5 Contoh Naskah DRAMA 5 Orang Berbagai Tema

Posted on

Contoh naskah DRAMA 5 orang – Anda mungkin sedang membutuhkan contoh naskah drama untuk 5 orang pemain, jika iya, maka berikut ini saya share contoh naskah drama 5 orang pemain singkat. Ya, teks drama dibawah ini adalah dialog drama singkat untuk 5 orang pemeran. Namun, Anda tetap bisa menambahkannya sendiri jika memang dirasa perlu.Baiklah, langsung saja bagi Anda yang sedang mencari referensi contoh naskah drama untuk 5 orang, silakan simak contohnya dibawah ini.

Naskah DRAMA 5 Orang Tema Pertemanan

Judul: Motivasi Teman

Alur: Pendek (baca: contoh naskah drama pendek)

Jumlah pemeran: 5 Orang (baca: naskah drama bahasa Inggris untuk 5 orang)

Karakter:

  • Ryan: mengeluh karena nilai sekolahnya buruk
  • Tony: Motivator 1
  • Santhy: Motivator 2
  • Letty: Motivator 3
  • Timothy: Motivator 4

Naskah Drama

Ryan: Selama ini aku sudah banyak belajar, tapi kenapa ya nilaiku masih saja tidak bagus?

Tony: Sabar, kalau nilai kamu masih belum bagus itu berarti kamu harus lebih rajin lagi dalam belajar.

Letty: Benar apa yang dikatakan Tony, kalau kamu lebih rajin dalam belajar, nanti nilai kamu pasti bisa bagus.

Ryan: Tapi selama ini aku kan sudah sangat rajin dalam belajar?! Lalu kurang rajin bagaimana lagi?

Santhy: Ya kamu harus bisa lebih rajin lagi. Kamu harus ingat, bahwa keberhasilan itu memang tidak selalu datang sesuai yang kita inginkan. Ada kalanya kita masih harus menunggu dan bersabar.

Timothy: Aku setuju dengan apa yang disampaikan oleh teman-teman. Apa yang dikatakan oleh Santhy itu benar.

Merasa dirinya sudah sangat rajin, Ryan pun semakin bingung dengan pernyataan teman-temannya.

Ryan: Aku jadi bingung!

Letty: Bingung kepana?

Timothy: Iya, kamu bingung kenapa, Ryan?

Ryan: Aku kan sudah belajar dengan sangat keras, dan hasilnya nilaiku tetap saja dibawah espektasi aku. Lalu apa lagi yang harus aku lakukan.

Tony: Begini, bukannya setiap manusia itu diberikan daya jangkau pemikiran yang berbeda-beda. Jadi, kalau selama ini kamu merasa sudah belajar dengan sangat rajin namun nilai kamu masih jelek, itu artinya kamu harus tetap konsisten belajar dengan rajin serta tetap memelihara rasa kesabaran.

Letty: Iya, aku setuju dengan apa yang dikatakan oleh Tony. Yang penting kamu tetap fokus saja, nanti nilai kamu pasti akan jauh lebih baik dari sekarang. Percayalah!

Ryan pun merasa lebih nyaman dengan nasehat yang diberikan oleh Letty. Dia merasa, mungkin suatu hari nanti dia akan jauh lebih mudah dalam memahami mata pelajaran.

Ryan: Ya sudah, terimakasih banyak atas nasehat kamu Letty, dan juga nasehat teman-teman semuanya. Aku akan tetap fokus belajar, semoga saja kedepannya hasilnya akan lebih baik lagi.

Tony: tentu!

Letty: bagus.. itu yang harus kamu pegang!

Santhy: Okay, jangan kuatir.. pokoknya nanti nilai kamu pasti akan meningkat, bahkan jauh lebih baik lagi.

Selesai

Naskah Drama 5 Orang Tema Pendidikan

Judul: “Cahaya Pendidikan”

Pemeran:

  • Maya – Siswa yang bersemangat tentang pendidikan
  • Andi – Siswa yang kurang tertarik pada pendidikan
  • Rani – Siswa yang pintar dan berprestasi
  • Budi – Siswa yang kesulitan dalam belajar
  • Guru – Seorang guru yang peduli dan berdedikasi

Tema: Pendidikan

Pembukaan: (Scene: Di dalam kelas, beberapa siswa sedang duduk dengan buku-buku mereka, sementara Guru berada di depan.)

Guru: (menginspirasi) Selamat pagi, semua! Hari ini kita akan membahas pentingnya pendidikan dalam hidup kita. Pendidikan adalah kunci untuk meraih impian dan mencapai potensi maksimal kita. Mari kita mulai!

Adegan 1: Semangat dalam Belajar (Scene: Di perpustakaan sekolah, Maya sedang membaca buku dengan penuh semangat.)

Maya: (bersemangat) Pendidikan membuka pintu ke dunia pengetahuan. Aku selalu bersemangat dalam belajar karena aku tahu setiap hal yang aku pelajari akan membawaku lebih dekat pada impianku.

Andi: (sambil menggelengkan kepala) Aku tidak mengerti semangatmu, Maya. Bagiku, belajar itu membosankan dan tidak relevan dengan kehidupan nyata.

  contoh Kata kalimat homograf serta pengertian

Adegan 2: Prestasi dan Penghargaan (Scene: Di ruang kelas, Rani mendapatkan penghargaan untuk prestasinya.)

Rani: (berbangga) Pendidikan memberi kita kesempatan untuk mengembangkan bakat dan potensi kita. Aku berusaha untuk meraih prestasi dan menginspirasi teman-teman sekelasku.

Budi: (cemburu) Aku selalu merasa ketinggalan dan sulit untuk mencapai prestasi seperti itu.

Adegan 3: Mengatasi Kesulitan dalam Belajar (Scene: Di rumah Budi, Budi duduk di meja belajar dengan buku-buku yang menumpuk di depannya.)

Budi: (frustrasi) Aku sering kesulitan memahami pelajaran. Seperti ada yang tidak beres dengan cara aku belajar.

Maya: (mendekati Budi dengan simpati) Jangan khawatir, Budi. Setiap orang belajar dengan cara yang berbeda. Aku yakin kita bisa menemukan cara yang tepat untukmu agar belajar menjadi lebih mudah.

Adegan 4: Peran Guru dalam Membimbing (Scene: Di dalam kelas, Guru memberikan bimbingan kepada siswa-siswa.)

Guru: (mendorong) Sebagai guru, tugas saya adalah membantu kalian mencapai potensi penuh kalian. Jangan takut untuk bertanya jika ada yang tidak kalian mengerti. Saya di sini untuk membimbing kalian.

Maya: (bersyukur) Kami sangat beruntung memiliki seorang guru yang peduli seperti Anda, Pak Guru. Anda adalah cahaya yang membimbing kami dalam belajar.

Adegan Terakhir: Pendidikan adalah Masa Depan (Scene: Di dalam kelas, semua siswa berkumpul dalam sebuah diskusi.)

Andi: (bersikap berbeda) Saya menyadari bahwa saya telah salah dalam mengabaikan pentingnya pendidikan. Saya ingin mengubah sikap saya dan mulai memprioritaskan belajar.

Rani: (mengapresiasi) Itu adalah keputusan yang baik, Andi. Pendidikan adalah investasi terbaik yang bisa kita berikan pada diri kita sendiri.

Maya: (berseri-seri) Sangat senang mendengar itu, Andi. Kita semua berada di sini untuk saling mendukung dan tumbuh bersama dalam pendidikan.

Guru: (memberikan dorongan) Saya bangga melihat semangat dan perubahan sikap kalian. Pendidikan adalah bekal untuk masa depan kita. Jika kita bersama-sama menghargainya dan mengambil manfaat darinya, kita bisa mencapai impian kita.

Semua siswa: (bersama-sama) Pendidikan adalah kunci ke masa depan yang cerah. Kami berkomitmen untuk belajar dengan tekun dan menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama kami.

Akhir Drama.

Naskah Drama 5 Orang Tema Teknologi

Judul: “Teknologi: Dua Sisi Mata Uang”

Pemeran:

  • Lisa – Siswa yang sangat antusias tentang teknologi
  • Ryan – Siswa yang tergila-gila dengan permainan video
  • Emma – Siswa yang skeptis terhadap teknologi modern
  • Alex – Siswa yang menggunakan teknologi dengan bijak
  • Guru – Seorang guru yang memandu diskusi tentang pengaruh teknologi

Tema: Teknologi

Pembukaan: (Scene: Di ruang kelas, siswa-siswa duduk dengan buku-buku mereka, sementara Guru berada di depan.)

Guru: (memulai diskusi) Selamat pagi, semuanya! Hari ini kita akan membahas dampak teknologi dalam kehidupan kita. Teknologi telah membawa banyak perubahan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Mari kita menjelajahi kedua sisi dari mata uang teknologi.

Adegan 1: Antusiasme Teknologi (Scene: Di perpustakaan sekolah, Lisa sedang mempelajari gadget baru.)

Lisa: (bersemangat) Teknologi memberikan akses tak terbatas pada informasi dan peluang baru. Aku sangat antusias mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkannya untuk belajar dan berkreasi.

Ryan: (bersemangat) Betul sekali, Lisa! Aku selalu tergila-gila dengan permainan video dan teknologi hiburan lainnya. Aku bisa melarikan diri ke dunia fantasi yang menarik melalui permainan ini.

Adegan 2: Skeptis terhadap Teknologi (Scene: Di ruang kelas, Emma mendengarkan diskusi dengan sikap skeptis.)

Emma: (ragu) Aku berpikir teknologi telah membuat kita terlalu tergantung padanya. Kita sering kali mengabaikan interaksi sosial dan kehidupan nyata karena terlalu sibuk dengan gadget dan media sosial.

Alex: (setuju) Emma, teknologi adalah alat yang kuat jika digunakan dengan bijak. Kita perlu membatasi penggunaan teknologi dan mengutamakan hubungan sosial yang sebenarnya.

Adegan 3: Dampak Positif dan Negatif (Scene: Di taman sekolah, semua siswa berkumpul untuk diskusi.)

Lisa: (menjelaskan) Teknologi telah merangsang kreativitas dan inovasi di banyak bidang, seperti seni, sains, dan bisnis. Ini memberikan peluang yang luar biasa bagi kita semua.

Ryan: (bertanya) Tapi apa dampak negatifnya? Apakah kita tidak semakin tergantung pada teknologi dan kehilangan kemampuan untuk berpikir mandiri?

  7 Contoh Notulen Rapat Diskusi Pensi Fungsi Pengertian

Guru: (mengintervensi) Ryan, kamu mengangkat isu penting. Teknologi memiliki dampak positif dan negatif. Kuncinya adalah menggunakan teknologi dengan bijak dan seimbang dalam kehidupan kita.

Adegan 4: Menggunakan Teknologi dengan Bijak (Scene: Di dalam kelas, Guru memberikan contoh penggunaan teknologi yang bijak.)

Guru: (mengajar) Kita harus memahami bahwa teknologi adalah alat, bukan tujuan akhir. Kita perlu belajar menggunakan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab. Misalnya, kita dapat menggunakan media sosial untuk berbagi pengetahuan dan menginspirasi orang lain, bukan hanya untuk menghabiskan waktu dengan hal yang tidak produktif.

Alex: (memberikan contoh) Saya setuju, Pak Guru. Saya menggunakan teknologi untuk mempelajari hal-hal baru, mengakses sumber informasi, dan berkomunikasi dengan orang-orang di berbagai belahan dunia. Teknologi bisa menjadi alat yang powerful jika kita tahu bagaimana menggunakannya dengan bijak.

Adegan Terakhir: Menggabungkan Kedua Sisi Teknologi (Scene: Di dalam kelas, semua siswa berkumpul dalam diskusi terakhir.)

Lisa: (menginspirasi) Saya menyadari bahwa teknologi adalah hadiah yang diberikan kepada kita, tapi juga tanggung jawab kita untuk menggunakannya dengan benar. Kita bisa memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan diri kita sendiri dan membantu orang lain.

Emma: (berseri-seri) Saya mulai melihat bahwa teknologi dapat membantu kita tetap terhubung dan berbagi ide-ide, tetapi kita harus tetap berpegang pada nilai-nilai manusia yang penting seperti empati, pengertian, dan kepedulian.

Guru: (mengakhiri diskusi) Sangatlah penting bagi kita untuk memahami kedua sisi teknologi. Dengan penggunaan yang bijak, kita dapat memaksimalkan manfaatnya sambil tetap menjaga keseimbangan dan kehidupan yang sehat.

Semua siswa: (bersama-sama) Kita akan menggunakan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab. Kami akan menjadi generasi yang mampu mengendalikan teknologi, bukan sebaliknya.

Akhir Drama.

Naskah Drama 5 Orang Tema Kebersihan

Judul: “Kebersihan: Bersama Merawat Lingkungan”

Pemeran:

  • Sarah – Siswa yang sadar akan pentingnya kebersihan
  • Rama – Siswa yang sering mengabaikan kebersihan
  • Maya – Siswa yang aktif dalam kegiatan lingkungan
  • Dian – Siswa yang malas membersihkan
  • Guru – Seorang guru yang peduli akan kebersihan

Tema: Kebersihan

Pembukaan: (Scene: Di dalam kelas, siswa-siswa duduk dengan buku-buku mereka, sementara Guru berada di depan.)

Guru: (memulai diskusi) Selamat pagi, semuanya! Hari ini kita akan membahas tentang pentingnya kebersihan dalam menjaga lingkungan kita. Kebersihan adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita mulai diskusi ini dengan baik.

Adegan 1: Kesadaran akan Pentingnya Kebersihan (Scene: Di kantin sekolah, beberapa siswa makan dengan meja yang kotor di sekitar mereka.)

Sarah: (sambil membersihkan meja) Kita harus bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan di sekitar kita. Jika kita semua berusaha, kita bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman untuk kita semua.

Rama: (mengabaikan) Ah, itu tidak masalah. Pekerja kebersihan pasti akan membersihkannya nanti.

Adegan 2: Mengajak Partisipasi (Scene: Di ruang kelas, Maya memperkenalkan program kebersihan.)

Maya: (mengajak) Ayo, teman-teman! Saya ingin mengajak kalian untuk berpartisipasi dalam program kebersihan sekolah. Kita bisa bekerja sama membersihkan lingkungan dan membuat sekolah kita lebih baik.

Dian: (malas) Ah, itu terlalu merepotkan. Saya lebih suka duduk-duduk saja.

Adegan 3: Menyadari Dampak Negatif (Scene: Di taman sekolah, Guru memberikan penjelasan tentang dampak negatif kebersihan yang buruk.)

Guru: (mengedukasi) Kebersihan yang buruk dapat menyebabkan penyebaran penyakit dan merusak lingkungan. Kita harus sadar akan dampak negatif yang bisa terjadi jika kita tidak menjaga kebersihan dengan baik.

Rama: (menyesal) Saya baru menyadari betapa pentingnya kebersihan. Saya akan berusaha untuk lebih peduli dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan.

Adegan 4: Melakukan Aksi Nyata (Scene: Di sekolah, semua siswa berkumpul untuk membersihkan lingkungan.)

Sarah: (bersemangat) Terima kasih, semua! Dengan kerja sama kita, kita berhasil membersihkan lingkungan sekolah kita. Sekarang lingkungan kita terlihat lebih indah dan teratur.

Maya: (mengapresiasi) Hebat sekali, teman-teman! Kita telah menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan kesadaran akan kebersihan, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik. Mari kita jaga kebersihan ini agar tetap terjaga dan menjadi kebiasaan yang baik bagi kita semua.

  Pengertian Korupsi Faktor Penyebab Contoh Sejarah Dampak

Dian: (meminta maaf) Saya ingin meminta maaf atas sikap malas saya sebelumnya. Saya menyadari pentingnya kebersihan dan akan berusaha lebih aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan di masa depan.

Guru: (mengapresiasi) Saya sangat bangga dengan perubahan sikap dan tindakan kalian. Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Teruslah menjaga lingkungan dan menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Adegan Terakhir: Melanjutkan Kebersihan (Scene: Di dalam kelas, semua siswa berkumpul untuk mengakhiri diskusi.)

Sarah: (menyimpulkan) Kebersihan adalah tugas dan tanggung jawab kita sebagai warga sekolah. Dengan menjaga kebersihan, kita juga menjaga kesehatan dan kenyamanan kita sendiri.

Maya: (bersama-sama) Kita akan terus berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Semua siswa: (bersama-sama) Bersama-sama, kita menjaga kebersihan untuk masa depan yang lebih baik.

Akhir Drama.

Naskah Drama 5 Orang Tema Keadilan

Judul: “Keadilan: Suara yang Adil”

Pemeran:

  • Maya – Siswa yang sangat peduli tentang keadilan
  • Rama – Siswa yang cenderung tidak peduli dengan keadilan
  • Sarah – Siswa yang menjadi korban ketidakadilan
  • Alex – Siswa yang berusaha memediasi dan mencari solusi
  • Guru – Seorang guru yang mengajarkan nilai-nilai keadilan

Tema: Keadilan

Pembukaan: (Scene: Di ruang kelas, siswa-siswa duduk dengan buku-buku mereka, sementara Guru berada di depan.)

Guru: (memulai diskusi) Selamat pagi, semuanya! Hari ini kita akan membahas pentingnya keadilan dalam kehidupan kita. Keadilan adalah prinsip yang sangat penting dalam menjaga hubungan harmonis di antara kita. Mari kita mulai diskusi ini dengan baik.

Adegan 1: Ketidakpedulian terhadap Keadilan (Scene: Di koridor sekolah, Rama melihat ada ketidakadilan yang terjadi tetapi tidak peduli.)

Maya: (bersemangat) Rama, lihatlah apa yang terjadi! Itu adalah ketidakadilan yang sangat jelas. Kita harus berdiri untuk keadilan dan membantu mereka yang tidak terlindungi.

Rama: (cynical) Apa gunanya peduli? Dunia ini tidak adil, jadi mengapa kita harus berusaha?

Adegan 2: Ketidakadilan yang Diderita (Scene: Di dalam kelas, Sarah menceritakan tentang pengalaman ketidakadilan yang dialaminya.)

Sarah: (sedih) Saya telah mengalami ketidakadilan di rumah dan di sekolah. Saya merasa tidak adil dan tidak memiliki suara. Saya butuh bantuan untuk menyelesaikan masalah ini.

Maya: (mendukung) Sarah, kita tidak boleh membiarkan ketidakadilan terjadi. Kita harus bersama-sama mencari solusi dan memperjuangkan keadilan.

Adegan 3: Mencari Solusi dan Mediasi (Scene: Di ruang kelas, Alex mencoba mencari solusi dan memediasi antara mereka yang terlibat dalam ketidakadilan.)

Alex: (memediasi) Saya melihat bahwa ada ketidakadilan yang perlu diselesaikan. Apakah kita bisa duduk bersama dan mencari solusi yang adil bagi semua pihak?

Maya: (setuju) Tentu, kita harus menghargai pandangan semua orang yang terlibat dan mencari solusi yang menguntungkan semua pihak.

Adegan 4: Mengutamakan Keadilan (Scene: Di dalam kelas, Guru memberikan pengajaran tentang pentingnya keadilan.)

Guru: (mengajar) Keadilan adalah prinsip dasar dalam kehidupan kita. Setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan setiap tindakan harus didasarkan pada keadilan. Kita harus mengutamakan keadilan dalam setiap interaksi kita.

Sarah: (bersama-sama) Saya berharap kita semua bisa belajar untuk memahami dan menerapkan keadilan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Semua siswa: (bersama-sama) Kami berjanji akan mengutamakan keadilan dalam tindakan dan sikap kami. Kami akan berjuang untuk keadilan bagi diri kami sendiri dan juga untuk orang lain.

Adegan Terakhir: Memperjuangkan Keadilan (Scene: Di aula sekolah, semua siswa berkumpul untuk mengakhiri diskusi.)

Maya: (menyimpulkan) Keadilan adalah hak setiap individu, dan kita harus bertanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap orang diperlakukan dengan adil. Dengan bersatu, kita bisa mengubah dunia menjadi tempat yang lebih adil.

Alex: (bersama-sama) Mari kita berkomitmen untuk berjuang demi keadilan. Kita bisa menjadi suara bagi mereka yang tidak terdengar dan melawan ketidakadilan di sekitar kita.

Guru: (memberikan inspirasi) Saya sangat bangga melihat semangat kalian dalam memperjuangkan keadilan. Ingatlah, keadilan bukan hanya tugas pemerintah atau sistem, tapi tanggung jawab kita sebagai individu yang peduli.

Akhir Drama.