Pengertian,Jenis-jenis Hutan dan Fungsinya, Manfaat

Pengertian,Jenis-jenis Hutan dan Fungsinya, Manfaat – Hutan adalah kenampakan daratan Bumi yang ditumbuhi oleh sekian banyak  macam pohon atau tumbuh- tanaman yang hidup dalam sebuah lahan. Hutan, bilamana kita menyimak secara umum, tentu semuanya nampak sama. Namun ternyata hutan ini dapat dipisahkan menjadi sejumlah jenis.

 

Pengertian hutan

Pengertian hutan adalah suatu daerah yang di dalamnya ditumbuhi berbagai macam tumbuhan dan ditinggali oleh beberapa jenis hewan. Hutan memiliki arti yang banyak sekali. Ketika mendengar kata hutan, pasti anda akan teringat dengan daerah yang penuh dengan pepohonan yang lebat. Didalamnya menjadi tempat tinggal bagi semua fauna. Di dalam uu pokok kehutanan no 5 tahun 1967. Hutan ada suatu lapangan pertumbuhan pepohonan yang secara keseluruhan merupakan persekutuan hidup alam hayati, alam lingkungannya dan yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai hutan.

Jenis – Jenis Hutan

Hutan dapat dibedakan berdasarkan hal-hal berikut, yaitu:

1. Berdasarkan Fungsinya

Berdasarkan fungsinya hutan dibedakan menjadi:
a. Hutan Lindung
Hutan Lindung adalah hutan yang berfungsi menjaga kelestarian tanah dan tata air wilayah.

b. Hutan Suaka Alam
Hutan Suaka alam adalah kawasan hutan yang karena sifat-sifatnya yang khas diperuntukan secara khusus untuk perlindungan alam hayati atau manfaat-manfaat yang lainnya. Hutan suaka alam terdiri dari Cagar alam dan Suaka margasatwa.Cagar Alamiah kawasan suaka alam yang keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa dan ekosistem atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami.Suaka margasatwa ialah kawasan suaka alam yang mempunyai cirri khas berupa keanekaragaman atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya.

c. Hutan Wisata
Hutan Wisata adalah hutan yang diperuntukan untuk dibina dan dipelihara guna kepentingan pariwisata atau wisata baru. Hutan wisata terdiri dari Taman Wisata, Taman Baru dan Taman Laut.
Taman Wisata adalah hutan wisata yang memiliki keindahan alam baik keindahan nabati, keindahan hewani, maupun keindahan alamnya sendiri yang mempunyai corak khas yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan rekreasi dan kebudayaan.Taman Baru adalah hutan wisata yang didalamnya terdapat satwa baru yang memungkinkan diselenggarakannya perburuan secara teratur bagi kepentingan rekreasi.Taman Laut adalah laut kawasan lepas pantai atau laut yang masih di dalam batas wilayah laut Indonesia yang di dalamnya terdapat batu-batuan kosong atau biota.Di kawasan ini terdapat ekosistem dan keindahan khusus yang keadaan alamnya secara fisik tidak mengalami perubahan yang diakibatkan karena perbuatan manusia. Contoh taman laut adalah taman laut bunaken (Sumatra Utara).

d. Hutan Produksi
Hutan Produksi berfungsi sebagai penghasil kayu atau non kayu, seperti hasil industri kayu dan obat-obatan.

2. Berdasarkan Jenis Pohonnya

Menurut jenis pohonnya, hutan dapat dibedakan menjadi:
a. Hutan Heterogen
Hutan Heterogen adalah hutan yang ditumbuhi oleh berbagai macam pohon, misalnya hutan rimba. Biasanya di daerah tropic yang banyak hujannya seperti di Amerika Tengah dan Selatan, Afrika, Asia Tenggara dan Australia Timur Laut pohon-pohonnya tinggi dan berdaun lebar. Di Indonesia hutan Heterogen antara lain terdapat di pulau Jawa, Sumatra,Kalimantan dan Irian Jaya.
b. Hutan Homogen
Hutan Homogen adalah hutan yang ditumbuhi oleh satu macam tumbuhan. Pada umumnya hutan homogen dibuat dengan tujuan tertentu, misalnya untuk reboisasi, penghijauan, atau keperluan perluasan industri. Contoh hutan homogen antara lain hutan jati dan hutan pinus.

3. Berdasarkan Proses Terjadinya

Menurut terjadinya atau terbentuknya hutan dibedakan menjadi dua, yaitu hutan asli atau hutan alam dan hutan buatan.

  • Hutan Asli adalah hutan yang terjadi secara alami, misalnya hutan rimba.
  • Hutan Buatan adalah hutan yang terjadi karena dibuat oleh manusia. Biasanya hutan ini terdiri dari pohon-pohon yang sejenis dan dibuat untuk tujuan tertentu. Khusus untuk hutan mangrove (hutan bakau) kebanyakan merupakan hutan alami, namun ada juga hutan mangrove yang sengaja dibuat oleh manusia untuk menanggulangi pantai dari bahaya yang ditimbulkan oleh gelombang atau arus laut.

 

4. Berdasarkan Tempatnya

Untuk daerah tropik yang memiliki curah hujan tinggi, hutan dapat tumbuh di berbagai tempat, sehingga hujan tersebut dinamai berdasarkan tempat tumbuhnya. Contoh hutan menurut tempatnya adalah hutan rawa, hutan pantai dan hutan pegunungan.

5. Berdasarkan Iklimnya

Berdasarkan iklimnya, hutan dibedakan menjadi:

  • Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis terdapat di daerah tropic basah dengan dengan curah hujan tinggi dan terbesar sepanjang tahun. Hutan hujan tropis antara lain terdapat di Amerika Tengah danSelatan, Australia timur Laut, Afrika dan Asia Tenggara. Ciri khas dari tumbuhan-tumbuhan yang terdapat di hutan hujan tropis adalah ukuran pohon yang tinggi, berdaun lebar, selalu hijau dan jumlah jenis besar. Hutan ini kaya akan hewan Vertebrata dan Invertebrata.

  • Hutan Musim Tropik

Hutan ini terdapat di daerah tropic beriklim basah, tetapi mempunyai musim kemarau yang panjang. Biasanya pohon-pohon di hutan musim tropic menggugurkan daunnya pada musim kemarau. Hutan musim tropik banyak terdapat di kawasan India dan Asia Tenggara, termasuk juga Indonesia.

  • Hutan Hujan Iklim Sedang

Hutan hujan iklim sedang adalah hutan raksasa yang terdapat di Australia dan sepanjang pantai Pasific di Amerika Utara dan California sampai negara bagian Washington. Hutan hujan iklim sedang di Australia merupakan hutan dengan pohon-pohon tertinggi di dunia.

  • Hutan Pegunungan Tropik

Hutan jenis ini mirip dengan hutan hujan iklim sedang, namun struktur dan karakteristik lainnya sangat berbeda.

  • Hutan Hujan Iklim Sedang yang selalu hijau

Terdapat di daerah beriklim sedang. Hutan jenis ini tersebar di Amerika Serikat dan Eropa yang beriklim kontinen.



  • Hutan Gugur Iklim Sedang

Hutan ini terdapat didaerah dengan iklim kontinen sedang namun agak basah dengan musim hujan di musim panas dan dengan musim dingin yang keras. Pohon-pohon yang dominant adalah pohon-pohon yang berdaun lebar yang menggugurkan daunnya dimusim dingin. Hutan ini banyak tersebar di kawasan Amerika Serikat, Eropa, Asia Timur, Chile dan Amerika Tengah.

  • Taiga

Taiga terdiri dari jenis-jenis conifer yang tumbuh di tempat terdingin dari daerah iklim hutan. Taiga terbesar terdapat di Amerika Utara, Eropa dan Asia.

  • Hutan Lumut

Hutan lumut adalah komunitas pegunungan tropik yang memilki struktur yang berbeda dengan taiga. Hutan lumut terdapat di daerah yang memilki ketinggian 2500 m. pohon-pohonnya kerdil dan juga ditumbuhi lumut dan lumut kerak.

  • Sabana
Baca :  Pengertian ,Fungsi,Tujuan,Ciri,Lembaga Ekonomi, Contoh

Sabana adalah padang rumput tropis yang diselingi pohon-pohon besar. Umumnya sabana merupakan daerah peralihan antara hutan dan padang rumput. Sabana antara lain terdapat di Australia dan Brasilia.

  • Gurun

Gurun adalah wilayah daratan yang tidak ada tumbuhan kecuali beberapa jenis kaktus.

6. Berdasarkan Tujuannya

Menurut jenisnya hutan digolongkan menjadi:

  • Hutan Konservasi dan Taman Nasional
  • Hutan Produksi Terbatas dan Hutan Produksi Tetap
  • Hutan Lindung
  • Hutan Konversi

 

Hutan berdasarkan statusnya

Sebelumnya, hanya ada dua jenis status kepemilikan hutan yang di akui di Indonesia, yakni hutan negara dan hutan hak. Hutan negara merujuk pada hutan yang statusnya dimiliki oleh negara dan hutan hak merupakan hutan yang statusnya dimiliki oleh individu atau badan hukum.
Belakangan kelompok masyarakat adat menggugat ketentuan yang mengatakan bahwa hutan adat termasuk dalam hutan negara. Mereka menuntut eksistensi hutan adat dengan mengajukan judicial review terhadap UU No.41 tahun 1999 ke Mahkamah Konstutusi.
Mahkamah Konstitusi mengabulkan tuntutan masyarakat yang tercermin dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012. Salah satu isi putusan tersebut mengubah pengertian hutan adat, dari semula dikatakan sebagai “hutan negara yang berada dalam wilayah masyarakat hukum adat” menjadi “hutan yang berada dalam wilayah masyarakat hukum adat”, kata “negara”-nya dihapus. Atas dasar itu sekarang dikenal tiga pengertian hutan berdasarkan statusnya, yaitu:
a. Hutan negara
Hutan negara adalah hutan yang berada di atas tanah yang tidak dibebani hak atas tanah. Hutan negara ini kepemilikannya ada pada negara. Segala bentuk penguasaan dan pengelolaan harus seijin dari negara.
b. Hutan hak
Hutan hak merupakan hutan yang berada di atas tanah yang dibebani hak atas tanah, dalam terminologi undang-undang kehutanan sebelumnya disebut hutan milik. Kepemilikan hutan hak ini bisa ditangan individu atau badan hukum.
c. Hutan adat
Hutan adat adalah hutan yang berada di wilayah masyarakat hukum adat. Hingga tulisan ini dibuat belum ada penjelasan secara rinci apa yang dimaksud dengan masyarakat hukum adat, apakan individu, badan hukum atau kelompok masyarakat. Lihat lebih lanjut tentang hutan adat.

Manfaat Hutan

1. Hutan sebagai penyerap dan penyimpan karbon
Pohon bisa menyerap CO2 (Karbondioksida) serta mengubahnya menjadi kayu. Karbon yang terserap ini bakal tetap terikat sekitar ratusan bahkan sampai ribuan tahun. Inilah unsur penting faedah hutan dari sistem iklim bumi. Secara simpel dapat dijelaskan bahwa pohon yang tumbuh subur bakal menjadi penyerap Karbondioksida dari permukaan atmosfir bumi serta menyimpannya di dalam daun, akar, dan tanah hutan.
2. Hutan menjadi gantungan hidup
Ribuan bahkan jutaan orang di seantero dunia hidup secara aktif di hutan. Hutan menjadi sumber penghidupan mereka yang menjadikan hutan sebagai lahan mata pencaharian mereka. Inilah sejumlah contoh pemakaian hutan sebagai sumber mata pencaharian : Kayu kayu diolah dan diubah menjadi ragam model furniture guna kepuasan manusia. Hutan pun merupakan sekian banyak  sumber kehidupan. Kayu pinus yang diolah menjadi batang korek api. Berbagai tumbuhan hidup di hutan sebagai habitat pribumi mereka, yang paling berperan dalam ekosistem manusia. Lebih dari 11 juta orang yang dipekerjakan dan bekerja dalam pengelolaan dan konversi hutan di semua jagad ini.
3. Memenuhi keperluan manusia
Berbagai hasil hutan dipakai sebagai bahan baku ragam produk keperluan manusia. Dari yang bersangkutan secara langsung dengan kayu ( ragam model mebel , ragam kerajinan rotan dan kerajinan akar kayu, dll ) sampai semua keperluan yang tak langsung bersangkutan dengan kayu ( hasil madu lebah hutan, obat obatan yang berasal dari ragam daun daun herbal, makanan,dll )
4. Menjadi habitat alami guna burung, serangga, sampai mamalia
Hutan secara langsung menjadi rumah untuk hampir separo spesies tumbuhan di antero dunia . Ditambah dengan ragam macam kekayaan hayati, maka kian lengkaplah faedah hutan terutama di wilayah tropis sebagai empunya hayati terkaya di dunia. Berbagai serangga dan cacing memiliki faedah membantu siklus nutrisi tanah. Namun sungguh disayangkan kepunahan sejumlah spesies langka mulai terjadi di sekian banyak  belahan bumi ini. Sebutlah sejumlah contoh fauna yang sudah nyaris punah laksana gorila, orang utan, panda, harimau benggala, dll.
5. Pencegah Banjir
Hutan yang sedang di dataran tinggi akan bermanfaat sebagai wilayah resapan air yang sangat besar sekaligus sebagai penangkal terjadinya tanah longsor . Hutan di atasnya akan bermanfaat sebagai penahan tanah supaya tak gampang tergerus air. Sedang faedah hutan di dataran rendah akan bermanfaat sebagai penghambat air sampai-sampai dapat menangkal banjir . Dapat menangkal terjadinya kehancuran tanah, bangunan dan properti. Hutan di dataran rendah pun dapat menjadi habitat yang paling alami untuk ragam satwa liar.
6. Sumber Oksigen
Pohon dan tanaman adalahpenghasil oksigen, hutan adalahsumber sangat besar oksigen dan berperan penting mengawal stok oksigen di semua bumi.
7. Sumber cadangan air
Hutan melalui sekian banyak  jenis pepohonan adalahsalah satu sumber cadangan yang mengerjakan peresapan air yang paling besar. Tidak heran bahwa andai cadangan air paling besar ada di dalam hutan.
8. Mencegah erosi dan tanah longsor
Hutan bermanfaat untuk menangkal erosi dan tanah longsor, akar tanaman dan pohon yang ada dalam hutan adalahbahan alami untuk menangkal longsor yang bakal terjadi di sekian banyak  daerah.
9. Tempat Wisata
Tidak tidak banyak yang memanfaatkan hutan sebagai lokasi wisata pendidikan atau masyarakat yang paling bernilai tinggi. Hutan bisa dijadikan lokasi wisata yang menyenangkan andai dikelola dengan baik.
10. Tempat penelitian & studi biologi
Di dalam hutan terdapat sekian banyak  jenis satwa yang bisa dijadikan sekian banyak  studi penelitian dan untuk kebutuhan studi lainnya. Hutan di antara sumber studi yang sangat digemari oleh sekian banyak  pakar ekosistem.
11. Mengatur Iklim
Iklim di bumi adalahsalah satunya diprovokasi oleh faedah hutan yang baik. Jika ada tidak sedikit hutan di sebuah negara, dijamin bahwa udara dalam negara tersebut paling sejuk dan membawa iklim yang segar.
12. Sarana olahraga
Ada tidak sedikit jenis olahraga yang memanfaatkan hutan laksana hiking, berkemah, dan bersepeda. Tidak jarang pula sekian banyak  jenis olahraga itu memanfaatkan hutan sebagai acara resmi.

Share
WhatsApp chat