Pengertian, Macam, Dan Proses Terjadinya Uang Giral Beserta Kelebihan & Kekurangannya Lengkap


Pengertian, Macam, Dan Proses Terjadinya Uang Giral Beserta Kelebihan & Kekurangannya Lengkap – Selamat datang di www.jatikom.com pada kesempatan sebelumnya sudah membahas uang, uang merupakan alat tukar yang sah jika anda melakukan transaksi pembelian barang ataupun jasa. Berdasarkan jenis nya uang terbagi menjadi dua yaitu uang giral dan uang kartal. Nah pada kesempatan kali ini disini akan mengulas secara lengkap tentang uang giral. Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

Pengertian Uang Giral : Uang giral (simpanan di bank) ialah dana atau uang yang disimpan pada rekening koran di bank-bank umum yang bisa dipakai untuk melakukan sebuah transaksi pembayaran melalui perantara cek, bilyet giro, atau perintah membayar dalam waktu tertentu. Uang giral diterbitkan oleh bank, sehingga tidak bisa dipakai untuk transaksi secara bebas. Jenis uang ini tidak berwujud karena hanya berupa saldo tagihan di bank.

Proses Terjadinya Uang Giral
Uang giral banyak dipakai di negara-negara maju sebagai alat pembayaran. Selain karena aman, uang giral lebih praktis daripada uang kartal. Nah, berikut ini adalah beberapa proses terjadinya uang giral yang dibedakan menjadi tiga proses, yakni sebagai berikut :
Primary deposit yaitu uang giral yang proses terjadinya karena seseorang menyimpan/ menitipkan/menabung sejumlah uang kartal di bank. Uang kartal tersebut akan menjadi uang giral.
Loan deposit yaitu suatu proses uang giral yang terjadinya ketika seseorang meminjam sejumlah uang di bank, tetapi bukan untuk dipakai melainkan untuk disimpan atau ditabung di bank.
Uang Kuasi yaitu uang giral yang terjadi ketika seseorang menyimpan uang di bank dalam bentuk time deposit money atau deposito berjangka, sertifikat deposito, atau tabungan.

Uang tersebut tidak dapat dipakai untuk pembayaran secara langsung karena harus diambil terlebih dahulu di bank atau lembaga keuangan bukan bank. Oleh sebab itu, uang kuasi ini sering disebut juga sebagai uang dekat (near money) karena hanya bisa diapaki dalam waktu yang sudah ditentukan.
Macam-Macam Uang Giral

Ada bebeberapa contoh uang giral yang dikeluarkan oleh bank-bank umum, yaitu sebagai berikut :
Cek ialah selembar kertas yang berupa perintah tertulis si pemegang rekening kepada pihak bank yang dimaksudkan untuk membayar sejumlah uang.
Giro ialah simpanan di bank yang bisa diambil setiap saat dengan memakai cek, surat berharga, maupun pemindah bukuan.
Kartu Kredit yaitu kartu yang diterbitkan oleh bank yang bisa dipakai oleh pemegangnya untuk berbelanja tanpa membayar secara kontan. Biaya yang dikeluarkan ketika berbelanja akan dipotong secara otomatis pada rekening tabungan si pemegang kartu.
Wesel pos yaitu uang giral yang berbentuk surat pos yang dapat dipakai untuk mengirim uang.

Kelebihan Uang Giral
Saat ini, banyak orang lebih memilih untuk memakai uang giral daripada uang kartal karena ada beberapa kelebihan berikut ini:

Uang giral bisa memudahkan dalam pembayaran karena tidak perlu membawa uang kontan.
Uang giral bisa diterima dalam jumlah yang tidak terbatas.
Uang giral lebih aman karena risiko kehilangan uang lebih kecil.
lebih Praktis dan aman.
Jika hilang bisa dilacak kembali atau diblokir dengan cara melapor kepada pihak Bank.
Uang giral bisa dipindah tangankan tanpa mengeluarkan biaya yang besar.
Pecahan nilai uang giral bisa diatur sesuai keinginan.
Kelemahan Menggunakan Uang Giral

Tapi, walaupun mempunyai beberapa keuntungan, ternyata uang giral juga mempunyai kelemahan. Adapun kelemaahan uang giral yaitu sebagai berikut :
Uang giral tidak efektif dipakai dalam transaksi kecil.
Uang giral tidak bisa diterima oleh setiap orang.

Advertsiment
Pengertian, Macam, Dan Proses Terjadinya Uang Giral Beserta Kelebihan & Kekurangannya Lengkap | jati | 4.5