Teori Keadilan Menurut Aristoteles beserta Contohnya


Teori Keadilan Menurut Aristoteles beserta Contohnya – Siapa Aristoteles itu ? Aristoteles
adalah filsuf dan pakar politik dunia yang berasal dari Yunani.  Ia
adalah salah satu ahli di bidang pengetahuan yang membawa pengaruh besar
terhadap dunia. Bahkan saking berpengaruhnya, ia dijuluki sebagai
“Bapak Ilmu Pengetahuan ”.

Sehubungan dengan politik, ia juga memberikan pendapatnya mengenai
keadilan. Sebenarnya apa itu keadilan ? Ingin tahu teori Aristoteles
mengenai keadilan ? Yuk simak ulasannya…….

Pengertian dan Hakikat Keadilan

Pengertian keadilan menurut Aristoteles :

Keadilan adalah tindakan yang terletak diantara memberikan terlalu
banyak dan sedikit yang dapat diartikan memberikan sesuatu kepada setiap
orang sesuai dengan apa yang menjadi haknya.

Keadilan berasal dari kata “Adil” yangberarti tidak berat sebelah, tidak
memihak : memihak pada yang benar, berpegang pada kebenaran :
sepatutnya, dan tidak sewenang-wenang.
Pada hakikatnya, keadilan adalah  suatu sikap untuk memperlakukan
seseorang sesuai dengan haknya. Dan yang menjadi hak setiap orang adalah
diakui dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya, yang sama
derajatnya, yang sama hakdan kewajibannya, tanpa membeda-bedakan suku,
keturunan, agama, dan golongan.
Hakikat keadilan dalam Pancasila, UUD NRI tahun 1945 dan GBHN, kata adil terdapat pada :
  • Sila kedua dan kelima Pancasila
  • Pembukaan UUD NRI 1945 (alinea II dan IV).
  • GBHN 1999-2004 tentang visi
Menurut The Liang Gie, suatu gejala atau tindakan tertentu dapat disebut
adil karena dilandaskan pada teori keadilan. Jadi adil tidaknya suatu
tindakan tidak terlepas dari teori keadilan. Misalnya seorang manajer
perusahaan digaji lebih tinggi dibanding Office Boy (OB). Tindakan
tersebut dapat dikatakan adil berdasarkan teori keadilan tertentu.
Adapun ciri-ciri adil menurut The Liang Gie yaitu :
  • Tidak memihak (impartial)
  • Sama hak (equal)
  • Bersifat hukum (legal)
  • Sah menurut hukum (lawful)
  • Layak (fair)
  • Wajar secara moral (equitable)
  • Benar secara moral (righteous)

Macam-macam Keadilan Menurut Aristoteles dan Pengertiannya disertai Contoh

Teori keadilan menurut Aristoteles yang dibagi menjadi lima macam yaitu
keadilan komutatif, keadilan distributif, keadilan kodrat alam, keadilan
konvensional, dan keadilan perbaikan. Adapun penjelasan/pengertian dari
masing-masing keadilan adalah sebagai berikut :

1. Keadilan Komutatif
Keadilan Komutatif  adalah keadilan yang berhubungan dengan persamaan
yang diterima oleh setiap orang tanpa melihat jasa-jasanya. Intinya
harus bersikap sama kepada semua orang, tidak melihat dari segi manapun.
Contoh Keadilan Komutatif
Siswa memperoleh hak dan tugasnya sebagai pelajar sama seperti pelajar
lain, tanpa membeda-bedakan kepintaran, baik buruknya maupun kaya atau
miskin.
Seorang koruptor tetap dikenai sanksi tanpa melihat ia memiliki
kedudukan tinggi dalam negara, baik itu Preseiden, Menteri atau DPR akan
tetap dikenai hukuman yang setimpal sesuai mekanisme hukum yang
berlaku.
2. Keadilan Konvensional
Keadilan konvensional adalah keadilan yang mengikat warga negara karena
didekritkan melalui kekuasaan khusus.  Keadilan ini menekankan pada
aturan atau keputusan kebiasaan yang harus dilakukan warga negara yang
dikeluarkan oleh suatu kekuasaan.
Intinya seorang warga negara telah dapat menegakkan adil setelah menaati
hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di dalam sistem
pemerintahan.
Contoh Keadilan Konvensional
Warga negara yang baik taat dan tertib menjalankan peraturan lalu lintas.
Taat membayar pajak.
Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Intinya seorang warga negara wajib mematuhi aturan yang berlaku di negara tersebut.3. Keadilan Distributif

Keadilan distributif adalah keadilan yang diterima seseorang berdasarkan
jasa-jasa atau kemampuan yang telah disumbangkannya (sebuah prestasi).
Keadilan ini menekankan pada asas keseimbangan, yaitu antara bagian yang
diterima dengan jasa yang telah diberikan.
Contoh Keadilan Distributif
Pemberian nilai pada Mahasiswa sesuai prestasi yang telah dicapai/diraihnya selama satu semester.
Seorang karyawan kantor digaji setiap bulannya sesuai apa yang telah ia kerjakan di dalam perusahaan.

4. Keadilan Kodrat Alam
Keadilan kodrat alam adalah keadilan yang bersumber pada hukum
alam/hukum kodrat. Hukum alamiah ditentukan oleh akal manusia yang dapat
merenungkan sifat dasarnya sebagai makhluk yang berakal dan bagaimana
seharusnya kelakuan yang patut di antara sesama manusia.
Intinya memberikan sesuatu sesuai yang diberikan oleh orang lain kepada kita.
Contoh Keadilan Kodrat Alam
Perbuatan yang baik atau buruk tentu akan mendapat balasan yang setimpal
sesuai perbuatan itu sendiri. Jadi ketika seseorang berbuat baik kepada
orang lain, maka orang lain juga akan berbuat baik kepadanya.5. Keadilan Perbaikan

Keadilan perbaikan adalah keadilan yang dimaksudkan untuk mengembalikan
suatu keadaan atas status kepada kondisi yang seharusnya, dikarenakan
kesalahan dalam perlakuan atau tindakan hukum.
Contoh Keadilan Perbaikan
Misalnya seseorang memiliki status/keadaan terpidana, namun diberikan
keluasan menjadi orang bebas karena terjadi kesalahpahaman atau
kekeliruan dalam perlakuan hukum.
Seseorang yang bersalah meminta maaf ke masyarakat karena telah
mencemarkan nama baik seseorang tanpa adanya bukti otentik (tidak sesuai
dengan fakta yang ada).
Penutup….
Selain Aristoteles, banyak pakar/ahli politik yang mengemukakan
pendapatnya mengenai keadilan. Para ahli tersebut diantaranya John
Rawls, Plato, Thomas Hobbes dan masih banyak lagi.
Dengan adanya keadilan di dunia ini, hidup akan menjadi lebih damai dan
menyenangkan. Keadilan dapat ditegakkan dimulai dari diri kita
masing-masing. Sepaham apakah kita  mengenal kata adil lalu
menerpakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Teori Keadilan Menurut Aristoteles beserta Contohnya | jati | 4.5