Kumpulan Peribahasa,Pengertian,Ciri,Jenis,Contoh & Arti

Kumpulan Peribahasa,Pengertian,Ciri,Jenis,Contoh & Arti – Peribahasa adalah ungkapan yang walaupun tidak langsung tetapi secara tersirat mengucapkan suatu urusan yang dapat dicerna oleh pendengarnya atau pembacanya sebab sama-sama hidup dalam ruang lingkup kebiasaan yang sama. Persamaan ruang lingkup buadaya yang sama menjadi hal penting, karena andai tidak maka percakapan dengan pemakaian peribahasa tidak bakal nyambung.
Kumpulan Peribahasa,Pengertian,Ciri,Jenis,Contoh & Arti

Pengertian Peribahasa

Peribahasa adalah kalimat atau kumpulan kata yang mengaku suatu maksud atau kehendak, suasana dari seseorang, ataupun sebuah hal yang mengungkapkan kelakuan, tindakan dan hal-hal tentang diri seseorang.

Peribahasa pun dapat ditafsirkan sebagai sebuah ungkapan yang meskipun tidak langsung, namun secara tersirat tersebut menyampaikan sebuah hal yang dapat dipahami oleh pembaca atau pendengarnya.

Hal ini sebab sama-sama hidup dan sedang di ruang lingkup dan kebiasaan yang sama.

Ciri-ciri Peribahasa

  • Kata-kata yang berada didalam peribahasa ialah susunan yang sudah tentu dan tidak dapat diubah
  • Peribahasa seringkali digunakan guna menyindir atau juga dapat digunakan guna memperindah bahasa
  • Kata-kata dalam peribahasa seringkali teratur, enak andai didengar dan mempunyai makna
  • Peribahasa seringkali dibentuk atau dibuat menurut sebuah pandangan dan komparasi yang paling teliti terhadap alam selama dan pun terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi dan berlaku dalam masyarakat
  • Peribahasa disusun dan dibuat dengan satu ikatan bahasa yang padat dan indah, sampai-sampai peribahasa itu akan melekat di mulut masyarakat sampai turun temurun

Jenis-Jenis Peribahasa

Ada sejumlah macam peribahasa, yakni ungkapan, pepatah, perumpamaan, bidal/pameo, tamsil/ibarat, dan semboyan. Berikut penjelasannya selengkapnya.

  • Bidal/Pameo

Bidal atau pameo adalah salah satu jenis dari peribahasa yang didalamnya berisi sindiran, cibiran dan peringatan.

Contoh bidal: “Malu bertanya sesat di jalan”, artinya ialah orang yang malu bertanya untuk yang lebih pandai tentu akan merugi.

  • Pepatah

Pepatah adalah salah satu jenis peribahasa yang berisi doktrin atau nasihat dari orang-orang tua (peribahasa ini seringkali hanya dipakai atau dibacakan untuk mematahkan lawan bicara).

Contoh pepatah: “Bagai bumi dan langit”, artinya ialah dua urusan yang paling jauh berbeda.
“Bagai kejatuhan bulan”, artinya ialah mendapat rejeki (sesuatu) yang paling menyenangkan.

  • Perumpamaan

Perumpamaan adalah salah satu jenis peribahasa yang berisi ucapan-ucapan yang mengungkapkan suasana ataupun kelakuan dari seseorang dengan memungut perbandingan dari alam sekeliling yang lazimnya didahului dengan kata bagai, seperti, laksana, bak dan beda sebagainya.

Contoh perumpamaan: “Bagai harimau menyembunyikan kuku”, artinya ialah orang yang menyembunyikan kekuatannya atau kelebihannya.

  • Semboyan

Semboyan merupakan kelompok kata-kata, kalimat atau frase yang digunakan sebagai prinsip atau pedoman.

Contoh semboyan: “Bersih pangkal sehat”, artinya ialah kesehatan mesti dimulai dengan kesucian di dalam lingkungan.

  • Tamsil/Ibarat

Tamsil atau Ibarat adalahkiasan yang sering menggunakan kata “ibarat” yang bertujuan untuk menciptakan perbandingan tentang sebuah hal atau perkara.

Contoh ibarat: “Tua-tua keladi kian tua kian jadi”, artinya ialah orang yang kian tua usianya, makin melakukan seperti anak muda.

  • Ungkapan

Ungkapan adalahkiasan tentang suasana atau kelakuan seseorang yang ditetapkan dengan pepatah ataupun sejumlah patah kata.

Contoh ungkapan:

Kabar angin, dengan kata lain gosip belaka
Berdarah biru, dengan kata lain bangsawan
Banting tulang, dengan kata lain kerja keras
Bintang lapangan, dengan kata lain pemain terbaik
Kepala dingin, dengan kata lain tenang

Contoh Peribahasa A sampai dengan Z

Contoh Peribahasa A

Ada air, terdapat ikan.
Artinya
Ada negeri pastilah ada rakyatnya.

Ada aku di anggap hadap, tiada aku di anggap belakang.
Artinya
Kasih sayang hanya pada masa-masa bertemu saja, sesudah berjauhan kemudian dilupakan.

Ada angin, terdapat pokoknya.
Artinya
Segala sesuatu tentulah ada asal mulanya. (pokoknya = pohonnya)

Ada asap, terdapat api.
Artinya
Beberapa urusan di dunia ini yang merupakan dampak dari sebuah sebab, paling sulit atau bahkan mustahil guna disembunyikan.

Ada bangkai, terdapat hering.
Artinya
Dimana terdapat perempuan/wanita jahat, terdapat saja lelaki/pria jahat yang mengunjunginya.

Ada batang mati, terdapat cendawan tumbuh.
Artinya
Dimanapun anda tinggal, bakal ada rezeki guna kita.

Ada beras, taruh dalam padi.
Artinya
Rahasia hendaklah ditabung dan dipertahankan dengan baik.

Ada biduk, serempu pula.
Artinya
Tidak puas dengan apa yang telah dimiliki.

Ada bukit, terdapat paya.
Artinya
Ada baik, terdapat jahat; terdapat miskin, terdapat kaya.

Ada bunga, terdapat lebah.
Artinya
Orang yang kaya bakal digerogoti oleh temanArtinya temannya atau bahkan oleh orangArtinya orang tidak dikenalnya.

Ada gula, terdapat semut.
Artinya
Di lokasi yang gampang mendapatkan rezeki, tentulah tidak sedikit orang yang berkumpul.

Ada hari, terdapat nasi.
Artinya
Asalkan masih hidup, pasti akan mendapat  rezeki.

Ada jarum, hendaklah terdapat benangnya.
Artinya
Segala sesuatu tersebut pasti terdapat pasangannya.

Ada kerak, terdapat nasi.
Artinya
Setiap kejadian tersebut tentu terdapat bekasnya.

Ada laut, terdapat perompak.
Artinya
Segala sesuatu tersebut pasti terdapat pasangannya.

Ada rotan, terdapat duri.
Artinya
Dalam kesukaan tentu terdapat kesusahannya.

Ada sama dimakan, tak terdapat sama ditahan.
Artinya
Baik derita maupun bahagia dialami secara bersamaArtinya sama.

Adat rimba raya, siapa berani ditaati.
Artinya
Orang yang menuntaskan masalah hanya menggunakan kekuatannya, bukan akalnya.

Adat muda menanggung rasa.
Artinya
Ada saatnya seseorang bakal mengerti makna kehidupan sesudah melewati sekian banyak  macam peristiwa hidup.

Ada ubi terdapat batas, terdapat masa boleh balas.
Artinya
Segala perbuatan tersebut sewaktuArtinya waktu bakal mendapat balasan yang setimpal.

Adakah danau yang keruh mengalir air yang jernih.
Artinya
Sifat dari orang yang jahat bakal menurun ke dalam darah keturunannya.

Adat diisi, janji dilabuh.
Artinya
Peraturan mesti dilaksanakan, kesepakatan mesti dijalankan.

Adat diisi, lembaga dituang.
Artinya
Melakukan sesuatu menurut keterangan dari adat kebiasaan.

Adat digunakan baru, pusaka digunakan usang.
Artinya
Ilmu akan bermanfaat selamaArtinya lamanya, sementara harta keduniaan akan musnah dimakan waktu.

Adat gunung tempatan kabut.
Artinya
Segala persoalan harus ditelusuri sumbernya.

Adat hidup sandarArtinya menyandar.
Artinya
Setiap orang memiliki keharusan untuk saling topangArtinya menopang di setiap persoalan yang dialami.

Adat juara kalahArtinya menang, adat pedagang labaArtinya rugi.
Artinya
Setiap distrik mempunyai ciri khasnya masingArtinya masing.

Adat lama pusaka usang.
Artinya
AdatArtinya istiadat/kebiasaan tak pernah berubah.

Adat lurah timbunan sarap.
Artinya
Orang yang mempunyai pangkat tinggi seringkali dipenuhi dengan tidak sedikit pikiran dan masalah.

Adat muda menanggung rasa.
Artinya
Ada saatnya seseorang bakal mengerti makna kehidupan sesudah melewati sekian banyak  macam peristiwa hidup.

Adat muda menanggung rindu, adat tua menyangga ragam.
Artinya
Sebagai orang yang masih muda mesti belajar menyangga emosi, sebagai orang yang telah tua mesti menyerahkan kesempatan untuk yang lebih muda.

Adat penghulu, berpandang luas beralam lapang.
Artinya
Karakter seorang pimpinan ialah berwawasan luas dan dapat memberikan penyelesaian di masing-masing permasalahan.

Adat periuk berkerak, adat lesung berdedak.
Artinya
TiapArtinya tiap usaha membutuhkan ketabahan dan kegigihan.

Adat pulau limburan pasang.
Artinya
Adat hidup merupakan saling membantu; yang kaya menolong yang miskin, yang berilmu menolong yang bodoh, dan yang berkuasa mengayomi yang lemah.

Adat pulau limburan pasang.
Artinya
Adat hidup merupakan saling membantu; yang kaya menolong yang miskin, yang berilmu menolong yang bodoh, dan yang berkuasa mengayomi yang lemah.

Adat rimba raya, siapa berani ditaati.
Artinya
Orang yang menuntaskan masalah hanya menggunakan kekuatannya, bukan akalnya.

Adat sepanjang jalan, cupak sepanjang betung.
Artinya
Segala tindakan ada adat dan peraturannya masingArtinya masing. (betung = sejenis buluh besar)

Adat teluk timbunan kapal, adat muara puputan ikan.
Artinya
Segala sesuatu mesti di taruh dengan tepat, baik tersebut masalah sosial maupun individu, serta mesti tahu dimana lokasi untuk bertanya.

Adat tua menyangga ragam.
Artinya
Sebagai orang tua mesti dapat menahan derita dari bermacamArtinya macam godaan yang tak mengasyikkan hati sebab perbuatan keturunannya.

Agama tanpa ilmu, lumpuh.
Artinya
Sesuatu yang saling sehubungan dan tidak bisa berjalan sendiriArtinya sendiri.

Air beriak tanda tak dalam, air berguncang tanda tak penuh.
Artinya
Apa yang kita sampaikan dan lakukan dapat mencerminkan seberapa pandai dan dewasa pemikiran kita.

Air beriak tanda tak dalam.
Artinya
Banyak bicara tanda orang yang berilmu dangkal.

Air besar sampan tak hanyut.
Artinya
Maksud yang tidak terjangkau meskipun telah ada dukungan.

Air tetesan atap, jatuhnya ke pelimbahan juga.
Artinya
Biasanya terjadi bentrokan keluarga, kesudahannya berbaik kembali.

Contoh Peribahasa B

Babi merasa gulai.
Artinya
Menyimpan rahasia yang sudah diketahui umum.

Bacang dibalut tentu baunya terbit juga.
Artinya
Orang yang melemparkan anaknya sendiri sebab takut malu dan sebagainya.

Badai santap anak.
Artinya
Seorang ayah yang melemparkan anaknya sebab takut kebesarannya hilang.

Badai tentu berlalu.
Artinya
Kesulitan dalam hidup tentu akan berkurang dan kesudahannya menghilang.

Badak santap anak.
Artinya
Bagaimanapun orang saling mengasihi, namun dengan mudah pun dapat diceraikan, sebab orang lebih mengkhususkan harta benda.

Badan bersaudara, emas perak tiada bersaudara; kasih saudara sama ada, kasih bapa menokok harta yang ada, kasih ibu sama rata; kasih kawan sama binasa.
Artinya
Walaupun orangArtinya orang lemah sedang di bawah kuasa orang yang kuat, namun hatinya masih tetap bebas.

Badan boleh dimiliki, hati tiada boleh dimiliki.
Artinya
Sudah sehidup semati.

Bagai air di daun talas.
Artinya
Berusaha tanpa henti. (talas= keladi)

Bagai air itik ke batu.
Artinya
Lemah dan lesu tanpa penyakit.

Bagai air titik ke batu.
Artinya
Memberi nasihat baik untuk orang yang jahat terlalu sulit masuknya.

Bagai alu pencukil duri.
Artinya
Mengerjakan sesuatu yang sulit dikerjakan.

Bagai anak dara mabuk andam.
Artinya
Anak wanita yang tidak tahu malu. (andam = rambut di dahi)

Bagai anak nangui.
Artinya
Hanya bermalasArtinya malasan di lokasi tinggal orang lain. (nangui = babi kecil yang tidak sedikit anaknya)

Bagai anjing beranak enam.
Artinya
Orang yang paling dibenci oleh masyarakat.

Bagai anjing melintang denai.
Artinya
Mendapat kendala besar sampai meminta bantuan kesanaArtinya kemari. (denai = jejak hewan di hutan)

Bagai anjing tersepit di pagar.
Artinya
Mudah memunculkan suatu urusan yang buruk bila diperdekatkan.

Bagai api dengan rabuk.
Artinya
Tidak langsung ke lokasi tujuan, namun singgah kemanaArtinya mana.

Bagai ayam diangkut ke lampok.
Artinya
Pucat dan kuning sebab menghidap penyakit; paling gelisah kelakuannya. (lampok = onggok padi disabit)

Bagai ayam dimakan tungau.
Artinya
Mati tanpa sakit.

Bagai ayam mabuk tahi.
Artinya
Pucat pasi dan tidak berdaya sebab sakit.

Bagai balak terendam.
Artinya
Orang gemuk yang malas bergerak.

Bagai ayam si tombong, kokok berderaiArtinya derai, ekor bergelumang tahi.
Artinya
Seseorang yang teknik bicaranya tinggi, namun hidupnya dalam kemelaratan. (tombong = sombong)

Bagai belacan dikerat dua, yang pergi busuk, yang bermukim anyir.
Artinya
Perkara yang menyebabkan aib pada kedua belah pihak.

Bagai beliung dengan asahan.
Artinya
Tidak pernah berpisah.

Bagai belut diregang.
Artinya
Tinggi dan kurus.

Bagai berpijak bara hangat.
Artinya
Orang yang gelisah, sebab tertimpa kemalangan.

Bagai bersahabat dengan ular berbisa.
Artinya
Berkawan dengan orang jahat.

Contoh Peribahasa C

Cacing berkeinginan menjadi naga.
Artinya
Orang kecil yang berkeinginan menyetarakan diri dengan orang besar.

Cacing berkeinginan menjadi ular naga.
Artinya
Orang yang rendah berlagak meniru kelakuan orang yang tinggi atau orang kurang mampu meniru kelakuan orang kaya.

Cacing menelan naga.
Artinya
Anak orang bangsawan yang diperisteri oleh orang kebanyakan/bukan bangsawan; orang berkuasa yang diungguli oleh orang kecil/lemah.

Cacing menjadi ular naga.
Artinya
Orang kecil/hina yang menjadi orang besar/mulia.

Cakap berdegarArtinya degar, tahi tercantol di gelegar.
Artinya
Banyak bicara (sombong) namun tidak terdapat satu pun kegiatan yang bisa diselesaikannya.

Cakap berlaukArtinya lauk santap dengan sambal lada.
Artinya
Cara bicara yang laksana orang kaya, sebenarnya sebenarnya miskin.

Campak baju nampak kurap laksana anak kacang hantu.
Artinya
Anak muda yang tidak memelihara/menjaga kebesaran dirinya ataupun kebesaran orang lain.

Campak bunga dijawab dengan campak tahi.
Artinya
Kebaikan yang dijawab dengan kejahatan.

Cari umbut kena buku.
Artinya
Mencari sesuatu urusan yang baik, tetapi mendapatkan urusan yang buruk.

Cempedak berbuah nangka.
Artinya
Memperoleh hasil lebih dari yang diharapkan.

Cemperling nak jadi bayu.
Artinya
Orang kecil/hina yang berkeinginan menyamai orang besar/mulia. (bayu = sejenis burung asmara dalam dongengan)

Cerdik laksana ekor kerbau.
Artinya
Melakukan suatu kegiatan yang bisa merugikan diri sendiri.

Cincin emas takkan tampan bermata kaca.
Artinya
Gadis yang elok dan hartawan takkan sejodoh dengan orang yang kurang mampu dan bodoh.

Cium tapak tangan, berbaukah atau tidak?
Artinya
Lihatlah diri sendiri terlebih dahulu sebelum mencaci orang lain.

CobaArtinya coba menempatkan mumbang, andai tumbuhan sunting negeri.
Artinya
Kerjakanlah terus walaupun tidak cukup berharga sebab pekerjaan tersebut pada akhirnya dapat saja menyerahkan hasil yang baik.

Cuaca di awang tanda bakal panas, gabah di hulu tanda bakal hujan.
Artinya
Barang sesuatu tentu ada tandanya.

Cubit paha sendiri dulu, baru cubit paha orang lain.
Artinya
Pikirkan mengenai diri sendiri dahulu, sebelum mengerjakan sesuatu terhadap orang lain.

Contoh Peribahasa D

Dada insan tidak bisa diselam.
Artinya
Pengetahuan (pemikiran) seseorang tidak bisa diduga.

Dagangan bersambut yang dijualnya.
Artinya
Cerita dari orang beda yang diceritakannya.

Dalam laut boleh diduga, dalam hati siapa tahu.
Artinya
Pengetahuan (pemiikiran) seseorang tidak bisa diduga.

Dalam membungkuk dia menyonggeng.
Artinya
Dari sikap tampak ia menerima dengan baik, tetapi sebetulnya hatinya membantah.

Dalam menyelam, cetek bertimba.
Artinya
Penghasilan yang dipadakan/dicukupkan.

Dalam pisang setandan, suatu ada pun yang tidak baik.
Artinya
Dalam satu family itu, seorang ada pun yang tidak baik.

Dalam rumah menciptakan rumah.
Artinya
Mencari deviden atas pengeluaran orang lain.

Dalam telah keajukan, dangkal telah keseberangan.
Artinya
Telah diketahui dengan baik/benar destinasi atau maksud seseorang. (ajuk = duga)

Dari jauh diusung telunjuk, bila dekat diusung mata.
Artinya
Umpat/caciArtinya maki sebab perilaku yang tidak senonoh.

Dari semak ke belukar.
Artinya
Menceraikan isteri yang jahat, namun lantas menikah lagi dengan perempuan yang lebih jahat.

Dari danau yang jernih, tak bakal mengalir air yang keruh.
Artinya
Dari sifat orang yang mulia, tidak akan hadir budi bahasa dan perilaku yang kasar/tidak baik.

Daripada cempedak baiklah nangka, daripada tidak baiklah ada.
Artinya
Lebih baik tidak banyak daripada tidak sama sekali.

Daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati rutinng tanah.
Artinya
Lebih baik mati daripada mesti menanggung malu yang teramat sangat.

Daripada hidup bergelumang tahi, lebih baik mati bertimbun bunga.
Artinya
Lebih baik mati daripada mesti menanggung malu yang teramat sangat. (bergelumang = berlumur)

Datang nampak muka, pergi nampak belakang.
Artinya
Datang dengan baikArtinya baik, pergi juga harus dengan baik juga; datang dan pergi bertamu hendaklah memberitahu/bersalam.

Datar bak lantai papan, licin bak dinding cermin.
Artinya
Keputusan yang paling adil.

Daun memperkenalkan pohonnya.
Artinya
Dari perilaku dan budi bahasa bisa diketahui tentang asalArtinya usulnya.

Dekat bisa ditunjal, jauh bisa ditunjuk.
Artinya
Perkataan atau pernyataan yang dapat diperlihatkan kebenarannya.

Dekat menggali bubu, jauh menggali suku.
Artinya
Dalam soal yang urgen atau sulit, orang berbaikan dengan family yang terdekat lebih dahulu.

Dengar cakap enggang, santap buah beluluk; dengar cakap orang, terjun masuk lubuk.
Artinya
Suatu kegiatan hendaklah dipikirkan secara masak/matang sebelum digarap (jangan sekaliArtinya kali melakukannya hanya karena mendengar apa yang disebutkan orang lain).

Dengarkan kisah burung, anak dipangku dilepaskan.
Artinya
Karena memperhatikan tutur manis dari orang lain, kegiatan yang telah dilakoni (mata pencaharian sehariArtinya hari) juga disiaArtinya siakan.

Deras datang dalam kena.
Artinya
Pekerjaan yang digarap secara terburuArtinya buru besok akan menyebabkan kerugian/kesusahan.

Di bawah ketiak orang.
Artinya
Berada dibawah dominasi orang lain.

Di belakang ia menendang kita, bila di depan ia mengeting kita, andai di tengah ia berpusing ligat pula.
Artinya
Menghadapi orang terkasih yang mengakibatkan kita merasa serba salah.

Di luar laksana madu, di dalam laksana empedu.
Artinya
Baik secara lahiriah, namun buruk/jahat secara batiniah; tampak baik diluar, tetapi buruk didalam.

Di luar berkilat di dalam berongga.
Artinya
Baik secara lahiriah, namun buruk/jahat secara batiniah; tampak baik diluar, tetapi buruk didalam.

Di luar merah di dalam pahit.
Artinya
Baik secara lahiriah, namun buruk/jahat secara batiniah; tampak baik diluar, tetapi buruk didalam.

Di lurah air yang besar, di bukit orang yang hanyut.
Artinya
Orang tidak bersalah yang menerima hukuman.

Di mana bunga berkembang, di situ kumbang banyak.
Artinya
Di mana ada gadis cantik, ke situ tidak sedikit datang pemuda.

Di mana lalang habis, di situ api padam.
Artinya
Dimana mati maka disana pulalah dikuburkan.

Dianjung laksana payung, diambak laksana kasur.
Artinya
Orang yang paling dimuliakan.

Contoh Peribahasa E

Ekor anjing berapa juga dilurut tiada pun betul.
Artinya
Orang yang tabiatnya jahat, meskipun berkaliArtinya kali dinasihati tetap saja akan melakukan jahat.

Elang terbang mengawan, agas berkeinginan mengawan juga.
Artinya
Orang miskin/hina yang berkeinginan meniru tingkah laku orangArtinya orang kaya.

Elok arak di hari panas.
Artinya
Orang yang bersukaArtinya cita sebab maksud/tujuannya sudah tercapai.

Elok buruk dan busuk hanyir.
Artinya
Kesenangan dan kendala selalu beriringan.

Elok kata dalam muafakat, buruk kata di luar muafakat.
Artinya
Apa yang berkeinginan dikerjakan/dilakukan usahakan dirundingkan terlebih dahulu dengan family dan kerabat agar selamat.

Emas berpeti, kerbau berkandang.
Artinya
Harta benda mestilah disimpan/dijaga dengan baik agar tidak hilang.

Empang hingga ke seberang, dinding hingga ke langit.
Artinya
Perselisihan yang telah tidak bisa didamaikan; aturan yang telah tidak bisa diubah. (empang = bendungan)

Enak lauk dikunyahArtinya kunyah, enak kata diulangArtinya ulang.
Artinya
Nasihat yang baik perlu dibacakan secara berulangArtinya ulang.

Enggan seribu daya, inginkan sepatah kata.
Artinya
Kalau tidak suka, biasanya tidak sedikit alasannya.

Contoh Peribahasa F

Pikiran tersebut seperti pelita hati.
Artinya
Pikiran ialah suluh kebenaran.

Contoh Peribahasa G

Gabak di hulu tanda bakal hujan, ceuang di awang tanda bakal panas.
Artinya
TandaArtinya tanda bakal terjadi sesuatu. (gabak = redup)

Gadai terdorong ke Cina.
Artinya
Terlanjur; tidak bisa ditarik kembali.

Gading pada gajah yang telah keluar tersebut bolehkah dimasukkan pula?
Artinya
Raja (orang besar/mulia) yang sudah turun derajatnya dan tidak barangkali meraih pulang martabatnya itu; sesuatu yang sudah diputuskan (undangArtinya undang, keputusan, dsb) dan tidak dapat untuk diolah lagi.

Gagak bersuara murai.
Artinya
Rupanya bodoh/dungu/hina, namun baik tingkah laku dan budi bahasanya.

Gagak dimandikan tujuh kali sehari pun, takkan putih bulunya.
Artinya
Orang jahat, walaupun diserahkan kesenangan, namun bila mendapat kesempatan, tentu akan diulanginya lagi tindakan jahatnya.

Gagak kemudian punggur rebah.
Artinya
Orang besar/berkuasa yang berlaku tidak cukup adil untuk orang kecil/rendahan (karena hendak memperlihatkan kekuasaannya).

Gaharu dihanguskan kemenyan berbau.
Artinya
Orang yang memperlihatkan keunggulannya supaya diandalkan  oleh orang lain.

Gajah berak besar, kancil pun berkeinginan berak besar, kesudahannya mati kebebangan.
Artinya
Orang kecil/rendahan yang berkeinginan meniru tingkah laku orang besar/mampu yang akhirnya membawa dirinya dalam kekalahan/kesulitan. (kebebangan = tertahan, tidak bisa terus keluar)

Gajah bergajahArtinya gajah, pelanduk mati tersepit.
Artinya
Kalau orangArtinya orang berkuasa saling berselisih, maka orangArtinya orang kecil/rakyatnyalah yang bakal mendapatkan kesusahan.

Gajah berhati, kuman juga berhati juga.
Artinya
Kaya/berkuasa dan miskin/rendahan samaArtinya sama mempunyai pemikiran dan nafsu.

Gajah berusaha sama gajah, pelanduk mati di tengahArtinya tengah.
Artinya
Kalau orangArtinya orang berkuasa saling berselisih, maka orangArtinya orang kecil/rakyatnyalah yang bakal mendapatkan kesusahan.

Gajah diungguli oleh pelanduk.
Artinya
Orang berkuasa yang diungguli oleh orang kecil/rendahan; wanita bangsawan yang diperisteri oleh orang kebanyakan/rakyat biasa.

Gajah ditelan ular lidi.
Artinya
Orang berkuasa yang diungguli oleh orang kecil/rendahan; wanita bangsawan yang diperisteri oleh orang kebanyakan/rakyat biasa.

Gajah empat kaki lagi tersaruk.
Artinya
Orang besar/berkuasa terdapat kalanya bakal kehilangan kebesaran/kekuasaannya; nasib yang tidak bisa ditentukan. (tersaruk = tersandung)

Gajah harimau di hutan berkeinginan diburu, pijatArtinya pijat di bantal mustahil dihapuskan.
Artinya
Kejahatan orang besar/berkuasa berkeinginan dibasmi, tetapi durjana anak buah sendiri di lokasi tinggal tidak bisa diatasi.

Gajah berkeinginan berak besar, anda pun berkeinginan berak besar juga.
Artinya
Orang kecil/rendahan yang berkeinginan meniru tingkah laku orang besar/mampu yang akhirnya membawa dirinya dalam kekalahan/kesulitan.

Gali lubang memblokir lubang.
Artinya
Meminjam uang/berhutang untuk menunaikan hutang.

Gajah terdorong sebab gadingnya, harimau terlompat sebab belangnya.
Artinya
Berbuat sesuatu yang tidak cukup baik demi memamerkan kelebihannya.

Ganti hidup berkeredaan , ganti mati berkebulatan.
Artinya
Mencari pengganti seorang pimpinan mesti melewati musyawarah dan mufakat. (reda = rela, senang hati)

Garam di laut asam di gunung, kesudahannya bertemu dalam belanga.
Artinya
Perjodohan tidak mengindahkan bangsa dan derajat.

Garam jatuh di air.
Artinya
Nasihat yang diterima dengan baik.

Garuda dikejar layangArtinya layang yang dapat.
Artinya
Sesuatu yang didapatkan tidak sebanding/setara/sesuai dengan yang diinginkan.

Gaya saja, rasanya wallah.
Artinya
Rupanya saja yang elok, namun tingkah laku dan budi bahasanya buruk.

Gayung tua, gayung memutus.
Artinya
Perkataan orang tua seringkali tepat.

Gedang kayu, gedang dahannya.
Artinya
Banyak penghasilan/pendapatan, maka tidak sedikit pula belanja/pengeluarannya.

Gelang di tangan orang yang berkeinginan dirampas tidak dapat, cincin di jari sendiri terlucut hilang.
Artinya
Orang yang dengki dan tamak suatu ketika akan menemukan kerugian/kesulitan.

Geleng laksana si patung kenyang.
Artinya
Berjalan melonjakArtinya lonjak sebab sombong.

Geruh tak menghirup bau.
Artinya
Tertimpa kecelakaan tanpa diketahui/disadari.

Geruh tak berbunyi, malang tak berbau.
Artinya
Tertimpa kecelakaan tanpa diketahui/disadari.

Gigi tanggal, rawan murah.
Artinya
Keinginan yang datang sesudah tidak ada peluang yang tersisa.

Guru kencing berdiri, siswa kencing berlari.
Artinya
Murid yang mencontoh tingkah laku gurunya (terutama dalam urusan yang tidak baik).

Contoh Peribahasa H

Habis adat sebab kerelaan.
Artinya
Adat dapat diolah atau ditiadakan melewati musyawarah dan mufakat.

Habis air setelaga, arang dicuci tak putih.
Artinya
Orang jahat, walaupun diberi kesenangan, namun bila sudah menemukan kesempatan, tentu akan diulanginya lagi tindakan jahatnya itu.

Habis akal baru tawakal.
Artinya
Berserah diri untuk Tuhan setelah tiada lagi ikhtiar/daya/upaya guna dilakukan.

Habis beralur maka beraluArtinya alu.
Artinya
Pada awalnya berunding dengan baik, tetapi bila tidak pun mencapai kesepakatan barulah mengadu kekuatan/kekuasaan. (beralur = berunding)

Habis manis sepah dibuang.
Artinya
Digunakan/diperlukan hanya pada ketika ada perlunya saja, setelah tersebut ditinggalkan.

Habis miang sebab bergeser.
Artinya
Sesuatu yang tidak cukup menyenangkan tidak bakal terasa sulit bilamana telah menjadi kebiasaan.

Hari ini sedang panas panjang, kacang sudah lupakan kulitnya.
Artinya
Orang kurang mampu yang telah menjadi orang kaya, tetapi lupa bakal asalnya.

Harimau bertempek takkan santap orang.
Artinya
Orang yang terlampau marah seringkali tidak hingga memukul.

Harimau ditakuti karena giginya.
Artinya
Orang besar/berkuasa ditakuti sebab kekuasaannya.

Harimau berkeinginan menghilangkan jejaknya.
Artinya
Orang jahat yang berkeinginan menyembunyikan kejahatannya.

Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan daging, insan mati meninggalkan nama.
Artinya
Orang baik mati meninggalkan nama/kenangan baik, sementara orang jahat mati meninggalkan nama/kenangan jahat.

Harum menghilangkan bau.
Artinya
Keburukan sudah ditutupi oleh kebaikan.

Hati orang yang bebal itu di mulutnya, dan lidah orang yang cerdik tersebut di belakang hatinya.
Artinya
Orang bodoh berkata tanpa perhitungan, sementara orang pandai beranggapan terlebih dahulu sebelum berkataArtinya kata/berbicara.

Hendak belajar berenang dapatkan itik, berkeinginan belajar mendaki dapatkan tupai.
Artinya
Hendak memahami suatu perkara maka bertanyalah pada orang yang berpengalaman dalam perkara itu.

Hendak bertanduk kepala dipahat.
Artinya
Karena berkeinginan menunjukkan kemegahan, rela berhutang atau melakukan sesuatu yang bisa mendatangkan kendala pada diri sendiri.

Hendak harum terlampau hangit.
Artinya
Karena terlalu berkeinginan meninggikan diri, akhirnya hanya mendapat malu.

Hendak meluruskan ekor anjing.
Artinya
Sangat sulit untuk dapat mengganti tingkah laku yang telah menjadi tabiat.

Hidung dicium, pipi digigit.
Artinya
Kasih sayang yang hanya puraArtinya pura saja; menyembunyikan tindakan jahat dengan tindakan baik.

Hilang bahasa lenyap bangsa.
Artinya
Jika sebuah bahasa persatuan telah tidak terpakai lagi maka lambatArtinya laun hilanglah bangsa itu; hilang budi bahasa, maka hilang pula derajat diri.

Hilang ikan dalam kerabu.
Artinya
Kejahatan bakal hilang (tidak lagi dinamakan kejahatan) bilamana setiap orang melakukannya. (kerabu = sejenis makanan)

Contoh Peribahasa I

Ibarat ayam, tiada mengais tiada makan.
Artinya
Sangat miskin.

Ibarat bunga, sedap digunakan layu dibuang.
Artinya
Perempuan yang paling dikasihi saat masih muda, namun ditelantarkan /diceraikan sesudah tua.

Ibarat negeri berubah rasam, ibarat tahun berubah musim.
Artinya
Orang yang tidak tetap kedudukannya. (rasam = adat kebiasaan)

Ibarat perahu takkan karam sebelah.
Artinya
Kaum family yang ikut bersimpati atas kecelakaan/musibah yang menimpa kerabatnya.

Ibarat rumput yang telah kering, ditimpa hujan segar kembali.
Artinya
Orang melarat yang menemukan pertolongan.

Ikan bergantung, kucing tunggu.
Artinya
Kesal menyaksikan barang yang diingini, namun tak barangkali didapat.

Ikan dalam keroncong.
Artinya
Sudah tidak dapat ditolong lagi. (keroncong = bilikArtinya bilik bubu unsur dalam)

Ikannya belum dapat, airnya telah keruh.
Artinya
Perbuatan/tindakan yang tidak bijaksana.

Ilmu padi, kian berisi kian merunduk.
Artinya
Orang yang semakin tidak sedikit pengetahuannya atau pangkatnya semakin tinggi, bersikap semakin merendah.

Ingat ranting yang bakal melenting, dahan yang bakal mencocok, duri yang bakal mengait.
Artinya
Hendaklah tidak jarang kali ingat mengenai segala bahaya dan rintangan saat melakukan sebuah pekerjaan.

Ingin di buah manggis hutan, masak ranum tergantung tinggi.
Artinya
Menginginkan/mengharapkan sesuatu yang sulit untuk didapatkan.

Intan berlian tidak boleh dipijakkan.
Artinya
Keuntungan/kebahagiaan tidak boleh dielakkan.

Contoh Peribahasa J

Jadi dinding lasak peti manian.
Artinya
Orang yang menjadi asa raja/orang besar. (lasak = masuk) (peti manian = lokasi menyimpan barang berharga)

Jadi penghubung hujung lidah.
Artinya
Orang yang mengucapkan pesan dari seseorang dalam sebuah perundingan.

Jadi penghubung kaki tangan.
Artinya
Tempat yang menjadi asa atau keyakinan yang selalu menyerahkan pertolongan.

Jalan mati lagi dicuba, inikan pula jalan binasa.
Artinya
Orang yang berani dan tidak memilih apa yang hendak diperbuatnya.

Jalan raya titian batu.
Artinya
Adat/aturan yang belum berubah. (titian = jembatan kecil)

Janda belum berlaki.
Artinya
Gadis yang telah ditinggalkan oleh pria yang pernah menjadi kekasihnya.

Janda berhias.
Artinya
Janda yang belum mempunyai keturunan.

Jangan bercermin di air keruh.
Artinya
Jangan mengekor teladan/contoh yang buruk.

Jangan berkemudi di haluan.
Artinya
Jangan terlampau menuruti/mengikuti kata isteri/orang lain.

Jangan bersandar di batang rengas.
Artinya
Janganlah menggali perlindungan pada orang besar/berkuasa yang tabiatnya tidak baik/jahat.

Jangan bikin kerbau tanduk panjang.
Artinya
Jangan suka ikut campur hal orang lain.

Jarum halus kelindan sutera.
Artinya
Tipu muslihat yang paling halus.

Jauh bau bunga, dekat bau tahi.
Artinya
Perihal sanak saudara, bila jauh tidak jarang kali terkenang namun bila dekat tidak jarang kali bertengkar.

Jauh di mata, dekat di hati.
Artinya
Meskipun sudah jauh berpisah namun tidak tak sempat pada yang ditinggalkan (masih menyayangi).

Jika menebang mengarah ke pangkal, andai melanting mengarah ke tangkai.
Artinya
Melakukan suatu kegiatan hendaklah dengan maksud dan destinasi yang jelas dan tepat.

Jika tak terdapat rotan, akar juga berguna.
Artinya
Jika tak terdapat barang yang baik, yang jelek pun bisa dipakai.

Jikalau beranak ikut kata bidan.
Artinya
Turutilah nasihat orang yang lebih ahli/bijak daripada kita.

Contoh Peribahasa K

Kaduk kena baja.
Artinya
Orang yang tidak berguna, namun panjang umurnya.

Kain dalam acar dilansir dicuci, berkeinginan masuk ke longkang juga.
Artinya
Orang yang bertabiat jahat, walaupun diperbaiki, sekaliArtinya sekali ia akan melakukan jahat juga.

Kais pagi santap pagi, kais petang santap petang.
Artinya
Orang kurang mampu yang mesti bekerja masing-masing waktu.

Kaki pekuk lenggang ke perut.
Artinya
Orang yang buruk rupa dan bodoh. (pekuk = bengkok)

Kalau terdapat angin bertiup, tak bakal pohon bergoyang.
Artinya
Suatu keganjilan sudah pasti ada penyebabnya.

Kalau anjing biasa santap tahi, tak santap hidu terdapat juga.
Artinya
Orang yang biasa melakukan jahat, sekaliArtinya sekali bakal teringat pun untuk mengulanginya lagi.

Kalau baik dinamakan orang, bila jahat jahatlah.
Artinya
Perbuatan yang baik bakal disebut baik, sedangkan tindakan yang jahat bakal disebut jahat.

Kalau boros lekas kerugian.
Artinya
Boros terhadap pendapatan/penghasilan yang tidak banyak dan akhirnya menyebabkan kesulitan.

Kalau kena tampar biarlah dengan tangan yang gunakan cincin, bila kena tendang biarlah dengan kaki yang gunakan kasut.
Artinya
Jika melakukan salah biarlah dihukum oleh orang yang berkuasa atau ditegur oleh orang yang bijaksana, tidak boleh malah disiksa oleh orangArtinya orang kecil/rendahan yang tak tahu apaArtinya apa.

Kalau pandai meniti buih, selamat badan ke seberang.
Artinya
Jika keras keinginan untuk menggarap sesuatu yang sukar, niscaya maksud tercapai.

Kalau pandai menyencang akar, mati kemudian ke pucuknya.
Artinya
Mengerjakan sesuatu yang sulit dikerjakan.

Kambing menyusui anak harimau, besar dia dipatahkan tengkuknya.
Artinya
Akibat yang bakal diterima andai menolong orang jahat yang sedang dalam kesusahan.

Kapal besar ditunda jongkong.
Artinya
Orang berkuasa yang menuruti perintah dari bawahannya.

Karam berdua basah seorang.
Artinya
Dua orang yang melakukan salah, tetapi seorang saja yang dihukum.

Kasih tersebut roh yang buta.
Artinya
Kasih sayang tidak memilih/mengenal yang baik atau yang rupawan saja.

Kecil gunung dipandang, besar hutang disandang.
Artinya
Hutang tersebut walau tidak banyak pun, bakal terasa berat guna ditanggung.

Kelapa muda tak berminyak.
Artinya
Pemuda yang masih belum terdapat pengalaman.

Kemarau setahun bobrok oleh hujan sepagi.
Artinya
Kebaikan yang telah sering dilaksanakan tertutupi/terlupakan sebab kesalahan kecil.

Contoh Peribahasa L

Laba sama dibagi, rugi sama diterjuni.
Artinya
Persahabatan yang paling karib.

Laba tertinggal, harta lingkap.
Artinya
Laba tidak diperoleh, tetapi modalnya pun lenyap/hilang.

Lading tajam sebelah.
Artinya
Selalu inginkan menerima pemberian orang, tetapi tak mau untuk memberi. (lading = sejenis perangkat perang)

Lagi jatuh ditimpa tangga.
Artinya
Mendapatkan kendala bertubiArtinya tubi.

Lain bengkak beda bernanah.
Artinya
Orang beda yang tidak bersalah yang menanggung akibatnya.

Lain sakit beda diobat, beda luka beda dibebat.
Artinya
Jawaban yang tidak cocok dengan pertanyaannya.

Laksana batang manau, seribu kali embat haram tak putus.
Artinya
Sangat powerful dan kokoh. (manau = rotan besar) (embat = pukul)

Laksana burung diam dalam sangkar.
Artinya
Orang yang hidupnya terbelenggu dengan sesuatu.

Laksana cempedak mambung, pulur saja jual tak laku.
Artinya
Perempuan gemuk yang tidak digemari orang.

Laksana kumbang menyeri bunga, kumbang juga terbang bunga juga layu.
Artinya
Lelaki yang suka mempermainkan wanita (ia pergi, perempuan tersebut pun merana).

Laksana layangArtinya layang salah teraju.
Artinya
AnakArtinya anak muda yang menapaki jalan yang salah.

Lalat langau mengerumuni bangkai.
Artinya
Para pria yang berkumpul di rumah wanita jahat.

Lambat laga asalkan menang.
Artinya
Biarpun lambat bekerja asalkan maksud tercapai cocok harapan.

Laut mana yang tak berombak, bumi mana yang tak ditimpa hujan.
Artinya
Segala usaha tentu ada bahaya atau kesulitannya.

Layar menimpa tiang.
Artinya
Kawan yang menjadi lawan.

Lebih baik berputih tulang daripada berputih mata.
Artinya
Lebih baik mati daripada mesti menanggung malu yang teramat sangat.

Lebih berharga mutiara sebutir daripada pasir sepantai.
Artinya
Lebih baik bersahabat dengan orang baik walaupun hanya seorang daripada bersahabat dengan sekawanan/sekumpulan orang jahat.

Lemah liat kayu akar, dilentur boleh dipatah tak dapat.
Artinya
Pada lahirnya kelihatan lemah tetapi sebetulnya tidak dapat diprovokasi atau dipermainkan.

Lepas kaki leher terjerat.
Artinya
Orang jahat yang telah tidak bisa menyembunyikan kejahatannya lagi.

Luka telah hilang, parutnya bermukim juga.
Artinya
Orang yang berselisih meskipun telah berdamai, namun kenanganArtinya kenangannya masih terkenang juga.

Luka sembuh, bekasnya bermukim juga.
Artinya
Dua orang bercedera walaupun sudah berbaik, tiadalah bakal dapat laksana sediakala.

Contoh Peribahasa M

Mabuk di enggang lalu.
Artinya
Merasa paling tertarik untuk orang yang belum dikenal.

Mabuk sebab beruk berayun.
Artinya
MenggilaArtinya gilakan perempuan cantik yang tidak barangkali untk didapatkan; terlampau asyik menyaksikan sesuatu yang tidak berguna.

Macam anak dara tak datang tunangnya.
Artinya
Selalu membengkalaikan pekerjaan.

Macam daun terap: bunyinya degahArtinya deguh, degahArtinya deguh jatuh ke bawah.
Artinya
Orang bebal yang terlalu tidak sedikit membual.

Macam memegang tali layangArtinya layang.
Artinya
Orang yang berkuasa dalam penghidupan seseorang ataupun orang banyak.

Macam orang biduk.
Artinya
Orang yang santap dan minum bersamaArtinya sama, namun bayar sendiriArtinya sendiri.

Macam timun dengan durian: menggelek luka, kena gelek juga luka.
Artinya
Perlawanan/persaingan yang tidak sebanding antara orang kecil/rendahan melawan orang besar/berkuasa.

Mahal dibeli sulit dicari.
Artinya
Sesuatu yang paling susah guna diperoleh.

Main air basah, main api letur, main pisaui luka.
Artinya
Segala tindakan atau kegiatan akan meninggalkan akibatnya.

Makan bersabitkan.
Artinya
Mendapatkan makanan dan minuman tanpa bekerja.

Makan bubur panasArtinya panas.
Artinya
Bertindak secara tergesaArtinya gesa dan kesudahannya mengecewakan.

Makan di luar berak di dalam.
Artinya
Mengotori lokasi berlindung; mengkhianati orang yang menyerahkan pertolongan.

Makan keringat orang.
Artinya
Mengecap kesukaan dengan teknik memeras orang lain.

Makin murah, kian menawar.
Artinya
Semakin diberi semakin tidak sedikit yang diminta.

Maksud hati mendekap gunung, apa daya tangan tak sampai.
Artinya
Ingin bakal sesuatu yang besar namun tidak berdaya (karena kelemahan akal dan alat) guna meraihnya/mendapatkannya.

Makan nasi kawah.
Artinya
Hidup sebagai buruh; berada dalam penghidupan orang tua.

Mana busuk yang tidak berbau?
Artinya
Tidak ada durjana yang bisa disembunyikan selamanya.

Musuh dalam selimut.
Artinya
Musuh yang ada dalam sahabat sendiri.

Contoh Peribahasa N

Nafsu tidak bertepi.
Artinya
Keinginan hati yang tidak terdapat batasnya.

NafsuArtinya nafsu, raja di mata sultan di hati.
Artinya
Menuruti kehendak hati sendiri.

Naga ditelan ular lidi.
Artinya
Anak bangsawan yang kawin/menikah dengan orang biasa/rakyat jelata.

Naik basuh kaki saja.
Artinya
Mengerjakan suatu kegiatan dengan mudah.

Naik dari janjang, turun dari tangga.
Artinya
Melakukan suatu kegiatan menurut keterangan dari aturan.

Naik ke lokasi tinggal bercuci kaki saja.
Artinya
Kawin/menikah tanpa mengeluarkan ongkos (atau hanya mengeluarkan ongkos sedikit saja).

Nampak gabak di hulu.
Artinya
TandaArtinya tanda yang mengindikasikan akan terjadi sesuatu hal.

Nampak kulitnya tahulah isinya.
Artinya
Sifat seseorang dapat disaksikan dari rupa dan gerakArtinya geriknya.

Nasi basi penolak nafsu.
Artinya
Putus kasih sayang/tali persaudaraan sebab telah lama tidak bersilaturahmi atau sebab perselisihan; orang tua yang hidupnya melarat.

Nasi masak periuk pecah.
Artinya
Hukuman yang sudah ditetapkan tidak bisa dibanding/digangguArtinya gugat lagi.

Nasi sama ditanak, kerak dimakan seorang.
Artinya
Pekerjaan dilaksanakan secara bersamaArtinya sama, namun keuntungan dipungut seorang diri.

Nasi telah menjadi bubur.
Artinya
Sudah terlanjur; telah tidak bisa diubah.

Nasi tersaji di lutut.
Artinya
Keuntungan yang didapatkan dengan mudah.

Neraca berbatu intan.
Artinya
Hukuman yang paling adil.

Nyawa bergantung di hujung kuku.
Artinya
Berada dalam suasana yang paling berbahaya; paling rentan.

Contoh Peribahasa P

Pacat hendak menjadi ular.
Artinya
Orang miskin/hina yang bertingkah laku laksana orang kaya.

Pagar santap tanaman.
Artinya
Orang yang mesti memelihara, yang merusakkan.

Pahit di luar manis di dalam.
Artinya
BerkataArtinya kata kasar dan keras tetapi sebetulnya maksudnya baik.

Panas satu tahun dihapuskan oleh hujan sehari.
Artinya
Kebaikan yang telah tidak sedikit dihapuskan oleh kekeliruan sedikit saja.

Pandai berminyak air.
Artinya
Orang yang pandai mempergunakan barangnya yang tidak cukup harganya, namun baik pun hasilnya.

Pucuk dicinta ulam tiba.
Artinya
Mendapat sesuatu yang dibutuhkan.

Putus benang bisa dihubung, putus arang sulit sekali.
Artinya
Perselisihan antara saudara sendiri, gampang berbaik kembali, namun persengketaan dengan orang lain sulit untuk diselesaikan.

Contoh Peribahasa R

Raja adil raja disembah, raja lalim raja disanggah.
Artinya
Pemimpin yang baik bakal dihormati rakyatnya, sementara pemimpin yang tidak baik tidak bakal dihormati rakyatnya.

Rajin pangkal pandai, irit pangkal kaya.
Artinya
Usaha yang tiada henti (pantang menyerah) tentu akan membuahkan hasil yang baik.

Ramai beragam, rimbun menyelara.
Artinya
Kebahagiaan masingArtinya masing orang tidak tidak jarang kali sama.

Rambut sama hitam, hati masingArtinya masing.
Artinya
Setiap orang mempunyai pandangan hidupnya masingArtinya masing.

Rambut sama hitam, benak berlainArtinya lainan.
Artinya
Lain orang beda pula destinasi yang hendak dicapai.

Rasa air ke air, rasa minyak ke minyak.
Artinya
Mencari kaumnya atau bangsanya sendiri.

Rebung tidak jauh dari rumpun.
Artinya
Perangai anaknya tidak bakal jauh bertolak belakang dengan perangai orang tuanya.

Redup atau panas kerak.
Artinya
Suatu kegiatan yang tidak disertai dengan modal besar.

Rendah gunung, tinggi harapan.
Artinya
Orang arif yang memiliki citaArtinya cita yang tinggi; membubuhkan harapan yang paling besar.

Retak kayu boleh disimpai, retak pinggan sulit hilangnya.
Artinya
Perselisihan/perkara yang kecil gampang untuk diselesaikan, sementara perselisihan/perkara yang besar susah untuk ditamatkan dan dilupakan.

Retak tanda bakal pecah.
Artinya
Perkara kecil yang bakal menjadi besar andai datang lagi permasalahanArtinya persoalan yang mencantol perkara tersebut.

Rindu bakal jadi batas, maka manis tidak jadi cuka.
Artinya
Pergaulan/pertemanan yang paling erat, namun andai terjadi bentrokan sedikit saja bakal membuatnya retak/terpisah.

Ringan tulang, berat perut.
Artinya
Siapa yang rajin bekerja, maka dia bakal mendapatkan rezeki yang lebih.

Rumah buruk disapu cat.
Artinya
Orang tua yang suka bersolek/berdandan.

Rumah terbakar tikus berakhir ke luar.
Artinya
Uang telah habis, namun yang diharapkan belum didapat.

Rupa harimau hati tikus.
Artinya
Rupanya gagah berani namun penakut.

Rusa di hutan, kancah telah terjerang.
Artinya
Sebelum melakukan pembelian barang hendaklah dipikirkan terlebih dahulu fungsinya.

Rusak badan sebab penyakit, bobrok bangsa sebab laku.
Artinya
Orang yang sering merasakan penderitaan.

Rusak baung ditiup jambak.
Artinya
Perbuatan jahat dari di antara anggota family yang akhirnya menciptakan seluruh anggota family ikut merasakannya.

Contoh Peribahasa S

Sahaja basahan jadi air mandi.
Artinya
Orang yang berjuang menutupi kesalahannya, sebenarnya semua orang telah mengetahuinya.

Sakit hati berulam jantung.
Artinya
Perasaan yang paling sedih.

Sakit kepala panjang rambut, patah selera tidak sedikit makan.
Artinya
Orang yang sedang berpuraArtinya pura di depan orang lain.

Sakit sama mengaduh, luka sama menyiuk.
Artinya
Sikap yang paling setia, sehidup semati, senasib sepenanggungan, seia sekata.

Salah cencang memberi pampas, salah bunuh memberi bangun.
Artinya
Salah memahami orang beda dapat berdampak fatal; hukuman seharusnnya diserahkan sesuai/setimpal dengan perbuatannya.

Sambil bernyanyi biduk hilir.
Artinya
Melakukan dua kegiatan sekaligus.

Sambil berdiang nasi masak.
Artinya
Sambil menggarap sesuatu pekerjaan, berlalu pula kegiatan yang lain.

Sambil menyelam minum air, seraya menyeruduk galas lalu.
Artinya
Sekali mengerjakan suatu pekerjaan, sejumlah maksud tercapai.

Samir tak habis, kajang pula.
Artinya
Belum menunaikan hutang yang lama sudah berkeinginan berhutang lagi.

Samun berdarah dingin.
Artinya
Suatu persoalan harus ditetapkan setelah terdapat bukti yang sah.

Satu bertelur, ayam sekandang ikut ribut.
Artinya
Satu orang yang menemukan kesusahan atau keberuntungan, seluruh orang bakal ikut membicarakannya.

Satu nyawa dua badan.
Artinya
Suami yang paling setia terhadap isterinya, demikian pula sebaliknya.

SebusukArtinya busuknya daging dikincah dimakan juga, seharumArtinya harumnya tulang dibuang.
Artinya
Jika anggota keluarga melakukan salah bakal dimarahi, namun setelah tersebut pasti diampuni, namun andai orang beda yang melakukan salah tentu tidak bakal dimaafkan.

Sedangkan tupai lagi gawal.
Artinya
Orang yang sangat berpengalaman sekalipun pasti pun akan pernah mengerjakan kesalahan.

Sedia payung sebelum hujan.
Artinya
Sebaiknya berjagaArtinya jagalah sebelum terjadi sesuatu yang membahayakan.

Sedikit hujan, tidak sedikit yang basah.
Artinya
Perkara kecil yang bisa membuat sejumlah pihak saling membenci/dendam.

Segan berkayuh, hanyut serantau.
Artinya
Seorang pemalas hanya akan menjadi beban keluarga/kelompoknya.

SejahatArtinya jahatnya harimau tak bakal memakan anaknya sendiri.
Artinya
Betapa juga jahatnya orang tua kandung, mereka tidak bakal tega menjerumuskan anaknya sendiri.

Sekerat ular sekerat belut.
Artinya
Orang yang bermuka dua.

Senjata santap tuan.
Artinya
Sesuatu yang ditujukan untuk dalil tertentu, tetapi malah mencelakakan dirinya sendiri.

SepandaiArtinya pandai tupai melompat kesudahannya jatuh ke tanah jua.
Artinya
Betapa juga pandai atau hebatnya seseorang dalam sebuah perkara/permasalahan ataupun pekerjaan, tentu mempunyai kelemahan pun (pernah salah juga).

Contoh Peribahasa T

Tahu diangin turun naik.
Artinya
Mengetahui betul perubahan suasana yang baik atau yang buruk.

Tahu santap tahu simpan.
Artinya
Dapat menyimpan rahasia dengan baik.

Tak terdapat gading yang tak retak.
Artinya
MasingArtinya masing orang memiliki kekurangannya tersendiri.

Tak terdapat Iaut yang tak berombak.
Artinya
TiapArtinya tiap pekerjaan tersebut ada bahaya atau kesulitannya.

Tak terdapat rotan, akar juga jadi.
Artinya
Jika tidak terdapat yang baik, yang tidak cukup baik pun dapat digunakan.

Tak sama getah daun dengan getah batang.
Artinya
Watak dan tabiat masingArtinya masing orang berbeda, walaupun berasal dari satu keluarga.

Takkan terdapat katak beranak ular.
Artinya
Seseorang yang berjiwa pengecut selamanya tidak bakal menjadi pemberani.

Takut hantu, terpeluk bangkai.
Artinya
Menghindari bahaya yang kecil, tetapi malah mendapatkan bahaya yang lebih besar.

Takut untuk ular terkejut untuk bengkarung.
Artinya
Merasa fobia pada orang yang berkuasa beserta keluarganya.

Tali busur tidak selamanya bisa direnggang.
Artinya
Tidak terdapat seorang juga yang dapat bekerja terusArtinya menerus/tanpa henti.

Tambah air tambah sagu.
Artinya
Jika tugas/pekerjaan anda bertambah, maka pendapatan pun bakal bertambah.

Tanam cempedak tumbuh nangka.
Artinya
Memperoleh sesuatu lebih dari yang diharapkan.

Telaga di bawah gunung.
Artinya
Isteri yang dapat memberikan kebahagiaan pada suaminya.

Telentang sama diminum airnya, telungkup sama termakan tanah.
Artinya
BersamaArtinya sama dalam menjalani kehidupan.

Tempat makan tidak boleh diberaki.
Artinya
Jangan mengerjakan perbuatan buruk untuk orang yang sudah memberikan kebajikan kepada kita.

Tiada air sungai mengalir ke hulu.
Artinya
Anak tidak akan menjawab pengorbanan orang tuanya.

Tiada berpucuk di atas enau.
Artinya
Orang yang mengira/merasa dirinya ialah yang sangat hebat.

Tiada terbawa sekam segatang.
Artinya
Sudah tidak memiliki kekuatan lagi; telah rapuh.

Titah dijunjung, perintah dijalankan.
Artinya
Menuruti perintah pemimpin.

Tohok raja tidak bisa diledakkan.
Artinya
Sangat susah untuk menampik perintah dari orang yang berkuasa.

Tukang tuak melemparkan kayu.
Artinya
Orang budiman yang dapat menghargai orang lain.

Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina.
Artinya
Tuntutlah ilmu kemana juga jauhnya anda harus mencari.

Turut rasa binasa, turut hati mati.
Artinya
Berpikir dan bertindaklah secara bijaksana, jangan hanya menuruti hawa nafsu.

Tumbuk tanak terserah untuk badan seorang.
Artinya
Berusaha guna hidup mandiri, walaupun tidak sedikit orang yang menawarkan pertolongan.

Contoh Peribahasa U

Uang mudah dicari, kawan susah didapat.
Artinya
Jika bersahabat mesti hatiArtinya hati, timbangArtinya menimbang supaya tidak boleh tersinggung hatinya.

Ubun ubun masih bergerak telah angkuh.
Artinya
Orang yang belum berpengalaman, tetapi telah sombong.

Udang berkeinginan mengatai ikan.
Artinya
Tidak insaf akan kelemahan dirinya sendiri.

Udang tak tahu di bungkuknya, orang tak tahu buruknya.
Artinya
Orang yang tidak menyadari keburukannya/kekurangannya sendiri.

Ujung jarum halus kelindan sutera.
Artinya
Tipu muslihat yang paling halus.

Ulam menggali sambal.
Artinya
Perempuan yang menggali lelaki.

Ular telan babi, cacing yang bengkak perut.
Artinya
Iri hati melihat tuah orang lain.

Umpama anjing santap muntahnya.
Artinya
Orang yang tamak dan tidak memilih apa yang bakal diperbuatnya.

Umpama ayam menetaskan telur itik, anaknya tersebut ke air juga.
Artinya
Perangai atau kelakuan yang tidak dapat diolah oleh siapapun.

Umpan menyembunyikan pancing.
Artinya
Bersikap baik sebab mengaharapkan timbal balik/imbalan.

Umpat tak membunuh, puji tak menyerang.
Artinya
Baik pujian maupun cacian tidak butuh didengarkan.

Umur satu tahun jagung, darah setapuk pinang.
Artinya
Masih muda, belum tidak sedikit pengalaman.

Untung laksana roda pedati, sekali ke bawah sekali ke atas.
Artinya
Nasib seseorang tidak jarang kali bertubah.

Upah bidan juga tak terbayar.
Artinya
AnakArtinya anak badung yang menyusahkan orang tuanya.

Usahlah rekan dimandikan pagi.
Artinya
Tidak butuh mempermainkan orang beda dengan sanjungan/pujian yang berlebihan.

Utang darah ditunaikan dengan darah, utang nyawa ditunaikan dengan nyawa.
Artinya
Kebaikan dijawab dengan kebaikan, sementara kejahatan dijawab dengan kejahatan.

Utang emas boleh dibayar, utang budi diangkut mati.
Artinya
Budi yang baik tersebut akan dikenang selamaArtinya lamanya.

Untung batu tenggelam.
Artinya
Tidak terdapat seorang juga yang dapat mengelak dari takdir.

Contoh Peribahasa W

Waktu ialah uang.
Artinya
Dalam mengerjakan sesuatu, hendaklah menghargai waktu, sebab waktu yang terbuang tidak dapat dibalikkan lagi.

Waktu garuda diungguli ular.
Artinya
Perihal zaman antahArtinya berantah dalam dongeng.

Walau disepuh emas lancung, kilat tembaga terlihat juga.
Artinya
Bagaimana juga orang jahat/biadab diajari, tetap saja sifatnya yang jahat/biadab tersebut akan kelihatan juga.

Walau ikan diam di dalam tujuh lautan sekalipun, tergolong ke dalam pukat juga.
Artinya
SepandaiArtinya pandainya seseorang, terdapat kalanya ia akan melakukan salah juga.

Walau seribu anjing menyalak, gunung takkan runtuh.
Artinya
Orang yang memiliki prinsip teguh tidak bakal goyah, walaupun tidak sedikit godaan ataupun paksaan yang menghampirinya.

Walau sungai mengalir ke laut, laut tiada bakal bertambah.
Artinya
Pemberian orang miskin untuk orang kaya tidak bakal terasa/memberikan perubahan untuk mereka.

Walaupun terdapat umpan, belum pasti ada ikan.
Artinya
Walaupun dalam mengerjakan suatu kegiatan telah terdapat persediaan yang cukup/memadai, namun belum pasti akan sukses dengan baik.

Wau melawan angin.
Artinya
Perbuatan yang siaArtinya sia.

Wayang kepadaman damar.
Artinya
Kekacauan yang terjadi secara tibaArtinya tiba.

Contoh Peribahasa Y

Ya sepanjang hari, janji sepanjang jalan.
Artinya
Mudah guna berjanji, tetapi susah untuk menepatinya.

Yang berjajar yang berpahat, yang bertakuk yang bertebang.
Artinya
Pekerjaan yang dilaksanakan menurut keterangan dari aturannya.

Yang berhutang terjerat di kaki, yang memastikan terjerat di leher.
Artinya
Orang yang memastikan orang yang berhutang tidak jarang kali kali terpaksa menunaikan hutang tersebut sebab yang dipastikan tidak bisa membayarnya ataupun melarikan diri.

Yang berpayung yang ditembak.
Artinya
Orang yang berkuasalah yang dijadikan sebagai lokasi untuk meminta pertolongan.

Yang berpuru selalu berkeinginan menggaruk.
Artinya
Orang yang mengerjakan kesalahan, sebuah saat tentu akan terbongkar pun kesalahannya itu.

Yang bertakuk yang ditebang, yang bergaris yang dipahat.
Artinya
Pekerjaan yang dilaksanakan menurut keterangan dari aturannya.

Yang bungkuk pun dimakan sarung.
Artinya
Yang bersalahlah yang bakal menanggung dosanya/menerima hukumannya.

Yang buntal kutilArtinya mengutil, yang jerung luluhArtinya hanyah.
Artinya
Yang kurang mampu hidup melarat, sementara yang kaya boros berbelanja.

Yang diburu tiada datang, yang dikandung berceceran.
Artinya
Kekayaan yang terdapat sudah berakhir untuk menggali rezeki tambahan, sementara keuntungan yang diinginkan juga tidak kunjung tiba.

Yang dimakan rasa, yang disaksikan rupa, yang didengar bunyi.
Artinya
Segala pekerjaan tersebut hendaklah digarap sebaik mungkin.

Yang disangka tidak menjadi, yang diam boleh ke dia.
Artinya
Lain yang berikhtiar, beda pula yang menemukan hasilnya.

Yang diajak tenggelam, yang mengajak pun tenggelam.
Artinya
Orang malas diajak mengawasi orang yang lebih malas, pada akhirnya hanya akan menyebabkan kerugian.

Yang hampa biar terbang, yang bernas biar tinggal.
Artinya
Yang tidak bermanfaat biarlah hilang/terlupakan, sementara yang baik biarlah tinggal/dimanfaatkan dengan baik.

Yang memberi tangan di atas, yang menerima tangan di bawah.
Artinya
Biasanya orang yang memberilah yang tinggi cakapnya (sombong) dikomparasikan orang yang menerima.

Yang merah saga, yang kurik kundi; yang estetis bahasa, yang baik budi.
Artinya
Biarpun rupawan, tetapi bila budi pekertinya buruk, maka tetap saja ia akan di anggap hina di masyarakat.

Yang sehasta takkan jadi sedepa.
Artinya
Sesuatu yang sudah tentu dan tidak bisa diubah.

Yang tua dimuliakan, yang kecil dikasihi.
Artinya
Orang yang pandai menanam diri di segala situasi.

Yang teguh disokong, yang rebah ditindih.
Artinya
Orang yang kaya atau berkuasa dibantu/ditolong, sementara orang yang lemah diperas.

Contoh Peribahasa Z

Zaman beralih, musim bertukar.
Artinya
Segala sesuatu hendaklah dicocokkan dengan suasana zaman.

Zaman beredar musim berganti.
Artinya
Musim yang tidak dapat dijamin lagi kapan waktunya bakal berganti.

Zaman Tuk Nadur berkajang kain.
Artinya
Zaman yang sudah lalu; sudah paling lampau.