7 Kekayaan Alam Indonesia gambar pengertian contoh manfaat

Posted on

Dalam mengisi kebutuhannya, makhluk hidup tentunya paling bergantung pada kekayaan alam di bumi. Kekayaan alam terdapat yang berwujud sampai-sampai dapat diubah oleh manusia, namun pun ada yang tidak berwujud sampai-sampai tidak perlu diubah terlebih dahulu. Kekayaan alam ini lah yang dinamakan dengan sumber daya alam.

Pada hakikatnya, sumber daya alam adalah semua bahan yang ditemukan makhluk hidup di alam yang bisa dimanfaatkan guna keberlangsungan hidupnya.

Kekayaan Alam Indonesia
Kekayaan Alam Indonesia

Pengertian Sumber Daya Alam

Sumber daya alam ialah segala sesuatu yang sumbernya berasal dari alam dan bisa dimanfaatkan guna mencukupi keperluan dan keberlangungan hidup manusia.

Selain tersebut ada pendapat beda mengenai pengertian sumber daya alam, yaitu seluruh bahan atat zat laksana mineral, hutan, tanah dan air yang ada di alam yang bisa bermafaat dan menyerahkan keuntungan ekonomi untuk manusia.

Alam yang ditinggal oleh makhluk hidup (tumbuhan, fauna dan manusia) adalah penyedia sumber kehidupan, terutama keperluan primer laksana pangan, papan, dan sandang. SDA pun meliputi semua kekayaan alam, baik berupa biotik maupun abiotik yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan kesejehateraan hidup manusia.

Pengertian SDA Menurut Para Ahli

Di bawah ini akan dijelaskan arti dan definisi sumber daya alam selengkapnya, baik arti secara umum maupun pengertian SDA menurut para ahli.

Menurut KBBI

Pengertian sumber daya alam menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah potensi alam yang dapat dikembangkan untuk proses produksi.

Menurut Undang-Undang

Pengertian sumber daya alam menurut Undang-Undang No. 4 Tahun 1982 Pasal (5) menyebutkan bahwa sumber daya alam adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia, sumber daya hayati, sumber daya non hayati dan sumber daya buatan.

Menurut Wikipedia

Pengertian sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan dan mikroorganisme saja, tetapi juga komponen abiotik, seperti air, tanah, udara, sinar matahari, panas bumi, minyak bumi, gas alam dan berbagai jenis logam.

Menurut Chapman (1969)

Pengertian sumber daya alam menurut Chapman adalah hasil penilaian manusia terhadap unsur-unsur lingkungan hidup yang diperlukannya, dimana terdapat 3 definisi sumber daya alam yakni persediaan total (total stock), sumber daya (resources) dan cadangan (reserve).

Menurut Isard (1972)

Pengertian sumber daya alam secara umum adalah keadaan lingkungan dan bahan-bahan mentah yang digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan memperbaiki kesejahteraannya.

Menurut Ireland (1974)

Arti sumber daya alam menurut pendapat Ireland merupakan suatu keadaan lingkungan alam yang mempunyai nilai untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Menurut Suryanegara (1977)

Pengertian SDA menurut Suryanegaraa (1977) adalah unsur-unsur lingkungan alam, baik fisik maupun hayati yang diperlukan manusia dalam memenuhi kebutuhannya guna meningkatkan kesejahteraan hidup.

Menurut Katili (1983)

Katili mengemukakan bahwa definisi sumber daya alam adalah semua unsur tata lingkungan biofisik yang nyata atau potensial dapat memenuhi kebutuhan manusia.

Jenis Sumber Daya Alam

Sumberdaya alam dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis berdasarkan sumber, sifat dan kegunaannya. Berikut ini adalah berbagai macam SDA sesuai kategorinya.

1. SDA Berdasarkan Sumbernya

Sumber daya alam berdasarkan sumbernya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu komponen biotik dan komponen abiotik sebagai berikut:

a. Sumberdaya Alam Hayati / Biotik

SDA hayati adalah sumber daya alam yang berasal dari komponen biotik, meliputi seluruh makhluk hidup yang ada di bumi. Contoh SDA hayati / biotik adalah tumbuhan, hewan, dan mikro organisme.
Sumberdaya alam yang berasal dari hewan dapat berupa daging, ikan, telur, dan lainnya. Sedangkan sumberdaya alam nabati (tumbuhan) menjadi produsen utama rantai makanan dan dapat berupa oksigen, rumput, daun, sayuran, buah, kayu, getah, biji, rempah-rempah dan lainnya.

b. Sumberdaya Alam Non Hayati / Abiotik

SDA non hayati merupakan sumber daya alam yang bersumber dari komponen abiotik atau benda mati meliputi seluruh unsur yang tidak bernyawa. Contohnya adalah udara, air tanah, sinar matahari, batuan, mineral, bahan pertambangan dan lain-lain.

2. SDA Berdasarkan Sifatnya

Sumber daya alam berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi dua jenis, yakni SDA yang dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui berikut ini:

Baca :  Pengertian Olahraga Bola Basket Ukuran Lapangan Teknis Dasar Sejarah Aturan

a. SDA Dapat Diperbaharui (Renewable)

Sumber daya alam yang dapat diperbaharui merupakan sumber daya yang berasal dari alam dan dapat digunakan berkali-kali tanpa khawatir akan ketersediaannya karena tidak akan habis serta diperbaharui oleh alam terus menerus. Penggunaan SDA harus dilakukan secara bijaksana agar kelestariannya teap terjaga.

Contoh sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah:

  • Tumbuhan – Tumbuhan merupakan produsen utama dalam rangkaian rantai makanan. Sebagian besar makhluk hidup selalu mengonsumsi tumbuhan setiap harinya, akan tetapi ketersediaan di alam selalu ada, baik tumbuh secara alami maupun melalui budidaya perkebunan atau pertanian.
  • Hewan – Pemanfaatan sumber daya dari hewan dapat berupa daging, susu, kulit, bulu, tenaga, serta kotoran hewan yang dijadikan pupuk. Ketersediaan sumber daya alam hewani tercukupi karena hewan dapat bereproduksi, misalnya melalui kegiatan peternakan.
  • Air – Air merupakan faktor utama penyusun kehidupan. Air diperlukan tumbuhan untuk fotosintesis, serta dibutuhkan hewan dan manusia agar terhindar dari dehidrasi dan tetap bertahan hidup.
  • Tanah – Tanah adalah tempat tumbuhnya tanaman serta berpijaknya hewan dan manusia di bumi. Di dalam tanah juga terkandung unsur hara yang menjadi penetu kualitas tanah subur atau tidak subur. Kesuburan tanah dapat diupayakan melalui pengolahan tanah, pemberian pupuk, pengairan dan sebagainya.
  • Energi Matahari – Sinar matahari adalah faktor alam yang dibutuhkan tumbuhan untuk fotosintesis sehingga menghasilkan energi dan makanan. Sinar matahari juga dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif untuk mencukupi kebutuhan listrik manusia.

b. SDA Tidak Dapat Diperbaharui (Non Renewable)

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber daya yang berasal dari alam dalam jumlah terbatas, sehingga bila digunakan secara terus menerus akan habis atau punah. Penggunaan SDA yang tidak dapat diperbaharui harus dilakukan secara tepat guna, misalnya produk pertambangan.

Contoh sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui yaitu:

  • Logam – Jenis-jenis logam seperti emas, besi, tembaga, alumunium, timah, platina dan nikel yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia merupakan SDA yang tidak dapat diperbaharui.

  • Batu Bara – Batu Bara adalah produk tambang yang terbentuk dari pembusikan sisa tumbuhan yang menjadi fosil atau batuan. Produk pertambangan ini biasa digunakan manusia sebagai bahan bakar industri.

  • Minyak Bumi – Minyak bumi merupakan jasad renik hewan yang tertimbun selama ribuan tahun pada lapisan bumi. Untuk mendapatkannya harus menggunakan proses pengeboran pada area kilang minyak mentah. Produk yang dihasilkan dari minyak bumi antara lain bensin, solar, minyak tanah, parafin, dan lainnya.

3. SDA Berdasarkan Kegunaannya

Sumber daya alam berdasarkan fungsi kegunaannya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu SDA yang menghasilkan energi dan SDA sebagai bahan baku berikut ini:

a. Sumberdaya Alam Penghasil Energi

SDA penghasil energi adalah seluruh keakayaan alam yang dapat menghasilkan energi untuk kebutuhan manusia. Contoh SDA yang memproduksi energi adalah:

  • Air (sungai, bendungan, waduk, dll)
  • Sinar Matahari
  • Angin atau Udara
  • Gas Bumi
  • Ombak atau Gelombang Laut

b. Sumberdaya Alam Penghasil Bahan Baku

SDA penghasil bahan baku adalah seluruh kekayaan alam yang dapat digunakan untuk menghasilkan produk atau barang yang mempunyai nilai jual atau nilai guna.

Contoh SDA yang memproduksi bahan baku antara lain:



  • Hasil Pertanian (padi, jagung, kedelai, sorgum dll)
  • Hasil Perkebunan (buah-buahan, kopi, dll)
  • Hasil Hutan (kayu dan non kayu)
  • Hasil Pertambangan (logam, batuan, dll)

4. SDA Berdasarkan Pembentukannya

Sumber daya alam berdasarkan pembentukannya dibedakan menjadi empat jenis, yaitu SDA alam materi, energi, ruang, dan waktu sebagai berikut:

a. Sumberdaya Alam Materi

SDA materi merupakan benda mati dan dapati diperoleh secara langsung dari alam maupun melalui proses penambangan dan pengolahaan yang bermafaat bagi kelangsungan hidup manusia.

b. Sumberdaya Alam Energi

SDA energi adalah sumber daya yang mampu menghasilkan energi dan bisa dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan manusia.

Contohnya adalah minyak bumi, gas bumi, batu bara, air, udara dan sinar matahari.

c. Sumberdaya Alam Ruang

SDA ruang merupakan sumber daya yang keberadaannya bersarkan waktu dan musim. Contohnya adalah ketersediaan air ketika musim kemarau yang sulit ditemukan, akan tetapi ketika musim hujan jumlahnya berlimpah.

5. SDA Berdasarkan Daya Pakai dan Nilai Ekonomis

Baca :  Kerajinan Tangan Boneka dari Botol Bekas

Sumber daya alam berdasarkan daya pakai dan nilai ekonomisnya dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

a. SDA Ekonomis

Sumber daya alam ekonomis adalah SDA yang memiliki nilai ekonomi atau nilau jual, seperti logam mulia (emas, perak), minyak bumi, batu bara, dan sebagainya.

b. SDA Non Ekonomis

Sumber daya alam non ekonomis adalah SDA yang tidak memiliki nilai ekonomi karena dapat diperoleh secara langung dari alam tanpa melalui proses apapun, contohnya adalah udara dan sinar matahari.

6. SDA Berdasarkan Lokasinya

Sumber daya alam berdasarkan lokasinya dibagi menjadi dua macam, antara lain:

a. Sumberdaya Alam Akuatik

SDA akuatik adalah sumber daya yang hanya ada di wilayah perairan, seperti ikan, rumput laut, udang, terumbu karang, kepiting dan lainnya.

b. Sumberdaya Alam Terrestrial

SDA terrestrial adalah sumber daya yang hanya adal di wilayah daratan, seperti kekayaan hutan, aneka tambang dan sebagainya.

Kebutuhan Manusia

Pemanfaatan dan pengolahan sumber daya alam pada dasarnya bertujuan untuk mencukupi kebutuhan manusia, baik kebutuhan dasar atau primer serta kebutuhan sekunder sebagai berikut:

1. Kebutuhan Primer

Kebutuhan dasar atau primer adalah kebutuhan manusia yang mutrak harus terpenuhi. Kebutuhan ini harus terpenehi agar mencapai kehidupan sehat dan aman.

Contohnya adalah sandang, pangan, papan dan udara bersih.

2. Kebutuhan Sekunder

Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang diperlukan manusia untuk mendukung kesejahteraan dan menikmati hidup.

Contohnya adalah pendidikan, kendaraan, hiburan, dan lainnya.

3. Kebutuhan Tersier

Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang dapat dipenuhi oleh bawang yang tergolong mewah untuk meningkatkan gengsi, derajat,dan martabat.

Contohnya adalah mobil mewah, perhiasan mewah, dan sebagainya.

Sebaran Sumber Daya Alam

Penyebaran sumber daya alam di Indonesia dipengaruhi oleh 3 faktor utama, yaitu faktor geologis, iklim dan geomorfologi sebagai berikut:

  • Faktor Geologis – Wilayah Indonesia berada di pertemuan 3 lempeng aktif dunia, yaitu Eurasia, Pasifik dan Indo Australia yang membentuk berbagai macam mineral tambang di bawah bumi.
  • Faktor Iklim – Kepulauan Indonesia terletak di kawasan equator sehingga memiliki iklim tropis dan kaya flora fauna.
  • Faktor Geomorfologi – Kawasan Indonesia mempunyai garis pantai atau pesisir, dataran rendah, dataran tinggi dan gunung-gunung sehingga memiliki variasi SDA melimpah.

Manfaat Sumber Daya Alam

Secara umum, SDA memberikan banyak manfaat bagi kehidupan dan kesejahteraan manusia. Adapun beberapa manfaat SDA adalah sebagai berikut:

  • Sumber Bahan Makanan; Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, air, hewan, dan tumbuh-tumbuhan merupakan bahan makanan/ minuman yang dibutuhkan oleh manusia untuk bertahan hidup. Misalnya daging, sayuran, tepung, dan bahan makanan lainnya yang berasal dari alam.
  • Sumber Bahan Bakar dan Energi; Manusia telah menemukan cara untuk mengubah SDA menjadi energi untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya energi matahari yang dapat diubah menjadi energi listrik.
  • Pengembangan Teknologi; Peradaban manusia di bumi selalu mengalami perubahan dengan disertai adanya teknologi dan inovasi di berbagai bidang. Dalam hal ini, proses inovasi tersebut tentu membutuhkan SDA alam secara terus menerus sehingga menghasilkan teknologi terbaru yang memudahkan manusia.
  • Menjaga Keseimbangan Alam; Selain untuk menunjang kehidupan umat manusia, SDA juga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan alam. Ketika SDA dieksploitasi secara besar-besaran maka akan merusak keseimbangan alam itu sendiri.

kekayaan Sumber Daya Alam di Indonesia

Beragam kekayaan alam yang dipunyai negara Indonesia, baik tersebut berupa sumber daya alam yang bisa diperbaharui maupun tidak. Berikut merupakan sejumlah kekayaan alam Indonesia:

Tambang emas kualitas terbaik

Siapa sangka Indonesia adalah negara yang memiliki wilayah dengan kandungan emas kualitas terbaik di dunia. Seperti yang anda ketahui bersama sesungguhnya emas adalah logam mulia yang paling didewakan oleh seluruh orang. Dari anda sendiri pun tentu telah memahami tambang emas manakah yang dimaksud. Ya, Freeport yang sedang di Papua adalah tambang emas terbesar dan kualitas terbaik di dunia.

Tambang emas Freeport bertempat di Papua dan jelas masih dalam distrik atau area Indonesia. Hal ini berarti tanah yang berisi emas kualitas terbaik di dunia tersebut ialah tanah Indonesia. Seharusnya ini dapat menjadi potensi perekonomian Indonesia yang luar biasa, namun sebab adanya sekian banyak faktor, malah Indonesia sendiri belum dapat mencicipi buah manis dari kepemilikan tambang emas tersebut.

Baca :  Macam Macam Jenis Alat-Alat Peralatan Kearsipan dan Fungsinya

Tambang batu bara

Di samping tambang emas yang adalah harta karun, terdapat harta karun lainnya yang pun tersimpan di Indonesia. Adalah tambang batu bara, yakni barang tambang yang sangat urgen keberadaannya. Batu bara ini adalah sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui sampai-sampai setiap orang yang menggunakannya juga harus berhati- hati.

Indonesia adalah negara yang mempunyai tambang batu bara yang terbesar di dunia.

Tambang batu bara ini tidak sedikit terletak di Pulau Kalimantan dan pun Sumatera. Berbeda dengan tambang emas yang sedang di Papua dan dikelola oleh perusahaan asing, batu bara yang pun adalah barang tambang urgen ini sudah dikelola oleh perusahaan dalam negeri. Perusahaan yang mengelola mengenai tambang batu bara ialah PT. Bukit Asam. Beberapa media Internasional meyatakan sesungguhnya tambang batu bara yang terbesar ialah yang sedang di Indonesia.

Cadangan gas alam

Harta karun selanjutnya sesudah emas dan batu bara ialah gas alam. Indonesia benar- benar bak surga yang didalamnya ada sekian banyak macam urusan yang diperlukan umat manusia. Sumber daya alam urgen lainnya yang dipunyai tanah Indonesia ialah gas alam.

Gas alam yang sangat besar di Indonesia sedang di Blok Natuna dan pun Blok Cepu. Gas alam ini sangatlah urgen keberadaannya.

Di samping gas alam keduanya pun memproduksi minyak Bumi yang adalah hajat hidup masnyarakat di dunia. Namun, laksana halnya tambang emas di Papua, karena sejumlah faktor maka tambag gas alam itu dikelola oleh pihak asing. Perusahaan domestik sendiri yang mengelola minyak Bumi ialah PT. Pertamina yang semakin hari semakin membetulkan kualitas diri dan siap berlomba di dunia Internasional.

Hutan hujan tropis yang terbentang luas

Di samping sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui, Indonesia pun mempunyai sumber daya alam yang bisa diperbaharui yakni hutan hujan tropis (baca: jenis hutan hujan tropis). Hutan hujan tropis yang dipunyai Indonesia ialah hutan yang paling hijau dan pun lebat. Seperti yang anda ketahui bersama sesungguhnya fungsi hutan memegang peranan sebagai paru- paru dunia, maka pasti saja urusan ini akan paling baik untuk kawasan Indonesia dan pun kesemibangan alam di dunia.

Kekayaan bawah laut yang membludak ruah

Berkat letak geografis Indonesia yang berada salah satu 2 samudera, Indonesia memiliki wilayah laut yang paling luas. Wilayah laut Indonesia ini sungguh adalah keajaiban sebab menyimpan hasil laut yang begitu banyak.

Tidak hanya sekian banyak jenis ikan dan hewan laut lainnya, tetapi laut Indonesia pun menghasilkan tidak sedikit hasil laut non hewan yang pasti saja memuat nilai ekonomis.

Selain guna diperdagangkan, kekayaan bawah laut yang begitu estetis ini juga dimulai untuk objek wisata. Terbukti dengan adanya objek wisata ini tidak sedikit sekali wisatawan yang tertarik bahkan wisatawan mancanegara.

Kesuburan tanah

Selain sekian banyak macam barang tambang yang notabene ialah sumber daya alam tidak bisa diperbaharui, terdapat wujud kekayaan alam beda yang pun sangat penting.

Kekayaan beda yang sangat urgen dan lagi- lagi dipunyai oleh Indonesia ialah kesuburan tanah (baca: ciri-ciri tanah yang subur). Indonesia mempunyai kesuburan tanah yang tiada bandingannya. Banyak sekali jenis tumbuhan yang bisa hidup subur di Indonesia, dan urusan ini pasti saja adalah anugerah yang me sti disyukuri oleh anda semua.

Hasil tanaman

Karena Indonesia mempunyai tanah yang subur, maka hasil tumbuhan Indonesia pun paling melimpah. Bahkan dahulu Indonesia menjadi incaran bayak negara guna dijajah sebab menginginkan hasil tumbuhan Indonesia ini. Tanaman Indonesia yang sangat urgen ini beripa hasil pertanian, perkebunan, maupun hasil hutan. Beberapa tumbuhan yang didapatkan Indonesia ialah kelapa sawit, kpi, tembakau, padi, rotan, karet, rempah- rempah, dan beda sebagainya.

Fauna langka

Indonesia memiliki sejumlah kekayaan yang berupa hewan atau binatang. Bahkan ada hewan khas Indonesia yang melulu ada di Indonesia saja. Binatang langka yang melulu ada di Indonesia saja adalak Komodo dan Anoa. Komodo adalah kadal raksasa yang melulu hidup di Pulau Komodo, Flores. Sementara Anoa ialah sapi hutan yang melulu ada di daratan Sulawesi. Di samping kedua hewan tersebut, masih tidak sedikit sekali hewan atau satwa yang dipunyai oleh Indonesia dan adalah kekayaan alam di Indonesia.