Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia juga Dunia

Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia juga Dunia – Di semua bagian bumi ini tersebar sekian banyak jenis tumbuhan dan fauna. Keberagaman jenis tumbuhan dan hewan ini tersebar diseluruh distrik didunia secara tidak merata. Namun persebaran tumbuhan dan hewan tersebut diprovokasi oleh sejumlah faktor yang bersangkutan.

Faktor umum dalam penyebaran tumbuhan dan hewan tersebut meliputi hal kondisi tempat tumbuhan dan hewan ini tumbuh dan situasi lingkungan sekitar lokasi persebaran tumbuhan dan hewan tersebut. Faktor ini termasuk kedalam hal fisik dalam pembagian tumbuhan dan fauna.

Jaman dahulu beberapa bumi melulu diselimuti oleh es dan batas permukaan laut masih dalam suasana rendah yakni pada jaman es, jaman glasial maupun jaman pleistosen. Hal itu membuat sejumlah fauna bisa dengan gampang bermigrasi dari satu lokasi ketempat lain sebab daratan bumi masih bergabung satu sama lain.

Setelah jaman silih berganti terjadilah evolusi iklim yang ekstrim menciptakan sebagian es yang ada dalam belahan bumi mencair. Pengaruh iklim tersebut mengakibatkan permukaan laut semakin tinggi dan bertambah sampai 200 meter. Perubahan tersebut pun mengkibatkan daratan bumi menjadi terpisah satu sama lain lantas membuat beberapa bumi ditutupi oleh air. Persebaran tumbuhan dan hewan tersebut menjadi terganggu dibeberapa distrik dunia tergolong negara Indonesia. Proses persebaran tumbuhan memang diprovokasi oleh sejarah pertumbuhan bumi tetapi tidak melulu itu saja tetapi juga diakibatkan oleh situasi lingkungan seperti evolusi iklim yang terjadi diseluruh distrik didunia. Berdasarkan keterangan diatas, saya akan menyalurkan pembagian tumbuhan dan hewan serta persebaran tumbuhan dan hewan di Indonesia juga dunia

PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA

Flora dan fauna di Indonesia dikelompokan menjadi tiga daerah, yaitu daerah asia (asiatis), daerah peralihan dan daerah yang mendapatkan pengaaruh dari Australia (australis) antara Asiatis dengan peralihan dibatasi garis Wallace, sedangkan antara peralihan dengan australis dipisahkan dengan garis Webber.

Persebaran Flora di Indonesia

Indonesia memiliki beraneka ragam jenis tumbuhan. Iklim memiliki pengaruh yang sangat besar, terutama curah hujan dan suhu udara. Jenis-jenis flora di Indonesia antara lain

1. Hutan hujan tropis

Hutan ini merupakan hutam rimba yang lebat. Hutan heterogen adalah naama lain dari hutan Hujan tropis. Jenis hutan ini banyak ditemukan di Pulau Sumatera, Kalimantan dan Papua. Cirinya adalah:

  • Pohonnya besar, tinggi dan rapat
  • Berdaun lebar dan menghijau sepanjang tahun
  • Keadaan didalam hutan gelap
  • Banyak tumbuhan menjalar seperti rotan dan anggrek

2. Hutan musim

Jenis ini sering disebut hutan homogeny karena tumbuhannya terdiri atas satu jenis tanaman. Jenih hutan ini banyak terdapat di jawa tengah, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat. ciri hutan ini adalah:

  • Pepohonan tidak terlalu tinggi dengan jarak tidak terlalu rapat
  • Umumnya terdiri dari satu pohon, misalnya jati
  • Hutan menghijau dimusim penghujan dan meranggas pada kemarau
  • Pada bagian dasar hutan, semak masih bisa tumbuh

3. Stepa

Stepa merupakan lahan yang ditumbuhi dengan rumput-rumput tanpa pepohonan. Jenis padang rumput banyak terdapat di daerah yang curah hujan sedikit dan mengalami kemarau cukup panjnag. Di Indonesia Stepa banyak terdapat di Sumbawa, flores dan timor.

4. Sabana

memiliki ciri padang rumput yang luas diselingi pohon-pohon atau semak-semak di sekitarnya. Di daerah ini memiliki kamrau panjang dan bersuhu panas. Di Indonesia sabana terdapat di Nusa Tenggara, Madura dan di Dataran Tinggi Gayo (Aceh).

5. Hutan bakau atau Mangrove

mangrove Tumbuh di daerah pantai yang berlumpur. Pohon-pohon ini memiliki akar yang mampu menaham hantaman ombak laut. Hutan ini banyak tumbuh di dataran rendah dan pantai yang banyak lumpurnya.

6. Padang lumut

Terjadi karena pengaruh cuaca dingin. Daerah yang dingin biasanya terdapat di puncak-puncak gunung Di Indonesia, padang lumut dapat dijumpai di Puncak Jayawijaya
Berdasarkan faktor geologi, jenis flora di Indonesia dapat dibedakan sebagai berikut:

  • Flora di Paparan Sunda
  • Flora di Sumatera terdiri atas:
  1. Flora edemik seperti Bunga Rafflesia Arnoldi
  2. Flora di Pantai Timur terdiri atas mangrove dan rawa gambut
  3. Flora di Pantai Barat terdiri atas meranti, kemuning, rawa gambut, hutan rawa dan rotan.
  • Flora di Kalimantan, terdapat kesamaan dengan flora di Sumatera yaitu hutan hujan tropic, hutan gambut, dan hutan mangrove
  • Flora di Paparan Sahul, flora di daerah ini terdiri atas hutan tropic, hutan sagu, hutan nipah dan hutan mangrove.
  • Flora di daerah Peralihan terletak di Sulawesi dan daerah sekitarnya.Terdiri dari hutan hujan tropic, tumbuhan mangrove, dan nipah.

Persebaran Fauna di Indonesa

Dunia hewan di Indonesia dibagi menjadi 3 tempat, yaitu:

1.Fauna Tipe Indonesia Barat (Asiatis)

gajah Fauna di daerah barat menyerupai daratan asia. Persebaran fauna meliputi Sumatera, Jawa, Bali, Kalimanta hingga Sellat Makasar dan Selat Lombok. Kebanyakan binatang asiatis memiliki ukuran yang besar dan terdiri dari binatang menyusui. Binatang jenis asiatis bisanya berbulu tidak indah. contoh:

  • Harimau di jawa, Madura dan Bali
  • Beruang terdapat di Sumatera, dan Kalimantan
  • Gajah terdapat di Sumatera
  • Badak terdapat di Sumatera
  • Banteng terdapat di Jawa dan Kalimantan
  • Jenis-jenis kera di Kalimantan dan Sumatera

2.Fauna Tipe Indonesia Timur (Australis)

cendrawasih Fauna bagian timur meliputi daerah Papua, Kepulauan Aru dan beberapa pulau di sekitarnya. Ciri dari fauna australis adalah jenis mamalia berukuran kecil, banyak terdapat burung berbulu indah, hewan berkantong. Binatang di daerah Australis mendapatkan pengaruh dari Australia.Cotohnya sebagai berikut:

  • Kanguru Pohon
  • Musang berkantong
  • Burung kasuari
  • Burung cendrawasih
  • Burung kakatua berjambul merah

3.Fauna Tipe Tengah (Peralihan)

komodoJenis fauna di daerah peralihan memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan fauna di daerah asiatis maupun australis. Jenis fauna peralihan terdapat di Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara. Contoh fauna peralihan

  • Biawak dan komodo
  • Anoa
  • Babi rusa
  • Burung maleo

Persebaran wilayah flora dan fauna di dunia

Persebaran tumbuhan di muka bumi didasarkan atas dasar latar geografis dan fisikologis atau dikenal dengan sebutan pendekatan ekolagi, Pendekatan ekologis memeliputi distribusi tumbuhan dilhat dari pengaruh kondisi lingkungan, terutama iklim yang disebabkan oleh perbedaan letak lintang ( astronomis ), dan pengaruh ketinggian dari permukaan laut.

Sistem bioma merupakan salah satu cara mempelajari persebaran bebagai jenis tumbuhan. Sistem bioma menekankan pada dinamika komonitasyang hubungan dengan iklim dan faktor lingkungan lainya. Selain memperhatikan sejarah evaluasi geologinya.

Bioma-bioma dipermukaan bumi dapat dibedakan menjadi 7 kelompok, yaitu bioma gurun, padang rumput, sabana, hutan gugur, taiga, dan tundra.

1.Bioma Gurun



Daerah gurun dicirikan oleh curhan hujan yang sangat rendah, yaitu kurang dari 250 mm per tahun dan intensitas panas Matahari yang tinggi. Di daerah ini umumnya terdiri atas batu atau pasir dengan tumbuhan yang jarang. Daerah gurun yang paling luas terpusat terluas di daerah sekitar 20LU, yaitu mulai dari pantai Atlantik di Afrika hingga ke Asia Tengah. Sepanjang daerah itu tedapat kompleks Gurun Sahara,Gurun Arab, dan Gurun gobi yang luasnya mencapai 10 juta km.

Derah Gurun juga mempunyanyi ciri-ciriyang khusus,antara lain tingkat evaporasi yang lebih tinggi dari pada curah hujan dan air tanah yang cenderung asing. Air tanah ini menjadi asin karena larutan garam dalam tanah tidak dipindah. Baik mula pencucian maupun oleh drainase.
Tumbuhan yang mampu hidup di gurunpada umumnya mempunyai daun yang kecil seperti duri dan mepunyai akar yang panjang.dan mampu menyimpan air ditempat yang dalam.Vegetasi yang dapat hidup didaerah gurun adalah Kaktus, semak-semak akasia, dan pohon-pohon tamar ( kurma ).dan hewan yang tedapat didaerah gurun adalah belalang dan sebagainya hewan sejenis pengaret, contohnya hamter dan gerbil.

2.Bioma hutan basah ( hutan hujan tropis )

Hatan basah terdapat di daerah troppika meliputi Amerika Selatan, Semenangjung Amerika Tengah, Afrika, Madagaskar, Australia bagian utara,indonesia, dan Malaysia. Didaerah hutan basah ini terdapat berbagi macam jenis Tumbuhan. Berbagai tumbuhan ini dapat hidup antara lain jenis tumbuhan,sepanjang tahun mendapat sinar Matahari yang cukup, air yang cukup, curah hujan diatas 2.000 mm per tahun,dan keadaan alamnya memungkinkan tumbuhan berbagai jenis tanaman.Adapun pohon-pohon memiliki tinggi 20-40 m, cbang-cabang pohonan berdaun lebat dan lebar serta selalu hijau. Hewan yang hidup di bioma hutan trupis umumnya adalah hewan yang hidup di pohon dan berbagai jenis primata.Diantara primata hujan tropis dalam jumlah yang besar adalah avenom,monyet dan gorila.

3.Bioma tundra

Tundra merupakan daerah kutup yang tidak di tumbuhi oleh perpohonan. Hanya lumut yang dapat tumbuh di daerah tundra. Daerah tundra dapat di jumpaidi se keliling lingkaran Arktik dan pulau-pulau kecil dekat Antartik.Daerah ini mempunyai musim dingin yang panjang dan gelap serta musim panas yang panjang dan terang sehingga bersuhu 23,5 LU/LS. Oleh karena itu, musim tumbuh tanaman sabgat pendek, yaitu 30 sampai 129 hari per tahun.dan beberapa jenis tumbuhan khas yang hidup di daerah tundra antara lain rusa, kelinci salju, rubah, dan hewan pengerat. Burung-burung yang terdapat didaerah itu antar lain elang, bebek angsa, dan burung hantu.

4.Padang Rumput

Daerah padang rumput ini terbentang dari daerah tropika samapai ke daerah subtropika. Curah hujan pada umumnya antara 250-500 mm per tahun. Hujan yang tidak teratur dan porositas yang rendah mengakibatkan tumbuhan sulit untuk mengambil air. Tumbuhan yang dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan seperti ini adalah rumput. Daerah padang rumput yang relative basah, seperti yanf terdapat di Amerika Utara, rumputnya dapat mencapai tiga meter, misalnya rumput-rumput bluestem dan Indian grasses. Sedangkan daerah padang rumput yang kering mempunyai rumput yang pendek. Contohnya adalah rumput buffalo grasses dan rumput grama.

Padang rumput terdiri dari beberapa macam seperti berikut :

  • Tundra terdapat di daerah bersuhu dingin bercurah hujan rendah. Jenis tumbuhan yang ada adalah rumput-rumput kerdil
  • Praire(padang rumput) terdapat di daerah dengan curah hujan yang berimbang bengan musim panas. Rumput di praire lebih tinggi di bandingkan dengan rumput tundra.
  • Stepa terdapat di derah dengan cuarah hujan tinggi. Daerah stepa umumnya terdiri dari rumput-rumput pendek dan diselingi oleh semak belukar.
  • Sabana berupa rumput-rumput tinggi diselingi semak belukar dan pohon-pohon tinggi. Tumbuhan yang bias tahan hidup di daerah sabana adalah jenis tumbuhan yang tahan terhadap kelembaban rendah.

5.Hutan Gugur

Di daerah yang beriklim sedang, selain terdapat banyak padang rumput dan kadang-kadang ada gurun, yang paling khas adalah adanya hutan gugur, yang disebabkan oleh hal-hal berikut .

  • Curah hujan merata sepanjang tahun antara 750-1000 mm per tahun serta adanya musim dingin dan musim panas sehingga tumbuhan mengadakan penyesuaian yaitu dengan menggugurkan daunnya menjelang musim dingin.
  • Musim yang mendahului musim dingin disebut musim gugur. Sejak musim gugur sampai musim semi, tumbuhan yang menahun pertumbuhannya terhenti. Tumbuhan semusim matipada musim dingin. Yang tinggal hanya bijinya. Tumbuhan yang tahan dingin dapat berkecambah menjelang musim panas.

Perbedaan hutan gugur dan hutan basah adalah dalam hal kepadatan jaraknya. Di hutan gugur, jarak antara pohon-pohonya tidak terlalu padat dan jumlah spesiesnya sedikit, yaitu antara 10-20 spesies.

6.Taiga

Taiga adalah huatan pohon pinus yang daunnya seperti jarum. Pohon-pohon yang terdapat di hutan taiga misalnya konifera, terutam pohon picia, alder (alnus), birch(betula), dan juniper (juniperus). Daerah ini merupakan bioma yang hanya terdiri dari satu spesies pohon. Taiga kebanyakan terdapat di belahan bumi utara ( Siberia Utara, Rusia, Ameriaka Tengah dan Utara), dengan masa pertumbuhan pada musim panas berlangsung antara 3 sampai 6 bulan.

Persebaran fauna di dunia

Umumnya hewan terbesar secara terbatas pada daerah tertentu karena adanya berbagai penghalang atau karena sejarah pada zaman dahulu. Umumnya yang menjadi penhalang dan permisahan persebaran hewan adalah faktor-faktor fisik yang berhbungan dengan ke adaan bumi.faktor-faktor tersebut antara lain laut, gunung, sungai, padang pasir, dan iklim.

Wilayah pesebaran hewan pertama kali diperkenalkan oleh sclater ( 1858 ), selanjutnya dikembangkan oleh Huxley ( 1868 ) dan oleh Wallace ( 1876 ). Menurut Alfret Russel Wallace, persebaran fauna di dunia di kelompokan menjadi enam wilayah, yaitu Neartik, Australis, Oriental, Paleartik, dan Etiopian.

1.Wilayah Neartik

Wilayah Neartik meliputi seluruh wilayah Amerika Utara dan selurh daerah Greenland. Amerika Utara bagian timur terdiri atas hutan gugur, Amerika Utara bagian tengah terdiri atas padang rumput, dan Amerika Utara bagian Utara terdiri atas Hutan Konifer yang luas.
Lingkungan Greenland sangat menarik, terutama lingkungan fisiknya yang tertutup salju dengan ketebalan yang sulit ditentukan. Hewan yang terdapat di wilayah Neartik antara lain antelop bertanduk cabang tiga, sejenis tupai dari Amerika Utara ( prairie dog ), kalkun, burung biru, salamander, bison dan karibao ( karibu ).

2.Wilayah Neotropik

Wailayah ini meliputi Meksiko bagian selatan sampai Amerika bagian selatan dan tengah. Diwilayah ini sebagian beriklim tropis dan di zonz selatan beriklim sedang.
Hewan yang terdapat di wilayah ini ntara lain : kukang, armadillo, alpaka, kelelawar pengisap darah, orang hutan, siamang, trenggiling, menjangan, sejenis babi, kuda, tapir ( yang berbeda dengan tapir Asia ) dan kera.

3.Wilayah Australis

Yang meliputi Australis, Selandia Baru, Irian, dan Malukuserta pulau-pulau disekitarnya.
Hewan yang hidup di wilayah ini antara lain kangguru, trenggiling, koala, kasuari, cenderawasih, kiwi, kura- kura, buaya, kakatua,burung penghisap madu dan burung emu.

4.Wilayah Oriental

Wilayah Oriental meliputi Benua Asia beserta pulau-pulau nya yang dekat, diantaranya Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulewesi, Srilangka, dan Filipina. Sebagian besar wilayah ini beriklim tropis.
Hewan spesifik di wilayah ini antara lain hariamu, gajah, gibon, orang utan, dan badak bercula satu.

5.Wilayah Paleartik

Wilayah Pleartik meliputi hampir seluruh daratn eurasia dan beberapa daerah tertentu, anatar lain Himalaya, Afganistan, Afrika Ingris dan Jepang
Hewan yang hidup antara lain bison, landak, kucing kutub, dan menjangan kutub

6.Wilayah Etiopian

Wilayah Etiopian meliputi seluruh daratan Benua Afrika, Madagaskar, dan daratan Arab bagian selatan. Dibagian utara terdapat Gurun Sahara yang merupakan padang pasir terluas di dunia.
Hewan-hewan yang terdapat diwilayah ini antara lain Gorila, simpanse, antelop, burung unta, kuda nil, zebra, dan jerapah.

Share