Cara Daftar BPJS KESEHATAN Secara ONLINE

Posted on
Cara Daftar BPJS KESEHATAN – BPJS Kesehatan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan sendiri secara sah didirikan pada 1 Januari 2014 sesudah sebelumnya mempunyai nama Askes (Asuransi kesehatan). BPJS Kesehatan didirikan oleh pemerintah bersamaan dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyedia layanan garansi sosial untuk seluruh rakyat Indonesia. Program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan diselenggarakan dengan diharapkan dapat mengakomodasi keperluan masyarakat akan garansi sosial berhubungan kesehatan dan ketenagakerjaan. Sayangnya meskipun nampak bertujuan baik, sayangnya program-program ini tidak cukup maksimal disebabkan sosialisasi yang dilaksanakan sangat kurang. Hasilnya, di lapangan juga masih tidak sedikit masyarakat anda yang tidak tahu teknik mendaftar BPJS kesehatan.
Sebagai pengumuman bahwa teknik pendaftaran Bpjs guna tahun 2019-2020- ini bertolak belakang dengan tahun 2014, andai pada 2014 boleh susunan perorangan (dalam 1 family 1 orang saja) tetapi semenjak Tahun 2019 mesti semua keluarga. Makanya sebelum meregistrasi pikirkan dengan matang untuk yang keluargaya tidak sedikit anak, karena setelah kamu dan sekeluarga sudah terdaftar dan mempunyai nomer peserta (dalam kartu Bpjs) tidak akan dapat dibatalkan selamanya, kecuali kamu pindah kewarga negaraan.
Cara Daftar BPJS KESEHATAN Secara ONLINE
Cara Daftar BPJS KESEHATAN
Tapi kalaupun kamu tidak susunan hari ini, suatu ketika harus tetap susunan paling lambat tahun 2019, andai sampai tahun 2019 belum terdaftar dijamin akan menemukan sanksi publik yakni tidak medapatkan pelayanan publik. Sebelum meregistrasi tentukan ruang belajar yang akan kamu pilih, urusan ini bakal menilai besar kecilnya iuran yang akan kamu bayar dan ruang rawat inap serta fasilitasnya dalam lokasi tinggal sakit, guna obatnya sama saja. Silakan tenentukan kelasnya mau ruang belajar 1,2 atau 3 menurut ruang perawatan yaitu:
  • Kelas 1 iuran per orang per bulan Rp59.500;
  • Kelas 2 iuran per orang per bulan Rp42.500;
  • Kelas 3 iuran per orang per bulan Rp25.500

Landasan Hukum BPJS Kesehatan :

  1. Undang-Undang Dasar 1945
  2. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional
  3. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

SYARAT DAFTAR BPJS KESEHATAN

Baik mendaftar BPJS KESEHATAN secara offline maupun online ada beberapa dokumen atau berkas umum yang perlu Anda persiapkan yaitu :

  • Kartu keluarga (KK) Terbaru
  • E -KTP (kartu tanda penduduk)
  • Kartu NPWP (jika ada)
  • Alamat Email dan No HP anda
  • Koneksi internet
  • Scan foto atau foto semua keluarga anda bisa melalui android hubungkan ke PC/Laptop melalui kabel USB
  • Nomor Rekening bank 1 saja dari BRI, BNI, BTN atau MANDIRI terserah anda
  • iBanking/mobileBanking atau ATM bagi yang belum daftar internet Banking
  • Punya rekening bisa bayar di Indomart

SANKSI TIDAK IKUT KEPESERTAAN BPJS KESEHATAN

Kepesertaan BPJS Kesehatan tersebut wajib, tidak dapat dibatalkan maupun diberhentikan, kecuali meninggal. Dalam Pasal 1 UU No. 40 Tahun 2004 tersebut diterangkan bahwa peserta garansi sosial tersebut ialah setiap orang, tergolong orang asing yang bekerja sangat singkat 6 bulan di Indonesia, yang telah menunaikan iuran. Khusus untuk masyarakat yang tidak mampu, maka iurannya
dibayarkan oleh pemerintah.

Bagi peserta pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja yang tidak mengerjakan pembayaran bakal dikenai sanksi cocok Peraturan Presiden No. 86 Tahun 2013 Pasal 9.

Sanksi tidak mendapat Pelayanan Publik tertentu yang dikenai untuk setiap orang, di samping pemberi kerja, pekerja, dan penerima pertolongan iuran yang mengisi persyaratan kepesertaan dalam program garansi sosial mencakup Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Surat Izin Mengemudi (SIM), Sertifikat Tanah, Paspor, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Cara Daftar BPJS KESEHATAN Secara ONLINE

Setelah menyiapkan dokumen yang Anda perlukan, langkah selanjutnya adalah mendaftar

1. Silahkan kunjungi situs https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-online/

Ceklist dan klik pendaftaran

2. Input No KK anda Pilih Jenis Kepesertaan

Penjelasan mengenai Jenis Kepesertaan BPJS KESEHATAN :

Setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam)
bulan di Indonesia, yang telah membayar iuran, meliputi :

1. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI) : fakir miskin dan orang tidak mampu, dengan penetapan peserta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
2. Bukan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (Non PBI), terdiri
dari :

Pekerja Penerima Upah (PPU) dan anggota keluarganya

  • a. Pegawai Negeri Sipil;
  • b. Anggota TNI;
  • c. Anggota Polri;
  • d. Pejabat Negara;
  • e. Pegawai Pemerintah non Pegawai Negeri;
  • f. Pegawai Swasta; dan
  • g. Pekerja yang tidak termasuk huruf a sd f yang menerima Upah.
    Termasuk WNA yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.

Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan anggota keluarganya

  • a. Pekerja di luar hubungan kerja atau Pekerja mandiri; dan
  • b. Pekerja yang tidak termasuk huruf a yang bukan penerima Upah.
    Termasuk WNA yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.

Bukan Pekerja (BP) dan anggota keluarganya

a. Investor;

b. Pemberi Kerja;

c. Penerima Pensiun, terdiri dari :

  • Pegawai Negeri Sipil yang berhenti dengan hak pensiun;
  • Anggota TNI dan Anggota Polri yang berhenti dengan hak pensiun;
  • Pejabat Negara yang berhenti dengan hak pensiun;
  • Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun yang mendapat hak pensiun;
  • Penerima pensiun lain; dan
  • Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun lain yang mendapat hak pensiun

d. Veteran;

e. Perintis Kemerdekaan;

f. Janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan; dan

g. Bukan Pekerja yang tidak termasuk huruf a sd e yang mampu membayar iuran.

Anggota Keluarga Yang Ditanggung BPJS Kesehatan

1. Pekerja Penerima Upah :

Keluarga inti meliputi istri/suami dan anak yang sah (anak
kandung, anak tiri dan/atau anak angkat), sebanyak-banyaknya 5 (lima)
orang.



Anak kandung, anak tiri dari perkawinan yang sah, dan anak angkat yang sah, dengan kriteria:

  • a. Tidak atau belum pernah menikah atau tidak mempunyai penghasilan sendiri;
  • b. Belum berusia 21 (dua puluh satu) tahun atau belum berusia 25
    (dua puluh lima) tahun yang masih melanjutkan pendidikan formal.

2. Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja :
Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga yang diinginkan (tidak terbatas).

3. Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga tambahan, yang meliputi anak ke-4 dan seterusnya, ayah, ibu dan mertua.

4. Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga tambahan, yang
meliputi kerabat lain seperti: saudara kandung/ipar, asisten rumah
tangga, dll.

Jika muncul tulisan “Nomer Kartu Keluaga Anda Tidak Ditemukan, Proses Regestrasi Tidak Bisa Dilanjutkan”  coba ulangi lagi kalau tetap gagal ulangi besok atau lusa. Ada beberapa Kasus esok lusa sukses.Jikalau tidak mungkin KK anda perlu diperbaharui

3. Jika tahap tersebut berhasil, bagian bawah akan muncul nama anda dan semua anggota keluaga anda lihat gambar di bawah ini :

Sistem akan memverifikasi secara otomatis, jika salah satu anggota keluarga yang tercantum pada satu KK (Kartu Keluarga) tersebut sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan maka sistem akan otomatis menolak dan menyarankan untuk mengurus anggota keluarga lain melalui kantor cabang. Lihat gambar :

Jika misalnya ingin mendaftarkan salah satu dari anggota keluarga kita dalam KK saja dengan menghilangkan ceklist pada nama anggota keluarga tersebut maka sistem akan menolak. Lihat gambar di bawah ini :

Isi data yang telah disediakan yakni identitas yang mencakup data diri serta pilihan kelas yang ditawarkan, alamat lengkap, fasilitas kesehatan yang mencakup Faskes Tingkat pertama serta Faskes Gigi dengan pilihan instansi yang anda pilih sebagai tempat rujukan, Jika faskes yang anda pilih sudah penuh/melebihi 5000 jiwa silakan pilih fasilitas kesehatan tempat yang lain lagi…

Sebenarnya sistem sudah memverifikasi anggota yang ada pada setiap KK. Jika di dalam KK tersebut ada 4 nama maka berarti data yang dipersiapkan oleh sistem ya 4 nama. Tinggal isi kolom kosong yang belum terisi secara default oleh sistem. Panduan cara mengisi formnya lihat gambar di bawah ini:

Keterangan:

  • Kolom yang belum terisi secara default hanya Nomor HP, NPWP, Kelurahan, Faskes
  • Lengkapi data selengkap-lengkapnya dan sebenar-benarnya
  • Centang opsi “Alamat surat menyurat sama dengan alamat KTP”
  • Kemudian upload foto close up peserta yang didaftarkan, maksimal ukuran foto 50 KB (ukurannya sekitar 450×450 px)

Klik tombol “Proses Selanjutnya”
Setelah proses isi data terakhir maka akan muncul konfirmasi “Daftar keluarga yang didaftarkan” dengan menampilkan foto semuanya yang sudah diunggah sebelumnya.

Simpan data serta tunggu email notifikasi nomor registrasi di email anda, Biasanya sekitar 15 sampai 30 menit sudah ada email masuk,Baca dan ikuti perintahnya anda akan disuruh klik URL yang menuju halaman yang berisi nomer virtual

  • Lihat gambar yang kiri ini adalah link yang di tunjukan pahak Bpjs-kesehatan
  • Silakan download file pdf yang nomer 1 tapi sebelumnya isikan nomer regestrasi dan kode captca yang terdiri 6 huruf kapiatal lihat nomer 2 dan 3 pada gambar atas.
  • Silakan anda Cetak nomer Virtual Account. Nanti hasilnya terlihat pada gambar sebelah kanan seperti pada nama “Azma Maulida Azalia”.
  • Nah setelah anda membayar buka lagi email (refres) Sekarang BPJS kesehatan anda sudah aktif, silahkan cek email akan ada balasan dari BPJS berupa E-ID Card Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yg bisa diprint sendiri serta valid, contoh akan terlihat seperti nomer 4 gambar diatas, kalau belum membayar salah satu keluarga anda akan ada keterangan “Belum Membayar Iuran” Silakan anda cetak e-ID anda..

SELAMAT…!!! anda sudah punya ID Bpjs-kesehatan, Walaupun belumjadi kartu seperti KTP/ATM tapi yang penting anda sudah punya e-ID itu sudah bisa digunakan. Kalau anda ingin punya kartunya silakan Print kartu BPJS di kantor cabang BPJS terdekat. Ingat, tidak perlu mengambil nomor antrian lagi di Kantor BPJS, langsung saja ke bagian Print kartu BPJS nya, cukup memberikan semua data data anda :

SYARAT PENGAMBILAN KARTU BPJS KESEHATAN

Setelah kamu melakukan pendaftaran BPJS kesehatan secara online, kamu bisa mengambil kartu tersebut di kantor cabang terdekat di tempat tinggalmu. Berikut persyaratan untuk pengambilan Kartu BPJS kesehatan ke kantor cabang:

  • Mengisi formulir
  • Membawa 1 lembar fotokopi KTP dan KK, 1 lembar fotokopi KTP atau akta kelahiran bagi peserta yang belum punya, 1 lembar pas foto peserta ukuran 3 x 4.
  • Virtual account / e-ID yang telah kamu cetak.
  • Bukti pembayaran iuran BPJS Kesehatan dari bank/PPOB.
Share