Contoh Hewan Mamalia Darat Air Ciri Pengertian Mamalia

Posted on

Hewan mamalia, yang juga dikenal sebagai hewan menyusui, memiliki sejumlah ciri-ciri khas yang membedakan mereka dari kelompok hewan lain. Salah satu ciri paling mencolok adalah adanya kelenjar susu pada betina mamalia, yang digunakan untuk memberi makan anak-anaknya. Kelenjar susu ini menghasilkan susu sebagai sumber nutrisi utama bagi keturunan mereka.

Selain itu, tubuh hewan mamalia ditutupi oleh rambut atau bulu, yang berfungsi sebagai perlindungan, isolasi termal, dan dalam beberapa kasus, sebagai penanda identitas. Mamalia juga termasuk dalam kelompok hewan vertebrata atau yang memiliki tulang belakang, serta memiliki sistem peredaran darah yang bersifat berdarah panas, yang berarti suhu tubuh mereka dapat diatur secara mandiri.

Kebanyakan mamalia melahirkan keturunannya secara langsung, tetapi ada beberapa yang tergolong ke dalam kelompok monotremata. Monotremata ini unik karena mereka bertelur, meskipun tetap memiliki kelenjar susu yang digunakan untuk memberi makan anak-anak mereka. Hal ini menjadikan mereka tetap termasuk dalam kelas Mamalia.

Selain itu, otak mamalia mengatur sistem peredaran darah, termasuk jantung yang memiliki empat ruang. Hal ini memungkinkan mamalia memiliki perilaku yang kompleks dan adaptasi yang canggih dalam berbagai lingkungan.

Dunia memiliki lebih dari 5000 spesies mamalia yang tersebar di seluruh benua. Di Indonesia sendiri, terdapat sekitar 165 spesies mamalia endemik yang dapat ditemukan. Hewan mamalia memiliki peran penting dalam ekosistem dan mencakup beragam hewan, mulai dari hewan darat hingga hewan air. Beberapa contoh mamalia meliputi manusia, kucing, anjing, gajah, paus, dan masih banyak lagi. Hewan-hewan ini memiliki tempat penting dalam keragaman alam kita.

Pengertian Hewan Mamalia

Hewan mamalia, atau sering disebut mamalia, adalah kelompok hewan vertebrata (bertulang belakang) yang termasuk dalam kelas Mammalia. Mamalia memiliki beberapa ciri-ciri khas yang membedakannya dari kelompok hewan lain. Berikut adalah beberapa ciri umum hewan mamalia:

  • Kelenjar Susu: Salah satu ciri khas mamalia adalah adanya kelenjar susu yang digunakan untuk menyusui anak-anak mereka. Susu ini diproduksi oleh betina untuk memberikan nutrisi kepada anak-anaknya.
  • Rambut atau Bulu: Kebanyakan mamalia memiliki rambut atau bulu yang menutupi tubuh mereka. Bulu ini berfungsi sebagai perlindungan, isolasi termal, dan dalam beberapa kasus, sebagai penanda.
  • Gigi Berbeda: Mamalia memiliki gigi yang beraneka ragam untuk memproses makanan. Misalnya, mamalia karnivora memiliki gigi tajam untuk merobek daging, sementara mamalia herbivora memiliki gigi yang cocok untuk mengunyah tumbuhan.
  • Kelenjar Keringat: Mamalia memiliki kelenjar keringat yang membantu mengatur suhu tubuh mereka. Ini memungkinkan mereka untuk hidup dalam berbagai lingkungan dan iklim.
  • Otak yang Berkembang: Mamalia dikenal dengan otak yang berkembang, yang memungkinkan mereka untuk memiliki perilaku yang kompleks dan adaptasi yang canggih.
  • Pembagian Ruang Jantung: Jantung mamalia memiliki empat ruang, yaitu dua atrium dan dua ventrikel, yang memungkinkan pemisahan darah oksigen dan darah kotor.

Mamalia adalah kelompok hewan yang sangat beragam, termasuk hewan darat, laut, dan terbang. Mereka dapat ditemukan di berbagai habitat di seluruh dunia. Contoh mamalia termasuk manusia, kucing, anjing, gajah, paus, dan banyak hewan lainnya. Mamalia memiliki peran penting dalam ekosistem dan merupakan kelompok hewan yang paling akrab bagi banyak orang karena mereka termasuk manusia dan hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.

Karakteristik Mamalia

Mamalia adalah kelompok hewan yang menghadirkan kekayaan ragam bentuk dan perilaku di dunia alam. Mereka memiliki sejumlah karakteristik yang membedakan mereka dari kelompok hewan lainnya. Artikel ini akan menggali karakteristik khas dari hewan mamalia dan mengapa mereka begitu menarik dalam dunia biologi.

  1. Kelenjar Susu

Salah satu ciri paling mencolok dari mamalia adalah keberadaan kelenjar susu. Betina mamalia menghasilkan susu sebagai sumber makanan utama bagi anak-anaknya. Susu ini mengandung nutrisi penting yang membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan anak mamalia. Kelenjar susu ini telah berevolusi secara unik dalam berbagai spesies mamalia untuk memenuhi kebutuhan mereka.

  1. Rambut atau Bulu

Sebagian besar mamalia memiliki rambut atau bulu yang menutupi tubuh mereka. Rambut ini memiliki berbagai fungsi, termasuk perlindungan dari suhu ekstrem, insulasi termal, dan sebagai alat perasa atau penanda. Jenis rambut dan bulu dapat bervariasi secara signifikan antara spesies, sesuai dengan kebutuhan mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan mereka.

  1. Bertulang Belakang dan Berdarah Panas
  14 Contoh Karangan Narasi Lengkap

Mamalia adalah hewan vertebrata atau bertulang belakang. Mereka juga dikenal sebagai hewan berdarah panas karena mampu mengatur suhu tubuh mereka secara independen. Kemampuan ini memungkinkan mamalia untuk hidup dalam berbagai iklim dan lingkungan yang berbeda.

  1. Gigi Khusus

Spesialisasi gigi adalah salah satu fitur penting mamalia. Berbagai spesies mamalia memiliki jenis gigi yang berbeda, tergantung pada pola makanan mereka. Mamalia karnivora memiliki gigi tajam untuk merobek daging, sementara mamalia herbivora memiliki gigi yang lebih cocok untuk mengunyah tumbuhan. Spesialisasi ini memungkinkan mereka untuk memproses makanan dengan efisien sesuai dengan diet mereka.

  1. Otak yang Berkembang

Mamalia memiliki otak yang berkembang dengan ukuran relatif besar dibandingkan dengan hewan-hewan lain. Ini memungkinkan mamalia untuk memiliki perilaku yang sangat kompleks dan adaptasi yang canggih. Mamalia dikenal karena kemampuan kognitif mereka yang tinggi, termasuk kemampuan belajar, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan lingkungan mereka.

  1. Sistem Jantung yang Efisien

Jantung mamalia memiliki empat ruang: dua atrium dan dua ventrikel. Ini memungkinkan pemisahan yang efisien antara darah kaya oksigen dan darah kotor, memungkinkan sirkulasi darah yang efisien ke seluruh tubuh.

Keanekaragaman Mamalia

Dunia mengagumi keajaiban keanekaragaman yang dimiliki mamalia. Ada lebih dari 5.000 spesies mamalia yang ditemukan di seluruh benua, dan mereka hidup di beragam lingkungan, mulai dari hutan hujan tropis hingga gurun pasir. Di Indonesia saja, terdapat sekitar 165 spesies mamalia endemik yang menghuni kepulauan ini.

Mamalia memainkan peran penting dalam ekosistem, dari polinator yang membantu dalam penyerbukan tumbuhan hingga pemangsa yang menjaga populasi hewan lain tetap terkendali. Mereka juga sering menjadi subjek penelitian dalam bidang biologi dan ilmu kedokteran, membantu kita memahami lebih dalam tentang evolusi, perilaku, dan adaptasi hewan. Keanekaragaman karakteristik mamalia membuat mereka begitu menarik dan penting dalam ekosistem global.

Ciri Ciri Hewan mamalia:

  • Memiliki anggota gerak untuk berjalan, berenang, ataupun memegang sesuatu
  • Memiliki kelenjar susu (glandula mammae)
  • Bertulang belakang (vertebrata)
  • Memiliki rambut yang menutupi tubuhnya
  • Pada bagian jari mamalia memiliki kuku dan cakar untuk menangkap makanan atau memanjat.
  • Memiliki gigi taring, gigi seri ataupun gigi graham
  • Alat pernafasan adalah paru – paru
  • Pembagian organ jantung adalah 2 serambi dan 2 bilik.
  • Pengaturan suhu tubuh termasuk homoiterm
  • Berkembang biak dengan melahirkan (vivipar) secara internal.
  • Tempat perkembangbiakan embrio di dalam rahim (uterus)

Mamalia sendiri ada yang hidup di darat dan di air.

Mamalia air sendiri menghabiskan banyak waktunya di air (bukan berarti selalu hidup di air, karna terkadang mereka akan muncul ke permukaan bahkan ke daratan)

Contoh Mamalia air

Berikut adalah 50 contoh mamalia air:

  • Lumba-lumba (Delphinidae)
  • Paus (Cetacea)
  • Ikan paus (Balaenopteridae)
  • Gajah laut (Phocidae)
  • Walrus (Odobenus rosmarus)
  • Anjing laut (Otariidae)
  • Gajah laut besar (Mirounga angustirostris)
  • Paus pembunuh (Orcinus orca)
  • Manatee (Trichechus)
  • Dugong (Dugong dugon)
  • Paus bungkuk (Balaenoptera physalus)
  • Lumba-lumba paus (Balaenoptera acutorostrata)
  • Paus minke (Balaenoptera bonaerensis)
  • Gajah laut matahari (Zalophus californianus)
  • Paus bungkuk antartika (Balaenoptera bonaerensis)
  • Paus bungkuk ungu (Megaptera novaeangliae)
  • Lumba-lumba sungai (Platanista gangetica)
  • Lumba-lumba berhidung botol (Tursiops truncatus)
  • Paus beluga (Delphinapterus leucas)
  • Paus cincin (Stenella sp.)
  • Lumba-lumba pantai (Sousa sp.)
  • Capybara (Hydrochoerus hydrochaeris)
  • Paus pilot (Globicephala sp.)
  • Orca (Orcinus orca)
  • Paus potongan (Balaenoptera acutorostrata)
  • Ikan lumba-lumba (Coryphaena hippurus)
  • Kepiting muka babi (Macaca fascicularis)
  • Anjing laut kepala besar (Pinnipedia)
  • Delfin sungai (Inia geoffrensis)
  • Ikan paus atau hiu paus (Rhincodon typus)
  • Lumba-lumba paus bergelambir (Stenella longirostris)
  • Kura-kura laut (Cheloniidae)
  • Anjing laut kepala abu-abu (Halichoerus grypus)
  • Delfin merah (Sousa sp.)
  • Lumba-lumba pantai asia (Sousa chinensis)
  • Manatee Amazon (Trichechus inunguis)
  • Ikan duyung India (Platanista sp.)
  • Paus bungkuk Bryde (Balaenoptera edeni)
  • Ikan paus kecil (Balaenoptera musculus)
  • Dugong bintik-bintik (Dugong dugon)
  • Gajah laut muda (Zalophus californianus)
  • Paus orca dermaga (Orcaella brevirostris)
  • Lumba-lumba putih abu-abu (Sousa teuszii)
  • Lumba-lumba Amazon (Inia boliviensis)
  • Anjing laut kepala matahari (Zalophus californianus)
  • Paus pilot tropis (Globicephala macrorhynchus)
  • Paus terlambat (Balaenoptera musculus)
  • Lumba-lumba berpunggung botol Atlantik (Tursiops truncatus)
  • Paus bungkuk bergaris (Balaenoptera edeni)
  • Lumba-lumba laut arab (Sousa plumbea)
  Arti Pengertian Tut Wuri Handayani Logo Sejarah lambang

Ciri-ciri mamalia darat

Berikut adalah  ciri-ciri umum mamalia darat:

  • Kelenjar Susu: Hewan mamalia darat memiliki kelenjar susu yang digunakan untuk menyusui anak-anak mereka. Ini adalah salah satu karakteristik paling mencolok dari mamalia.
  • Rambut atau Bulu: Tubuh mamalia darat umumnya ditutupi oleh rambut atau bulu. Fungsi rambut ini bisa beragam, termasuk untuk perlindungan, isolasi, atau sebagai penanda.
  • Gigi Khusus: Mamalia darat memiliki berbagai jenis gigi yang disesuaikan dengan pola makanan mereka. Contohnya, mamalia karnivora memiliki gigi tajam untuk merobek daging, sementara mamalia herbivora memiliki gigi yang cocok untuk mengunyah tumbuhan.
  • Bertulang Belakang: Mamalia darat adalah hewan vertebrata, yang berarti mereka memiliki tulang belakang atau vertebrata yang melindungi sumsum tulang belakang.
  • Berhidung: Hampir semua mamalia darat memiliki hidung yang digunakan untuk mencium dan mengendus makanan, serta berkomunikasi dengan anggota sejenis.
  • Pernafasan Paru-paru: Mamalia darat mengambil oksigen melalui pernapasan paru-paru. Paru-paru adalah organ vital yang memungkinkan pertukaran oksigen dan karbon dioksida.
  • Kantung Vokal: Beberapa mamalia darat memiliki kantung vokal yang memungkinkan mereka menghasilkan suara dan berkomunikasi. Ini terutama ditemukan pada primata dan beberapa hewan lainnya.
  • Jantung dengan Empat Ruang: Jantung mamalia darat memiliki empat ruang: dua atrium dan dua ventrikel. Ini memungkinkan pemisahan darah kaya oksigen dan darah kotor.
  • Otot Rangka: Mamalia darat memiliki otot rangka yang kuat yang memungkinkan mereka untuk bergerak dengan berbagai cara, termasuk berjalan, berlari, dan melompat.
  • Otak yang Berkembang: Otak mamalia darat adalah salah satu yang paling kompleks di dunia hewan. Hal ini memungkinkan mamalia memiliki perilaku yang kompleks dan kemampuan kognitif yang tinggi.
  • Pembagian Telinga Bagian Dalam: Mamalia darat memiliki telinga bagian dalam yang terbagi menjadi tiga bagian: gendang telinga, koklea (bagian pendengaran), dan kanalis semisirkular (mengatur keseimbangan).
  • Sistem Saraf Pusat: Mamalia darat memiliki sistem saraf pusat yang terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang, yang mengatur berbagai fungsi tubuh.
  • Mata: Mata mamalia darat umumnya memiliki kornea, lensa, dan retina yang memungkinkan penglihatan yang jelas.
  • Gerakan Kaki: Mamalia darat memiliki kaki atau anggota tubuh yang digunakan untuk bergerak. Ada beragam bentuk kaki, seperti kaki berkuku, cakar, atau sirip, yang disesuaikan dengan kebutuhan spesies.
  • Penyusunan Sistem Reproduksi: Mamalia darat memiliki sistem reproduksi internal, dan sebagian besar mamalia melahirkan keturunannya, meskipun ada beberapa yang bertelur (monotremata).
  • Penyusunan Sistem Pencernaan: Mamalia darat memiliki sistem pencernaan yang lebih kompleks dibandingkan dengan hewan-hewan lain, termasuk perut, usus, dan kelenjar pencernaan.
  • Perasa yang Berkembang: Hewan mamalia darat memiliki indera perasa yang berkembang, termasuk indra penciuman, pengecap, penglihatan, pendengaran, dan perasa sentuhan yang sensitif.
  • Tulang Panggul Besar pada Betina: Tulang panggul yang lebih besar pada betina mamalia darat berguna sebagai tempat melekatnya rahim selama kehamilan.
  • Adaptasi Lingkungan: Mamalia darat dapat ditemukan di berbagai habitat, dari hutan hujan tropis hingga gurun pasir, dan mereka memiliki adaptasi yang memungkinkan mereka untuk bertahan dalam lingkungan yang berbeda.
  • Perilaku Sosial: Banyak mamalia darat memiliki perilaku sosial yang kompleks, termasuk membentuk kelompok sosial, berkomunikasi dengan anggota sejenis, dan merawat anak-anak mereka.

Ciri-ciri ini adalah sebagian dari fitur yang membuat mamalia darat menjadi kelompok hewan yang sangat beragam dan sukses dalam berbagai lingkungan di seluruh dunia.

Contoh Hewan mamalia Darat

Berikut adalah 100 contoh hewan mamalia darat:

  • Singa (Panthera leo)
  • Gajah Afrika (Loxodonta africana)
  • Kuda (Equus ferus caballus)
  • Macan tutul (Panthera pardus)
  • Kucing (Felis catus)
  • Jerapah (Giraffa camelopardalis)
  • Banteng (Bos javanicus)
  • Harimau (Panthera tigris)
  • Kanguru (Macropus rufus)
  • Sapi (Bos taurus)
  • Serigala (Canis lupus)
  • Zebra (Equus zebra)
  • Koala (Phascolarctos cinereus)
  • Babi (Sus scrofa)
  • Kerbau (Bubalus bubalis)
  • Badak (Rhinoceros sondaicus)
  • Monyet (Simia)
  • Orangutan (Pongo)
  • Kijang (Cervidae)
  • Koala (Phascolarctos cinereus)
  • Panda Merah (Ailurus fulgens)
  • Kumbang (Marmota)
  • Musang (Viverridae)
  • Marmut (Sciuridae)
  • Puma (Puma concolor)
  • Bison (Bison bison)
  • Capybara (Hydrochoerus hydrochaeris)
  • Oposum (Didelphimorphia)
  • Rusa Merah (Cervus elaphus)
  • Alpaka (Vicugna pacos)
  • Kelinci (Oryctolagus cuniculus)
  • Muskrat (Ondatra zibethicus)
  • Gorila (Gorilla)
  • Beo (Bubo)
  • Landak (Hystricidae)
  • Antilop (Antilopinae)
  • Hipopotamus (Hippopotamus amphibius)
  • Ferret (Mustela putorius furo)
  • Kancil (Tragulus)
  • Hyena (Hyaenidae)
  • Paus Gigi (Odontoceti)
  • Oryx (Oryx)
  • Musang (Mustelidae)
  • Bekantan (Nasalis larvatus)
  • Linsang (Prionodontidae)
  • Muskox (Ovibos moschatus)
  • Surili (Presbytis)
  • Gerbil (Gerbillinae)
  • Serval (Leptailurus serval)
  • Wallaby (Macropodidae)
  • Tapir (Tapirus)
  • Lemur (Lemuriformes)
  • Raccoon (Procyon lotor)
  • Bulu babi (Potamochoerus)
  • Meerkat (Suricata suricatta)
  • Nyala (Tragelaphus angasii)
  • Tapir Baird (Tapirus bairdii)
  • Belalang rusa (Pedetes capensis)
  • Chimpanzee (Pan troglodytes)
  • Pangolin (Pholidota)
  • Lemming (Lemmus)
  • Quokka (Setonix brachyurus)
  • Muntjac (Muntiacus)
  • Pikas (Ochotona)
  • Pangolin (Manis)
  • Tarsius (Tarsius)
  • Guinea Pig (Cavia porcellus)
  • Nilgai (Boselaphus tragocamelus)
  • Babirusa (Babyrousa)
  • Lepus (Lepus)
  • Bushbaby (Galagidae)
  • Aye-aye (Daubentoniidae)
  • Agouti (Dasyprocta)
  • Pudu (Pudu)
  • Musk Deer (Moschus)
  • Barbirusa (Babyrousa)
  • Kancil muntjac (Muntiacus)
  • Lemur Kuskus (Dactylopsila)
  • Capybara (Hydrochoerus hydrochaeris)
  • Tapir (Tapirus)
  • Tarsius (Tarsius)
  • Gerenuk (Litocranius walleri)
  • Lemur Totol (Avahi)
  • Cuscus (Phalangeridae)
  • Pangolin (Manis)
  • Bilby (Macrotis)
  • Manatee Karibia (Trichechus manatus)
  • Paca (Cuniculus paca)
  • Linsang (Prionodontidae)
  • Kijang (Cervidae)
  • Guanaco (Lama guanicoe)
  • Lepus (Lepus)
  • Oryctolagus (Oryctolagus)
  • Otter (Lutrinae)
  • Lemming (Lemmus)
  • Okapi (Okapia johnstoni)
  • Tapir (Tapirus)
  • Pika (Ochotona)
  • Meerkat (Suricata suricatta)
  • Beo (Bubo)
  Penemu Lampu : Biografi Sejarah Macam Jenis Manfaat Lampu

Hewan mamalia darat ini mencakup berbagai spesies yang tersebar di seluruh dunia dan memiliki adaptasi yang berbeda sesuai dengan lingkungan dan pola makan mereka.

Contoh hewan mamalia pemakan daging

antara lain , sebagai berikut:

  1. Serigala
  2. Anjing
  3. Cheetah
  4. Kucing
  5. Harimau
  6. Macan tutul
  7. Cheetah
  8. Cerpelai
  9. Singa
  10. Beruang

Pembagian Ordo Kelas Mamalia

Pembagian ordo dari kelas Mamalia dibagi menjadi 12 ordo akan dibahas berikut ini :

  • Ordo Marsupialia (mamalia berkantung)

Ciri ordo Marsupialia adalah khusus yang betina memiliki kantung (marsupium) di bagian ventralnya. Setiap anak yang dilahirkan secara prematur untuk selanjutnya berkembang di dalam kantung induknya.

Contoh Dendrolagus sp (kanguru), Didelphia marsupialia (opossum), Phalanger sp (kuskus), Phascolarctus sp (koala).

  •  Ordo Insektivora

Ciri khusus ordo ini adalah hewan yang suka memakan serang, cacing ataupun biji – bijian, matanya tertutup dan memiliki cakar yang besar sedangkan telapak kaki yang di depan lebih lebar.
Contoh: Echinosorex albus, Scalopus sp, Scapanus sp.

  • Ordo Dermoptera

Ciri ciri ordo ini adalah ia dapat terbang karena 4 kaki yang dimilikinya dapat membentuk parasut berbulu (patagium). hewan ini makan daun ataupun buah – buahan
Contoh : Gakopithecus sp.

  • Ordo Chiroptera

Ordo ini masuk dalam golongan mamalia yang dapat terbang dimana ia memiliki ciri ciri pada bagian kaki depan dan belakang terdapat membran interdigital, walaupun ukuran kaki yang di belakang lebih kecil. Hewan ini suka makan buah dapat terbang dan mencari makan di malam hari (nocturnal).

Contoh Pteropus edulis (kalong Jawa), Desmodus sp (vampire), Myotes sp

  • Ordo Primata

Ciri ciri khusus ordo ini adalah hewan yang termasuk herbivora, karnivora, ataupun omnivora. hewan ini juga masuk dalam golongan nocturnal ataupun diurnal dengan bagian tangan yang besar serta memiliki jari yang dapat digunakan memanjat.
Contoh : kera, monyet, orang utan, dan manusia.

  • Ordo Rodentia

Ciri khusus ordo ini adalah ia tidak memiliki gigi taring untuk mengoyak makanan. ia juga dapat hidup pada segala habitat.
Contoh: Sciurus sp (tupai pohon), Rattus sp (tikus), Marmota sp (marmut), Erethyson sp (landak), Mus musculus (mencit).

  • Ordo Carnivora

Kelompok hewan ini adala yang suka makan daging sehingga ia juga memiliki gigi taring untuk menyobek daging. hewan ini juga memiliki cakar untuk memburu mangsanya
Contoh: Canis lupus (serigala), Felis leo (singa), Felis tigris (harimau),  Eumetopias jubata (anjing laut), Zalophus sp (singa laut), Felis catus (tikus rumah), Canis familiaris (anjing).

  • Ordo Laghomorpha

kelompok golongan ordo ini adalah mamalia yang memakan tumbuh – tumbuhan
Contoh: Oryctologus cuniculus (kelinci).

  • Ordo Cetacea

Yang termasuk dalam golongan ordo ini adalah mamalia yang hidup di laut

Contoh Dolphinus delvis (dolpin laut), Phalenoptera musculus (paus biru).

  • Ordo Proboscidea

Yang masuk dalam golongan proboscidae adalah semua jenis gajah yang ada di dunia.

Contoh: Loxodonta africana (gajah Afrika), Elephas maximus (gajah di India dan Indonesia).

  • Ordo Perissodactyla

Ciri khusus ordo ini adalah hewan yang memiliki kaki yang jumlahnya ganjil

Contoh: Equus asinus (keledai), Equus caballus (kuda), Tapirus indicus (tapir).

  • Ordo Artiodactyla

Ciri ciri ordo ini adalah memiliki jari kaki yang berjumlah genap
Contoh: Antilocarpa sp (antelope), Cervus sp (kijang), Bos sondaicus (banteng), Aries sp (kambing),  Giraffa sp (jerapah), Camelus sp (unta), Bos indicus (sapi putih)