100 Contoh Kumpulan Pantun Lucu Jenaka dan Pengertian

Posted on

Dari sekian jenis pantun yang pernah kalian ketahui, barangkali pantun yang satu ini ialah pantun kesayangan kalian. Benar saja, tidak sedikit orang merasa terhibur sesudah mendengar atau menyimak pantun jenaka atau lucu. Pantun jenaka atau lucu adalahjenis pantun yang pada unsur isinya berisi maksa yang lucu atau jenaka, sampai-sampai setiap kali pantun ini dilontarkan, pendengarnya bakal merasa geli.

Pengertian Pantun Jenaka

Pantun Jenaka adalah pantun yang bertujuan untuk menghibur orang yang mendengar, terkadang dijadikan sebagai media untuk saling menyindir dalam suasana yang penuh keakraban, sehingga tidak menimbulkan rasa tersinggung, dan dengan pantun Jenaka diharapkan suasana akan menjadi semakin riang.

Pengertian dan Contoh Kumpulan Pantun Lucu Jenaka

Contoh Pantun Lucu atau Jenaka

Ingat dongeng batu belah
Sungguh asyik ceritanya
Terburu-buru pergi sekolah
Ternyata lupa pakai celana

Kucing bermain dengan tali
Kera duduk membaca koran
Bagaimana hati tak geli
Kepala botak suka sisiran

Malam hari banyak nyamuk
Nyamuk takut burung perkutut
Badan kamu memang gemuk
Tapi sayang suka kentut

Berenang jauh para ikan
Mereka main hatinya senang
Badan kurus kurang makan
Kalau ditiup goyang-goyang

Pohon kelapa dipanjat ketam
Ia jatuh ke dalam kolam
Ada enaknya berkulit hitam
Bisa sembunyi disaat malam

Pohon rambutan Pohon kaktus
Tumbuhnya di dekat rumah Joglo
Tertawa riang liat teman putus
Ternyata dia sendiri masih jomblo

Memasang jemuran memakai tang
Digunakan untuk menjemur pakaian
Niat hati menagih utang
Pulangnya hanya mendapat cacian (galakan yang ngutang)

Duduk santai membaca koran
Membacanya sambil makan petisan
Seenak – enaknya makan di restoran
Lebih enak makan gratisan

Di atas rumput banyak belalang
Di dalam air ada ikan cupang
Gimana girang bukan kepalang
Kepala botak minta dikepang

Mengambil air di rawa – rawa
air mengalir melalui siring
Bagaimana bisa menahan tertawa
Gigi nenek loncat ke piring

Pergi ke arab naik unta
Tak terasa sampai di seberang
Jangan menangis karena cinta
Menangislah karena utang

Makan kismis
Campur Bolu
Itu kumis
apa ulat bulu

Pergi sekolah minta diantar
Hati – hati jalan licin
Bagaimana mau pintar
Makan aja di kasih mecin

  cara melatih anak agar pandai bersyukur

Beli buah ke banyumas
Perginya terlalu sering
Dikira pakai gigi emas
Ternyata giginya emang kuning

Ke sekolah pakai kebaya
Merasa kagum teman semua
Hidup mewah sangat bergaya
Tapi semua harta orang tua

Belajar push up berkali-kali,
setalahnya makan ikan tongkol.
Aku tersenyum malu sekali,
ingat dulu suka mengompol.

Bahasa malaysia pulsa yaitu baki,
ditanya bingung orang Indonesia.
Jikalau kucing tak bergigi
senantiasa tikus berpesta pora

Rambut panjang bisa diikat,
diikat rapi ke belakang.
Sekali senyum aku terpikat
senyum kedua dompetku hilang

Jika suka bilang I Love You,
jika memang takdir tak akan kemana.
Tak percaya ia kuberitahu,
kalau aku ini bukan buaya.

Kakak si Ela namanya Eli,
adik si Eli namanya gading.
Gimana hati tidak geli,
kepala botak minta dikepang.

Puisi berjudul Yang Maha Rindu,
kata-katanya indah menyentuh hati.
Rupamu memang sungguh ayu
tapi sayang jarang mandi

Makan buah naga langsung habis,
tulangnya lepas terselip digigi.
Gayanya saja seperti artis
tapi dompetnya tak ada berisi

Kemeja ibu berwarna abu,
dibeli kemarin ditoko Pak Amat.
Ayam berani sama harimau,
itu namanya ayam super nekat.

Pindah rumah ke kota asing,
tapi ternyata alamat rumahnya palsu.
Lebih baik gigi kuning,
daripada putih tapi palsu.

Ada ikan di samping katak,
ikanya seram serta bergigi.
Lelah ibu tertawa terbahak-bahak,
melihat nenek pakai rok mini.

 

Di pagi yang cerah berseri,

Kucing berkata, “Meow” sambil bermain dengan seruling.

Kalau bosan, cobalah bersenang-senang,

Tertawa adalah obat yang mujarab, itu benar adanya.

 

Ayam berkata cak cak cak,

Burung tertawa, “Haha!” di antara ranting hijau.

Kucing berkata, “Apa kabar, sahabat?”

Semua binatang pun tertawa, suasana jadi lebih meriah.

 

Di sawah hijau, itik berenang,

Katak tertawa, “Kwak kwak” sambil menggoyang-goyangkan kaki.

Monyet berkata, “Ayo bergabung, jangan galau!”

Hidup ini penuh tawa, mari kita bersenang-senang saja.

 

Di kebun belakang, kucing melompat,

Ikan di kolam berkata, “Apa kabar, teman?”

Semua binatang pun bersorak-sorai,

Kehidupan ini memang indah, mari kita nikmati bersama.

 

Semut kecil berlari-lari,

Kucing berkata, “Hai, apa kabar?”

Semua binatang berkumpul bersama,

Menikmati kebahagiaan dalam satu keluarga.

  contoh Kata kalimat homograf serta pengertian

Burung hantu malam bergaya,

Dengan kacamata besar, seolah bintang rock and roll.

Tikus kecil berkata, “Wah, keren sekali!”

Hewan-hewan lain tertawa, merasakan kegembiraan bersama.

 

Di pagi yang cerah, kucing berlalu,

Melihat ikan di kolam, dia berlari sambil meong-maong.

Kodok di bawah daun seraya berkata,

“Lucu sekali, ayo kita tertawa bersama!”

 

Monyet di pohon tertawa terbahak-bahak,

Melihat kura-kura berlari cepat sekali.

Kura-kura berkata, “Ini latihan kecepatan saya!”

Semua binatang tertawa, keceriaan tak terbatas.

 

Kelinci putih di taman melompat,

Bertemu dengan bebek, mereka saling sapa.

Bebek berkata, “Wahai teman sehat,

Mari kita senang bersama, tanpa batas waktu.”

 

Di tepi pantai, landak bergelantungan,

Kepiting menari, mencoba melompat-lompat.

Burung camar berkata, “Kita semua sahabat,

Bersenang-senanglah, jangan lupa tertawa.”

 

Di hutan lebat, burung merpati bersiul,

Tupai kecil berkata, “Itu suara unik sekali!”

Harimau di semak-semak berkomentar,

“Kita semua punya bakat, mari kita rayakan!”

 

Di bawah bulan purnama yang bersinar,

Kucing hitam berkata, “Ayo kita berdansa!”

Kupu-kupu beterbangan dengan gembira,

Semua hewan ikut bergembira di alam yang indah.

 

Kuda putih melangkah dengan gagah,

Bebek berkata, “Kau pasti berasal dari dongeng!”

Kuda menjawab, “Santai saja, kita semua istimewa,

Hidup ini seperti pesta, mari kita rayakan!”

 

Di kebun bunga yang indah berwarna,

Laba-laba kecil merajut jaring dengan cermat.

Semut berkata, “Pekerja keras, wahai saudara,

Tapi jangan lupa beristirahat dan tertawa!”

 

Burung camar di pantai bersorak-sorai,

Melihat ikan paus melompat-lompat riang.

Kepiting berkata, “Inilah kebahagiaan sejati,

Berbagi tawa dan senyum, tanpa batas waktu.”

 

Di ladang yang hijau penuh bunga,

Kucing dan anjing bermain dalam keceriaan.

Kancil berkata, “Mari kita bersatu,

Dunia ini lebih indah dengan senyuman kita.”

 

Monyet kecil di pohon tertawa terbahak-bahak,

Melihat gajah bermain balon di sungai.

Gajah berkata, “Kehidupan ini singkat, jadi tertawalah,

Bersama-sama kita nikmati setiap detiknya.”

 

Katak di tepi kolam bernyanyi riang,

Melihat kodok menari dengan penuh semangat.

Ikan di dalam air berkata, “Mari bergabung,

Suasana riang ini membuat hati kita bahagia.”

  Pengertian Gagasan Pokok Tujuan Fungsi Jenis Macam Contoh

 

Di tengah padang rumput yang luas,

Kelinci dan kura-kura berlomba dengan semangat.

Kura-kura tertawa, “Kecepatan bukan segalanya,

Yang terpenting adalah menikmati perjalanan.”

 

Di malam yang gelap, bintang-bintang bersinar,

Burung hantu berkata, “Ini malam yang indah.”

Semua binatang berkumpul di bawah bulan,

Menikmati kebahagiaan bersama, tanpa batas.

 

Burung camar berkumpul di pinggir pantai,

Berbicara tentang petualangan di samudra luas.

Kepiting berkata, “Mari kita mengejar mimpi,

Dunia ini penuh keajaiban, mari kita jelajahi.”

 

Di taman bunga yang penuh warna,

Kupu-kupu dan lebah berdansa dengan gembira.

Semut berkata, “Kita semua bagian dari pesta alam,

Ayo nikmati setiap momennya dengan senyuman.”

 

Di gunung tinggi, singa mengaum gagah,

Tupai kecil berkata, “Meskipun kecil, aku berani!”

Singa tertawa, “Keberanian datang dari hati,

Bersama-sama kita bisa menghadapi segala hal.”

 

Di padang rumput yang luas terbentang,

Kuda dan zebra berlari dengan penuh semangat.

Jerapah berkata, “Setinggi apapun impianmu,

Selalu ada cara untuk mencapainya.”

 

Di hutan yang sunyi, burung hantu berkata,

“Hidup ini seperti buku, setiap hari adalah halaman baru.”

Kucing hitam menambahkan, “Jadi mari kita menulis kisah kita,

Dengan petualangan, tawa, dan banyak kebahagiaan.”

 

Di desa kecil, bebek berenang riang,

Anak kucing melompat-lompat di sekitar halaman.

Burung pipit berkata, “Kita semua keluarga,

Keceriaan dan cinta membuat hidup lebih indah.”

 

Di atas awan putih, burung camar terbang tinggi,

Melihat bunga-bunga berwarna di bawah sana.

Ikan paus berkata, “Keindahan datang dari berbagi,

Mari kita lemparkan senyum seperti bintang di langit.”

 

Di tengah hutan yang rimbun dan lebat,

Beruang cokelat bermain-main dengan kelinci.

Kancil berkata, “Persahabatan adalah harta karun,

Ayo jaga satu sama lain, selalu bersama.”

 

Di malam yang gelap, bintang bersinar terang,

Kupu-kupu berkata, “Mimpi indah, mari kita kejar.”

Semua binatang berkumpul di bawah langit berbintang,

Menikmati keheningan malam dengan damai.

 

Di tepi sungai yang tenang mengalir,

Bebek dan ikan bersenang-senang bersama-sama.

Katak berkata, “Kehidupan ini seperti aliran sungai,

Mari ikuti alurnya, nikmati setiap detiknya.”