Contoh Outline Skripsi dan Pengertian

Contoh Outline Skripsi dan Pengertian – Outline skripsi adalah merupakan bahan dasar untuk membuat skripsi karena di dalamnya berisikan judul skripsi, pendahuluan (latar belakang, tujuan penelitian dan hipotesis, tinjauan pustaka dan bahan dan metoda penelitian yang akan di laksanakan untuk skripsi. Outline adalah garis besar dari skripsi yang akan dibuat. Outline ini biasanya diseminarkan untuk mendapat persetujuan dari ketua program study. Apakah boleh diteruskan menjadi skripsi atau tidak

FORM PENGAJUAN JUDUL OUTLINE PROPOSAL PENELITIAN

(SKRIPSI)

JURUSAN MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

 

 

NAMA                                                : NUR ROHMAN EKO AGUSTIYANTO

NIM                                                    : 12510029

JURUSAN/KONSENTRASI                        : MANAJEMEN/PEMASARAN

BIDANG KAJIAN                             : PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF PADA PT. COATS REJO INDONESIA.

  1. Judul

“Penerapan Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Pada PT. Coats Rejo Indonesia.

  1. Latar Belakang Masalah

            Kemajuan teknologi, komunikasi, dan informasi mendorong berlangsungnya globalisasi dunia dengan cepat dan dinamis. Globalisasi tersebut membawa perubahan dalam berbagai bidang kehidupan seperti bidang sosial, ekonomi, dan budaya. Khususnya fenomena ekonomi yang mempunyai implikasi luar biasa terhadap perubahan tatanan kerja sama dan persaingan bisnis serta peranan pemerintah diberbagai penjuru dunia. Oleh karena itu hal ini telah menuntut para pelaku usaha untuk terus berfikir kritis dalam menghadapi persaingan yang semakin kompetitif, karena persaingan tidak hanya datang dari persaingan usaha lokal tetapi telah merambah ke usaha global. Jika para pelaku usaha tidak siap untuk menghadapi persaingan sekarang ini, berbagai dampak dan efek dapat timbul dari persaingan tersebut. Tidak hanya mengakibatkan volume penjualan produk yang menurun, kehilangan daerah pemasaran produk, bahkan dapat mengancam kelangsungan

hidup perusahaan.

Dengan dunia persaingan yang semakin ketat dan tak bisa di hindari, maka perusahaan harus merumuskan strategi perusahaan yang tepat dalam menghadapi persaingan tersebut. Menurut Hunger dan Whelan (2001: 16) strategi adalah rumusan perencanaan komprehensif tentang bagaimana perusahaan akan mencapai misi dan tujuannya. Strategi akan memaksimalkan keunggulan kompetitif dan memaksimalkan keterbatasan bersaing. Strategi yang diterapkan dalam sebuah perusahaan yang sudah memasuki persaingan dalam pasar global harus berskala besar, dan rencana strategi yang dibuat harus berorientasi pada masa depan agar dapat berinteraksi dengan lingkungan yang kompetitif untuk mencapai tujuan perusahaan.

Konsep inti pemasaran menurut pendapat di atas menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang harus dipenuhi dalam terjadinya proses pemasaran. Dalam pemasaran terdapat produk sebagai kebutuhan dan keinginan orang lain yang memiliki nilai sehingga diminta dan terjadinya proses permintaan karena ada yang melakukan pemasaran. Menurut Philip Kotler (2005: 10) pemasaran adalah proses sosial yang dengan mana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk dan jasa yang bernilai dengan pihak lain.

Strategi pemasaran mempunyai peranan sangat penting dalam membantu kesuksesan suatu perusahaan. Disamping itu strategi pemasaran yang diterapkan harus ditinjau dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan pasar dan lingkungan pasar tersebut. Dengan demikian strategi pemasaran harus dapat memberikan gambaran yang jelas dan terarah tentang apa yang dilakukan perusahaan dalam menggunakan setiap kesempatan atau paduan pada beberapa sasaran pasar.

  1. Coats Rejo Indonesia merupakan sebuah industri tekstil yang khusus bergerak dalam bidang benang. Hasil produksi PT. Coats Rejo Indonesia adalah benang dengan berbagai macam ukuran. Permintaan pasar terhadap produksi benang sangatlah tinggi, sehingga PT. Coats Rejo Indonesia selalu berusaha menjaga kualitas dan mutu produk dengan harapan dapat bersaing di pasar global, memperluas pasar dan memperbanyak kapasitas ekspor.

Berdasarkan paparan latar belakang diatas, peneliti mengangkat konsep tersebut sebagai bahan penelitian skripsi dengan judul “Penerapan Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Pada PT. Coats Rejo Indonesia.”.

  1. Rumusan Masalah
  2. Bagaimana analisis strategi pemasaran dalam meningkatkan keunggulan kompetitif pada Coats Rejo Indonesia?
  3. Apa saja faktor-faktor internal dan eksternal yang dihadapi Coats Rejo Indonesia serta usaha apa yang harus dilakukan perusahaan untuk mengatasi hambatan tersebut?
  1. Bagaimana implementasi strategi pemasaran dalam meningkatkan keunggulan kompetitif pada PT. Coats Rejo Indonesia?
  1. Penelitian Terdahulu
  1. Skripsi: Analisis Strategi Pemasaran Usaha Jasa Pembuatan dan perbaikan Furniture UD. Suryani Furniture, Bogor, Jawa barat. Oleh: Putri Ardhanareshwari Hamardika Ningrum. Tahun: 2010.
  2. Skripsi: Analisis Strategi Pemasaran Minyak Kelapa Sawit (Craude Palm Oil) Pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara Jakarta. Oleh: Hamzah Muhammad Ali. Tahun: 2011.
  3. Tugas Akhir: Strategi Pemasaran Ekspor Dalam Memasuki Pasar Internasional Pada Perusahaan Dian Mandala. Oleh: Diana Dewi Kusumaningrum. Tahun 2009.
  4. Skripsi: Analisis Strategi Pemasaran Pada PT. Koko Jaya Prima Makassar. Oleh: Reny Maulidia Rahmat. Tahun: 2012.
  5. Tesis: Reformulasi Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Occupancy Room Rate Di Hotel Four Seasons Resort Jimbaran Bali. Oleh: Kadek Dewi Fadmawati. Tahun: 2011.
  6. Tesis: Strategi Pemasaran Kampung Batik Laweyan Solo. Oleh: Diana Elma Widyaningrum. Tahun: 2012.
  1. Teori yang Dipakai dan Sub-sub Teori
  2. Hitt, Michael A. dkk. 2012. Mendefinisikan manajemen Strategis: Daya Saing & Globalisasi. Jakarta: Salemba Empat.
  3. Hunger, J. D. and Wheelen, T. L,. 2001. Mendefinisikan Strategic Management.
  4. Kotler, Philip. 2003. Mendefinisikan Manajemen Pemasaran.
  5. Warren J. 2007. Mendefinisikan Manajemen Pemasaran Global.
  6. Porter, Michael E. 2008. Mendefinisikan ruang lingkup Competitive Advantage.
  7. Porter, Michael E. 1980. Mendefinisikan Strategi Bersaing.
  8. 1997. Mendefinisikan Strategi Pemasaran.
  1. 6. Lokasi dan Obyek Penelitian

Penelitian ini mengambil lokasi pada PT Coats Rejo Indonesia. Penelitian dilakukan di perusahaan tersebut, menggunakan akses internet ke website resmi perusahaan yang bersangkutan serta link-link lainnya yang dianggap relevan.

Sedangkan obyek penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2000. Periode pengamatan yang dilakukan selama 3 bulan, yaitu pada tahun 2014.

  1. 7. Metode Analisis

Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Metode ini juga sering disebut metode penelitian naturalistik karena penelitiannya dilakukan dalam kondisi alamiah (natural setting).

  1. Catatan (diisi oleh LPEI)

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

  1. Usulan Dosen Pembimbing
  2. H. Slamet, SE., MM., Ph.D
  3. Irmayanti Hasan, ST., MM

 

Laboratorium Pengembangan Ekonomi Islam

Ketua

(Muhammad Fatkhur Rozi, SE., MM)

 

Contoh ke dua

“PENGARUH KOMUNIKASI PEMERINTAH TERHADAP EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM ALOKASI DANA DESA DI DESA PALOAN KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK”.

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Di indonesia, istilah desa adalah pembagian daerah administratif di bawah kecamatan, yang dipimpin oleh kepala desa. Desa memiliki pemerintahannya sendiri berbeda dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota merupakan perangkat daerah, dan oleh sebab itu desa bukan merupakan bagian dari perangkat daerah. Menurut Peraturan nomor 72 tahun 2005, desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur kepentingan setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di kabupaten landak sendiri, masih banyak tergolong desa yang sangat tertinggal. Padahal desa merupakan penggerak pembangunan di daerah, karena dapat langsung menyentuh masyarakat yang tinggal di pedalaman di daerah. Sehingga upaya-upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat lebih mudah, tinggal bagaimana program dan komunikasi pemerintah desa kepada masyarakat dapat terealisasi dengan baik.

Berdasarkan hasil pengamatan penulis, melihat masih banyaknya desa di kabupaten landak yang tergolong kedalam desa sangat tertinggal. Penulis mengambil studi kasus di desa paloan kecamatan sengah temila kabupaten landak. Karena melihat masih minimnya tindakan kepala desa untuk membina hubungan kepada masyarakatnya.

Sebagai pemimpin desa lebih bijaksana apabila dapat memberikan informasi tentang berbagai hal kepada masyarakatnya. Jadi, dengan adanya komunikasi yang baik antara aparatur pemerintah desa dengan masyarakatnya dapat bersama-sama berusaha dalam mencapai tujuan bersama. Partisipasi masyarakat sangat penting bagi pembangunan, sebagaimana yang di katakan oleh Canter (dalam arimbi 1993:1) mendefinisikan partisipasi masyarakat feed-forward information and feedback information. Yaitu, partisipasi masyarakat sebagai proses komunikasi dua arah yang terus menurus, bahwa partisipasi masyarakat merupakan komunikasi antara pihak pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan masyarakat sebagai pihak yang merasakan dampak langsung dari kebijakan tersebut. Sehingga dengan komunikasi dua arah antara pihak pemerintah desa dengan masyarakat dapat bersama-sama membangun desa di berbagai sektor.

Dari data pemerintah kabupaten landak tahun 2012, dari sebanyak 156 desa yang ada di kabupaten itu, diantaranya sebanyak 64 desa terkategori sangat tertinggal, 65 desa tertinggal, 19 desa maju, 8 desa kategori sangat maju. Jadi, diharapkan dengan adanya peran dari penyelenggara pemerintah desa dengan membina hubungan yang baik kepada masyarakat sehingga dapat membuat masyarakat ikut berpartisipasi untuk mempercepat pembangunan. Sehingga diharapkan bisa memperbaiki infrastruktur desa yang bermanfaat bagi peningkatan gerak pembangunan dan perekonomian desa.

Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2012 bagi Desa Paloan sebesar Rp. 168 juta, tetapi masih banyak digunakan membayar honor, mulai dari kepala desa, ketua rukun tetangga, PKK, dan pengurus Posyandu dengan besaran yang berbeda. Sehingga besaran ADD yang diterima hanya cukup untuk membayar honor, dan belum sampai menyentuh untuk kepentingan peningkatan kesejahteraan secara langsung, (ANTARA Kalbar Kabupaten Landak, minggu 12 agustus 2012).

Penelitian ini mengamati komunikasi penyelenggara pemerintah desa terhadap  partisipasi masyarakat dalam percepatan pembangunan di desa senakin kecamatan sengah temila kabupaten landak. Latar belakang penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penilaian masyarakat tentang komunikasi pemerintah desa dan pengaruhnya terhadap program percepatan pembangunan yang dirasakan masyarakat. Hal ini sangat penting di lakukan agar bisa menjadi salah satu pembenahan kinerja pemerintah.

Komunikasi pemerintah desa ini pada akhirnya dapat memberikan beberapa manfaat, diantaranya membina hubungan yang baik antara pihak pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan masyarakat sebagai pihak yang merasakan dampak langsung dari kebijakan tersebut.

Oleh karena itu, aparatur pemerintah desa paloan diharapkan mampu selalu konsisten pada perannya, terutama menjalin hubungan yang baik dengan cara komunikasi yang benar kepada masyarakat. Dari uraian diatas, guna dapat di teliti lebih dalam dan mendasar sudut pandang komunikasi pemerintah desa danprogram percepatanpembangunan, maka perlu membuat judul “pengaruh komunikasi pemerintah desa terhadap efektivitas program percepatan pembangunan di desa paloan kecamatan sengah paloan kabupaten landak”

1.2. BatasanMasalah

Untuk mengarahkan pembahasan dalam tugas akhir ini agar tidak menyimpang dari sasaran yang ingin dituju, maka perlu membuat batasan ruang lingkup permasalahan. Sebagai pembatasanmasalah ini adalah hanya terbatas pada analisa untuk mengetahui pengaruh antara komunikasi pemerintah terhadap efektivitas program alokasi dana desa di desa paloan kecamatan sengah temilakabupaten landak.

1.3. Rumusan Permasalahan

Dari latar belakang dan pembahasan yang ada, maka rumusan masalah dari peneliti, yaituapakah ada pengaruh komunikasi pemerintah terhadap efektivitas program alokasi dana desa di desa paloan kecamatan sengah temila kabupaten landak?

1.4.  Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui pengaruh komunikasi pemerintah terhadap efektivitas program alokasi dana desadi desa Paloan kecamatan sengah temila kabupaten landak.

1.5. Manfaat Penelitian

  1. Manfaatpraktis

Bagi instansi pemerintah khususnya dinas bersangkutan yang berkelut pada pemerintahan desa dapat mengetahui cara komunikasi yang baik agar dapat membina hubungan terhadapmasyarakat. Dan jika komunikasi berkorelasi positif terhadap partisipasi masyarakat dalam pembangunan maka instansi dapat mengambil kebijakan untuk lebih intensif dalam membina hubungan agar kelak menjadi keterpaduan untuk meningkatkan hasil kerja yang maksimal. Jika tidakmemberikan kontribusi positif, maka harus dilakukan peninjauan ulang. Penelitian ini diharapkandapat menjadi bahan pertimbangan dalam upaya mencari solusi baru dalam mengoptimalkankomunikasi pemeritahan.

  1. Manfaatteoritis

Bagi kalangan akademisi, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan kajian dalampengembangan ilmu, khususnya disiplin ilmu komunikasi pemerintahan desa dan efektivitas kerjadalam pembangunan.

1.6.  Hipotesis Penelitian

Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari hipotesis dua arah yaitu Hipotesis alternative dan hipotesis Nol. Hipotesis benar jika Hipotesis alternative (Ha) terbukti kebenarannya.

Ha :adanya pengaruh antara komunikasi pemerintah desa terhadap efektivitas program alokasi dana desadi desa paloan kecamatan sengah temila kabupaten landak

 

Ho :Tidak ada pengaruh antara landak komunikasi pemerintah desa terhadap efektivitas program alokasi dana desa di desa paloan kecamatan sengah temila kabupaten landak

Daftar Pustaka

Arafat, Yasir. Undang-UndangDasarRepublik Indonesia 1945. Jakarta: Permata Press.

Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2009 tentang Tata cara dan proses perizinan penyelenggaraan penyiaran oleh pemerintah daerah provinsi dan pemerintahan daerah kabupaten/kota

Peraturan Pemerintah nomor 72 tahun 2005 tentang desa

Abidin, Zaenal. 20Agustus 2012. Percepatan Pembangunan Desa di Landak Melalui ADD,

Contoh Outline Skripsi dan Pengertian | jati | 4.5