Pengertian, Fungsi, Bentuk-Bentuk Persaingan Competition Contoh

Persaingan ialah suatu proses sosial yang terjadi di mana pribadi atau kumpulan saling berlomba untuk bersaing atau bersaing mencari keuntungan melewati bidang bidang tertentu dengan memakai cara-cara yang tersingkap dan adil. Misalnya, kompetisi antara dua juara ruang belajar di satu sekolah untuk memperlihatkan siapa yang pantas dapat bintang sekolah. Kedua juara kelas tersebut akan belajar dengan betul-betul untuk menjangkau gelar tersebut. Persaingan yang terjadi antara dua orang adalahpersaingan pribadi. Ada pun persaingan yang mempunyai sifat kelompok. Misalnya, kompetisi antara Persipura Jayapura dan Persib Bandung dalam memperebutkan lokasi di putaran final Liga Indonesia.Persaingan dilangsungkan dalam sekian banyak  aspek kehidupan.

Pengertian, Fungsi, Bentuk-Bentuk Persaingan Competition Contoh


Pengertian Persaingan (Competition)

Persaingan merupakan proses sosial disasosiatif dimana tiap pribadi atau pun antar kumpulan manusia yang ikut serta didalam proses tersebut. Dan saling berebut supaya mencari keuntungan melewati bidang-bidang kehidupan dan pada masa tertentu yang menjadi pusat perhatian publik. Dengan menggunakan teknik yang unik perhatian publik.
Dan dengan mempertajam prasangka yang telah ada, tanpa memakai anCaman dan pun kekerasan. Tipe dari persaingan merangkum persaingan individu (rivarly) dan pun persaingan diantara kelompok. Dan melewati tipe kompetisi tersebut bakal menghasilkan sejumlah bentuk persaingan.

Pengertian Contoh Persaingan Menurut Para Ahli


  • merriam

tindakan atau proses bersaing: persaingan: seperti
a: upaya dari dua atau lebih pihak yang bertindak secara independen untuk mengamankan bisnis pihak ketiga dengan menawarkan kontraktor persyaratan yang paling menguntungkan dalam persaingan untuk kontrak untuk membangun sekolah baru
b: permintaan aktif oleh dua atau lebih organisme atau jenis organisme untuk beberapa sumber daya lingkungan dalam persediaan singkat persaingan antarspesies untuk makanan

  • cambridge

situasi di mana seseorang mencoba memenangkan sesuatu atau menjadi lebih sukses daripada orang lain

  • oxford

Kegiatan atau kondisi berjuang untuk mendapatkan atau memenangkan sesuatu dengan mengalahkan atau membangun superioritas atas orang lain.

Macam-macam Contoh Persaingan

Persaingan mempunyai 2 tipe, yaitu persaingan yang bersifat pribadi dan yang bersifat kelompok.
1) Persaingan bersifat pribadi (rivalry)
Dalam sebuah organisasi sering terjadi persaingan yang bersifat pribadi baik secara terbuka maupun secara tersembunyi (diam-diam) untuk memperebutkan kedudukan tertentu.
Demikian pula di lingkungan sekolah, setiap siswa bersaing ketat untuk meraih peringkat tertinggi dalam perolehan nilai rapor.
Persaingan pribadi yang berlangsung secara sehat dapat meningkatkan motivasi seseorang untuk meraih prestasi semaksimal mungkin.
Namun, jika persaingan dilakukan secara tidak sehat yang terjadi adalah permusuhan, sehingga hubungan sosial menjadi tidak harmonis.
2) Persaingan bersifat kelompok
Persaingan bukan hanya terjadi antarindividu melainkan bisa juga terjadi antarkelompok. Misalnya perusahaan-perusahaan sejenis saling bersaing untuk memperebutkan wilayah pemasaran seluas-luasnya.

Contoh Persaingan (Competition) 

  • Bidang ekonomi, persaingan antara produsen barang sejenis dalam merebut pasar yang terbatas
  • Dalam hal ini kedudukan persaingan untuk menduduki jabatan strategis
  • Dalam kebudayaan persaingan dalam penyebaran ideologi, pendidikan, dan unsur kebudayaan lainnya. 
  • Menyalurkan keinginan individu atau kelompok yang sama-sama menuntut dipenuhi, padahal sulit untuk dipenuhi semuanya secara serentak. Contohnya, membangun jalan desa atau dengan memperbaiki pos keamanan di lingkungan permukiman. 
  • Menyalurkan kepentingan serta nilai dalam masyarakat, khususnya pada kepentingan dan nilai yang menimbulkan konflik. Contohnya di Provinsi Aceh warganya tidak boleh berpakaian minim atau pendek, mereka juga harus berpakaian islami. 
  • Menyeleksi individu yang juga pantas memperoleh kedudukan serta peran yang sesuai dengan kemampuannya


Bentuk-bentuk persaingan

Beberapa format persaingan dalam masyarakat antara beda sebagai berikut.
  • Persaingan di bidang ekonomi yang timbul sebab terbatasnya persediaan dibanding jumlah konsumen.
  • Persaingan di bidang kebudayaan, contohnya di bidang agama, atau lembaga kemasyarakatan laksana pendidikan.Misalnya ketika ini tidak sedikit sekolah swasta yang saling berlomba dengan menciptakan metode belajar tersendiri laksana full day school, yakni sekolah di mana pekerjaan belajar mengajarnya dilaksanakan selama sehari penuh.
  • Persaingan untuk menjangkau suatu status atau peranan tertentu dalam masyarakat. Kedudukan dan peranan yang dikejar, tergantung pada urusan yang sangat dihargai oleh sebuah masyarakat pada sebuah masa tertentu.
  • Persaingan sebab perbedaan ras. Persaingan ini terjadi sebab adanya perbedaan warna kulit, format tubuh, atau ciri-ciri jasmani lainnya. Misalnya adanya politik apartheid di Afrika Selatan yang mengakibatkan pertentangan antara kulit putih dengan kulit hitam.


Fungsi persaingan

Persaingan memiliki makna penting dalam proses sosial. Beberapa faedah persaingan antara beda sebagai berikut.
  • Menyalurkan keinginan-keinginan yang mempunyai sifat kompetitif dari orang-perorangan atau kelompokkelompok manusia.
  • Sebagai jalan supaya kepentingan-kepentingan serta nilainilai yang pada sebuah masa menjadi pusat perhatian, tersalurkan sebaik-baiknya oleh mereka yang bersaing.
  • Sebagai perangkat untuk menyelenggarakan seleksi atas dasar jenis kelamin dan seleksi sosial, sampai-sampai mendudukkan seseorang pada status dan peranan yang cocok kemampuannya.
  • Berfungsi menyaring orang-orang yang memiliki keterampilan tertentu, contohnya politikus, seniman, dan pemuka agama.
  • Mendorong seseorang guna memiliki keterampilan tertentu, sampai-sampai ia mempunyai kompetensi tersendiri yang bertolak belakang dengan orang lain.

Persaingan yang terjadi di masyarakat tidak tidak jarang kali membawa akibat negatif laksana pertikaian atau pertentangan yang mempunyai sifat disosiatif. Persaingan pun dapat membawa akibat positif atau mempunyai sifat asosiatif bilamana dilakukan dengan adil dan jujur.

Hasil-hasil persaingan

Beberapa hal yang berhubungan dengan hasil-hasil persaingan ialah sebagai berikut.
1) Kepribadian seseorang
Suatu persaingan bilamana dilakukan dengan adil dan jujur bakal dapat mengembangkan dan menambah rasa sosial dalam diri seseorang terhadap lawannya. Persaingan dapat meningkatkan atau memperluas wawasan seseorang dalam urusan pengetahuan, kepribadian, dan rasa empati ataupun simpatinya.
2) Solidaritas kelompok
Solidaritas atau rasa kesetiakawanan kumpulan akan semakin kukuh dan mantap bilamana selama terjadinya persaingan dilaksanakan secara jujur dan cocok dengan nilainilai yang diharapkan.
Persaingan yang jujur dapat mengakibatkan individu-individu dalam kumpulan saling menyesuaikan diri dalam hubungan sosial dan selalu berjuang menjaga keserasian.
3) Kemajuan masyarakat
Persaingan bisa mendorong seseorang untuk menambah semangat kerjanya sampai-sampai dapat menyerahkan sumbangan, baik secara pelajaran maupun motif untuk pembangunan masyarakat. Dengan adanya kompetisi yang sehat sebuah masyarakat bakal menjadi lebih maju.
4) Disorganisasi masyarakat
Suatu kompetisi dan evolusi sosial yang terjadi terlampau cepat bakal dapat memunculkan perpecahan atau disorganisasi bilamana masyarakat belum bisa mengimbangi atau menyesuaikan diri terhadap kompetisi tersebut.
Hal ini bakal dapat dominan terhadap sistem nilai, sistem norma, dan lembagalembaga kemasyarakatan lainnya.