenegaraan, atau upacara kebesaran lainnya.
•    Perwakilan Diplomatik, yaitu meneruskan semua keinginan negara pengirim sesuai dengan kebijakan yang telah dirumuskan dan melaporkan keadaan (politik, ekonomi, sosial budaya, dan militer) ke negara pengirim.
•    Wakil Yuridis yang sah, yaitu diplomat berwenang membuat dan menandatangani perjanjian yang mengikat secara hukum, mengumumkan pernyataan, dan meratifikasi dokumen atau mengumumkan dokumen yang telah disahkan oleh negaranya.
Tugas pokok diplomat adalah:
•    Melaksanakan politik/kebijakan negaranya.
•    Melindungi kepentingan negara dan warga negaranya.
•    Memberikan informasi, bahan-bahan keterangan dan laporan mengenai perkembangan penting dunia kepada negaranya.

Pengertian Diplomasi

Berikut adalah definisi diplomasi menurut beberapa ahli:

Ellis Briggs: diplomasi adalah sebuah kegiatan urusan official dengan cara mengirim seseorang untuk mewakili pemerintahan. Tujuan diplomasi adalah untuk menciptakan persetujuan dalam kacamata kebijakan (1968, p.202)
Geoffrey McDermott: diplomasi adalah pertimbangan dalam manajemen hubungan internasional. Masing-masing Negara, seberapapun kaliber dan ukurannya, selalu ingin memelihara/ mengembangkan posisinya dalam kancah internasional. Begitulah adanya, kendati faktanya, akan lebih baik jika lebih sedikit negara nationally minded di dunia ini. (1973, p.39)
Honore de Balzac: ilmu pengetahuan bagi mereka yang tidak berkuasa… suatu ilmu pengetahuan menyenangkan yang selalu demi memenuhi dirinya sendiri; suatu ilmu pengetahuan yang mengijinkan praktisinya untuk tidak mengatakan apapun dan berlindung di belakang anggukan kepala misterius; suatu ilmu pengetahuan yang mengatakan bahwa eksponen yang paling berhasil, pada akhirnya, adalah mereka yang mampu berenang bersama kepalanya di atas arus kejadian-kejadian yang pura-pura ia lakukan. (p.37)

Tinggalkan Balasan