Pengertian Ekosistem Laut, Macam, Jenis,Manfaat,Ciri

Pengertian Ekosistem Laut, Macam, Jenis,Manfaat,Ciri – adalah ekosistem akuatik yang didominasi oleh perairan berkadar garam tinggi pada permukaan yang sangat luas. Ekosistem ini merupakan tempat hidup bagi banyak biota laut mulai dari hewan bersel satu, invertebrata, mamalia, hingga beragam tanaman laut seperti terumbu karang dan rumput laut. Berikut ini jatikom telah membahas pengertian dan macam-macam ekosisistem laut beserta ciri-ciri khasnya masing-masing. Silakan disimak!

PENGERTIAN EKOSISTEM LAUT

Ekosistem laut atau disebut juga ekosistem bahari merupakan ekosistem yang terdapat di perairan laut,yang terdiri atas ekosistem perairan dalam, ekosistem pantai pasir dangkal atau disebut juga bitarol, dan ekosistem pasang surut.

Ciri- Ciri Ekosistem Air Laut

Agar dapat memahami lebih dalam tentang ekosistem laut maka perlu diketahui ciri-ciri khususnya. Diantaranya yaitu:
  • Memiliki variasi suhu, yakni perbedaan suhu antara bagian permukaan laut dengan bagian dalam atau kedalaman air laut.
  • Memipunyai tingkat salinitas (baca: tingkat keasinan atau kadar garam terlarut dalam air) yang tinggi, yakni semakin mendekati garis khatulistiwa (baca: equator) maka salinitas semakin tinggi.
  • Tidak terlalu dipengaruhi oleh keadaan iklim dan cuaca.
  • Didominasi oleh NaCI (baca: garam) hingga mencapai 75%

 

Macam-macam Ekosistem Laut

Ekosistem laut dapat dibedakan atas beberapa sub ekosistem yang meliputi ekosistem lautan, ekosistem pantai, ekosistem estuari, dan ekosistem terumbu karang.



1. Ekosistem Laut

Ekosistem laut identik dengan kondisi salinitas yang tinggi dengan kandungan ion Cl- dalam perairannya yang mencapai 55%. Salinitas ekosistem ini akan lebih tinggi jika berada di daerah laut tropis, mengingat suhu di daerah tropis yang tinggi membuat laju penguapan besar. Dalam ekosistem laut juga terdapat perbedaan suhu antar lapisan. Lapisan atas umumnya akan berasa lebih hangat dibangingkan dengan lapisan laut bawah. Adapun kedua lapisan ini dipisahkan oleh lapisan yang disebut termoklin. Dalam rantai makanan ekosistem laut, gerakan air dari pantai ke tengah laut memegang andil yang cukup besar bagi kelangsungan ekosistem ini. Gerakan air dari pantai ke tengah menyebabkan air laut bagian atas turun ke bagian bawah dan sebaliknya, sehingga memungkinkan terbentuknya rantai makanan. Sama seperti ekosistem danau, berdasarkan kedalamannya, ekosistem air laut juga dibedakan menjadi beberapa zona, yaitu:
  1. Zona Litoral : daerah yang berbatasan dengan darat.
  2. Zona Neritik : daerah yang dalamnya ± 300 meter sehingga masih dapat ditembus cahaya matahari sampai bagian dasar.
  3. Zona Batial : daerah yang dalamnya berkisar antara 200-2.500 meter.
  4. Zona Abisal : daerah yang lebih jauh dan lebih dalam dari pantai (1.500-10.000 m).
Berdasarkan wilayah permukaannya secara horizontal, laut juga dibagi berdasarkan beberapa daerah, yaitu:
  1. Epipelagik : daerah antara permukaan dan kedalaman sekitar 200 m.
  2. Mesopelagik : daerah di kedalaman 200-1000 m. Ikan hiu tinggal di daerah ini.
  3. Batiopelagik : daerah jereng benua, kedalaman 200-2.500 m. Gurita tinggal di daerah ini.
  4. Abisalpelagik : daerah dengan kedalaman 4.000 m, tidak terdapat tumbuhan, tetapi hewan mungkin masih ada.
  5. Hadal pelagik : bagian laut terdalam. Kedalaman > 6.000 m. Hewan yang bisa memproduksi cahaya sendiri seperti lele listrik hidup di daerah ini.
Di laut, hewan dan tumbuhan tingkat rendah umumnya mempunyai tekanan osmosis sel yang nyaris sama dengan tekanan osmosis air laut. Sedangkan untuk hewan dan tumbuhan tingkat tinggi yang memiliki tekanan osmosis lebih rendah umumnya akan beradaptasi dengan cara banyak minum air, sedikit berekresi, dan mengeluarkan air.

2. Ekosistem pantai

Ekosistem pantai adalah ekosistem laut yang letaknya berbatasan dengan ekosistem darat dan daerah pasang surut. Kondisi dalam ekosistem ini sangat dipengaruhi siklus harian pasang surut air laut. Adapun organisme yang hidup di ekosistem pantai biasanya memiliki adaptasi struktural sehingga dapat melekat erat pada substrat keras untuk menjaga dirinya dari hempasan ombak yang kencang. Jenis organisme yang hidup di daerah pantai dipengaruhi oleh sirkulasi air.
  • Daerah paling atas pantai hanya hanya terendam saat pasang naik tinggi, biasanya dihuni oleh ganggang, moluska, dan remis yang jadi makanan bagi kepiting dan burung pantai.
  • Daerah tengah pantai terendam pada saat pasang tinggi dan pasang rendah, biasanya dihuni oleh ganggang, porifera, remis dan kerang, anemon laut, siput herbivor dan karnivor, landak laut, bintang laut, kepiting, dan ikan­ikan kecil.
  • Daerah pantai terdalam terendam pada saat air pasang dan surut, dihuni oleh beragam invertebrata, ikan, serta rumput laut.

3. Ekosistem Estuari

Ekosistem estuari (muara) adalah ekosistem tempat bersatunya air sungai dan air laut. Ekosistem ini sering dipagari lempengan lumpur intertidal dan rawa garam. Salinitas air dalam ekosistem ini berubah bertahap mulai dari daerah tawar ke asing. Salinitas juga dipengaruhi siklus harian pasang surut. Adapun nutrien dari sungai telah memperkaya daerah estuari dan membuat berbagai komonitas tumbuhan seperti rumput rawa garam, ganggang, dan fitoplankton dan hidup dan tumbuh subur. Beberapa hewan seperti cacing, kepiting, kerang, dan ikan juga menjadikan ekosistem estuari ini menjadi tempat kawin dan mencari makan.

4. Terumbu Karang

Di laut tropis, daerah neritik yang perairannya masih dapat ditembus matahari sering ditumbuhi suatu komunitas khusus berupa karang batu dan organisme-organisme tertentu. Komunitas ini adalah ekosistem terumbu karang. Ekosistem terumbu karang didominasi pertumbuhan karang (koral) kelompok Cnidaria. Hewan-hewan yang ada di ekosistem terumbu karang memakan mahluk hidup mikroskopis dan sisa bahan organik lainnya. Berbagai invertebrata, mikroorganisme, serta ikan-ikan kecil hidup dan bereproduksi dalam ekositem laut satu ini.

Baca :  Pengertian ,Penjelasan,Fungsi, Dimensi Besaran, Contoh

Manfaat Ekosistem Laut

Sangat unik memang mengetahui sekian banyak  fakta menarik yang dapat anda temukan di dalam laut. Adanya laut adalahsatu hal yang sangat urgen yang memungkinkan terjadinya kehidupan di muka bumi. Laut, pun memiliki sekian banyak  manfaat untuk kehidupan manusia. Bahkan kita tidak jarang mendengar lagu dengan lirik, “nenek moyangku seorang pelaut…” Hal ini menunjukkan betapa laut telah menjadi andalan hidup dan pun sumber daya alam untuk manusia bahkan semenjak dahulu kala. Bagi lebih lengkapnya, inilah ini akan dijelaskan sekian banyak  manfaat dari eksistensi laut di bumi:

 

  • Laut Menyerap Karbon Dioksida

Alasan kenapa laut paling penting untuk kehidupan di bumi salah satunya ialah karena dengan adanya laut memungkinkan terserapnya selama 30 sampai 50 persen karbon dioksida dari hasil pembakaran. Karbon dioksida sendiri didapatkan oleh bahan bakar fosil yang dipakai sebagai sumber energi untuk industri bahkan untuk kendaraan laksana sepeda motor. Namun seiring bertambahnya suhu permukaan laut, dominan pula pada plankton sebagai penyerap karbon dioksida.

  • Sumber Kehidupan Nelayan

Laut ialah penyedia sumber protein tersebar di dunia. Setiap tahunnya, ada selama 70 sampai 75 juta ton ikan yang diciduk oleh semua nelayan di semua dunia. Dari jumlah tersebut, 29 persen di antara ialah untuk konsumsi manusia. Saat ini, telah terjadi penangkapan ikan yang semakin tidak terkendali sehingga menyebabkan langkanya sejumlah jenis ikan laksana tuna dan salmon.

  • Jalur Transportasi

Di samping darat dan udara, jalur laut ialah salah satu jalur alternative lainnya untuk menolong mobilisasi masyarakat. Bahkan di Indonesia yang tidak lain ialah negara kepulauan yang diceraikan oleh lautan – lautan, memakai jalur transportasi laut paling membantu.

  • Untuk Tempat Rekreasi

Laut bisa menjadi di antara alternative lokasi untuk rekreasi. Pemandangan di laut yang didominasi warna biru dengan angina semilir dapat menjadi penyelesaian terbaik guna menghilangkan penat dari kegiatan keseharian. Apalagi anda di Indonesia, tidak sedikit sekali distrik laut Indonesia yang tidak sedikit dijadikan sebagai spot kesayangan untuk diving atau sebatas snorkeling atau bersantai. Bahkan tidak sedikit sekali spot laut Indonesia yang tidak jarang dikunjungi oleh turis mancanegara.

  • Menjadi Sumber Bahan Makanan Sehat

Di samping menjadi sumber protein terbesar di dunia, laut pun memiliki sekian banyak  bahan pangan lainnya. Laut menjadi lokasi hidup tanaman laksana rumput laut, kerang, ikan dan masih tidak sedikit hewan maupun tanaman di dalam laut lainnya yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan yang lezat dan kaya nutrisi.

  • Laut Sebagai Pengendali Iklim Dunia

Alasan lainnya kenapa laut mempunyai peran yang paling penting untuk kehidupan di bumi ialah laut menjadi pengendali untuk iklim di dunia. Adanya laut memungkinkan suhu bumi tidak terlampau dingin pun tidak terlau panas untuk kehidupan sekian banyak  jenis mahluk hidup di bumi. Laut berperan penghantar suhu panas dari wilayah katulistiwa mengarah ke wilayah yang lebih dingin yakni distrik kutub. Sehingga pada wilayah katulistiwa yang beriklim tropis tidak terlampau panas, dan pada distrik kutub yang beriklim dingin tidak terlampau dingin yang dengan kata lain masih memungkinkan untuk mahluk hidup untuk bermukim di distrik tersebut.

  • Objek guna penelitan

Ada sekian banyak  biota yang hidup dan berkembang di laut. Hal tersebut pun lah yang tentunya mengundang keingintahuan dari sekian banyak  pihak. Tak jarang, laut juga dipakai sebagai objek penelitian sebuah penelitian. Di samping biota laut, urusan lainnya yang biasa diteliti ialah aliran air, ombak, sampai tingkat salinitas air laut.

  • Sebagai Sumber Mineral

Laut ialah penyedia atau sumber mineral terbesar di dunia. Beragam jenis mineral terdapat di dalam laut. Bahkan di antara mineral yang sangat diperlukan oleh tubuh insan yaitu iodium, bisa didapat dari laut. Garam ialah produk dari air laut yang bisa menjadi sumber iodium untuk manusia. Kekurangan iodium dapat dominan  buruk untuk kesehatan manusia.

  • Sumber Minyak Bumi

Banyak perusahaan minyak yang membina kilang minyak di lautan lepas. Ini sebab di dalam laut terdapat tidak sedikit sumber minyak bumi, maupun gas alam yang paling berguna untuk kehidupan dan kemaslahatan umat manusia. Para berpengalaman juga memperkirakan andai kandungan minyak bumi dan gas alam di bawah laut jauh lebih besar dikomparasikan yang terdapat di daratan.

  • Sumber Air Tawar yang Melimpah

Tahukah kamu jika air laut dapat menjadi air minum? Ya, air laut dapat kita konsumsi sebagai air minum asalkan terlebih dahulu melewati proses yang disebut proses desalinasi. Bahkan, proses desalinasi ini sudah tidak sedikit dipraktekan oleh sekian banyak  negara di dunia, khusunya negara – negara yang mempunyai sedikit sumber air tawar.

  • Sumber Pembangkit Listrik

Secara alami laut merasakan pergerakan. Hal itu terjadi masing-masing harinya, pergerakan air laut yang anda ketahui yaitu ombak maupun pergerakan pasang surut air laut bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik yaitu dengan teknik memanfaatkan pergerakan air laut itu sebagai penggerak turbin.

Share
WhatsApp chat