Pengertian Listrik Statis dan Dinamis Contoh Perbedaan

Posted on

Pengertian listrik statis melibatkan pemahaman tentang muatan listrik, hukum Coulomb, dan dasar-dasar pemisahan muatan. Fenomena alam yang melibatkan listrik statis seperti kilat memberikan kita gambaran tentang kekuatan alam yang luar biasa. Penerapan listrik statis dalam teknologi memberikan kita berbagai kemungkinan untuk meningkatkan kehidupan sehari-hari dan memahami lebih dalam prinsip dasar fisika listrik.

Listrik statis merupakan salah satu bentuk energi listrik yang sering kali tidak kita sadari, namun memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari dan fenomena alam tertentu. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian listrik statis, dasar-dasar, serta beberapa fenomena menarik yang terkait.

Pengertian listrik statis dan dinamis secara tersendiri akan saya bahas masing-masing di paragraf selanjutnya. Sebelumnya sebagai pengantar, mungkin kita baiknya tau dulu bahwa listrik statis dan listrik dinamis merupakan dua jenis dari energi listrik. Energi listrik ini tentunya dihasilkan oleh sumber energi listrik, sebagai contoh adalah bahan kimia; angin; air; dan sinar matahari. Ketika dipakai, energi listrik akan mengalami perubahan dan perpindahan bentuk. Perubahan dan perpindahan bentuk dari energi listrik tersebut terjadi disaat kita menghubungkan peralatan elektrik ke sumber arus listrik.

Pengertian Listrik Statis

Pertama pada pembahasan listrik statis dan dinamis ini kita dahulukan yang statis. Listrik statis adalah energi yg dikandung oleh benda yang bermuatan listrik. Muatan listrik benda tersebut dapat positif maupun negatif. Bila diperinci lebih dalam lagi, semua zat itu dibentuk dari sejumlah atom. Tiap-tiap atom memiliki inti atom yg terdiri dr elektron dan proton yang mengitarinya. Proton memiliki muatan listrik yang positif, sedangkan elektron memiliki muatan listrik yang negatif.

Disaat dua zat / benda contohnya tangan kita dan balon saling digesek-gesekan, material yang memiliki daya tarik lebih lemah yaitu tangan akan ditarik elektronnya dan menempel pd benda yang daya tariknya lebih kuat yaitu balon. Dengan demikian maka kedua zat tersebut jadi punya muatan listrik, dimana material yg elektronnya hilang akan memiliki muatan positif dan material yang mendapat elektron jadi bermuatan negatif.

Tangan maupun balon adalah material dengan muatan listrik netral disaat belum digesek satu sama lainnya, yaitu jumlah muatan negatif dan positifnya sama. Setelah dilakukan pengesekan, tangan jadi memiliki muatan positif yg berlebih dan balon jadi memiliki muatan negatif yg berlebih. Muatan listrik yg tdk sama akan salik tarik-menarik, jadinya muatan negatif dari balon ditarik oleh muatan positif dari tangan. Namun bila dihitung maka sebenarnya jumlah muatan total dari gabungan balon dan tangan tidaklah berubah. Penggesekan yang kita lakukan sebelumnyalah yang mengakibatkan elektron-elektronnya berpindah dari zat satu ke zat lainnya.

  Penyebaran nyamuk Wolbachia : Pengertian Fungsi Metode Kekurangan

Contoh peristiwa listrik statis

Adapun beberapa contoh lain dari listrik statis yang dapat ditemui dalam rutinitas sehari-hari, yang diantaranya sebagai berikut ini:

  • Yang pertama, saat kita menyisir rambut maka tanpa kita sadari terkadang rambut kita akan terbawa berdiri sendiri siring dengan gerakan sisir. Hal seperti ini dapat terjadi karena adanya interaksi muatan antara sisir dengan rambut kita.
  • Yang kedua, kain sutra yang digoso-gosok pada batang kaca. Pada peristiwa ini benda tersebut akan bereaksi saling tarik-menarik. Kenapa bisa seperti itu? setelah keduanya saling digosok-gosokan akan terjadi loncatan elektron dari batang kaca ke kain sutera sehingga mengakibatkan batang kaca bermuatan positif sedangkan kain sutera bermuatan negatif, hal ini hampir sama seperti pada penggaris yang digosok-gosokan pada rambut.
  • Yang ketiga, penggaris plastik yang digosok-gosokan pada kain woll. Kedua benda tersebut umumnya memiliki muatan netral, tapi saat keduanya digosok-gosokan akan terjadi loncatan elektron yang berasal dari kain woll ke penggaris plastik dan penggaris plastik menjadi bermuatan negatif sedangkan kain woll menjadi bermuatan positif.
  • Yang keempat, Ketika mendekatkan tangan ke layar TV yang baru dimatikan. Pada peristiwa ini jika di perhatikan bulu-bulu atau rambut yang ada pada tangan akan berdiri, hal seperti itu diakibatkan karena adanya listrik statis.

Dasar-dasar Listrik Statis

  • Muatan Listrik

Muatan listrik dapat bersifat positif atau negatif. Ketika dua benda yang memiliki muatan listrik berbeda bertemu, mereka dapat saling menarik atau menolak bergantung pada polaritas muatan masing-masing.

  • Hukum Coulomb

Hukum Coulomb menyatakan bahwa gaya elektrostatik antara dua muatan sebanding dengan perkalian keduanya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak di antara keduanya. Hukum ini memainkan peran penting dalam menjelaskan interaksi muatan listrik.

  • Pemisahan Muatan

Muatan listrik dapat dipisahkan melalui gesekan. Misalnya, ketika seorang menggosok balon di rambut, muatan positif atau negatif akan dipindahkan dari satu benda ke benda lainnya.

  Pengertian Agama : Bentuk Tujuan Fungsi Menurut Para Ahli

Pengertian Listrik Dinamis

Listrik dinamis adalah listrik yg bisa bergerak. Cara untuk menghitung kuat arus pd listrik dinamis ialah membagi muatan listriknya dengan waktu, dimana satuan muatan listrik disebut coulumb dan satuan waktunya dipakai detik.

Coba dah liat baterai pada mobil mainan, baterai tersebut dijaikan sumber power untuk membuat motor listrik berputar. Bila kita menekan saklar ke keadaan on, maka ujung-ujung baterai akan terasambung dgn motor listrik yang juga akan menyala. Dengan demikian, motor listrik membuat roda menjadi berputar dan mobil mainan pun akan bergerak. Sebaliknya, disaat saklar pada posisi mati / off, motor dan baterai tidak terhubung. Sehingga motor listrik tidak menyala dan mobil mainanpun tidak bergerak.

Contoh peristiwa Listrik Dinamis

  • pada mobil, karena digerakkan oleh muatan listrik dari batu baterai. Saat anda menekan saklar On yang terdapat pada mobil, maka kedua ujung baterai akan terhubung dengan motor listrik pada mobil-mobilan tersebut.
  • pada lampu senter, senter tersebut dapat menyala dan bersinar karena adanya aliran elektron di dalamnya. Elektron yang mengalir merupakan elektron yang bergerak atau dinamis.
  • Beberapa contoh lain dari kejadian listrik dinamis adalah penggunaan komputer, bor listrik, mesin pendingin, televisi, dan beberapa jenis peralatan rumah tangga yang lain. Keberadaan listrik dinamis memang diperlukan terutama untuk menunjang kehidupan sehari-hari dalam berumah tangga.

Dasar-dasar Listrik dinamis

Listrik dinamis adalah bentuk energi listrik yang melibatkan pergerakan muatan listrik melalui suatu medium, seperti kawat. Ini berbeda dengan listrik statis, di mana muatan listrik tidak mengalir. Berikut adalah dasar-dasar listrik dinamis:

  1. Arus Listrik

Arus listrik adalah aliran muatan listrik melalui suatu konduktor. Satuan dari arus listrik diukur dalam ampere (A). Arus listrik dapat disebabkan oleh perbedaan potensial listrik (tegangan) yang mendorong muatan untuk bergerak dari satu titik ke titik lainnya.

  1. Tegangan Listrik

Tegangan listrik adalah perbedaan potensial antara dua titik dalam suatu rangkaian listrik. Satuan dari tegangan diukur dalam volt (V). Tegangan memotivasi atau mendorong muatan listrik untuk mengalir melalui konduktor dan menyebabkan arus listrik.

  1. Hukum Ohm

Hukum Ohm menyatakan bahwa arus listrik (I) dalam suatu konduktor sebanding dengan tegangan (V) dan berbanding terbalik dengan hambatan (R). Persamaan matematisnya adalah: I=RV. Hukum Ohm ini memberikan dasar untuk memahami hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan dalam suatu rangkaian listrik.

  1. Hambatan Listrik
  Daftar Nama Ilmiah Latin Tumbuhan dari A-Z

Hambatan listrik (R) adalah resistansi konduktor terhadap aliran arus listrik. Hambatan diukur dalam ohm (ΩΩ). Semakin tinggi hambatan suatu konduktor, semakin sulit bagi arus listrik untuk mengalir melaluinya.

  1. Konduktor dan Isolator

Konduktor adalah bahan yang memungkinkan aliran arus listrik melaluinya dengan mudah, seperti logam. Sebaliknya, isolator adalah bahan yang tidak memungkinkan aliran arus listrik melalui mereka, seperti karet atau plastik. Semua benda memiliki tingkat konduktivitas yang berbeda.

  1. Sumber Listrik

Sumber listrik menyediakan energi untuk mendorong arus listrik melalui suatu rangkaian. Sumber listrik dapat berupa baterai, generator, atau sumber daya listrik lainnya.

  1. Rangkaian Listrik

Rangkaian listrik adalah suatu susunan komponen listrik yang terhubung satu sama lain. Rangkaian dapat berupa seri, di mana komponen terhubung secara berurutan, atau paralel, di mana komponen terhubung secara paralel.

  1. Daya Listrik

Daya listrik (P) diukur dalam watt (W) dan didefinisikan sebagai hasil perkalian antara tegangan (V) dan arus (I): =P=VI. Daya listrik mengukur seberapa cepat energi listrik digunakan atau disuplai oleh suatu perangkat atau rangkaian.

  1. Komponen Listrik

Berbagai komponen listrik, seperti resistor, kapasitor, dan induktor, memiliki peran khusus dalam suatu rangkaian listrik. Mereka digunakan untuk mengontrol aliran arus, menyimpan energi, atau menghasilkan efek tertentu.

Perbedaan listrik statis dan dinamis

Apa saja perbedaan antara listrik statis dan dinamis? Ada beberapa hal yang membedakan listrik statis dan dinamis, yang penjelasannya dibagian bawah ini:

  • Aliran atau perpindahan elektron secara kontinyu atau terus-menerus terjadi pada listrik dinamis sedangkan pada listrik statis tidak terjadi. Hal seperti ini terjadi pada listrik dinamis karena elektron yang ada pada konduktor (penghantar arus listrik) memang sangat mudah untuk berpindah. Sedangkan perpindahan elektron yang terjadi pada listrik statis disebabkan oleh gesekan (dapat terjadi pada beberapa kasus karena induksi) dan tidak mengalir secara kontinyu.
  • Listrik dinamis dapat diukur dengan alat ukur yang telah di tentukan. Sedangkan listrik statis susah sekali untuk diukur, seperti misalnya sangat sulit untuk mengukur: arus listrik, tegangan listrik, hambatan maupun daya listrik yang terdapat pada benda (seperti pada penggaris plastik yang dapat menarik kertas yang telah disobek kecil-kecil).
  • Listrik dinamis hanya terjadi pada penghantar konduktor saja, sedangkan fungsi dari isolatornya untuk mencegah pengguna dari sengatan listrik.