Pengertian & contoh rumusan masalah,jenis,fungsi rumusan masalah

Pengertian & contoh rumusan masalah,jenis,fungsi rumusan masalah - Rumusan masalah adalah penjabaran dari identifikasi sebuah malasah dan pembatasan dalam sebuah masalah. Rumusan masalah merupakan sebuah pertanyaan yang lengkap dan sangat rinci mengenai ruang lingkup masalah yang akan diteliti berdasarkan identifikasi masalah.

Rumusan masalah yang baik dan benar berarti telah menjawab setengah pertanyaan dari suatu permasalahan.




Masalah yang sudah dirumuskan dengan baik tidak hanya dapat membantu memusatkan pikiran kita, melainkan juga dapat mengarahkan cara berpikir kita terhadap suatu masalah yang akan dipecahkan.
Rumusan masalah dalam sebuah skripsi, makalah, ataupun proposal merupakan hal yang paling mendasar. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dalam rumusan masalah, kemudian akan dijawab dalam proses penelitian dan tertuang secara sistematis ke dalam sebuah laporan penelitian.
Semua yang dibahas dalam laporan penelitian, termasuk pembahasan mengenai kerangka teori, definisi, dan metodologi yang digunakan, semuanya mengarah pada perumusan masalah.
Oleh karena itu, rumusan masalah menjadi titik sentral dalam sebuah penelitian. Disinilah fokus utama yang akan menentukan arah sebuah penelitian.

Jenis Jenis Rumusan Masalah :


Rumusan masalah dalam penelitian terbagi menjadi 3 jenis. Berikut penjelasannya :
  • Rumusan Masalah Deskriptif
Rumusan masalah deskriptif merupakan suatu rumusan masalah yang berkaitan dengan pertanyaan terhadap keberadaan sebuah variabel atau lebih. Jadi dalam sebuah penelitian tidak membuat perbandingan antara variabel yang satu dengan yang lainnya. Penelitian semacam ini dinamakan sebagai penelitian deskriptif.
  • Rumusan Masalah Komparatif
Rumusan masalah komparatif merupakan rumusan masalah penelitian yang membandingkan suatu variabel atau lebih dengan variabel yang lainnya.
  • Rumusan Masalah Asosiatif
Rumusan masalah asosiatif merupakan sebuah rumusan masalah dalam penelitian yang bersifat menayangkan hubungan antara dua variabel atau bahkan lebih.

Fungsi Rumusan Masalah :

Rumusan masalah mempunyai beberapa fungsi yang sangat penting dalam sebuah penelitian. Berikut penjelasannya :
  • Rumusan masalah merupakan titik sentral dalam sebuah penelitian. Maksudnya adalah rumusan masalah sebagai pedoman dalam sebuah penelitian.
  • Rumusan masalah mampu memberikan sebuah solusi. Rumusan masalah pada umumnya berbentuk sebuah pertanyaan yang mengulas sebuah permasalahan. Oleh karena itu, dapat dikatakan rumusan masalah adalah sebuah solusi yang belum terwujud. Bagaimana untuk mewujudkannya ? Dengan penelitian itu tadi.
  • Rumusan masalah mampu membuka pikiran kita terhadap suatu permasalahan. Ketika tujuan dan arah dari suatu permasalah sudah jelas, maka kita tinggal berfokus pada solusi yang akan kita capai untuk masalah tersebut.
  • Sebagai pendorong suatu kegiatan penelitian.

Ciri Ciri Rumusan Masalah :

Rumusan masalah yang baik dan benar mempunyai ciri-ciri dibawah ini :
  • Rumusan masalah yang berkualitas dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya.
  • Rumusan masalah jelas, padat, tidak bertele-tele.
  • Dapat memberikan petunjuk atau sebagai titik sentral dalam sebuah proses penelitian agar memungkinkan menampung data guna menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dalam sebuah rumusan masalah.
  • Mampu mengarahkan cara berpikir kita terhadap suatu permasalahan.
  • Masalah yang dipilih harus mempunyai nilai penelitian.
  • Masalah yang dipilih harus memiliki fisibilitas.
  • Masalah yang dipilih harus sesuai dengan kualifikasi peneliti.

Cara Membuat Rumusan Masalah :

Ada beberapa kriteria yang harus kamu perhatikan dalam membuat sebuah rumusan masalah yang baik. Berikut adalah penjelasannya :
  • Masalah dirumuskan dalam bentuk pertanyaan.
  • Rumusan masalah yang dirumuskan hendaknya jelas dan padat.
  • Rumusan masalah berisi implikasi adanya data untuk mencari sebuah solusi dalam suatu permasalahan.
  • Masalah harus menjadi dasar bagi judul dalam sebuah proses penelitian.

Tidak hanya memperhatikan kriteria diatas. Kamu juga harus memperhatikan bagaimana caranya membuat formulasi sebuah permasalahan yang baik.Bagaimana caranya ? Berikut adalah penjelasannya :

  • Dengan menurunkan masalah dari teori yang sudah ada, seperti permasalahan pada penelitian eksperimental.
  • Dari observasi langsung dilapangan, seperti yang sering dilakukan oleh para ahli sosiologi. Jika masalah sudah dapat diperoleh dilapangan, maka sebaiknya kamu juga harus menghubungkan masalah tersebut dengan teori-teori yang sudah ada sebelumnya. Karena ada kalanya penelitian tersebut bisa menghasilkan dalil-dalil dan dapat membentuk sebuah teori yang baru.

Sumber Masalah

Dari mana kita dapat menemukan masaah? itu adalah pertanyaan yang sering di sampaikan oleh para peneliti muda. Mencari masalah memang mudah-mudah sulit. Disebut mudah karena masalah itu berada di sekitar kita. Coba bayangkan setiap hari kita pasti memiliki masalah bukan. Jadi masalah itu ada di sekitar kita. Meski begitu maslaah juga sulit untuk di temukan, karena kita harus menganalisis masalah yang dapat kita selesaikan dalam sebuah penelitian.

Jika dilihat dari segi pengamatan maka terdapat 4 sumber masalah dapat kita temukan, dimana masalah dapat bersumber dari:

  1. Terdapat penyimpangan antara pebgalaman dan kenyataan
  2. Terdapat penyimpangan antara apa yang telah direncanakan dengan kenyataan
  3. Ada pengaduan
  4. Ada kompetisi

Jika kita sudah menemukan masalah, nyatanya semua masalah elum tentu di katakan baik. Dalam penelitian kita harus memperhatikan beberapa hal berikut agar menemukan masalah yang baik. Hal yang harus diperhatikan dalam merumuskan masalah yaitu:
1. Kepentingan. Artinya bahwa suatu masalah haruslah masalah yang penting sehingga dapat diangkat dalam penelitian. Dikatakan penting jika maslaah tidak segera diatasi akan menimbulkan banyak kerugian atau dampak negatif/
2. Sumberdaya, Artinya masalah tersebut harus memiliki sumber daya untuk membantu pemecahan masalah tersebut.
3. Kemanfaatan, Artinya masalah tadi adalah masalah yang akan memberikan manfaat jika diselesaikan.

Sementara menurut pendapat Sugiyono, masalah dikatakan baik jika:
  • Baru
  • Oroginal
  • Signifikan
  • Feasible
  • Memiliki nilai pasar
  • Benefitcial

Fungsi Rumusan Masalah

Rumusan masalah adalah inti dari penelitian. Rumusan masalahlah yang anntinya akan di cari tau jawababbnya melalui cara ilmiah. Adapaun fungsi dari rumusan masalah ada 7, yaitu:

1.Rumusan masalah merupakan titik sentral dalam sebuah penelitian. Maksudnya adalah rumusan masalah sebagai pedoman dalam sebuah penelitian.
2.Rumusan masalah mampu memberikan sebuah solusi. Rumusan masalah pada umumnya berbentuk sebuah pertanyaan yang mengulas sebuah permasalahan. Oleh karena itu, dapat dikatakan rumusan masalah adalah sebuah solusi yang belum terwujud. Bagaimana untuk mewujudkannya ? Dengan penelitian itu tadi.
3.Rumusan masalah mampu membuka pikiran kita terhadap suatu permasalahan. Ketika tujuan dan arah dari suatu permasalah sudah jelas, maka kita tinggal berfokus pada solusi yang akan kita capai untuk masalah tersebut.
4.Sebagai pendorong suatu kegiatan penelitian menjadi diadakan atau dengan kata lain berfungsi sebagai penyebab kegiatan penelitian itu menjadi ada dan dapat dilakukan.
5.Sebagai pedoman, penentu arah atau fokus dari suatu penelitian Perumusan masalah ini tidak berharga mati, akan tetapi dapat berkembang dan berubah setelah peneliti sampai di lapangan.
6.Sebagai penentu jenis data macam apa yang perlu dan harus dikumpulkan oleh peneliti, serta jenis data apa tidak perlu dan harus disisihkan oleh peneliti. Keputusan memilih data mana yang perlu dan data mana yang tidak perlu dapat dilakukan peneliti, karena melalui perumusan masalah peneliti menjadi tahu mengenai data yang bagaimana yang relevan dan data yang bagaimana yang tidak relevan bagi kegiatan penelitiannya.
7.Dengan adanya perumusan masalah penelitian, maka para peneliti menjadi dapat dipermudah di dalam menentukan siapa yang akan menjadi populasi dan sampel penelitian.

Bentuk-Bentuk Rumusan Masalah

Rumusan masalah memiliki 4 bentuk.
keempat bentuk rumusan masaah tersebut yaitu: rumusan masalah deskriptif, rumusan masalah komparatif dan rumusan masalah kausal serta rumusan masalah kausal komparatif.

1. Rumusan masalah Deskriptif

Rumusan maslah deskriptif merupakan rumuan masalahyang berkaitan dengan pertanyaan yang mencoba untuk menguraikan sebuah variabel mandiri. Artinya bahwa variabel ini tidak dibandingkan atau dihubungkan dengan variabel lainnya.

Peneliti tidak membuat perbandingan variabel 1 dengan yang lainnya. Begitupun mencari hubungan tidak di lakukan oleh peneliti. Rumusan masalah deskriptif biasanya dibuat pada penelitian deskriptif.

2. Rumusan Masalah Komparatif

Rumusan masalah komparatif merupakan rumusan masalah yang berisikan pertanyaan yang membandingkan anatara keberadaan satu variabel atau lebih pada waktu dan tempat yang berbeda.

3. Rumusan Masalah Kausal
Rumusan masalah kausal juga disebut sebagai rumusan masalah sebab akibat. RUmusan masalah ini berbentuk pertanyaan yang menanyakan pengaruh penggunaan produk/ mesin/ alat/ media tertentu.

4. Rumusan Masalah Kausal Komparatif
Rumusan maslah yang berupa pertanyaan penelitian yang menanyakan perbandingan pengaruh penggunaan produk/mesin/alat/media antara tempat tertentu dengan tempat yang lain dan pada waktu yang berbeda.

Contoh Rumusan Masalah Makalah

Rumusan Masalah Lingkungan Kesehatan

Apa pengertian Kesehatan Lingkungan ?
Apa syarat lingkungan yang sehat ?
Bagaimana ruang lingkup kesehatan lingkungan ?
Bagaimana cara memeilhara kesehatan lingkungan ?
Apa tujuan pemeliharaan kesehatan lingkungan ?

Rumusan Masalah Tentang Mengatasi Sampah dalam Masyarakat

Apa pengertian sampah ?
Apa jenis-jenis sampah ?
Bagaimana perkembang sampah di masyarakat ?
Apa dampak sampah bagi masyarakat ?
Bagaimana cara mengelola sampah ?

Rumusan Masalah Tentang Pengamen Jalanan

Apa teori kemiskinan ?
Apa perbedaan anak jalanan dengan anak bangsa ?
Apa yang mendasari orang untuk mengamen ?
Bagaimana solusi agar orang tidak mengamen ?

Rumusan Masalah Tentang Banjir

Apa pengertian banjir ?
Apa penyebab banjir ?
Apa dampak banjir ?
Bagaimana cara menanggulangi banjir ?
Bagaimana cara mencegah banjir ?

Rumusan Masalah Tentang Pernikahan Dini

Apa dampak postif dan negatif pernikahan dini ?
Bagaimana perspektif hukum islam tentang pernikahan dini ?
Kenapa peran pernikahan dini perlu dipertahankan ?
Apa penyebab terjadinya pernikahan dini ?

Rumusan Masalah Penelitian Tempe

Apa yang dimaksud dengan tempe ?
Bagaimana mekanisme pembuatan tempe ?
Bagaimana proses pembuatan tempe ?
Apa saja nilai gizi yang ada pada tempe ?
Apa saja kandungan zat gizi pada tempe ?
Apa saja manfaat tempe bagi kesehatan tubuh ?

Rumusan Masalah Penelitian Tanaman Hidroponik

Apa yang dimaksud dengan hidroponik ?
Bagaimana teknis menanam dengan hidroponik ?
Apa manfaat dari hidroponik ?
Apa saja keunggulan menanam dengan hidroponik ?
Apa saja manfaat menanam dengan hidroponik ?

Rumusan Masalah Penelitian Limbah Tahu

Apa itu tahu ?
Bagiamana proses pembuatan tahu ?
Apa pengaruh limbah pengolahan tahu terhadap kesehatan ?
Bagaimana cara menanggulangi limbah tahu ?
Bagaimana cara memanfaatkan ampas tahu ?

Rumusan Masalah Tentang Penelitian Cacing Tanah

Apa manfaat cacing tanah untuk kesehatan ?
Apa saja kandungan nutrisi cacing tanah ?
Bagaimana mengelola cacing tanah menjadi obat ?
Apa dampak mengkonsumsi cacing tanah ?
Bagaimana cara mengkonsumsi cacing tanah ?



Contoh Rumusan Masalah Pada Proposal Penelitian

Contoh Rumusan Maslaah Deskriptif

Seberapa tinggi tinggi produktifitas kepala sekolah di SMP N 1 Semarang?
Seberapa tinggi produktifitas dokter X di Rumah Sakit YP?
Berapa lamakah ketahannan bola lampu merek X?
Berapa lamakah ketahanan ban sepeda motor merek S?
Seberapa besarkan keinginan warga di desa jati luweh untuk menolak kehadiran pabrik semen?
Seberapa cepatkah lari pemain sepak bola di Indonesia?
Seberapa kuatkah bangunan Y dapat menahan dari goyangan gempa?
Seberapa panaskan suhu udara di sekitar kawah gunung berapa?
Seberapa dinginkah suhu udara yang dapat di tahan oleh beruang kutub?
Seberapa cepatkah lari dari hewan Cita?
Seberapa tinggi motivasi siswa untuk tidak mencontek saat ulangan?
Bagaimanakah reaksi siswa SMP Kelas 9 ketika melihat tindakan korupsi di melalui berita di televisi?
Bagaimanakah pendapat siswa tentang perilaku mencontek?
Bagaimanakah masyarakat di desa wonogodong mendenarkan dilakukan pembangnan Apartemen di Desa mereka?
Bagaimanakah perhatian orang tua siswa terhadap siswa yang memiliki nilai ulangan tinggi?
Seberapa lamakah siswa dengan nilai ulangan dibawah KKM Belajar?
Seberapa tinggikah motivasi kariyawan untuk memajukan perusahaan yang mereka tempati untuk bekerja?
Seberapa yakinkah siswa untuk memperoleh nilai tinggi di UN?
Seberapa tinggikah nilai guru dalam tes keguruan?
Bagaimanakah tingkat kejujuran siswa di SD X?
Bagaimanakah tinggkat kedisiplinan siswa di SD Y?
Bagaimanakah tingkat kedisiplinan pengendara motor di kota Semarang?
Seberapa tinggikah tingkat kecelakaan yang terjadi di Kota S?
Seberapa cepatkah pukulan smah yang dilakukan pemain Pelatnas PBSI?
Seberapa jauhkah loncatan yang bisa dilakukan oleh atlet loncat nasional?

Contoh Rumusan Masalah Komparatif

Adakah perbedaan hasil belajar siswa saat menggunakan media pembelajaran online dengan tanpa menggunakan media pembelaaran?
Adakah perbedaan kinerja guru sebelum memperoleh sertifikasi dengan sesudah memperoleh sertifikasi?
Adakah perbedaan cara belajar siswa dengan nilai ulangan diatas KKM dengan siswa dengan niai ulangan di bawah KKM?
Adakah perbedaan kualitas padi yang di beri pupuk kimiah dengan padi yang diberikan pupuk organik?
Adakah perbedaan kualitas sungai di bagian hulu dengan kualitas sungai di bagian hilir pada sungai di Kalimantan?
Adakah perbedaan tingkat kejujuran siswa di sekolah dasar islam dengan siswa di sekolah dasar negeri?
Adakah perbedaan kewibawaan antara seseorang yang bekerja di kantor dengan seseorang yang bekerja di lapangan?
Adakah perbedaan kedewasaan antara perempuan dan laki-laki?
Adakah perbedaan pengetahuan anatara siswa di perkotaan dengan siswa di desa?
Adakah perbedaan cara bersosialisasi anatar anak desa dengan anak perkotaan?
Adakah perbedaan cara bertahan hidup manusia pra sejarah di jawa dengan manusia pra sejarah di australia?
Adakah perbedaan pendidikan karakter sekolah negeri dengan sekolah swasta?
Adakah perbedaan kinerja kariyawan yang terjadi di kantor X dengan kantor Y?
Adakah perbedaan kinerja kariawan setelah mendapatkan pelatihan dengan kinerja sebelum mendapatkan pelatihan?
Adakah perbedaan motivasi kerjas kariyawan di perusahaan Y sebelum dan sesuah mendapatkan insentif?
Adakah perbedaan hasil kinerja perusahaan sebelum dan sesudah menggunakan mesin baru?
Adakah perbedaan jiwa patriotisme antara TNI AU dan TNI AD?
Adakah perbedaan nasionalisme masyarakat di pelosok dengan masyarakat di perkotaan?
Adakah perbedaan gaya berpakaian remaja sebelum mengenal internet dengan sesudah mengenal internet?
Adakah perbedaan pola fikir setelah menonton ILC dengan sebelum menonton ILC?
Adakah perbedaan penampilan pengacara baru dengan pengacara lawas?
Adakah perbedaan cara penanganan penjahat korupsi dengan penjahat pencurian (umum)?
Adakah perbedaan pelayanan terhadap pasien BPJS dengan pasien umum yang dilakukan oleh rumah sakit X?
Adakah perbedaan keterampilan siswa SMK dengan siswa SMA?
Adakah perbedaan cara kerja lulusan sarjana dengan lulusan SMA?