Pengertian, Unsur, Contoh Identitas Nasional

Pengertian, Unsur, Contoh Identitas Nasional – Identitas merupakan sifat khas yang menerangkan dan sesuai dengan kesadaran diri pribadi sendiri, golongan sendiri, kelompok sendiri, komonitas sendiri, atau Negara sendiri. Mengacu kepada definisi tersebut, identitas tidak terbatas pada individu semata tetapi berlaku pula pada suatu kelompok.

Pengertian, Unsur, Contoh Identitas Nasional

 

Pengertian Identitas Nasional

Pengertian identitas nasional adalah pandangan hidup bangsa, kepribadian bangsa, filsafat pancasila, serta sebagai ideologi negara sehingga memiliki kedudukan paling tinggi dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalamnya tatanan hukum yang digunakan di Indonesia. Dalam pengertian lain identitas nasional sebagai dasar negara yang merupakan norma peraturan yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh warga negara tanpa mengesampingkan rule of law, yang mengatur tentang hak dan kewajiban warga negara, demokrasi serta hak asasi manusia (HAM) yang berkembang semakin dinamis di Indonesia. Hal inilah yan menjadi etika politik yang kemudian dikembangkan menjadi konsep geopolitik dan geostrategi ketahanan nasional di Indonesia.

Fungsi Identitas Nasional

Adapun fungsi identitas nasional sebagai berikut:

  • Sebagai pemersatu bangsa.

Menggerakan masyarakat atau golongan untuk mencapai suatu tujuan bersama sama menyatukan pendapat atau kesepakatan untuk kepentingan masyarakat

  • Sebagai Jati Diri yang membedakan sebuah Negara dengan Negara yang lain.
  • Sebagai pegangan atau landasan bagi sebuah negara untuk berkembang atau mewujudkan potensi yang dimiliki.

Hakikat Identitas Nasional

Hakikat Identitas Nasional kita sebagai bangsa di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu pancasila yang aktualisasinya tercermin dalam penataan kehidupan kita dalam arti yang luas, misalnya di dalam aturan perundang-undangan atau moral yang secara normatif diterapkan diterapkan didalam bermasyarakat atau berinteraksi, baik itu di dalam tataran nasional ataupun internasional.
Dengan demikian nilai-nilai budaya yang tercermin di dalam Identitas Nasional tersebut bukanlah barang jadi yang sudah selesai dalam kebekuan normatif dan domatis, melainkan sesuatu yang terbuka yang cenderung terus-menerus bersemi karena adanya hasrat menuju kemajuan yang dimiliki oleh masyarakat. Konsekuensi dan implikasinya yaitu identitas nasional merupakan sesuatu yang terbuka untuk ditafsir dengan diberi makna baru agar tetap relevan dan fungsional dalam kondisi aktual yang berkembang dalam masyarakat.

 

Unsur-Unsur Identitas Nasional

Identitas Nasional yaitu ciri-ciri yang dapat membedakan negara Indonesia dengan negara lain. Identitas nasional Indonesia dibuat serta disepakati oleh para pendiri bangsa Indonesia. Identitas nasional Indonesia tercantum dalam konstitusi Indonesia yaitu Undang-Undang Dasar 1945 dalam pasal 35-36C, Identitas Nasional yang menunjukkan jati diri Indonesia antara lain yaitu sebagai berikut:

  • Bahasa Nasional atau Bahasa Persatuan adalah Bahasa Indonesia
  • Bendera negara adalah Sang Merah Putih
  • Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat
  • Lambang Negara adalah Pancasila
  • Lagu Kebangsaan adalah Indonesia Raya
  • Semboyan Negara adalah Bhinneka Tunggal Ika
  • Konstitusi “Hukum Dasar” negara adalah UUD 1945
  • Dasar Falsafah negara adalah Pancasila
  • Konsepsi Wawasan Nusantara
  • Kebudayaan daerah yang telah diterima sebagai Kebudayaan Nasional
Baca :  Pengertian, Fungsi, Ciri, Macam-Macam Nilai Sosial Jenis Contoh

Contoh Dari Implementasi Identitas Nasional

Contoh sederhana dari implementasi identitas nasional yaitu kewajiban diadakanya upacara bendera setiap hari senin pada seluruh instansi sekolah maupun non sekolah. Dalam upacara bendera, terdapat banyak sekali unsur identitas negara. Seperti pengibaran sang saka merah putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, menyanyikan lagu nasional lain, pembacaan UUD 1945, pembacaan Pancasila, dan pada penutup di akhiri dengan doa (agama). Kegiatan upacara ini dilaksanakan dari tingkat SD hingga SMA, bahkan ada Perguruan Tinggi yang melaksanakan Upacara Bendera. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat sudah dijarkan bagaimana mengimplementasikan identitas nasional sejak dini. Namun, masih banyak yang tak acuh dalam kegiatan semacam ini. Kebanyakan dari mereka menganggap kegiatan upacara hanya sebagai kewajiban agar terbebas dari hukuman yang sudah diterapkan. Dan juga kurangnya penjelasan tentang makna dari kegiatan upacara itu sendiri. Sehingga mereka tak acuh dengan makna dibalik upacara bendera ini.

Unsur-unsur pembentuk identitas yaitu:

 

  • Suku bangsa: adalah golongan sosial yang khusus yang bersifat askriptif (ada sejak lahir), yang sama coraknya dengan golongan umur dan jenis kelamin. Di Indonesia terdapat banyak sekali suku bangsa atau kelompok etnis dengan tidak kurang 300 dialeg bangsa.
  • Agama: bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang agamis. Agama-agama yan tumbuh dan berkembang di nusantara adalah agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Kong Hu Cu. Agama Kong H Cu pada masa orde baru tidak diakui sebagai agama resmi negara. Namun sejak pemerintahan presiden Abdurrahman Wahid, istilah agama resmi negara dihapuskan.
  • Kebudayaan: merupakan  pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya adalah perangkat-perangkat atau model-model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukung-pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan sebagi rujukan dan pedoman untuk bertindak (dalam bentuk kelakuan dan benda-benda kebudayaan) sesuai dengan lingkungan yang dihadapi.
  • Bahasa: merupakan unsur pendukung Identitas Nasonal yang lain. Bahsa dipahami sebagai system perlambang yang secara arbiter dientuk atas unsure-unsur ucapan manusia dan yang digunakan sebgai sarana berinteraksi antar manusia.
Share
WhatsApp chat