Jadwal Waktu Sholat


Jadwal Waktu Sholat – Awal waktu sholat dalam satu tahun selalu berubah. Pada prinsipnya, jadwal waktu shalat berubah karena mengikuti perubahan gerak Matahari seperti tampak dari Bumi (disebut gerak semu Matahari). Mungkin kita pernah menyaksikan sendiri bahwa Matahari tidak terbit dan terbenam pada waktu yang sama setiap hari. Matahari juga tidak selalu tiba di titik tertingginya di langit pada waktu yang sama. Selain itu, Matahari tidak selalu terbit tepat di timur dan terbenam tepat di barat. Perubahan gerak Matahari yang berefek pada perubahan panjang bayangan dan perubahan waktu fajar dan senja berimplikasi pada perubahan jadwal waktu shalat yang berpatokan pada efek-efek tadi.

Mengapa gerak semu Matahari selalu berubah? Itu dikarenakan Bumi mengelilingi Matahari dalam lintasan yang lonjong sehingga kadang gerak Bumi lebih cepat dan kadang lebih lambat. Bumi juga tidak mengelilingi Matahari dalam bidang yang berimpit dengan ekuator Bumi. Dengan kata lain sumbu rotasi Bumi tidak tegak lurus terhadap bidang Bumi mengelilingi Matahari. Fenomena beda bidang ini lah yang mengakibatkan lokasi terbit dan terbenam Matahari selalu berubah. Baca tentang gerak semu Matahari di sini.

Dengan astronomi dapat dihitung dengan sangat teliti di mana posisi Matahari setiap saat dan sebaliknya: kapan Matahari berada pada posisi tertentu atau kapan bayangan suatu benda (oleh cahaya Matahari) memiliki panjang tertentu. Perhitungannya dapat dilakukan setahun penuh dan dimudahkan dengan berkembangnya komputer dan bahasa pemrograman. Dengan memakai kriteria posisi Matahari untuk awal waktu shalat yang ditetapkan oleh para ulama, dapat dibuat formula matematis perhitungan awal waktu shalat. Pengetahuan ini lah yang digunakan untuk membuat jadwal waktu shalat secara modern (biasanya ditambahkan 1-2 menit untuk kehati-hatian). Hasil perhitungan selama setahun dapat digunakan secara berulang hingga waktu yang sangat lama karena keteraturan gerak tahunan Bumi mengelilingi Matahari.


 
 


Jadwal Waktu Sholat | jati | 4.5