Lima Dasar Negara yang Diusulkan Mr. Supomo


Lima Dasar Negara yang Diusulkan Mr. Supomo -Terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Pancasila sebagai
dasar negaranya tidak luput dari proses yang panjang. Melalui
perjuangan yang keras dari para tokoh nasional akhirnya lahirlah
Pancasila sebagai dasar negara. Sejarah perjuangan bangsa Indonesia
dalam mencapai cita-citanya berjalan berabad-abad dengan cara
bermacam-macam dan bertahap. Sejarah perumusan Pancasila erat
hubungannya dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Karena sejarah
perjuangan bangsa Indonesia sejak berabad-abad yang lalu itu panjang
sekali, maka perlu ditetapkan tonggak-tonggak sejarah yaitu
peristiwa-peristiwa penting, terutama hubungannya dengan Pancasila.

Pada tanggal 1 Maret 1945 Jepang mengumumkan akan dibentuk Badan
Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau dalam bahasa
Jepang disebut dokuritsu junbi cosakai (selanjutnya disebut badan
penyelidik). Badan ini kemudian terbentuk pada tanggal 29 April 1945,
tetapi baru dilantik pada tanggal 28 Mei 1945.

Dengan terbentuknya badan penyelidik ini bangsa Indonesia dapat
secara legal mempersiapkan kemerdekaannya, yaitu dengan merumuskan
syaratsyarat apa yang harus dipenuhi sebagai negara yang merdeka. Oleh
karena itu, peristiwa ini kita jadikan suatu tonggak sejarah perjuangan
bangsa Indonesia dalam mencapai cita-citanya, yang dipimpin oleh Dr.
Radjiman Wediodiningrat. Dalam sidang pertama Dr. Radjiman membuka
pembicaraan dengan meminta anggota agar memaparkan pendapat mereka
tentang apa yang akan dijadikan dasar Indonesia merdeka. Para pemimpin
bangsa pada waktu itu menolak baik individualisme, liberalisme maupun
komunisme sebagai dasar negara Indonesia merdeka.
Ada tiga tokoh yang mengemukakan pendapatnya mengenai dasar negara
Indonesia merdeka dan mendapat perhatian istemewa dalam sidang BPUPKI
tersebut. Ketiga tokoh itu adalah pendapat Ir. Soekarno, Muhammad Yamin
dan Mr. Supomo. Ketiganya mengusulkan hal yang pada intinya sama, yaitu
agar Indonesia merdeka dibangun atas lima sila yang isinya hampir sama,
tetapi dengan rumusan yang berbeda-beda.
a. Muhammad Yamin
Dalam pidatonya tanggal 29 Mei 1945 Muhammad
Yamin mengusulkan lima asas dan dasar negara kebangsaan Republik
Indonesia sebagai berikut.
  1. Perikebangsaan
  2. Perikemanusiaan
  3. Periketuhanan
  4. Perikerakyatan
  5. Kesejahteraan rakyat/keadilan sosial
b. Mr. Supomo
Pada tanggal 31 Mei 1945 Mr. Supomo menyampaikan
penjelasannya tentang masalah-masalah yang berhubungan dengan dasar
negara. Ia juga mengemukakan lima dasar negara Indonesia merdeka seperti
berikut.
  1. Persatuan
  2. Kekeluargaan
  3. Keseimbangan lahir dan batin
  4. Musyawarah
  5. Keadilan rakyat
c. Ir. Soekarno
Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno
mengucapkan pidatonya di hadapan sidang BPUPKI. Dalam pidatonya tersebut
Ir. Soekarno mengajukan secara lisan usulan lima asas sebagai dasar
negara Indonesia yang akan dibentuk, yaitu:
  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau perikemanusiaan
  3. Mufakat atau demokrasi
  4. Kesejahteraan atau keadilan sosial
  5. Ketuhanan Yang Maha Esa
Untuk usulan tentang rumusan dasar negara tersebut. Beliau mengajukan
usul agar dasar negara tersebut diberi nama “Pancasila”. Usul mengenai
nama “Pancasila” sebagai dasar negara tersebut secara bulat diterima
oleh sidang BPUPKI.
Lima Dasar Negara yang Diusulkan Mr. Supomo | jati | 4.5