Kumpulan Puisi Ayah

Kumpulan Puisi Ayah – Ayah adalah sosok yang berperan penting dalam keluarga. Jika ibu adalah hati dan jiwa sebuah keluarga, maka ayah adalah pikiran dan tubuh yang menggerakan roda kehidupan. Ayah selalu menyuruh kita berkata ketika anda tetap bayi,dia pun yang menggenggam tangan ini dengan demikian erat saat kita baru belajar berjalan. Dia tidak jarang kali berdoa dan berharap supaya kita menjadi anak yang terbaik guna keluarga.Setelah kita menginjak bangku sekolah,berbaur dengan lingkungan selama perlahan pandangan anda terhadap seorang Ayah menjadi begitu jelek. Terlebih saat kita tumbuh menjadi seorang anak Remaja, rasa hendak bebas dalam diri anda yang begitu menggebuk-gebuk menciptakan kita memandang bahwa Ayah ialah sosok yang jahat. Yang mengekang dan mendidik anda dengan begitu keras. Namun, saat tumbuh dewasa lalu anda menyadari bahwa didikannya yang keras tersebut semata-mata dia melulu ingin mengayomi kita dari hal-hal buruk diluar rumah.Definis seorang Ayah untuk setiap orang tentu bertolak belakang satu dengan yang lainnya.Ada yang bilang : “Ayah tersebut seseorang yang memiliki pendirian yang kokoh dan tak tergoyahkan “. Ada pula yang berkata: “Ayah tersebut seseorang yang pintar berbohong, saat sakit dia akan berbicara dia baik-baik saja “. Seorang Ayah akan berbicara sesuatu yang tak cocok dengan apa yang dia rasakan.Seorang Ayah pun ternyata diam-diam menciptakan akun media sosial supaya bisa memantau pergaulan anak-anaknya di dunia maya. Ayah tetaplah seorang insan biasa, dia pun dapat merasa kecewa saat kepercayaannya anda hancurkan. Dia pun merasa sedih saat harus melepas anaknya merantau,walaupun kadang dia kelihatan yang sangat mendukungmu guna pergi keperantauan. Dia tidak jarang kali merindukanmu ketika berjauhan, tapi tidak jarang kali kalah dengan gengsi yang begitu tinggi. Di bawah ini ada beberapa Kumpulan Puisi Untuk Ayah yang dibuat khusus untuk mengenang kebaikan-kebaikan seluruh ayah di muka bumi ini,
silahkan disimak :

 

GETAR MALAM RINDUKU

Ingin ku gali gundukan itu
Dan mencabut papan nama setiap dukaku
Biarlah nafasku memeluk tentangmu
Puisi-puisi gelap menimangku

Sajak berairmata merangkulku
Dan merambatkan tiap ratap disekitar gelap
Seolah kau utus jangkrik untuk memejamkan lelahku
Nyanyi cerita tentang dahaga merindu
Seolah kau titipkan restumu
Lewat dingin malam menyuap

Mantra-mantra penghapus basah tatapku
Tiap dendang lantun macapat mengiring sendu
Seperti suara hati yang tersampaikan padaku
Bahkan suara gitar berbeda saat anganku

Menuju kenangmu
Getar yang mencakar, melahirkan syair bak
pujangga berlagu
Ini untukmu, itu buatmu, dan doa sebagai bhaktiku

AYAH

Disetiap tetes keringatmu
Di derai lelah nafas mu
Si penuhi kasih sayang yang luar biasa
Demi aku kau rela si sengat matahari
Hujan pun tak dapat membatasi mu
untuk aku anakmu…
Si setiap doamu kau haturkan segenap harapan



Ayah…
kan ku jaga setiap nasehatmu
Di setiapnafas ku
Di relung hati akan ku hangatkan nmamu
Akan ku kobarkan semua impianmu
Hanya untuk menikmati senyumu
Di ufuk senjamu
Ayah

KERINDUAN

Ayah dimana engkau berada
disini aku merindukanmu
menginginkan untuk berjumpa
merindukan akan belaianmu

Baca :  Contoh Slip Gaji Bulanan Karyawan Swasta

Kasih sayangmu selalu ku rindu
engkau selalu hadir dimimpi
mimpi yang begitu nyata bagiku
menginginkan engkau untuk kembali

Aku selalu mengharapkan engkau hadir
menemani aku setiap hari
menemani masa pertumbuhanku ini
Aku tumbuuh menjadi besar
tanpa engkau disisiku
tanpa engkau yang menemani hari-hariku

AYAH SEGALANYA UNTUKKU

Beribu kata telah kau ucapkan..
Beribu cinta tlah kau berikan ..
Beribu kasih telah kau curahkan..
Hanya untuk anak mu..

Ayah..
Kau ajarkan ku tentang kebaikan..
Kau tunjukan ku tentang arti cinta..
Kau jelaskan ku tentang makna kehidupan..
Dan kau mendidik ku dengan sungguh kasih sayang..

Ayah..
Betapa mulianya hati mu..
Kau korbankan segalanya demi anak mu..
Kau banting tulang hanya untuk anak mu..
Kini ku berjanji untuk semua kerja keras mu..
Ku berjanji untuk semua kasih sayang mu..
Dan ku berjanji untuk ketulusan hati mu..
Bahwa aku akan selalu menjaga mu..
Aku akan selalu menyayangi mu hingga akhir hiup ku..
Terima kasih ayah untuk semua kasih sayang mu..

RINDUKU PADA AYAH

Rapuhya hatimu
Rapuhnya jiwamu
Rapuhnya ragamu
Rapuhnya penglihatanmu
Rapuhnya ucapanmu

Sosok yang dulu tegap perkasa
Kini telah dimakan waktu

Sosok yang dulu pemberani
Kini telah pudar oleh usia

Sosok yang dulu pekerja keras
Kini telah habis oleh raga yang lemah

Tapi..
Aku tetap bangga
Aku tetap sayang
Aku tetap cinta
Aku tetap rindu

Rinduku pada ayah
tak akan termakan waktu
pudar oleh usia
habis oleh raga yang lemah
dan takkan pernah rapuh

AYAH MENGAPA KITA JAUH

Ayah Mengapa Kita Jauh?
Ayah… aku mencintaimu
Tapi aku tidak tahu bagaimana mengucapkannya
Ayah… aku menyayangimu
Tapi aku tidak tahu bagaimana menunjukkannya
Ayah… aku merindukanmu

Tapi aku tidak tahu bagaimana menebusnya
Ayah… kita serumah tapi mengapa selalu berbeda arah
Ayah… aku darah dagingmu tapi mengapa aku ragu menyapa dulu
Ayah… masih ingin kunikmati bising kota denganmu
Atau anggunny mentari menampakkan diri
Ayah… masih kutunggu kepul asap rokokmu pagi hari
Ayah… masih kunanti kau bangunkanku dini hari
Ayah… bagaimana kesenjangan ini berakhir nanti
Ayah… marahi aku biar kutahu salahku
Ayah… buatku menangis lagi dengan nasihatnmu

Kenapa tak lagi kurasai sayang menjalari diri
Kenapa tak lagi tawamu mengganggu belajarmu malam hari
Ayah… akhiri pertikaian ini segera
Tak bertahan lamu kutanpa kau ada dengan marah dan tawa
Ayah… aku mencintaimu

Puisi-puisi di atas di buat khusus untuk ayah, terlebih jasa ayah sangat lah besar sebanding dengan kasih sayang Ibu, walaupun terkadang kasih sayang ayah terhadap anak tidak ayah tunjukan berbeda dengan kasih ibu yang ditunjukan dengan perhatian,namun kasih sayang ayah terlihat dengan sikapnya dan tanggung jawab nya, ketika kita beranjak dewasa kita akan sadar betapa penting dan vital nya peran seorang ayah dimata kehidupan anda.
Share
WhatsApp chat