Arti Makna Lambang Pramuka Indonesia dan Dunia,Penjelasan Sejarah

Arti Makna Lambang Pramuka Indonesia dan Dunia,Penjelasan Sejarah – Lambang gerakan pramuka bertumpu pada Gambar Tunas Kelapanya, lambang ini diciptakan oleh bapak “Alm. Sumardjo Atmodipuro”, Seorang pembina yang sangat aktif bekerja sebagai Pegawai tinggi departemen pertanian pada masa itu. Lambang ini sah digunakan pada tanggal 14 Agustus 1961.

Sejarah Pramuka di Indonesia

Scouting yang di kenal di Indonesia dikenal dengan istilah Kepramukaan, dikembangkan oleh Lord Baden Powell sebagai teknik membangun kaum muda di Inggris yang terlibat dalam kekerasan dan tindak kejahatan, beliau menerapkan scouting secara intensif guna 21 orang pemuda dengan berkemah di pulau Brownsea selama 8 hari pada tahun 1907. Pengalaman keberhasilan Baden Powell sebelum dan sesudah perkemahan di Brownsea ditulis dalam buku yang berjudul “Scouting for Boy”.
Melalui buku “Scouting for Boy” itulah kepanduan berkembang termasuk di Indonesia. Pada kurun waktu tahun 1950-1960 organisasi kepanduan tumbuh semakin tidak tidak banyak jumlah dan ragamnya, bahkan diantaranya merupakanorganisasi kepanduan yang berafiliasi pada partai politik, pastinya urusan itu menyalahi prinsip dasar dan teknik kepanduan.
Keberadaan kepanduan seperti ini dinilai tidak efektif dan tidak dapat mengimbangi perkembangan jaman serta kurang bermanfaat dalam mendukung pembangunan Bangsa dan pembangunan generasi muda yang melestarikan persatuan dan kesatuan Bangsa.
Memperhatikan keadaan yang demikian itu dan atas tekanan para tokoh kepanduan saat itu, serta bertolak dari ketetapan MPRS No. II/MPRS/1960, Presiden Soekarno selaku mandataris MPRS pada tanggal 9 maret 1961 memberikan amanat guna pimpinan Pandu di Istana Merdeka. Beliau merasa berkewajiban melaksanakan amanat MPRS, untuk lebih mengefektifkan organisasi kepanduan sebagai satu komponen bangsa yang potensial dalam pembangunan bangsa dan negara.
Oleh sebab tersebut beliau menyatakan pembubaran organsiasi kepanduan di Indonesia dan meleburnya ke dalam suatu organisasi gerakan pendidikan kepanduan yang tunggal memiliki nama GERAKAN PRAMUKA yang diberi tugas melaksanakan pendidikan kepanduan guna anak-anak dan pemuda Indoneisa. Gerakan Pramuka dengan lambang TUNAS KELAPA di bentuk dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961.
Meskipun Gearakan Pramuka keberadaannya ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun 1961, namun secara sah Gerakan Pramuka diperkenalkan guna khalayak pada tanggal 14 Agustus 1961 sesaat setelah Presiden Republik Indonesia menganugrahkan Panji Gerakan Pramuka dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961. Sejak itulah maka tanggal 14 Agustus dijadikan sebagai Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka.
Perkembangan Gerakan Pramuka menikmati pasang surut dan pada kurun waktu tertentu kurang dirasakan pentingnya oleh kaum muda, akibatnya pewarisan nilai-nilai yang ada dalam falsafah Pancasila dalam pembentukan kepribadian kaum muda yang merupakaninti dari pendidikan kepramukaan tidak optimal. Menyadari urusan tersebut maka pada peringatan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka ke-45 Tahun 2006, Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan Revitalisasi Gerakan Pramuka. Pelaksanaan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang antara lain dalam upaya pemantapan organisasi Gerakan Pramuka telah menghasilkan terbitnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang GERAKAN PRAMUKA.
              

Penjelasan dan arti dari lambang gerakan pramuka Indonesia

Arti Makna Lambang Pramuka Indonesia dan Dunia,Penjelasan Sejarah

  • Tunas buah kelapa digunakan sebagai lambang pramuka karena buah kelapa dalam keadaan tumbuh itu dinamakan “Cikal”, dan istilah “Cikal Bakal” di indonesia berarti, Penduduk asli yang pertama yang telah menurunkan generasi baru. Jadi buah kelapa/Nyiur yang tumbuh itu mengandung kiasan bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
  • Buah Kelapa juga dapat bertahan lama dalam keadaan seperti apapun dan bagaimanapun juga, jadi lambang tersebut mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah seorang Rohaniah dan jasmani sehat, kuat, ulet, serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam kehidupan ini dan menempuh segala ujian yang diberikan kepada mereka, dan menyelesaikan segala tantangan dalam kehidupan untuk mengabdi kepada bangsa dan tanah air.
  • Kelapa dapat tumbuh dimana saja, inilah yang membuktikan besarnya dalam upaya menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya. jadi melambangkan, bahwa tiap anggota pramuka dapat menyesuaikan dirinya dalam kehidupan bermasyarakat dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.
  • Kelapa tumbuh menjulang lurus tinggi keatas dan merupakan salah satu pohon tertinggi yang ada di indonesia, yang melambangkan bahwa tiap anggota pramuka memiliki Cita-cita yang tinggi dan lurus yakni mulia dan jujur, dan ia tetap tegak tidak mudah terombang-ambingkan oleh sesuatu.
  • Akar kelapa tumbuh kuat dan erat dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan, tekad dan keyakinan pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad yang digunakannya untuk memperkuat dirinya dalam menggapai sebuah cita-cita
  • Kelapa adalah pohon yang serba guna, dari ujung akar hingga ujung daunnya memiliki manfaat. jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna, dan membuktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan negara Republik Indonesia.

Arti Lambang WOSM

(Organisasi Kepanduan Sedunia atau World Organization of the Scout Movement/WOSM adalah organisasi dunia non-pemerintahan yang menaungi gerakan kepanduan di seluruh dunia.) / Pramuka Dunia

Sekarang kita mengarah pada Lambang Kepanduan sedunia, yaitu WOSM : World Organization Scout’s Of Movement, WOSM adalah organisasi kepanduan dunia yang diluar pemerintahan yang menaungi Organisasi Kepramukaan di Seluruh Dunia, WOSM didirikan pada tahun 1920 yang berpusat di Genewa, Swiss. WOSM didirikan oleh Bapak Pandu Sedunia, yaitu Lord Baden Powell. WOSM memiliki tujuan untuk mendidik kaum muda yang berasas pada “Janji Pramuka” Dan “Hukum Pramuka” sebagai sarana untuk membantu membangun dunia. Berikut penjelasan dari Lambang WOSM :

  • Kompas : Melambangkan sesuatu peringatan agar setiap anggota pramuka dapat dipercaya dalam melakukan sesuatu layaknya sebuah kompas yang selalu menunjukkan arah yang tepat, serta tetap menjaga cita-citanya dan perannya sebagai penunjuk jalan.
  • Treefoil/Bunga dengan tiga ujung : Yang melambangkan bahwa kepanduan memiliki tiga Janji/Asas, di Indonesia lebih dikenal dengan nama Trisatya.
  • Dua Bintang : Melambangkan Anggota Pandu/Pramuka berupaya untuk dapat memberi penerangan dalam Menolong dan Ilmu pengetahuan.
  • Tali melingkar dengan ujung membentuk simpul mati : Melambangkan bahwa setiap pandu diseluruh dunia dapat menjalin persahabatan dan persaudaraan antar sesama dan bermasyarakat.
  • Warna Putih : Melambangkan Anggota Pandu yang berhati Suci dan Bersih.
  • Warna dasar ungu : Bahwa anggota pandu memiliki keterampilan, Kepemimpinan dan suka menolong orang lain