cara mencari Nilai Rata Rata Rumus Contoh Excel

Posted on

cara mencari Nilai rata rata Rumus dan Excel – Nilai rata-rata dari kelompok data ialah jumlah nilai data yang  di bagi dengan banyaknya data. Nilai rata-rata biasanya digunakan untuk dapat mengevaluasi data dengan cepat. Nilai rata-rata menunjukkan keseluruhan data, dan tidak bisa digunakan untuk menentukan sebuah nilai data tertentu diantara sekelompok data.

Ukuran rata-rata kedua yang akan anda pelajari ialah Median, yang-seperti telah diajukan dalam percakapan terdahulu -sering dikenal dengan istilah: Nilai Rata-rata Pertengahan atau Nilai Rata-rata Letak, atau Nilai Posisi Tengah, yang biasa diberi lambang: Mdn. Me, atau Mn. Dalam percakapan selanjutnya akan dipakai lambang: Mdn. Pengertian Nilai Rata-rata Pertengahan (Median)

Berdasarkan keterangan dari Anas Sudijono: Yang dimaksud dengan Nilai Rata-rata Pertengahan atau Median merupakan suatu nilai atau sebuah angka yang membagi suatu penyaluran data ke dalam dua unsur yang sama besar. Dengan kata lain, Nilai Rata-rata Pertengahan atau Median ialah nilai atau angka yang di atas nilai atau angka itu ada 1/2N dan di bawahnya pun ada 1/2N. Itulah sebabnya Nilai Rata-rata ini dikenal sebagai Nilai Pertengahan atau Nilai Posisi Tengah, yakni nilai yang mengindikasikan pertengahan dari suatu penyaluran data.

Misalnya, nilai rata-rata mata pelajaran budi adalah 85, maka kita tidak dapat menyimpulkan jika nilai matematika budi lebih dari 75. Nilai rata-rata biasanya digunakan untuk membandingkan suatu kelompok data yang satu dengan kelompok data yang lainnya. Contoh : nilai rata-rata di kelas A adalah 85, sedangkan nilai rata-rata kelas B adalah 87. Jadi, kita bisa menyimpulkan bahwa nilai rata-rata pada kelas B lebih tinggi dibanding nilai rata-rata kelas A.

Rumus Menghitung Nilai Rata-Rata

Berdasarkan definisi nilai rata-rata tersebut, maka untuk dapat menghitung nilai rata-rata dari suatu kelompok data menggunakan rumus sebagai berikut :

Nah, untuk lebih memudahkan pemahaman Anda kami akan memberikan contoh. Berikut kami akan data nilai tes mata pelajaran Matematika 10 siswa, selanjutnya kita akan coba untuk menghitung nilai rata-rata dari 10 orang siswa tersebut. Mari langsung saja simak contoh di bawah ini.

Baca :  6 Cara mudah Menonaktifkan Whatsapp WA sementara
1 Dani 85
2 Ikhsan 78
3 David 90
4 Putri 75
5 Wiwit 92
6 Melani 85
7 Yuna 85
8 Sinta 82
9 Joni 96
10 Eva 90

Jumlah nilai = 85 + 78 + 90 + 75 + 92 + 85 + 85 + 82 + 96 + 90 = 858
Jumlah data = 10
Nilai rata-rata = 858/10 = 85,8
Jadi, nilai rata-rata pelajaran Matematika 10 siswa diatas adalah 85,8.

Nilai Rata-Rata dengan Penambahan Data

Apabila ada penambahan data maka jumlah nilai dan banyaknya data  akan menjadi berubah. Bila ada penambahan satu data dengan nilai a maka :

Jumlah nilai sekarang       =  Jumlah nila data + a
Banyaknya data sekarang =  Banyaknya data + 1

Contoh :

Misalnya ada penambahan dua data dengan nilai a1 dan a2. Maka:

Jumlah nilai sekarang  = Jumlah nilai + (a+ a2)

Banyaknya data sekarang = Banyaknya data + 2

Selanjutnya adalah contoh cara menghitung nilai rata-rata bila diketahui nilai rata-rata dari sekelompok data ditambah data tambahan. Diketahui nilai rata-rata ulangan Bahasa Indonesia dari 8 orang siswa di sebuah sekolah adalah 86. Dua orang siswa tidak hadir saat tes dan mengikuti tes susulan, masing-masing mendapat nilai 100 dan 87. Selanjutnya kita akan menghitung nilai rata-rata dari 10 orang siswa tersebut.

Nilai rata-rata = Jumlah nilai/banyaknya data

Jumlah nilai = (Nilai rata-rata) x (Banyaknya data)

Jumlah nilai = 86 x 8 = 688

Jumlah nilai sekarang = 688 + 100 + 87 = 875

Banyaknya data sekarang = 8 + 2 = 10



Nilai rata-rata sekarang = 875 / 10 = 87,5

Maka nilai rata-rata ulangan Bahasa Indonesia dari 10 siswa tersebut adalah 87,5.

Nilai Rata-Rata dengan Pengurangan Data

Apabila ada pengurangan data, maka jumlah nilai dan banyaknya data akan menjadi berubah. Apabila ada pengurangan satu data dengan nilai  a maka :

Jumlah nilai sekarang       = Jumlah nilai data – a
Banyaknya data sekarang = Banyaknya data – 1

Di bawah ini adalah contoh cara menghitung nilai rata-rata, jika diketahui nilai rata-rata dari sekelompok data dikurangi beberapa data.

Baca :  Cara mematikan Window 10 update Otomatis

Pak Ali membeli 10 ekor ikan lele di pasar. Setelah seluruh ikan lele ditimbang, berat rata-rata satu ekor ikan lele adalah 175 gram. Setelah di rumah, Pak Ali memberikan 3 ekor lele kepada keponakannya. Berat masing-masing ikan lele yang diberikan adalah 190 gram, 195 gram dan 210 gram.



Yang ditanyakan adalah berat rata-rata ikan lele milik Pak Andre yang masih tersisa. Cara menghitungnya adalah seperti berikut:

Nilai rata-rata = Jumlah nilai/banyaknya data

Jumlah nilai = (Nilai rata-rata) x (Banyaknya data)

Jumlah nilai = 175 x 10 = 1.750

Jumlah nilai sekarang = 1.750 – (190 + 195 + 210) = 1.750 – 595 = 1.155

Banyaknya data sekarang = 10 – 3 = 7

Nilai rata-rata sekarang = 1.155 / 7 = 165

Jadi berat rata-rata ikan lele yang dimiliki Pak Andre adalah 165 gram

Nilai Rata-Rata Gabungan dari Dua atau Lebih Nilai Rata-Rata

Kadang-kadang kita ingin memperoleh nilai rata-rata dari dua buah kelompok data ataupun lebih yang sudah diketahui masing-masing nilai rata-rata dan banyaknya data.
Jika kita mempunyai dua kelompok data yang sudah diketahui nilai rata-rata dan banyaknya data maka :

Jumlah nilai gabungan = Jumlah nilai kelompok 1 + Jumlah nilai kelompok 2
Banyaknya data gabungan = Banyaknya data kelompok 1 + Banyaknya data kelompok 2
Demikian pula jika kita mempunyai tiga kelompok data yang sudah diketahui masing-masing niai rata-rata dan banyaknya data.

Jumlah nilai gabungan = Jumlah nilai kelompok 1 + Jumlah nilai kelompok 2 + Jumlah nilai kelompok 3.
Banyaknya data gabungan = Banyak data kelompok 1 = Banyaknya data kelompok 2 + Banyaknya data kelompok 3.

Supaya lebih jelas di bawah ini adalah contoh cara menghitung nilai rata rata dari dua kelompok data yang diketahui masing-masing nilai rata-rata dan banyaknya data.

Hasil tes Bahasa Inggris kelas A yang terdiri dari 18 siswa adalah 89. Sedangkan hasil tes Bahasa Inggris kelas B yang terdiri dari 22 siswa adalah 95. Kita diminta untuk menghitung nilai rata-rata hasil tes gabungan kelas A dan kelas B. Caranya adalah sebagai berikut:

Nilai rata-rata = Jumlah nilai/banyaknya data

Jumlah nilai = (Nilai rata-rata) x (Banyaknya data)

Jumlah nilai kelas A = 89 x 18 = 1602

Baca :  Cara Mengatasi NTLDR is missing Windows XP

Jumlah nilai kelas B = 95 x 22 = 2090

Nilai rata-rata gabungan = (Jumlah nilai gabungan) / (Banyaknya data gabungan)

Nilai rata-rata gabungan = (1.602 + 2.090) / (18 + 22)

Nilai rata-rata gabungan = (3.692) / (40) = 92,3

Contoh Soal Nilai Rata Rata

1.Nilai ulangan matematika Aliandra pada semester 1 adalah sebagai berikut:
7, 6, 8, 7, 5, 8, 7, 6, 8, 7.
Maka nilai rata-rata ulangan matematika Govin selama semester 1 adalah: Jumlah seluruh data
Banyak data

7+6+8+7+5+8+7+6+8+7      =   69     =   6,9
10                                     10

Jadi nilai rata-ratanya adalah 6,9.

2.Data hasil pengukuran tinggi badan siswa kelas 5 adalah sebagai berikut :



Rata-rata tinggi badan siswa kelas 5 adalah :
Jumlah seluruh data
Banyak data

=    (120X6) + (125X4) + (140X3) + (145X2) + (150X5)
6 + 4 + 3 + 2 + 5

=    720 + 500 + 420 + 290 + 750
20
=    2.680
20

=    134

Jadi tinggi badan rata-rata siswa kelas 5 adalah 134 cm.

3.Grafik hasil try out matematika adalah sebagai berikut !

Nilai rata-rata try out matematika adalah :

Jumlah seluruh nilai

Banyak siswa

(20X1) + (40X6) + (60X7) + (80X9) + (100X2)

1 + 6 + 7 + 9 + 2

20 + 240 + 420 + 720 + 200

25

= 64

Jadi nilai rata-rata try out matematika adalah 64.

Menghitung Rata-rata Dengan Microsoft Excel

Berikut ini dengan menggunakan data yang sama pada paparan tersebut, akan dihitung rata-rata dengan menggunakan Microsoft Excel.

Data sebelumnya adalah data tinggi badan siswa dalam satuan cm. Data tinggi badan tersebut adalah sebagai berikut.

172, 167, 180, 170, 169, 160, 175, 165, 173, 170

Untuk menghitung rata-rata dengan Microsoft Excel, data diinput terlebih dahulu. Hasil input data adalah sebagai berikut.



Dari hasil input tersebut, diketahui bahwa data yang akan dihitung rata-ratanya berada pada kolom-baris D5 sampai D14atau ditulis D5:D14.

Selanjutnya penghitungan rata-rata menggunakan fungsi average. Di kolom-baris D15 tempat penghitungan rata-rata ditulis =AVERAGE(D5:D14). Contohnya adalah sebagai berikut.

Selanjutnya tekan ENTER, hasil rata-ratanya adalah sebagai berikut.

 


Bagikan di Sosial Media