Pengertian Statistik Menurut Para Ahli

Posted on

Pengertian statistik ialah ilmu yang mempelajari teknik pengumpulan, pengelolaan, penyajian, dan analisis data termasuk teknik pengambilan kesimpulan dengan memperhitungkan unsur ketidakpastian (uncertain) menurut konsep probabilitas. Definisi yang lain menyebutkan statistik ialah kumpulan data dalam format angka maupun bukan angka dibentuk dalam format daftar (tabel) dan atau diagram.

Statistik bisa mempermudah anda dalam mengerjakan penelitian. Untuk mahasiswa tingkat akhir yang sedang menggarap tugas akhirnya tentu tidak asing dengan ilmu ini. Dalam ilmu statistik ada istilah-istilah laksana elemen, karakteristik, variable, populasi, sampel, sensus, sampling, sampling error, dan kekeliruan sampling.

Statistik paling erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari terutama di bidang ekonomi dan industri. Ilmu statistik sangat bermanfaat dalam sekian banyak  bidang, laksana industri manufaktur, farmasi, bisnis, pemasaran, dan beda sebagainya. Statistik ini dipakai untuk menarik benang merah menurut data yang telah ada dan menciptakan keputusan. Statistik dapat dipecah menjadi statistik deskriptif dan statistik inferensial.

Pengertian statistik Menurut para Ahli

Statistik merupakan cabang ilmu matematika yang berfokus pada pengumpulan, analisis, interpretasi, presentasi, dan pengorganisasian data. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali dihadapkan pada berbagai informasi dan angka-angka. Statistik membantu kita untuk mengambil makna dari data tersebut, sehingga dapat digunakan untuk membuat keputusan yang lebih informasional dan terukur.

Pengertian Statistik

Statistik adalah suatu metode ilmiah untuk mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, mempresentasikan, dan mengorganisasi data. Data ini dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk eksperimen ilmiah, survei, pengamatan, dan catatan historis. Melalui penggunaan teknik-teknik statistik, informasi yang terkandung dalam data dapat diungkapkan, diurutkan, dan dijelaskan.

Tujuan Statistik

  • Deskripsi Data: Statistik digunakan untuk menyajikan data dengan cara yang jelas dan ringkas. Ini melibatkan penggunaan ukuran-ukuran seperti mean (rata-rata), median (nilai tengah), dan modus (nilai yang paling sering muncul) untuk memberikan gambaran tentang karakteristik suatu dataset.
  • Inferensi Statistik: Dengan menggunakan sampel data yang representatif, statistik memungkinkan kita untuk membuat inferensi atau perkiraan tentang seluruh populasi. Ini adalah dasar dari banyak keputusan bisnis dan ilmiah.
  • Pengambilan Keputusan: Statistik membantu dalam mengambil keputusan dengan memberikan dasar yang kuat untuk membandingkan pilihan alternatif. Contohnya termasuk analisis cost-benefit dan uji hipotesis.
  • Prediksi dan Peramalan: Dengan menggunakan data historis, statistik dapat membantu dalam meramalkan tren masa depan atau kejadian yang mungkin terjadi.
  Pengertian Amandemen UUD 1945 Isi Tahap Tujuan Sejarah

Pengertian Statistik menurut para ahli

Berikut adalah pengertian statistik menurut beberapa ahli:

  • Ronald A. Fisher: Fisher, seorang ahli statistik Inggris, menyatakan bahwa “Statistik adalah ilmu tentang metode ilmiah untuk penelitian pada fenomena yang bervariasi.” Dalam konteks ini, ia menekankan penggunaan metode ilmiah untuk memahami variasi dalam data.
  • Horace Secrist: Secrist, seorang ekonom Amerika Serikat, mendefinisikan statistik sebagai “ilmu pengetahuan tentang angka-angka.” Pengertian ini mencerminkan fokus pada pengumpulan dan analisis data dalam konteks ekonomi dan keuangan.
  • G. Bulmer: Bulmer, seorang statistikawan Inggris, memberikan definisi yang lebih umum, menyebutkan bahwa “Statistik adalah ilmu yang mempelajari metode untuk mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, mempresentasikan, dan mengorganisasi data.”
  • Kerlinger dan Lee: Dalam bukunya yang berjudul “Foundations of Behavioral Research,” Kerlinger dan Lee mendefinisikan statistik sebagai “cabang ilmu matematika yang mengkaji metode-metode untuk mengumpulkan, mengorganisir, meringkas, menganalisis, dan menginterpretasi data.”
  • Sir Arthur Lyon Bowley: Bowley, seorang ahli statistik Inggris, menggambarkan statistik sebagai “ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan, presentasi, analisis, dan interpretasi data.”
  • Profesor Mahalanobis: Seorang statistikawan India yang terkenal, Profesor Mahalanobis, memberikan definisi yang lebih praktis, menyebutkan bahwa “Statistik adalah metode yang mengolah fakta-fakta numerik sedemikian rupa sehingga dapat memunculkan suatu gambaran yang nyata atau suatu hukum yang umum.”
  • George Udny Yule: Yule, seorang statistikawan Inggris, memberikan kontribusi signifikan dalam statistik dan menyatakan bahwa “Statistik adalah ilmu yang menyediakan metode ilmiah untuk pengumpulan dan interpretasi data.” Yule menekankan metode ilmiah dalam pemahaman dan analisis data.
  • Sir Francis Galton: Sebagai salah satu pendiri statistika, Galton menyebutkan bahwa “Statistik adalah ilmu yang memandang data sebagai fenomena yang acak dan menggambarkan metode-metode yang dapat digunakan untuk mengambil kesimpulan dari fenomena tersebut.”
  • Karl Pearson: Pearson, seorang ilmuwan dan ahli statistik Inggris, menyatakan bahwa “Statistik adalah ilmu yang mengkaji cara-cara memperoleh informasi dari data numerik.” Kontribusinya yang besar termasuk pengembangan indeks korelasi dan distribusi Pearson.
  • William Kruskal: Kruskal, seorang ahli statistik Amerika Serikat, memberikan perspektif yang lebih praktis, mengatakan bahwa “Statistik adalah ilmu yang mengembangkan dan menerapkan metode-metode untuk mengumpulkan, meringkas, menganalisis, dan membuat kesimpulan dari data.”
  • David S. Moore: Moore, seorang ahli statistik Amerika Serikat, menggambarkan statistik sebagai “ilmu yang membantu kita memahami data. Dengan bantuan statistik, kita dapat merangkum dan menginterpretasi data, serta membuat keputusan yang informasional.”
  • R. Rao: Rao, seorang ahli statistik India, memberikan pandangan yang luas, menyebutkan bahwa “Statistik adalah cabang dari matematika yang menerapkan metode pengumpulan dan analisis data untuk membuat kesimpulan.”
  • John W. Tukey: Tukey, seorang ahli statistik Amerika Serikat, menyumbangkan konsep eksplorasi data dan analisis grafis. Baginya, “Statistik tidak hanya tentang angka-angka, tetapi juga tentang menjelajahi dan memahami data dengan menggunakan grafik dan visualisasi.”
  • Jerzy Neyman: Neyman, seorang ahli statistik Polandia-Amerika, memainkan peran penting dalam pengembangan teori pengujian hipotesis statistik. Bagi Neyman, “Statistik adalah seni dari pemahaman teoritis yang mendalam tentang sifat dan interpretasi kesalahan statistik.”
  • John Maynard Keynes: Selain dikenal sebagai ekonom, Keynes juga memiliki kontribusi dalam statistik ekonomi. Menurut Keynes, “Statistik adalah ilmu yang melibatkan penggunaan metode ilmiah untuk mengumpulkan, mengorganisir, meringkas, menganalisis, dan membuat kesimpulan dari data.”
  • Jerome Cornfield: Cornfield, seorang epidemiolog dan ahli statistik Amerika Serikat, berpendapat bahwa “Statistik adalah alat ilmiah yang digunakan untuk memahami dan menjelaskan variasi di antara pengamatan.”
  • Florence Nightingale: Meskipun lebih dikenal sebagai perawat, Nightingale juga berkontribusi pada pengembangan statistik terutama dalam konteks kesehatan. Baginya, “Statistik adalah ilmu pencerahan, pemahaman, dan pengelolaan untuk memastikan kesejahteraan manusia.”
  • Bradley Efron: Efron, seorang ahli statistik Amerika Serikat, membawa konsep resampling dan metode bootstrap. Baginya, “Statistik adalah seni dan ilmu dari menyimpulkan informasi dari data yang terdapat di alam.”
  • Andrew Gelman: Gelman, seorang ahli statistik Amerika Serikat, memperkenalkan konsep Bayesian dalam statistik. Bagi Gelman, “Statistik adalah alat untuk menggabungkan informasi dari berbagai sumber, termasuk data dan pengetahuan sebelumnya.”
  • Nancy Reid: Reid, seorang ahli statistik Kanada, berfokus pada teori statistik. Menurut Reid, “Statistik adalah metode ilmiah untuk menyelidiki pertanyaan-pertanyaan tentang dunia nyata melalui analisis data.”
  • Sir David Cox: Cox, seorang statistikawan Inggris, dikenal karena kontribusinya terhadap regresi dan analisis overdispersi. Menurutnya, “Statistik adalah alat untuk menyederhanakan dan menyusun fakta-fakta dari data, memungkinkan kita untuk mengenali pola dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik.”
  • Elizur Wright: Sebagai aktuaris dan ahli statistik Amerika Serikat, Wright menyatakan bahwa “Statistik adalah ilmu yang mempelajari fakta-fakta numerik dari data dan menggunakannya untuk memahami fenomena manusia.”
  • Barbara E. Engelhardt: Engelhardt, seorang ahli statistik dan ilmu data, membawa konsep statistik ke dalam dunia modern pemrosesan data besar. Baginya, “Statistik adalah kunci untuk menggali pengetahuan dari data yang besar dan kompleks.”
  • P. McCawley: Seorang ahli statistik Inggris, McCawley menggambarkan statistik sebagai “ilmu yang membantu kita memahami pola dalam kekacauan, dan memberikan dasar untuk membuat keputusan yang tepat.”
  • Stephen Stigler: Stigler, seorang ahli statistik Amerika Serikat, menyoroti evolusi sejarah statistik. Baginya, “Statistik adalah suatu perubahan, dari suatu kumpulan aturan ke suatu teknologi untuk analisis data.”
  • Robert L. Mason: Sebagai ahli statistik Amerika Serikat, Mason menggambarkan statistik sebagai “ilmu yang memungkinkan kita untuk mengekspresikan ketidakpastian, dan untuk mengambil keputusan dengan mempertimbangkan ketidakpastian tersebut.”
  • Vladimir N. Vapnik: Seorang matematikawan dan ahli statistik Rusia, Vapnik mengenalkan konsep Support Vector Machines dalam pembelajaran mesin. Baginya, “Statistik adalah ilmu yang menyediakan alat untuk membuat keputusan berdasarkan informasi terbatas.”
  • Persi Diaconis: Diaconis, seorang ahli statistik dan matematikawan Amerika Serikat, membawa konsep teori probabilitas ke dalam statistik. Menurutnya, “Statistik adalah ilmu tentang memahami ketidakpastian melalui pemahaman dan kontrol atas probabilitas.”
  • Donald A. S. Fraser: Seorang ahli statistik Kanada, Fraser menyatakan bahwa “Statistik adalah alat untuk memahami perbedaan dan keberagaman di antara manusia dan fenomena alam.”
  • Jeffrey Rosenthal: Seorang ahli statistik dan penulis Kanada, Rosenthal menggambarkan statistik sebagai “ilmu yang membantu kita memahami peluang dan kemungkinan dalam kehidupan sehari-hari.”
  Jasa Edit Dokumen Online Segala Rupa Macam Dll