Klasifikasi Makhluk Hidup Pengertian Tujuan Manfaat Contoh Tata Nama

Klasifikasi Makhluk Hidup Pengertian Tujuan Manfaat Contoh Tata Nama – Apa kah pengertian tentang klasifikasi makhluk hidup? Klasifikasi adalahsebuah kata bahasa Inggris yang (classification) berarti pengelasan atau pengelompokan. Jadi secara simpel klasifikasi makhluk hidup berarti pengelompokan makhluk hidup ke dalam kumpulan atau ruang belajar tertentu menurut kriteria tertentu pula.
Ari Sulistyorini dalam kitab Bologi 1 mengaku bahwa: “Klasifikasi ialah pengelompokan makhluk hidup dalam takson melewati pencarian keseragaman atau persamaan dalam keanekaragaman.Makhluk hidup yang diklasifikasikan dalam satu kumpulan atau takson tertentu mempunyai persamaan-ersamaan sifat dan/atau ciri-ciri. Demikian pula sebaliknya, makhluk hidup dalam kumpulan atau takson yang bertolak belakang akan mempunyai perbedaan-perbedaan sifat dan/atau ciri-ciri”

Pengertian Klasifikasi Mahluk Hidup

Klasifikasi mahluk hidup adalah penggolongan / pengelompokan organisme atau mahluk hidup dalam takson melalui pencarian keseragaman dan keanekaragaman. Organisme atau mahluk hidup yang di klasifikasikan dalam satu kelompok memiliki persamaan. Dan mahluk hidup yang memiliki golongan berbeda akan memiliki banyak perbedaan. Semakin dekat hubungan pengelompokannya maka semakin banyak persamaan dari kedua mahluk hidup tersebut.
Penyebaran mahluk hidup sangat penting untuk di perhatikan karena penyebaran ini menghasilkan keragaman hayati. Hal tersebut yang mendasari manusia untuk membuat sistem pengelompokan tersebut. Namun, sistem tersebut tidaklah tetap, misalnya saja pada awalnya pembagian kingdom pada mahluk hidup hanya dua yaitu kingdom plantae dan animalia. Seiring pekembangan teknologi dan pengetahuan ( misalnya saja di temukan mikroskop ) maka sistem tersebut berubah dan hingga saat ini terdapat lima kingdom.
Klasifikasi makhluk hidup didefinisikan oleh Ernst Mayr sebagai “Pengaturan entitas dalam serangkaian kelas hierarkis, di mana kelas-kelas yang hampir sama atau terkait pada satu tingkat hierarki digabungkan secara komprehensif menjadi lebih inklusif di level kelas yang lebih tinggi.” Kelas didefinisikan sebagai “kumpulan entitas yang sama”.

Tujuan klasifikasi

Tujuan dari klasifikasi adalah sebagai berikut :
  1. menyederhanakan objek studi agar mudah dipelajari.
  2. mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis.
  3. mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri-cirinya.
  4. mengetahui hubungan kekerabatan.
  5. Memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya.

Manfaat dari klasifikasi adalah sebagai berikut :

  1. Pengklasifikasian melalui pengelompokkan dapat memudahkan dalam mempelajari organisme yang beraneka ragam.
  2. Klasifikasi dapat digunakan untuk melihat hubungan tingkat kekerabatan antara organisme satu dengan lainnya.
  3. Mengetahui jenis-jenis makhluk hidup

Tata Nama Ilmiah Makhluk Hidup

Nama ilmiah makhluk hidup diambil dari genus dan spesies dalam klasifikasi makhluk hidup. Berikut adalah tata nama ilmiah makhluk hidup:
  • Menggunakan bahasa Latin
  • Terdiri dari 2 kata dan masing-masing diambil dari genus dan spesies dari klasifikasi makhluk hidup tersebut.
  • Genus terletak di kata pertama
  • Spesies terletak di kata kedua
  • Dicetak miring atau diisi garis bawah
  • Huruf pertama pada kata pertama harus kapital
  • Huruf pertama pada kata kedua tidak kapital

Langkah Melakukan Klsifikasi Makhluk Hidup

Untuk melakukan klasifikasi makhluk hidup, yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut:
  • mengidentifikasi objek berdasar ciri-ciri struktur tubuh makhluk hidup, misalnya, hewan atau tumbuhan yang sama jenis atau spesiesnya;
  • setelah kelompok spesies terbentuk, dapat dibentuk kelompokkelompok lain dari urutan tingkatan klasifikasi sebagai berikut.
  • Dua atau lebih spesies dengan ciri-ciri tertentu dikelompokkan untuk membentuk takson genus. Genus memiliki kesamaan ciri, yaitu pada struktur alat reproduksinya yang sama.
  • Beberapa genus yang memiliki ciri-ciri tertentu dikelompokkan untuk membentuk takson famili.
  • Beberapa famili dengan ciri tertentu dikelompokkan untuk membentuk takson ordo.
  • Beberapa ordo dengan ciri tertentu dikelompokkan untuk membentuk takson kelas.
  • Beberapa kelas dengan ciri tertentu dikelompokkan untuk membentuk takson filum (untuk hewan) atau divisio (untuk tumbuhan).

Tingkatan klasifikasi makhluk hidup

Klasifikasi Makhluk Hidup Pengertian Tujuan Manfaat dan Tata Nama

Tingkatan klasifikasi makhluk hidup terdiri atas 7 tingkatan. Tingkatan klasifikasi mahluk hidup itu kesatu kali dilaksanakan oleh Linneaus. Tingkatan takson tersebut dibuka dari yang sangat umum (tinggi) hingga yang sangat spesifik (rendah). Berikut ini keterangan tentang 7 tingkatan klasifikasi makhluk hidup.
1. Kingdom atau Regnum – Kingdom ialah tingkatan tertinggi pada klasifikasi makhluk hidup. Binatang bakal diklasifikasikan sebagai kingdom Animalia, sementara tumbuhan masuk ke dalam tanaman kingdom plantae.
2. Filum atau Divisio – Filum disebut pun dengan family besar. Ciri-ciri umum pada satu kingdom bakal dikelompokkan menjadi sejumlah filum, tergantung dari ciri-ciri yang ditunjukkan. Beberapa misal jenis filum pada fauna di antaranya filum Arthropoda dengan ciri-ciri mempunyai kaki berbuku-buku dan kutikula yang keras, filum chordata mempunyai ciri bertulang belakang dan bernotokorda. Contoh lainnya ialah filum pada tumbuhan, laksana filum Spermatophyta atau tanaman berbiji dan filum Basidiomycota atau dinamakan sebagai tanaman jamur berbasidium.
3. Kelas – Tingkatan di bawah filum atau divisio ialah kelas. Jika tanaman atau fauna pada filum atau divisio mempunyai ciri yang sama maka bakal dimasukkan ke dalam satu kelas. Pada tanaman dikenal terdapat dua macam ruang belajar yaitu tanaman dengan biji berkeping satu dan tanaman dengan biji berkeping dua. Jadi filum Spermatophyta terbagi menjadi dua ruang belajar yaitu Monocotyledonae (berkeping satu) dan Dicotyledonae (berkeping dua). Sedangkan pada hewan, fauna memiliki sejumlah kelas. Sebagai misal kelas fauna mamalia laksana sapi, anjing, kuda, kambing, dan sebagainya.
4. Ordo – Tingkatan takson yang sedang di bawah kelas ialah ordo. Pada tumbuhan, nama ordo seringkali berakhiran dengan –ales, sementara pada fauna tidak terdapat ciri eksklusif pada ciri khas penamaan. Contoh penamaan ordo pada fauna misalnya ialah herbivora, carnivora, omnivora, dan sebagainya. Contoh: ruang belajar mamalia terbagi atas sejumlah ordo, contohnya ordo herbivora mencakup sapi, kambing, gajah, dan sebagainya, ordo carnivora mencakup anjing, harimau, beruang, dan sebagainya, kemudian ordo omnivora contohnya ialah babi.
5. Famili atau Keluarga – Famili adalahtingkatan takson di bawah ordo, seringkali ada suatu kumpulan yang berkerabat serta memiliki sejumlah kesamaan ciri. Pada tumbuhan, nama famili bakal berakhiran -aceae, sementara pada fauna nama famili bakal berakhiran dengan -idae. Contohnya: Rosaceae (keluarga mawar), Solanaceae (keluarga kentang), Falidae (keluarga kucing), dan Canidae (keluarga anjing).
6. Genus – Nama genus dari makhluk hidup dapat dipungut dari sekian banyak  kata, contohnya dari zat kandungannya, nama hewan, dan beda sebagainya. Nama genus dimulai dengan huruf kapital, penulisannya dengan bercetak oleng atau tegak tetapi dengan garis bawah.
7. Species atau Jenis – Species menjadi satuan dasar guna sistem klasifikasi. Species adalahtingkatan terendah dalam sistem klasifikasi makhluk hidup. Spesies adalahmakhluk hidup yang mengerjakan perkawinan dengan sesamanya dan menghasilkan keturunan yang fertil. Penulisan spesies makhluk hidup seringkali digabung bareng nama genus makhluk hidup. Dua kata dalam penamaan ilmiah makhluk hidup mengindikasikan nama genus dan jenisnya. Kata kesatu ialah nama genus, sementara kata kedua ialah jenis makhluk hidup.

Baca :  Contoh puisi ke prosa

Contoh Klasifikasi

Dengan cara mendata dan mengidentifikasi mahluk hidup berdasarkan ciri, struktur tubuh, dan jenis kemudian pengelompokan spesies dibuat dari urutan klasifikasi lainnya, berikut adalah langkah-langkag klasifikasi hewan dan tumbuhan
Spesies → Takson → Takson Family → Takson Ordo → Takson Kelas → Takson Filum untuk hewan dan Takson Divisiso untuk tumbuhan.
Dengan melakukan langkah-langkah ini kamu akan mengetahu bentuk tingkatan klasifikasi pada mahluk hidup. Lima langkah atau cara ini sudah dilakukan dan digunakan dalam penelitian-penelitian, berikut adalah klasifikasi urutan dari besar ke kecil.
Kigdom (Kerajaan)

Division/Filum

Classic (Kelas)

Ordo (Bangsa)

Family (Suku/Keluarga)

Genus (Marga)

Spesies (Marga)

Contoh Klasifikasi Hewan

Kelasifikasi Hewan Harimau (Panthera tigris)
Kingdom : Animalia
Filum : Cordata
Kelas : Mamalia
Ordo : Karnivora
Genus : Panthera
Spesies : P. Tigris

Contoh Klasifikasi Tumbuhan

Klasifikasi Tumbuhan Padi (Oriza Sativa)
Kingdom : Plantae
Devisio : Magnoliopytha
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Genus : Oryza
Spesies : O.sativa
Share
WhatsApp chat