Pengertian, Macam,Jenis,Fungsi, Seni rupa, Sejarah,Unsur

Pengertian, Macam,Jenis,Fungsi, Seni rupa, Sejarah,Unsur – Seni Rupa ialah salah satu unsur kesenian yang penerapannya berbentuk dua atau tiga dimensi sebab mempunyai panjang dan lebar, serta volume. Seni rupa adalahungkapan usulan dan perasaan insan yang diwujudkan melewati pengolahan media dan pengaturan elemen serta prinsip-prinsip desain.
Seni rupa ialah seni yang teknik pengungkapannya diwujudkan dalam format rupa, yang mencakup unsur garis, warna, bidang, tekstur, gelap terang, dan titik. Seni rupa adalahrealisasi dari sebuah khayalan yang tanpa batas dan tidak terdapat batasan dalam suatu karya seni. Sehingga dalam berkarya seni tidak bakal kehabisan gagasan dan imajinasi.
Lebih jauh mengenai seni, ya seni sangat memprovokasi kehidupan insan saat ini. Bisa anda bayangkan andai hidup tanpa seni, tentu tidak bakal berawarna dan pastinya membosankan. Dan itulah salah satu faedah seni, yakni guna memuaskan hati insan akan keindahan yang dapat menyemangati hati dan pikiran. Seni rupa sendiri pun begitu, laksana batik yang coraknya menggambarkan  sesuatu dan mempunyai makna tersendiri.
Pengertian, Macam,Jenis,Fungsi, Seni rupa, Sejarah,Unsur

 

Pengertian Seni Rupa Menurut Para Ahli

  • La Mery, seorang ahli seni rupa 2 dimensi yang berasal dari prancis menyatakan bahwa seni rupa adalah penglihatan ekspresi secara simbolis dalam wujud dan bentuk yang lebih tinggi dan akan lebih indah yang dinetralisir menjadi sebuah wujud indah sebagai bentuk pengekspresian diri dan emosi.
  • Haukin. mengungkapkan bahwa, seni rupa sebagai ekspresi jiwa seseorang yang di imajinasikan pada sebuah bentuk indah yang diungkapkan dan dapat dinikmati oleh orang dalam pertunjukan atau pameran seni.
  • Kamala devi chattopadhayaya. seorang reformis asal india yang juga berjuang untuk kemajuan seni di negeranya menyebutkan seni rupa adalah sebuah desakan ekspresi diri pada sebuah bentuk yang menjadikan seseorang mampu untuk meluapkan apa yang sedang dirasakannya sehingga mampu dirasakan banyak orang yang melihat karya tersebut.
  • Coorig hartong. tokoh wanita asal belanda yang cukup banyak berperan pada dunia seni terutama seni tari memberikan definisi bahwa seni rupa adalah seni yang menjadi sebuah bentuk untuk pengekspresian diri dan emosi yang dapat dinikmati dan dirasakan oleh banyak orang.
  • Sussane K langer. Seorang filsuf terkenal yeng berasal dari amerika memberikan definisi Seni rupa adalah sebuah bentuk karya manusia yang indah yang dapat dinikmati dengan rasanya oleh orang lain melalui bentuk indah tertentu.
  • Kottak, seni sebagai kualitas, hasil ekspresi, atau alam keindahan atau segala hal yang melebihi keasliannya serta klasifikasi objek-subjek terhadap kriteria estetis.
  • J.J Hogman, Kesenian adalah sesuatu yang mempunyai unsur ide, aktifitas, dan artefak.
  • Plato dan Rousseau, seni adalah hasil peniruan alam dengan segala seginya.
  • Schopenhauer, seni adalah segala usaha untuk menciptakan bentuk-bentuk yang menyenangkan. Menurut tiap orang senang dengan seni music meskipun seni musik adalah seni yang paling abstrak
  • William A. Haviland, Kesenian ialah keseluruhan sistem yang melibatkan proses penggunaan imajinasi manusia secara kreatif di dalam sebuah kelompok massyarakat dengan kebudayaan tertentu.
  • Irving Stone, Kesenian ialah kebutuhan pokok, seperti roti atau anggur atau mantel hangat dimusim dingin. Mereka yang mengira kesenian ialah barang mewah, pikirannya tidak utuh. Roh manusia menjadi lapar akan kesenian seperti halnya perutnya keroncongan minta makan.
  • Alexander Baum Garton, Seni ialah keindahan dan seni adalah tujuan yang positif serta menjadikan setiap orang yang melihat atau mendengarnya merasa bahagia.
  • Emmanuel Kant, Seni ialah suatu impian yang tidak bisa direalisasikan dengan rumus-rumus tertentu.
  • Leo Tolstoy, Seni ialah ungkapan perasaan pencipta yang lalu diungkapkan pada orang lain dengan harapan agar mereka bisa ikut merasakan apa yang dirasakan oleh penciptanya.
  • Drs. Popo Iskandar, Seni ialah hasil ungkapan emosi yang ingin di sampaikan kepada orang lain dalam kesadaran hidup bermasyarakat/berkelompok.
  • Prof. Drs. Suwaji Bastomi, Seni ialah aktivitas batin dengan pengalaman estetika yang menyatakan dalam bentuk agung yang mempunyai daya membangkitkan rasa takjub dan haru.
  • Akhdian Karta Miharja, Seni ialah kegiatan rohani yang mereflesikan realitas dalam suatu karya yang bentuk dan isinya mempunyai untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam rohaninya penerimanya.
  • Prof. Drs. Suwaji Bastomi, Seni ialah aktivitas batin dengan pengalaman estetika yang menyatakan dalam bentuk agung yang mempunyai daya membangkitkan rasa takjub dan haru.
  • Ki. Hajar Dewantara, Seni ialah segala perbuatan manusia yang timbul dari perasaan dan sifat indah, sehingga menggerakan jiwa perasaan manusia.
  • Kuntjaraningrat, Kesenian ialah suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma dan peraturan dimana kompleks aktivitas dan tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat dan biasanya berwujud benda-benda hasil manusia.
  • Eric Ariyanto, Seni ialah kegiatan rohani atau aktivitas batin yang direfleksikan dalam bentuk karya yang dapat membangkitkan perasaan orang lain yang melihat atau mendengarkannya.

 



Macam Macam Seni Rupa

Merunut pada definisi seni rupa, dapat anda simpulkan bahwa segala benda yang mempunyai nilai keindahan (estetis) hasil dari proses panjang dan gagasan yang kreatif ialah tergolong ke dalam misal karya seni rupa. Contoh-contoh seni rupa itu menurut prosesnya dipisahkan menjadi sejumlah macam. Adapun kami telah mencakup macam-macam seni rupa tersebut, terutama yang sangat populer di kalangan masyarakat kita. Macam-macam seni rupa yang kami rangkum tersebut antara beda seni lukis, seni grafis, seni patung, seni instalasi, seni pertunjukan, seni kriya, dan seni arsitektur.
1. Seni Lukis
Seni lukis adalahsalah satu cabang dari seni rupa dengan dasar definisi yang tidak cukup lebih sama. Seni lukis sendiri adalahpengembangan yang lebih utuh dari menggambar.
Melukis merupakan pekerjaan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi guna mendapatkan kesan tertentu. Medium lukisan dapat berbentuk apa saja, seperti: kanvas, kertas, papan, dan beda sebagainya.
Begitulah definisi seni lukis secara umum. Berikut ini ada sejumlah pengertian seni lukis menurut keterangan dari para berpengalaman yaitu diantar nya:
Berdasarkan keterangan dari Aristoletes, seni lukis adalahsesuatu yang di samping baik pun menyenangkan. Meskipun terkesan sederhana, tapi pemaparan tersebut mempunyai kebenaran jamak yang disetujui oleh tidak sedikit orang.
Sebab, dalam sejarahnya, seni lukis memang dijadikan media yang membuat insan senang ketika melihatnya. Meskipun lukisan yang dihasilkannya ialah gambaran kesedihan, tapi cerminan tersebut akan menciptakan orang-orang merasa terwakili oleh hadirnya lukisan tersebut.
Sedangkan, Brade menambahkan bahwa seni lukis adalahpemanfaatan budi dan akal guna menghasilkan karya yang membahagiakan jiwa spiritual manusia. Jadi, tidak saja sekadar memuat bahagia, tetapi pun mengikutsertakan pemanfaatan budi dan akal di dalam prosesnya.
Pengertian tentang seni lukis yang cukup bertolak belakang lainnya diungkapkan oleh Friedrich Hegel. Berdasarkan keterangan dari Hegel, seni lukis ialah identitas yang sempurna dan nyata.
Di dalam pengertiannya, Hegel menyaksikan bahwa insan dapat menunjukkan keterampilan untuk mengetahui keindahan alam atau apa juga yang dilihatnya sebagai sebuah pernyataan sempurna terhadap kenyataan bahwa insan dapat mengintuisi keindahan.
2. Seni Grafis
Seni Grafis ialah karya seni yang didapatkan melalui proses percetakan atau printing. Dalam bahasa inggris, seni grafis dinamakan dengan printmaking.
Seni grafis tergolong dalam karya senirupa dua dimensi. Pelaku seni grafis bisa menggunakan sekian banyak  media mulai dari teknik tradisional sampai kontemporer tergolong dari tinta/cat air, cat minyak, pastel minyak, dan pun pigmen padat larut air.
Berdasarkan keterangan dari Abe Idlan, seni grafis ialah cabang seni rupa yang proses penciptaan karya tersbut mengggunakan kiat cetak, seringkali diatas kertas.
Kecuali kiat monotype yang prosesnya bisa menghasilkan duplikat karya yang sama dengan jumlah tidak sedikit ini yang dinamakan dengan proses cetak.
3. Seni Patung
Seni Patung dikenal pun dengan istilah Plastic Art. Alasannya ialah karena seni patung paling identik dengan pekerjaan seni yang meniru format dengan sentuhan keindahan. Adapun definisi SENI PATUNG menurut keterangan dari sejumlah ahli, sebagai berikut:
Berdasarkan keterangan dari MIKE SUSANTO, definisi Seni Patung ialah suatu tipe karya seni tiga dimensi dimana bentuknya diciptakan dengan memakai metode substraktif dan aditif. Metode Substraktif maksudnya ialah pembuatannya dengan teknik mengurangi bahan. Sementara aditif maksudnya ialah dengan menciptakan model terlebih dahulu.
Berdasarkan keterangan dari SOENARSO & SOEROTO, definisi Seni Patung ialah suatu benda tiruan dapat itu mengambil format manusia atau pun fauna yang diciptakan dengan teknik dipahat.
Berdasarkan keterangan dari B.S MYERS, definisi Seni Patung ialah suatu karya seni 3 dimensi yang tak diikat latar belakang apapun atau pun tak diikat bidang apapun pada bangunan.
4. Seni Pertunjukan
Seni peragaan (performance art) ialah karya seni yang melibatkan aksi pribadi atau kumpulan di lokasi dan masa-masa tertentu. performance seringkali melibatkan empat unsur: waktu, ruang, tubuh si seniman dan hubungan seniman dengan penonton.Konsep dan definisi seni canggih memandang andai seni pertunjukan pun termasuk perwujudan macam macam seni rupa. Seni ini didapatkan dari aksi pribadi atau kumpulan di masa-masa dan lokasi tertentu. Adapun dalam proses pembuatannya, seni peragaan tidak bakal lepas dari empat unsur, laksana waktu, ruang, tubuh si seniman, dan hubungan seniman dengan penonton. Beberapa misal seni peragaan antara beda seni akrobat, mengamen, komedi/lawak, tari, pentas musik, opera, sulap, dan seni teater.
5. Seni Kriya
Seni kriya ialah cabang seni yang lebih mengandalkan kemampuan tangan dan pengolahan bahan baku yang ditemukan di lingkungan. Adapun menurut bahan bakunya, seni kriya bisa digolongkan menjadi kriya tekstil, kriya kayu, kriya keramik, kriya rotan, kriya logam, kriya kulit, dan kriya bambu. Hasil karya seni kriya umumnya tergolong jenis seni rupa terapan.
6. Seni Arsitektur
Seni arsitektur atau seni instalasi ialah seni merancang bangunan, lingkungan, perencanaan kota, lanskap, atau desain produk. Selain menyimak nilai estetisnya, seni arsitektur mengembangkan nilai praktis dari karya yang dihasilkan.

Sejarah Seni Rupa

Seni rupa adalahjenis seni yang telah ada dalam masa prasejarah laksana periode Acheulian dengan adanya patung Venus dari Berekhat Ram (patung basaltik, 230.000-700.000 SM) dan Venus dari Tan-Tan (patung kuarsit, 200.000-500.000 SM ) serta lukisan di gua Chauvet (30.000 SM).

Baca :  Penemu Matematika Awal dan Islam, Sejarah Perkembangannya

Pada era kemajuan Mediterania kuno, termasuk kebiasaan Yunani, Romawi dan Bizantium, serta seni Carolingian, Ottonian, Romawi, dan Gothik pada abad pertengahan, seniman dirasakan hanya sebagai pekerja terampil. Baru pada ketika masa Renaisans, profesi “seniman” diusung ke tingkat yang lebih tinggi, sebab mencerminkan pentingnya bagian “seni desain” .

Mulai abad ke-16 berdiri sekolah seni rupa untuk orang yang hendak menjadi seniman professional. Dua sekolah (akademi) yang sangat awal ialah Academy of the Art of Design di Florence ( Accademia dell’Arte del Disegno ) dan Akademi Seni Rupa Roma (Accademia di San Luca). Institusi edukasi ini mengajarkan jenis seni akademis yang paling tradisional, yang didasarkan pada prinsip-prinsip seni Renaisans, yang menata hal-hal laksana materi pelajaran, bentuk, pesan, komposisi, warna dan sebagainya.
Akademi seni rupa pada saat tersebut juga memutuskan urutan tingkatan seni yang ketat , andaikan memberi peringkat pada lukisan dengan urutan kepentingan sebagai berikut: (1) Lukisan sejarah (2) Potret (3) Lukisan-lukisan (4) Landscape (5) Still Life. Dengan demikian, suatu lukisan sejarah (yang berarti suatu gambar dengan ” istoria ” atau naratif ) dinilai lebih bertambah daripada pemandangan atau lukisan tanpa mengandung manusia. Namun pada abad ke 20, saat muncul aliran Kubisme, dan Surealisme, ketentuan Akademi seni rupa juga hilang.

Unsur Unsur Seni Rupa

1. Titik
Merupakan unsur yang paling kecil dan merupakan sebuah dasar dari segala ide seni yang akan di ciptakan.
2. Garis
Garis menjadi unsur penggabung dari sebuah titik, secara umum, garis itu ada banyak macamnya di mana setiap garis yang di ciptakan akan membentuk suatu watak dan cirri khas yang bisa menjelaskan suatu maksud dari hasil karya apakah itu bersifat keras, lentur, kaku dan lain sebgaainya.
3. Bidang
Merupakan sebuah pengembangan dari garis-garis yang jika di gabungkan akan membentuk beberapa sisi dalam hasil karyanya.
4. Bentuk
Unsur inilah yang memberikan sebuah karya seni menjadi lebih hidup dengan berbagai sentuhan dan detail yang semurna sehingga bisa menghasilkan sebuah karya seni yang indah.
5. Ruang
Merupakan unsur yang memiliki dua sifat yaitu semu dan juga nyata.Keduanya ini jelas berbeda dari dimensi yang di hasikan apakah itu dua dimensi ataupun tiga dimensi.
6. Warna
Warna merupakan unsur penting yang menjadikan sebuah hasil karya seni lebih indah. Perpaduan warna pada sebuah karya seni itu relative dan tergantung dari sang pembuat karya. Perpaduan warna akan memberikan sebuah gambaran dari seninya, apakah sedang berada dalam suasana hati yang senang sedih dan lain sebagainya.
7. Tekstur
Dalam seni, yang di maksud dengan tekstur yaitu keadaan ataupun sifat yang dimiliki pada suatu hasil karya. Pada dasarnya tekstur ini di bedakan menjadi dua yaitu tekstur semu, merupakan tekstur dengan kesan yang tak sama antara penglihatan dan juga indera peraba.
Sedangkan tekstur nyata merupakan tekstur yang dimiliki oleh sebuah hasil karya seni antara indera peraba dan penghlihatan itu terasa sama.
8. Gelap terang
Unsur yang satu ini menjadikan hasil karya yang diciptakan akan terlihat makin nyata karena dalam mengerjaannya sangat memperhatikan intensitas cahaya dari suatu objek yang di jadikan sebuahkarya seni rupa.

Fungsi seni rupa :

 

  • Untuk memuaskan batin seniman, atau penciptanya atau memberikan kepuasan batin tersendiri bagi orang yang membuat karya seni. Tanpa mempertimbangkan dia untung atau tidak, tanpa memiliki tujuan untuk mendapatkan uang. Yang terpenting dia puas. SELESAI.
  • Untuk Memuaskan batin Orang lain, atau masyarakat secara luas dengan tingkat penilaian yang bermacam-macam. Terkadang kepuasan batin dikesampingkan, yang menjadi prioritas adalah kepuasan orang lain. Jika orang lain menikmati karyanya, orang lain tersebut harus senang dan merasa puas. Oleh karena itu, seseorang harus melakukan penelitian kecil untuk mengetahui keinginan masyarakat terhadap produk-produk seni. Terutama ketika mau mengadakan Pameran dan Pergelaran dengan penataan ruang yang baik akan memberikan kenyamanan dan kepuasan pengunjung bertambah.
  • Untuk menyampaikan nilai-nilai budaya dan ekspresi seniman untuk digunakan dalam kebutuhan sehari-hari atau benda praktis. Arti benda praktis adalah benda yang memang bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Namun seseorang tetap akan memperhatikan nilai keindahannya walaupun yang menjadi prioritas adalah kegunaannya.
  • Sebagai sarana ritual keagamaan. Orang akan butuh agama. Agama memiliki kebudayaan. Dan dari zaman dahulu sampai sekarang, terjadi perubahan keyakinan sehingga budaya yang tercipta akan berubah pula. Dulu Patung sebagai Tuhan yang harus mereka sembah, karena adanya perubahan keyakinan, Patung berubah fungsi menjadi hiasan saja atau sebagai benda bersejarah yang terawat, guna menghormati nilai-nilai budaya bangsa yang beraneka ragam.
  • Untuk Mengenang Sejarah. Sebagai media atau alat untuk mengenang suatu peristiwa tertentu yang pernah terjadi pada kurun waktu terdahulu. Suatu contoh SEjarah KAligrafi. Kenangan akan dapat diingat ketika melihat peninggalan bersejarah. Berupa barang-barang antik, Benda-benda purbakala, yang saat itu tentunya digunakan dalam kehidupan mereka dulu. Sekarang sudah berubah fungsi dan menjadi benda hias.

 

Fungsi Seni Rupa Berdasarkan Cakupannya

Berdasarkan cakupannya, fungsi seni rupa dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu :

  • Fungsi individu: Fungsi Individu atau bisa kita sebut fungsi pribadi hanya untuk memenuhi kebutuhan emosional dirinya saja. Salah satu contoh fungsi seni rupa bagi perorangan adalah memenuhi kebutuhan emosional. Seni rupa memberikan kepuasan tersendiri bagi penciptanya atau bagi penikmat seni. Tidak perduli terhadap penilaian orang lain. Atau tidak perduli dengan kebutuhan orang lain. Seseorang yang merasa sedih mungkin mendapat penghiburan dengan menikmati keindahan lukisan itu sendiri. Membuat lukisan sendiri yang nantinya karya tersebut dapat membangkitkan kenangannya akan suatu hal yang indah. Memberikan semangat yang melimpah. Menghadiri suatu pameran seni rupa juga dapat menjadi alternatif untuk memulihkan suasana hati atau fikiran yang lelah dengan rutinitas sehari-hari yang membosankan, terlebih jika kita adalah pecinta seni rupa.
  • Memenuhi kebutuhan fisik: Seni rupa terapan yang digunakan dalam kehidupan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan fisik. Karena ditujukan berupa peralatan untuk bekal hidup, maka karya atau produk seni yang dihasilkan harus memenuhi 3 kriteria yaitu kenyamanan, keindahan dan keamanan. Hal ini sangat dibutuhkan karena ketiganya akan saling mempengaruhi dan saling dibutuhkan. Adanya seni rupa terapan yang tak hanya memperhatikan fungsi tetapi juga nilai estetika atau nilai keindahan. Namun yang menjadi keunggulan tersendiri yang dapat menimbulkan kenyamanan sebagai salah satu pilar penting pemenuhan kebutuhan fisik. Satu contoh adalah desain busana dan aksesoris yang menarik memberikan kenyamanan, keamanan dan nilai guna yang diselaraskan guna pemenuhan kebutuhan fisik individu.
  • Fungsi sosial Rekreasi Rekreasi: Kita bisa menyebutnya sebagai hiburan. Hiburan itu merupakan salah satu fungsi seni yang paling dapat dirasakan secara langsung. Sebab jika kita melihat karya tersebut, hati menjadi tenang, damai dan nyaman. Timbul rasa semangat kembali untuk berkarya. Ini yang menjadi keuntungan yang berlipat dalam apresiasi seni. Keindahan dan kenyamanan suatu karya seni rupa menjadi daya tarik tersendiri yang mampu menghibur banyak orang dari berbagai kalangan. Sama halnya dengan perpaduan unsur-unsur musik yang yang mampu membangkitkan keceriaan, seni rupa juga mampu membantu manusia untuk menyegarkan suasana setelah menjalani rutinitas yang melelahkan sepanjang hari.
  • Fungsi Komunikasi: Seiring dengan berkembangnya teknologi dan media sosial dan internet, karya seni rupa juga semakin efektif merasuk dalam nilai-nilai budaya budaya mereka. Lihatlah bagaimana seorang pelukis yang berada di Eropa menyampaikan ide-ide dan nilai budayanya melalui sebuah lukisan yang kemudian dapat dilihat oleh banyak orang di seluruh dunia melalui media sosial dimana pelukis tersebut membagikan karyanya. Perhatikan seniman seniman Indonesia yang mampu memukau dunia melalui karya-karyanya. Sungguh luar biasa, para seniman menyampaikan budaya melalui karya seni. Mereka memperkenalkan produk seninya pada dunia. Misalnya Batik, Atau Batik Tulis yang sudah diakui dunia. Wayang Kulit yang sudah diakui oleh dunia. Mungkin dunia juga akan mempelajari sejarah Wayang Kulit sampai pada Bagaimana mempelajari Cara Membuat Wayang Kulit. Produk inilah bukti kongkret sebagai media berkomunikasi. Banyak hal yang kita peroleh ketika menikmati suatu kaya seni rupa. Banyak desain bangunan terkenal yang tercipta karena disainernya belajar banyak hal dari seni arsitektur bangunan terdahulu yang berkesan baginya. Begitupula halnya desain busana yang terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan tehnologi dan informatika. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak desainer yang belajar dari karya seni rupa yang sudah ada dan kemudian secara kreatif untuk mengembangkannya.

 

Jenis-Jenis Seni Rupa

Seni Rupa Murni – adalah suatu cabang seni yang menghasilkan karya dengan fungsinya sekedar untuk dinikmati keindahannya saja. Dalam proses pembuatannya, seni rupa murni tidak mempedulikan nilai-nilai praktis dari karya yang dihasilkannya, melainkan lebih berfokus pada nilai estetisnya saja.

Contoh Seni Rupa Murni

  • Lukisan
  • Kaligrafi
  • Seni Grafis
  • Seni Fotografi
  • Patung
  • Relief
  • Topeng

 

Seni Rupa Terapan – Karya seni rupa yang berwujud 2 atau 3 dimensi yang memiliki fungsi tertentu dalam kehidupan sehari-hari yang mana mengandung nilai fungsi tertentu di samping nilai seni yang dimilikinya.

Contoh Seni Rupa Terapan

  • Rumah Adat
  • Senjata Tradisional
  • Transportasi Tradisional
  • Seni Kriya ( Pahat, Tekstil, Anyaman, Keramik )

 

Pada karya seni terapan sulit sekali untuk menjelaskan atau menilai hasil dari karya seni tersebut, karena masing-masing individu yang membuatnya memiliki pandangan tersendiri.

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

Share
WhatsApp chat