Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dan Flek Secara Alami

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dan Flek Secara Alami – Jerawat ialah masalah kulit yang dibuka ketika minyak dan sel kulit mati menyumbat pori-pori. Jerawat atau disebut pun sebagai acne atau acne vulgaris, seringkali dapat disertai dengan komedo. Komedo sendiri terdapat yang ‘berkepala’ putih maupun hitam.Bila kita mempunyai hanya sejumlah bintik-bintik merah, kita memiliki format ringan dari jerawat. Jerawat yang parah bisa berarti ratusan jerawat yang dapat menutupi wajah, leher, dada, dan punggung. Atau dapat berupa benjolan yang lebih besar, padat, dan ingin menyakitkan (kista).Jerawat seringkali sering hadir di kalangan remaja dan bakal membaik setelah melalui masa remaja. Beberapa perempuan yang tidak pernah mempunyai jerawat seringkali akan memilikinya saat dewasa, dan biasanya tepat sebelum periode menstruasi mereka.Kabar baiknya ialah bahwa ada perawatan yang dapat dilakukan untuk menolong mengatasi jerawat.
Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dan Flek Secara Alami

Kebiasaan Buruk Penyebab Jerawat

1. Menyentuh wajah dengan tangan kotor
Ini ialah penyebab jerawat yang sangat sering dilakukan tidak sedikit orang. Bakteri dan sekian banyak  kotoran yang menempel di tangan Anda bisa menempel kulit dan menyumbat pori-pori. Nah, urusan inilah yang menciptakan kulit kita jadi rentan berjerawat.Selain kelaziman menyentuh wajah dengan tangan kotor, benda-benda yang menempel di wajah Anda laksana handphone, perangkat make-up, bahkan keringat juga dapat merangsang tumbuhnya jerawat.Untuk menghindarinya, kurangi kelaziman menyentuh wajah atau pakai tisu bersih ketika menyentuh jerawat. Gunting tidak jarang kali kuku kita atau selalu dimurnikan bila Anda hendak memiliki kuku panjang. Jangan lupa guna menjaga kesucian tangan dengan teratur cuci tangan.Sebaiknya, bersihkan pun benda-benda yang tidak jarang Anda pakai sehari-hari laksana handphone, perangkat makeup, handuk, serta lap wajah secara rutin supaya tidak menjadi sarang bakteri yang dapat menciptakan wajah kita semakin berjerawat.
2. Rambut yang kotor
Tidak seluruh orang keramas masing-masing hari. Ada yang melulu kemaras masing-masing dua kali sehari atau ada pun mungkin keramas seminggu sekali. Terlepas dari seberapa tidak jarang Anda keramas, penting untuk Anda untuk mengerjakan keramas secara berkala. Apalagi andai Anda di antara orang dengan rambut tipis, panjang, dan berponi. Pasalnya, jarang keramasan selain menciptakan rambut kita jadi bau dan lepek pun dapat menyebabkan kotoran pada rambut menempel pada wajah. Akibatnya, kulit kita jadi rentan berjerawat. Jika memungkinkan, cucilah rambut kita secara teratur dan usahakan hindari memakai produk rambut pada lokasi dahi.
3. Terlalu cepat menyerah dengan obat jerawat
Perawatan wajah guna mengobati jerawat membutuhkan waktu sebelum akhirnya mengindikasikan hasil. Biasanya tidak barangkali terjadi evolusi yang menyeluruh hanya dalam kurun masa-masa seminggu.Jadi tidak boleh langsung buru-buru ganti obat bila belum tampak efeknya. Pengobatan jerawat bisa memakan masa-masa satu bulan atau lebih sebelum hasilnya terlihat. 
4. Terlalu sering membasuh muka atau mengerjakan eksfoliasi (scrub)
Salah satu kunci guna mempunyai kulit yang bebas dari jerawat adalah dengan menjaga kesucian muka. Karena tersebut selama ini Anda barangkali menjaga kesucian dengan sering-sering cuci muka. Namun, terlampau sering membasuh muka malah memicu jerawat.Pasalnya urusan itu dapat menciptakan kulit iritasi dan semakin sensitif, sebab sebenarnya wajah memproduksi minyak guna melembabkan dan mengayomi wajah. Di samping itu, membasuh muka berkali-kali dengan sabun bisa menyebabkan acne detergicans, yaitu situasi di mana jerawat timbul dampak reaksi terhadap zat yang terdapat dalam sabun atau pembersih.Bahan kimia yang terdapat di cairan pembersih wajah juga dapat membunuh bakteri-bakteri baik yang secara alamiah mengayomi kulit wajah dari bakteri jahat. Ini sebab cairan pembersih atau sabun muka tertentu tidak dapat membedakan mana bakteri baik dan bakteri jahat.Karena itu, keliru bila Anda sekitar ini terlalu tidak jarang cuci muka untuk mencuci jerawat. Cukup membasuh muka sejumlah 2 kali sehari dengan air dan sabun yang cocok dengan situasi kulit wajah. Jika wajah kita berjerawat, hindari memakai scrub wajah yang malah dapat membuat iritasi.
5. Cara membasuh muka yang tidak cukup tepat
Sudah gunakan segudang produk pembersih wajah, namun wajah masih terasa tidak cukup bersih dan jerawat justru tambah banyak? Bisa jadi kita tidak cuci muka dengan benar. Banyaknya produk pembersih wajah yang dipakai sebenarnya bukan garansi untuk menemukan kulit yang bersih dan bebas dari kotoran.Pastikan kita selalu membasuh tangan hingga bersih sebelum cuci muka. Untuk Anda yang mempunyai rambut panjang atau berponi, terdapat baiknya mengikat rambut terlebih dahulu sebelum cuci muka. Dengan begitu Anda pun akan lebih nyaman untuk membasuh wajah Anda. Setelah itu, andai Anda gunakan makeup, maka bersihkan riasan terlebih dahulu dengan memakai pembersih khusus cocok dengan jenis kulit. Nah, barulah ke tahap membasuh muka. Gunakan sabun pemebrsih cocok dengan jenis kulit Anda. Pijat wajah dengan lembut selama sejumlah detik kemudian bilas hingga bersih dengan air yang mengalir.Jika Anda membasuh wajah memakai handuk atau waslap, perhatikan pun kebersihannya. Bakteri yang terdapat pada handuk akan beralih ke wajah dan malah jadi penyebab jerawat. Ingat, tidak boleh menggosokkan handuk ke wajah ketika mengeringkan muka. Karena urusan ini dapat menakut-nakuti elastisitas kulit wajah. Biarkan wajah mengering dengan sendirinya atau tepuk-tepuk muka dengan handuk bersih. Tepuk-tepuk kain lap yang lembap pada kulit dengan gerakan menyapu ke bawah.
6. Sering mengorek dan memencet jerawat
Sebaiknya tinggalkan jauh-jauh kelaziman ini. Memencet jerawat tidak bakal menghilangkannya, tetapi justeru menimbulkan kehancuran dan bekas luka pada kulit wajah. Bahkan, tidak sedikit dermatologis yang menuliskan bahwa Anda jangan sekalipun memencet jerawat — Anda dapat melukai kulit wajah andai sembarangan pencet jerawat. Saat kita memencet jerawat, Anda malah akan melunakkan kulit, mengakibatkan jaringan kulit rentan sobek.Gunakan penyembuhan yang tepat untuk meminimalisir jerawat dan mengurangi timbulnya bekas luka.
7. Pakai kosmetik yang salah
Pemilihan kosmetik yang tidak tepat dapat mengakibatkan penyumbatan pori-pori dan penumpukan komedo. Hal berikut yang mengakibatkan kemunculan jerawat.Jika kulit kita memang rentan berjerawat, pilihlah jenis kosmetik yang berlabel khusus guna kulit berminyak dan berjerawat (for oily and acne-prone skin). Pastikan pun kosmetik opsi Anda mempunyai label non-komedogenik yang tidak menyumbat pori.
8. Pakai hair spray atau minyak rambut
Penggunaan produk perawatan rambut dapat merangsang jerawat di dahi atau di dekat garis rambut. Contohnya, minyak rambut atau hair spray. Begitu kita menyemprotkan atau mengoleskan produk itu ke rambut Anda, bisa jadi besar sisanya dapat mengenai kulit di dekat dahi. Produk itu tidak diciptakan untuk kulit wajah sehingga dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori dan timbulnya jerawat.Jadi, pakai minyak rambut secukupnya, tidak boleh terlalu banyak. Kemudian, atur jarak penyemprotan hair spray dan tutupi wajah dengan tangan Anda saat menyemprotkannya.
9. Stres
Tanpa kita sadari, sekian banyak  tuntutan kegiatan dan masalah individu dapat menyebakan kita stres. Berbagai penelitian mengindikasikan hubungan stres dan sekian banyak  penyakit di tubuh. Termasuk pada kulit Anda.Ya, sejumlah studi telah mengindikasikan bahwa stres dapat merangsang jerawat guna menjadi lebih buruk. Stres bukan penyebab jerawat muncul, namun dapat menciptakan jerawat meningkat parah.Saat stres, kelaziman buruk bisa menjadi semakin buruk dan dapat mengakibatkan jerawat. Kebiasaan buruk mencakup merokok, minum alkohol, santap berlebihan, dan santap terlalu tidak sedikit gula. Mengonsumsi tidak sedikit gula yang diproses dapat mengakibatkan peningkatan insulin, sehingga buatan minyak bertambah dan memperburuk situasi jerawat.
10. Tekanan atau gesekan pada kulit
Menggunakan helm, bra, atau pad bahu dapat mengakibatkan jerawat di badan meningkat buruk. Jika kita sedang telepon, menempatkan handphone di pipi pun dapat menjadi penyebab jerawat hadir atau menjadi lebih parah.Meskipun penyebab jerawat masih terdapat yang tidak diketahui secara pasti. Namun sejumlah faktor di atas bisa menjadi di antara penyebab jerawat maupun menjadi hal yang menciptakan Anda lebih berisiko jerawatan. Bahkan hal-hal tersebut pun dapat merangsang jerawat atau malah membuatnya menjadi lebih parah.
11. Debu dan Polusi
Kuman, asap kendaraan, maupun debu adalahsegelintir hal yang merangsang timbulnya masalah kulit. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, khususnya mereka yang mayoritas waktunya dikuras di luar rumah. Sayangnya, masih tidak sedikit orang yang tidak cukup paham bakal bahaya dari penyampaian debu dan polusi yang rentan merusak kesehatan kulit.

Makanan Penyebab Jerawat

Pada umumnya, jerawat diakibatkan oleh evolusi kadar hormon,gaya hidup, akan namun makanan pun dapat menjadi penyebab munculnya jerawat.

  • Kripik kentang

Kripik kentang ternyata mempunyai indeks glikemik tinggi yang dapat merangsang meningkatnya insulin dan glukosa dalam tubuh. Di samping kripik kentang, kentang goreng, dan roti pun mempunyai indeks glikemik yang tinggi yang usahakan kita hindari.

  • Kue dan soda

Makanan yang tinggi gula, laksana kue manis, soda, dan jus buah yang dicampurkan dengan susu dan gula dapat memunculkan jerawat. Hal ini disebabkan kandungan glukosa yang lumayan tinggi dapat merangsang insulin dan mengakibatkan jerawat.

  • Makanan olahan susu

Susu, keju, dan makanan olahan susu sapi lainnya, walau kaya dengan kandungan kalsium, ternyata dapat mengakibatkan jerawat andai dikonsumsi berlebihan. Hormon yang ada di dalamnya dapat mengakibatkan kelenjar minyak terus berkembang dan menjadi pemicu munculnya jerawat.

  • Makanan berminyak

Makanan berlemak tinggi laksana makanan cepat saji dapat menambah risiko terpapar jerawat. Sejauh ini tidak sedikit yang memandang makanan pedas sebagai biang kerok jerawat, tetapi satu penelitian mengindikasikan bahwa makanan pedas tidak dominan pada jerawat. Justru makanan yang tinggi lemak dan garam yang dominan pada timbulnya jerawat.

Fungsi Jerawat

Dr. Simone Ribero, seperti dilansir dari Newbeauty : Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Investigative Dermatology tersebut, melaporkan bahwa tanda-tanda khas penuaan seperti keriput dan kulit yang menipis, terbukti akan muncul lebih lama pada siapa saja yang menderita akibat masalah jerawat.Alasannya? Karena kulit yang rawan berjerawat cenderung memiliki suatu pelindung kulit yang umurnya lebih panjang dan terletak di ujung telemorenya (kromosom dalam sel darah putih), yang mencegah kromosom di tubuh agar tidak melemah.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dan Flek Secara Alami

  • Lidah buaya

lidah buaya merupakan sejenis tumbuhan yang telah dikenal sejak beberapa ribu tahun yang lalu dan dipakai sebagai obat penyubur rambut, penyembuh luka, dan juga sebagai perawatan kulit. tumbuhan ini bisa kita ditemukan dengan gampang di lokasi kering di afrika. lidah buaya memiliki nama latin aloe vera atau aloe barbadensis milleer.

Cara Pemakaian : Tempelkan gel lidah buaya ke bagian bekas jerawat. Diamkan dan tidak perlu dibilas. Bila bekas jerawat Anda agak parah, tambahkan gel lidah buaya dengan dua tetes minyak pohon teh untuk mendapatkan kulit bekas jerawat menjadi lebih cerah.
Tanaman ini dapat dicoba sebagai bagian dari langkah menghilangkan bekas jerawat secara alami karena dapat memberikan efek membantu memudarkan bekas jerawat, membantu meremajakan, serta melembapkan kulit.

  • Es batu

Es batu adalah sebuah potongan es (air beku) yang berbentuk kotak dan berukuran kecil, yang biasanya digunakan untuk minuman dingin. Es batu terkadang merujuk kepada es yang dihancurkan karena lebih lama mencair; es tersebut biasanya digunakan untuk minuman campuran yang menggunakan es, akan tetapi dapat juga untuk melakukan kompres pada kulit

Cara Pemakaian : Bungkus es batu menggunakan kain bersih, lalu tempelkan pada bekas jerawat. Diamkan beberapa menit sampai bagian kulit tersebut terasa mati rasa.
Es batu dapat digunakan untuk hilangkan bekas jerawat dengan menenangkan kulit yang meradang dan mengurangi kemerahan. Agar khasiatnya makin ampuh, ganti air dengan teh hijau untuk lebih mendapatkan manfaat anti-inflamasi.

  • Jus lemon

Jus jeruk lemon merupakan sebuah minuman jus buah yang telah dibuat dari buah jeruk lemon. Jeruk lemon sendiri merupakan sebuah jenis dari jeruk yang juga telah dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Rasa yang asam di dalamnya ini bisa memberikan banyak dampak yang baik bagi kesehatan.

Cara Pemakaian : Campur jus lemon dan air dengan perbandingan yang sama. Oleskan pada wajah tepat pada bagian bekas jerawat. Diamkan selama 15-25 menit, lalu bilas menggunakan air bersih.
Sifat jus lemon yang membantu memutihkan kulit dapat berpotensi mengurangi noda kehitaman pada bekas jerawat secara efektif. Hindari mengoleskan jus lemon pada kulit di sekitar bekas jerawat karena lemon mengandung asam sitrat yang bersifat sangat mengeringkan kulit. Hindari juga menggunakan jus lemon tanpa diencerkan atau didiamkan di kulit terlalu lama sebab dapat menyebabkan luka bakar. Hal ini disebabkan tingkat pH yang berbeda antara jus lemon dengan kulit manusia.

  • Kayu cendana

Tidak sedikit orang yang bilang jika kayu cendana tergolong salah satu jenis kayu yang unik dan istimewa. Tidak salah memang, bukan karena keindahan tekstur ataupun kekuatan kayunya, tapi karena kayu ini mampu menghasilkan bau atau aroma yang harum yang tidak akan ditemukan pada jenis kayu lain selain dari golongan cendana dan gaharu.

Cara Pemakaian : Siapkan satu sendok makan kayu cendana yang sudah dijadikan bubuk. Tambahkan beberapa tetes air mawar, lalu aduk sampai membentuk pasta. Jika tidak ada air mawar, Anda dapat menggantinya dengan susu atau madu. Oleskan adonan ini pada bagian bekas jerawat. Diamkan selama sekitar setengah jam, lalu bilas dengan air hingga bersih.
Kayu cendana dikenal memiliki sifat menyembuhkan kulit. Gunakan adonan cendana ini sampai bekas jerawat benar-benar hilang.

  • Baking soda

Baking soda merupakan sodium bi-karbonat murni. Formula kimianya NaHCO3 dan baking soda berbentuk bubuk putih dengan biji-biji kristal. Baking soda adalah garam kimia yang punya beragam fungsi

Cara Pemakaian :  Ambil dua sendok baking soda dan campurkan dengan dua sendok teh air. Aduk hingga membentuk pasta. Gunakan pasta ini untuk menggosok wajah dengan gerakan melingkar, terutama di bagian bekas jerawat. Lakukan selama dua menit, lalu bilas menggunakan air bersih.
Fungsi baking soda adalah sebagai pengelupas kulit sekaligus membantu mengurangi bekas jerawat. Yang perlu diingat, jika tidak efektif, segera hentikan pemakaiannya.

  • Madu

Madu adalah cairan yang menyerupai sirup, madu lebih kental dan berasa manis, dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Jika Tawon madu sudah berada dalam sarang nektar dikeluarkan dari kantung madu yang terdapat pada abdomen dan dikunyah dikerjakan bersama tawon lain, jika nektar sudah halus ditempatkan pada sel, jika sel sudah penuh akan ditutup dan terjadi fermentasi Rasa manis madu disebapkan oleh unsur monosakarida fruktosa dan glukosa, dan memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula.Sejarah penggunaan madu oleh manusia sudah cukup panjang

Cara Pemakaian :  Oleskan madu langsung pada bekas jerawat. Utamakan menggunakan madu alami karena hasilnya lebih efektif untuk menyembuhkan bekas jerawat. Madu alami juga berkhasiat mengurangi kemerahan apabila bekas jerawat tersebut masih mengalami peradangan.
Madu bersifat antibakteri dan dapat menenangkan kulit serta melembapkan. Selain itu, bahan alami ini juga aman bagi Anda yang berkulit sensitif.