Pengertian Public Speaking Menurut Para Ahli

Posted on

Public speaking atau berbicara di depan umum merupakan kegiatan komunikasi yang melibatkan seorang pembicara yang menyampaikan informasi, gagasan, atau pesan kepada audiens yang hadir. Aktivitas ini dapat terjadi dalam berbagai konteks, seperti presentasi di kantor, pidato di acara publik, kuliah di kelas, atau bahkan dalam pertemuan informal sehari-hari. Kemampuan public speaking yang baik dapat memberikan dampak positif pada karir seseorang, meningkatkan kepercayaan diri, dan membantu dalam memengaruhi orang lain.

Pengertian Public Speaking

Public speaking dapat didefinisikan sebagai keterampilan untuk berbicara di depan umum dengan cara yang efektif dan meyakinkan. Ini melibatkan lebih dari sekadar kemampuan berbicara; melibatkan kemampuan menyusun pesan, mengatur pikiran, menggunakan bahasa tubuh yang sesuai, dan menanggapi tanggapan audiens dengan baik. Dalam konteks ini, public speaking bukan hanya sekadar menyampaikan kata-kata, tetapi juga menciptakan hubungan antara pembicara dan audiens.

Pengertian public speaking Menurut Para ahli

Pandangan para ahli tentang public speaking menyoroti pentingnya kemampuan ini dalam berbagai konteks sosial dan profesional. Beberapa pandangan ahli dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang pentingnya public speaking:

  • Dale Carnegie: Sebagai penulis terkenal dan pelatih pengembangan diri, Dale Carnegie menekankan pentingnya keterampilan interpersonal dalam bukunya yang terkenal, “How to Win Friends and Influence People.” Carnegie menilai bahwa kemampuan berbicara di depan umum adalah salah satu keterampilan paling berharga untuk memengaruhi orang lain dan membangun hubungan yang kuat.
  • Aristoteles: Aristoteles, filsuf Yunani kuno, memiliki pandangan yang mendalam tentang seni berbicara di depan umum. Dalam karyanya “Rhetoric,” Aristoteles mengidentifikasi tiga elemen penting dari public speaking: ethos (etika), pathos (emosi), dan logos (logika). Menurutnya, kombinasi yang tepat dari tiga elemen ini akan menghasilkan pidato yang kuat dan meyakinkan.
  • Stephen Lucas: Stephen Lucas, seorang akademisi dan penulis buku teks komunikasi, menggambarkan public speaking sebagai suatu bentuk komunikasi simbolik yang melibatkan penyampaian pesan kepada khalayak umum. Dia menekankan bahwa keterampilan ini dapat dipelajari dan ditingkatkan melalui praktik dan kesadaran diri.
  • John F. Kennedy: Sebagai seorang politisi dan orator ulung, John F. Kennedy dianggap sebagai salah satu pembicara terbaik dalam sejarah Amerika Serikat. Pidato-pidatonya, seperti pidato pelantikannya yang terkenal pada tahun 1961, mencerminkan kekuatan kata-kata untuk mengilhami dan menyatukan.
  • Deborah Tannen: Deborah Tannen, seorang ahli linguistik dan komunikasi, telah meneliti perbedaan gaya komunikasi antara pria dan wanita. Dia menyoroti pentingnya pemahaman gaya komunikasi yang berbeda ini dalam konteks public speaking dan bagaimana adaptasi dapat meningkatkan efektivitas komunikasi.
  • Dwight D. Eisenhower: Mantan Presiden Amerika Serikat Dwight D. Eisenhower menyatakan, “The best way to predict your future is to create it.” Eisenhower menekankan bahwa kemampuan untuk berbicara di depan umum bukan hanya tentang menyampaikan pesan saat ini, tetapi juga merupakan investasi dalam menciptakan masa depan yang sukses.
  • Susan Cain: Susan Cain, penulis buku “Quiet: The Power of Introverts in a World That Can’t Stop Talking,” memberikan perspektif unik tentang public speaking. Meskipun banyak vokal mendukung pentingnya berbicara di depan umum, Cain menunjukkan bahwa pendengar introvert juga memiliki kekuatan mereka sendiri dan bahwa tidak selalu perlu berbicara di depan umum untuk memengaruhi.
  • Zig Ziglar: Zig Ziglar, motivator dan penulis buku terkenal, mengatakan, “You don’t have to be great to start, but you have to start to be great.” Ziglar menekankan bahwa kemampuan public speaking dapat berkembang melalui latihan dan pengalaman. Penting untuk memulai proses pembelajaran dan terus meningkatkan keterampilan dari waktu ke waktu.
  • Lucas van Praag: Lucas van Praag, seorang profesional hubungan masyarakat yang berpengalaman, menggarisbawahi pentingnya persiapan dalam public speaking. Menurutnya, “The best speakers are the best prepared.” Persiapan yang matang melibatkan pemahaman yang mendalam tentang audiens, pesan yang akan disampaikan, dan situasi secara keseluruhan.
  • Chris Anderson: Chris Anderson, kurator konferensi TED, menggambarkan public speaking sebagai cara untuk menyebarkan ide yang berharga. Dalam bukunya “TED Talks: The Official TED Guide to Public Speaking,” Anderson memberikan wawasan tentang bagaimana menyusun dan menyampaikan presentasi yang dapat menginspirasi dan mengubah pandangan dunia.
  • Tony Robbins: Tony Robbins, motivator dan penulis buku sukses, menganggap public speaking sebagai salah satu keterampilan paling kritis untuk sukses dalam kehidupan. Menurut Robbins, kemampuan berbicara di depan umum memungkinkan seseorang untuk memimpin, memotivasi, dan mempengaruhi orang lain.
  • Sheryl Sandberg: Sheryl Sandberg, Chief Operating Officer Facebook dan penulis buku “Lean In,” menyoroti pentingnya peran wanita dalam berbicara di depan umum. Dia mengajak wanita untuk mengambil peran aktif dalam percakapan dan menyampaikan pendapat mereka dengan percaya diri.
  • Toastmasters International: Toastmasters International, organisasi yang fokus pada pengembangan keterampilan berbicara dan kepemimpinan, menekankan pentingnya latihan dan umpan balik konstruktif. Menurut Toastmasters, melalui latihan rutin, seseorang dapat memperbaiki kemampuan berbicaranya dan meningkatkan kepercayaan diri.
  • Brene Brown: Brene Brown, peneliti dan penulis buku terkenal, membahas pentingnya kejujuran dan ketransparanan dalam public speaking. Menurutnya, ketika seorang pembicara dapat berbagi cerita secara otentik, itu menciptakan hubungan yang lebih dalam dengan audiens.
  • Warren Buffett: Investor terkemuka Warren Buffett menekankan pentingnya kemampuan berbicara di depan umum dalam mencapai kesuksesan bisnis. Buffett pernah mengatakan bahwa kemampuan berkomunikasi secara efektif dapat meningkatkan nilai seorang individu seperti “compounding interest” yang terjadi dalam investasi.
  • Menurut Webster’s Third International Dictionary Public Speaking adalah Sebuah proses penyampaian pidato di hadapan publik. Public Speaking adalah Sebuah seni dari ilmu komunikasi lisan yang secara efektif yang melibatkan para audiens atau pendengar.
  • Menurut David zarefsky : Public Speaking adalah suatu proses komunikasi yang berkelanjutan yang dimana pesan dan lambang bersirkulasi berulang-ulang secara terus-menerus antara pembicara dan para pendengarnya.
  • Menurut Gunasi : Public Speaking itu merupakan komunikasi yang dilakukan secara lisan, yaitu tentang suatu hal atau topik yang disampaikan dihadapan banyak orang dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada banyak orang.
  • Menurut Wikipedia : Public Speaking merupakan suatu proses berbicara kepada sekelompok orang secara terstruktur dengan tujuan memberikan informasi, mengajak, mempengaruhi maupun menghibur audiens atau pendengar.
  • American Heritage Dictionary : Public Speaking adalah sebuah aksi, seni, atau sebuah proses menyampaikan materi secara efektif di depan para audiens atau pendengar.
  • Charles Henry Woolbert : Public Speaking adalah sebagai ilmu tingkah laku seseorang. Dalam menyusun materi public speaking harus diperhatikan hal-hal berikut : memahami materi, ketahui yang khalayak senangi dan situasi audiens, pilihlah kalimat secara logis dan mudah dimengerti.
  • Wiliam Noorwood Brigance : Public Speaking adalah sebuah persuasi yang meliputi empat unsur yaitu : Rebut perhatian pendengar, usahakan pendengar dapat mempercayai kemampuan dan karakter yang anda miliki dan kembangkan setiap gagasan materi sesuai dengan persepsi pendengar.
  Pengertian Rukun Syarat Dalil Contoh Khutbah Jumat Singkat dan Doa