Pengertian Gen Fungsi Sifat Struktur

Pengertian Gen Fungsi Sifat Struktur – Gen diwariskan oleh satu pribadi kepada keturunannya, yakni lewat sebuah proses reproduksi. Oleh karena itu, segala macam format serta faedah informasi kehidupan sebuah organisme bisa terjaga keutuhannya. Sebuah gen dapat berpasangan dalam satu lokus pada kromosom homolog. Dan gen-gen yang berpasangan tersebut disebut dengan alel. Alel dapat membawa ciri-ciri sifat yang sama ataupun berbeda, laksana contohnya sifat tangkai panjang dan tangkai pendek.

Pengertian gen

Pengertian Gen (gene) tersebut sendiri ialah unit dasar dari hereditas, yang terletak pada kromosom (chromosome), yaitu sebuah struktur yang bentuknya laksana tongkat dan terletak ditengah-tengah (nucleus) masing-masing sel tubuh. GEN adalah“substansi hereditas” yang terletak di dalam kromosom, yang memilik sifat-sifat: Sebagai pelajaran tersendiri yang ada dalam kromosom, Mengandung informasi genetika dan Dapat menduplikasikan diri pada peristiwa pembelahan sel.

“Dapat disimpulkan bahwa gen adalah substansi genetik terkecil yang terdiri atas sepenggal DNA yang menentukan sifat atau karakter suatu individu melalui pembentukan polipeptida. Oleh karena itu, gen memiliki peran yang sangat penting dalam mengontrol sifat-sifat individu yang diturunkan ke generasi selanjutnya.”

Sifat Gen

Gen mempunyai sifat-sifat sebagai berikut.
a. Mengandung informasi genetik.
b. Tiap gen mempunyai tugas dan fungsi berbeda.
c. Pada waktu pembelahan mitosis dan meiosis dapat mengadakan duplikasi.
d. Bervariasi, ditentukan oleh susunan kombinasi basa nitrogen.
e. Sebagai zarah yang terdapat dalam kromosom.

Fungsi Gen

Adapun fungsi gen antara lain:

  • Mengatur dan mengontrol perkembangan tubuh dan metabolisme individu.
  • Menyampaikan informasi genetik dari generasi ke generasi berikutnya.
  • Menentukan hereditas atau pewarisan sifat pada keturunannya

Struktur Gen

Menurut Fred (2005) bahwa struktur gen tersusun dari:
1.    Daerah pengkode yaitu ekson dan intron yang mengkode RNA atau protein. Intron (intervening sequences) merupakan sekuens yg tidak mengkode asam amino sedangkan ekson merupakan merupakan bagian yang akan dikode menjadi asam amino.
2.    Promotor
Promotor adalah adalah urutan DNA spesifik yang berperan dalam mengendalaikan transkripsi gen struktural dan terletak di daerah upstream (hulu) dari bagian struktural gen. Promotor berfungsi sebagai  tempat awal pelekatan enzim RNA polimerase yang nantinya melakukan transkripsi pada bagian structural.
3.    Operator
Operator merupakan urutan nukelotida yang terletak di antara promotor dan bagian struktural dan merupakan tempat pelekatan protein represor (penekan atau penghambat ekspresi gen). Jika ada represor yang melekat di operator maka RNA polimerase g bisa jalan trus ekspresi gen tidak bisa berlangsung.Selain adanya supresor juga terdapatenhancer.Supresor digunakan untuk menghambat sedangkan enhancer digunakan untuk meningkatkan proses transkripsi dengan meningkatkan jumlah RNA polimerase. Namun letaknya tidak pada lokasi yang spesifik seperti operator, ada yg jauh di upstream atau bahkan downstream dari titik awal transkripsi.
4.    Terminator
Terminator dicirikan dengan struktur jepit rambut / hairpin dan lengkungan yang kaya akan urutan GC yang terbentuk pada molekul RNA hasil transkripsi

Perbedaan Struktur Gen Pada Prokariotik Dan Eukariotik

Pada umumnya struktur gen pada prokariotik dan eukariotik sama yaitu tersusun dari bagian pengkode, promotor, operator, terminor. Perbedaannya terletak pada bagian pengkode. Bagian pengkode pada prokariotik terdapat bagian intron yang tidak dapat diekspresikan sehingga semuanya ekson, kecuali pada Archaebacteria dan bakteriofag ada yang memiliki intron. Sedangkan bagian pengkode pada eukariotik terdiri dari ekson dan intron (Fred, 2005).

Ekspresi Gen

Ekspresi gen adalah proses dimana informasi dari gen yang digunakan dalam sintesis produk gen fungsional. Produk-produk ini seringkali protein, tetapi dalam non-protein coding gen seperti gen rRNA atau gen tRNA, produk adalah RNA fungsional. Proses ekspresi gen digunakan oleh semua kehidupan yang dikenal – eukariota (termasuk organisme multisel), prokariota (bakteri dan archaea) dan virus – untuk menghasilkan mesin makromolekul untuk hidup.

Proses Ekspresi Gen dalam Organisme

Dalam tubuh insan terdapat tidak sedikit gen (unit dasar hereditas dalam kehidupan organisme) yang nantinya bakal terekspresi menjadi fenotip (sifat yang tampak), contohnya rambut hitam, kulit sawo matang, hidung mancung, dan sebagainya. Bagaimana sebuah gen yang ukurannya paling kecil bisa menjadikan rambut anda berwarna hitam?
Dalam istilah biologi molekuler anda kenal dengan istilah Dogma Sentral Biologi Molekuler. Apakah itu? Dogma di sini ialah suatu kerangka kerja guna dapat mengetahui urutan transfer informasi antara biopolymer (DNA, RNA, protein) dengan teknik yang sangat umum dalam organisme hidup. Sehingga secara garis besar, dogma sentral maksudnya ialah semua informasi ada pada DNA, lantas akan dipakai untuk menghasilkan molekul RNA melewati transkripsi, dan beberapa informasi pada RNA itu akan dipakai untuk menghasilkan protein melewati proses yang dinamakan translasi.