Pengertian,Jenis,Sifat, Macam, Gaya beserta Contoh

Pengertian,Jenis,Sifat, Macam, Gaya beserta Contoh - Gaya adalah salah satu besara fisika yang sangat penting. Gaya berkaitan dengan kesetimbangan dan gerak benda. Untuk mendorong mobil diperlukan gaya dorong, untuk mengangkat beban diperlukan gaya angkat, serta agar kerbau dapat menarik gerobak diperlukan gaya tarik. Kegiatan menarik atau mendorong ini merupakan kegiatan pemberian gaya. Dalam pengertian yang paling sederhana, gaya diartikan sebagai dorongan atau tarikan.Ketika kita membahas tentang gaya, ada dua hal yang sangat penting. yaitu besar gaya dan arah gaya. Jadi, gaya merupakan besaran vektor. Besaran Gaya disimbolkan dengan F, dan satuannya adalah Newton (N).

Jenis-jenis gaya dapat muncul karena adanya kerja otot, gravitasi bumi, kelistrikan, atau kemagnetan. Sebuah gaya selalu dikerjakan oleh satu benda kepada benda lain. Gaya yang terjadi pada dua buah benda yang bersentuhan secara langsung disebut gaya sentuh atau gaya kontak. Terdapat juga gaya yang bekerja pada benda dengan tidak bersentuhan secara langsung. Gaya semacam ini disebut gaya kerja dengan jarak antara atau gaya aksi jarak jauh. Satu contoh dari gaya jenis ini adalah gaya tarik bumi atau gaya gravitasi bumi. Dalam kehidupan sehari-hari, gaya ini disebut gaya berat benda atau disebut juga berat benda. Berat menyebabkan setiap benda dapat jatuh ke bumi. 

Pengertian Gaya

pengertian Gaya adalah dorongan atau tarikan yang diberikan pada suatu benda. Untuk melakukan suatu gaya, diperlukan tenaga. Gaya dan tenaga mempunyai arti yang tidaksama, namun keduanya saling berhubungan. Gaya tidak dapat dilihat, tetapi pengaruhnya dapat dirasakan. Tarikan dan dorongan yang dilakukan memerlukan tenaga. Gaya ada yang kuat dan ada pula yang lemah. Makin besar gaya dilakukan, makin besar pula tenaga yang diperlukan. Besar gaya dapat diukur dengan alat yang disebut dinamometer. Satuan gaya dinyatakan dalam Newton (N). Gaya dapat memengaruhi gerak dan bentuk benda. Gerak adalah perpindahan posisi atau kedudukan suatu benda. Bentuk benda adalah gambaran wujud suatu benda.

Macam-macam Gaya


  • Gaya Gesek


Gaya gesek merupakan suatu gaya yang terjadi karena ada bagian benda bergesekan dengan dua permukaan datar. Gaya gesek berguna untuk memperlambat gerakan benda. Gaya gesek mampu untuk menimbulkan suara. Contoh gaya gesek: Pada saat mengerem mobil, mobil tersebut akan berhenti.

  • Gaya Gravitasi


Gaya gravitasi merupakan suatu gaya yang terjadi karena adanya gravitasi bumi. Gaya gravitasi mampu menyebabkan semua benda yang ada mengapung di uadara. Contoh gaya gravitasi: buah yang jatuh dari pohonya.

  • Gaya Otot


Gaya otot merupakan suatu gaya yang menggunakan tenaga otot atau gaya yang dihasilkan oleh tarikan serta dorongan. Contoh gaya otot: mengangkat kursi, mendorong meja.

  • Gaya Magnet


Gaya magnet merupakan suatu gaya yang ditimbulkan oleh suatu dorongan dan tarikan dari magnet. Contoh gaya magnet: saat kita mendekatkan besi dengan magnet, magnet akan terdorong sehingga magnet akan menempel pada besi itu. Benda yang tidak bisa untuk menempel pada magnet: kayu, alumunium, plastik,dll

  • Gaya Pegas


Gaya pegas merupakan suatu gaya yang dihasilkan dari pegas. Contoh gaya pegas: saat kita bermain ketapel.

  • Gaya Listrik


Gaya listrik merupakan suatu gaya yang dihasilkan oleh listrik. Contoh gaya listrik: saat kita menyalakan komputer, menyalakan televisi, menyalakan kipas angin,dll.

Sifat-sifat GAYA

1. Gaya dapat mengubah bentuk benda
Contohnya: Tanah liat yang dapat dijadikan berbagai bentuk dengn cara menekan-nekannya
2. Gaya dapat mengubah arah benda
Contohnya: saat kita bermain Bola Volly, ketika bola dipukul ke arah kita kemudian kita memukulnya, maka Bola tersebut berubah arah.
3. Gaya dapat membuat benda diam (tidak bergerak) menjadi bergerak
Contohnya: Meja yang semula diam (tidak bergerak), saat kita mendorongnya maka meja yang semula tidak bergerak menjadi bergerak akibat gaya dorongan yang kita lakukan.
4. Gaya dapat membuat benda yang bergerak menjadi tidak bergerak (diam)
Contohnya: Saat sebuah bola yang sedang menggelinding di lantai, kemudian kita menangkap bola tersebut, maka bola yang sebelumnya bergerak menjadi tidak bergerak.
5. Gaya dapat mengubah kecepatan gerak benda
Contohnya: Saat kita mengendarai Sepeda Motor yang sedang melaju, kemudian kita menginjak Rem dan akibatnya kecepatan Sepeda motor tersebut menjadi berkurang.
Kecepatan Gerak Sepeda Motor tersebut berubah, karena adanya Gaya Gesekan Kanvas Rem pada Bagian Cakram/tromol roda.
6. Besaran Gaya memiliki Satuan:

  • Newton (Satuan Internasonal atau SI)
  • Kgf
  • Kg.m/s²
  • dyne
  • lbf
  • g.cm/s²

7. Besar kecilnya Gaya dapat diukur dengan alat ukur yang disebut dengan Dinamo-Meter (Neraca Pegas).


Jenis-jenis Gaya

Terdapat beberapa Jenis Gaya, dan dibagi menjadi 2 kategori,
yakni Gaya Sentuh dan Gaya Tidak Sentuh

A. Gaya Sentuh
Gaya Sentuh adalah terjadinya Interaksi antara sumber gaya dengan benda yang menerima Gaya, dimana Sumber Gaya bersentuhan langsung dengan benda yang menerima Gaya tersebut.
Jenis-jenis Gaya Sentuh, antara lain:
1. Gaya Otot
Gaya Otot adalah suatu gaya yang berasal dari Otot Manusia maupun Hewan
Contohnya:

  • Kuda yang menarik Pedati
  • Manusia mengangkat suatu benda

2. Gaya Gesek
Gaya Gesek adalah suatu gaya yang terjadi dengan cara gesekan antara sumber Gaya dengan benda lain, dan Arah Gaya berlawanan dengan arah benda.
Contohnya:

  • Gergaji saat memotong Kayu
  • Kanvas rem dan bagian cakram/tromol sepeda motor
  • Ban mobil dengan Jalanan

3. Gaya Pegas
Gaya Pegas atau disebut juga Gaya Lenting pulih, adalah Gaya yang berasal dari adanya Regangan atau Rapatan suatu benda.
Contohnya:

  • Batu yang terlempar dari Ketapel
  • Anak panah yang melesat dari Busurnya
  • Ayunan Bayi yang dapat naik-turun karena adanya Pegas


B. Gaya Tak Sentuh
Gaya Tak Sentuh adalah terjadinya Interaksi antara sumber gaya dengan benda yang menerima Gaya, dimana Sumber Gaya tidak bersentuhan dengan benda yang menerima Gaya tersebut.
Jenis-jenis Gaya Tak Sentuh, antara lain:
1. Gaya Gravitasi
Gaya Gravitasi adalah Gaya yang dimiliki suatu benda untuk menarik benda lainnya kearah pusat benda tersebut, Salah satu contoh Gaya Gravitasi yang ada dibumi.
Gravitasi Bumi adalah Gaya yang dimiliki Bumi untuk menarik setiap benda yang berada di atasnya menuju pusat bumi.
Contohnya:

  • Bola yang dilempar keatas akan jatuh kebawah (ke Bumi)
  • Kita dapat berdiri di atas bumi ini, karena adanya Gaya Tarik Bumi (Gravitasi)

2. Gaya Magnet
Gaya Magnet adalah Gaya yang berupa Tarikan maupun Dorongan antara 2 buah benda yang bersifat magnet, Atau Tarikan dari benda bersifat Magnet terhadap benda lainnya yang berbahan logam.
Benda Magnet ada yang bersifat Permanen (Magnet Alam) dan ada pula yang bersifat sementara (Magnet Buatan).
Magnet selalu memiliki 2 kutub yang biasa disebut dengan Kutub Utara dan Kutub Selatan Magnet.
Contohnya:

  • Coba kamu ambil sebuah Magnet kemudian dekatkan dengan Paku, maka paku akan tertarik dan menempel pada Magnet.
  • Coba ambil dua buah magnet kemudian dekatkan masing-masing kutub magnet tersebut, jika terjadi gaya tarik menarik antara kedua Magnet, berarti Kutub yang didekatkan berbeda, namun jika terjadi gaya dorongan (Tolak menolak), berarti Kutub yang didekatkan adalah sama (sejenis).

3. Gaya Listrik
Gaya Listrik adalah Gaya yang timbul akibat adanya 2 buah benda yang berbeda muatan dalam jarak tertentu, tanpa adanya sentuhan (Kontak).
Contohnya:

  • Penggaris yang sebelumnya digosok pada rambut, kemudian dapat menarik potongan kertas.
  • Baling-baling Kipas Angin yang berputar saat dialiri listrik

Rumus-rumus Gaya


Resultan Gaya


Resultan gaya merupakan suatu penjumlahan dari gaya-gaya yang bekerja pada benda. Resultan gaya berlambangkan huruf R. Resultan gaya memiliki 2 jenis yang berbeda, yaitu: 

1. Resultan Gaya Searah
Pada resultan gaya yang ini, gaya bekerja pada satu arah yang sama.


2. Resultan Gaya Berlawan Arah
Pada resultan gaya ini, gaya bekerja dengan arah dua yang berbeda atau berlawanan.