Hujan Buatan : Pengertian, Cara & Proses Terjadinya, Manfaat,Keuntungan & Kerugian

Posted on

Bumi ialah salah satu planet di tata surya. Diantara seluruh planet yang terdapat di tata surya, hingga Bumi ialah satu- satunya planet yang bisa ditempati oleh makhluk hidup. Makhluk hidup yang terdapat di Bumi terdiri atas manusia, fauna, tumbuh- tanaman serta pula organisme- organisme yang yang lain.Oleh sebab seperti itu Bumi ialah planet yang sangat istimewa diantara planet yang yang lain.

Planet Bumi dapat ditempati oleh makhluk hidup sebab memiliki bermacam berbagai elemen yang diperlukan oleh makhluk hidup. Seluruh makhluk hidup yang terdapat di Bumi, baik manusia, fauna, tumbuh- tanaman ataupun mikroorganisme memerlukan sebagian elemen semacam hawa, air, dan cahaya matahari. Seluruh elemen tersebut ada di Bumi serta apalagi dapat diperoleh secara free. Bumi memiliki hawa yang melimpah sebab permukaan Bumi diselimuti oleh lapisan- susunan hawa. Bumi memiliki persediaan air yang lumayan sebab permukaan Bumi terdiri atas 2 berbagai, ialah daratan serta pula perairan. Tidak hanya itu Bumi pula memiliki lumayan sinar matahari sebab letak Bumi yang tidak sangat jauh dari matahari, sehingga Bumi memperoleh penyinaran yang lumayan buat kehidupan makhluk hidup di Bumi.



Hujan Selaku Peristiwa di Bumi

Selaku planet yang ditempati oleh makhluk hidup, Bumi memiliki bermacam peristiwa alam yang hendak menyertai kehidupan makhluk hidup di kerak Bumi. Oleh sebab seperti itu banyak sekali fenomena alam yang luar biasa di Bumi. Peristiwa alam ini dapat terjalin sebab terdapatnya hubungan- ikatan secara alamiah di Bumi. Diantara bermacam berbagai peristiwa alam), salah satunya merupakan hujan. Hujan ialah peristiwa turunnya air yang tercantum dari awan mengarah ke permukaan Bumi. Peristiwa turunnya hujan ini tidak terlepas dari peranan temperatur serta pula cahaya matahari. Nyaris seluruh daerah yang terdapat di Bumi hadapi peristiwa hujan.

Pengertian Hujan Buatan

Secara garis besar, hujan buatan merupakan sesuatu upaya buat membuat percepatan proses fisika yang terjalin di awan demi terjadinya hujan semacam pada biasanya.

Nah, ketentuan utama buat membuat hujan semacam ini merupakan ketersediaan awan yang sudah tercipta secara natural. Awan tersebut pula wajib memiliki lumayan air buat digunakan selaku calon awan pembentuk hujan buatan.

Tidak cuma awan, hujan semacam ini pula dipengaruhi oleh aspek kecepatan angin serta keadaan cuaca yang menunjang.

Manfaat Hujan Buatan

Seluruh tipe hujan memiliki kebermanfaatan masing- masing walaupun cuma sedikit saja. Tidak terkevuali dengan hujan buatan. Manusia rele membuat hujan buatan buat penuhi tujuan tertentu. dengan kata lain hujan buatan ini pastilah memiliki khasiat.

Khasiat dari hujan buatan disesuaikan dengan tujuan pembuatan hujan tersebut. Terdapat sebagian khasiat dari hujan buatan antara lain merupakan selaku berikut:

  1. Menyirami tanaman
Baca :  Biografi Penemu Satelit Sejarah Cara Kerja Jenis-Jenis

Salah satu khasiat dari hujan buatan merupakan menyirami tumbuhan. Banyak warga yang melaksanakan usaha- usaha merendahkan hujan ini dengan tujuan supaya tanaman- tanamannya bisa disirimi sehingga tidak mati sebab layu. Sebab sebagian besar warga Indonesia bekerja selaku petani ataupun owner perkebunan, hingga kehadinya hujan sangatlah berarti sebab dapat menyirami tanaman- tumbuhan yang jadi sumber pemasukan mereka. Kala masa kemarau datang, hingga petani hendak merogoh kocek yang lebih buat menyirami tanaman- tanamannya. Serta kala masa kemarau tiba lebih lama hingga perihal ini jadi pukulan untuk petani. Serta salah satu solusinya merupakan dengan membentuk hujan buatan.

  1. Mengisi sumber air

Khasiat hujan buatan yang berikutnya merupakan mengisi sumber- sumber air. Kala masa kemarau datang hingga hendak banyak sumber- sumber air yang mengering akibat tidak terdapatnya hujan yang turun. Oleh sebab itu terdapatnya hujan buatan ini bisa mengisi sumber- sumber air yang telah lama mengering sebab masa kemarau tersebut. Kala sumber air bisa terisi hingga hendak banyak warga yang terbantu serta kehidupan makhluk hidup yang terdapat di Bumi juga jadi lebih baik.

  1. Mengairi sawah

Khasiat hujan buatan yang berikutnya merupakan mengairi sawah. Semacam yang sudah disebutkan di atas, kalau sebagain besar warga di Indonesia bekerja selaku petani serta pula owner pekerbunan. Petani di Indonesia banyak menanam tanaman- tumbuhan mereka di zona persawahan. Indonesia juga memiliki areal pwerasawahan yang sangat luas. Zona sawah yang sangat luas tersebut memerlukan air yang sangat lumayan supaya nantinya petani dapat memanen dengan baik hasil tanam mereka.

Pembagian masa di Indonesia, ialah masa kemarau serta pula masa penghujan. Kala Indonesia dilanda masa penghujan hingga tidak hendak jadi permasalahan. Tetapi kala Indonesia hadapi masa kemarau hingga perihal itu jadi permasalahan untuk petani, terlebih kala masa kemarau tersebut jadi lebih panjang daripada umumnya. Salah satu pemecahan yang bisa ditempuh merupakan dengan memperkenalkan hujan buatan.

  1. Melegakan tempat

Hujan buatan pula dapat terbuat dengan tujuan buat melegakan sesuatu tempat. Kala sesuatu tempat hadapi masa kemarau yang sangat lama hingga tempat tersebut hendak jadi panas sekali. Salah ataupun perihal yang bisa membongkar keadaan panas tersebut merupakan dengan membentuk hujan buatan. Hujan buatan ini hendak meringankan keadaan panas di sesuatu tempat tersebut. Dengan turunnya bulir- bulir air dari atas hingga permukaan Bumi hendak jadi basah, sehingga area jadi terasa lebih sejuk.

  1. Menanggulangi kebakaran hutan

Salah satu tujuan yang sangat berarti dari dikerjakannya hujan buatan merupakan buat meringankan terbentuknya kebakaran hutan. Artinya, permasalahan kebakaran hutan hendak dapat dipadamkan dengan terdapatnya hujan buatan. Indonesia kerapkali hadapi kebakaran hutan. Serta permasalahan kebakaran hutan pula kerapkali diatasi dengan melaksanakan ataupun membantuk hujan buatan. Hujan buatan hendak menyirami daerah hutan yang dibakar serta hendak mematikan api yang membakar hutan tersebut sehingga kilat mereda.

Baca :  Pengertian contoh alat musik ritmis serta Gambar

Seperti itu sebagian khasiat yang hendak didapatkan oleh manusia sebab terbentuknya hujan buatan. Hujan buatan terbuat dengan tujuan yang bermacam- berbagai. Serta hujan inipun hendak menolong manusia mewujudkan tujuan tersebut sehingga mempermudak kehidupan manusia, fauna, ataupun tumbuh- tanaman.

Cara Membentuk Hujan Buatan

Hujan produksi adalah hujan yang diturunkan oleh manusia. Hujan produksi yang diturunkan oleh insan ini melibatkan proses fisika. Cara menciptakan hujan produksi ini melewati Proses fisika yang dilakukan ialah dengan melibatkan proses tumbukan dan penggabungan kemudian diubah dengan proses pembentukan es atau ice nucleation. Kemudian pemilihan awan yang mempunyai kandungan air yang lumayan banyak. Hal ini berfungsi supaya massa yang ditambahkan lumayan untuk menurunkan hujan ke permukaan Bumi yang memberikan akibat positif untuk kehidupan makhluk hidup.

Proses Hujan Buatan

Pembuatan hujan secara sengaja biasanya dilakukan dengan cara menaburkan bahan-bahan kimia tertentu. Hal ini bertujuan untuk memengaruhi pembentukan awan menggunakan zat glasiogenik, salah satunya adalah Argentium iodide atau perak iodide.

Penaburan bahan-bahan kimia semacam ini dilakukan pada ketinggian sekitar 4.000 sampai 7.000 kali dengan memperhitungkan beberapa faktor. mulai dari arah angin dan kecepatan angin yang akan membawa awan ke wilayah tempat terjadinya hujan buatan tersebut.

Selain bahan kimia berupa zat glasiogenik, ada juga zat kimia lain yang turut ditaburkan berupa zat higroskopis yang berperan untuk menggabungkan butir-butir air di awan.

Zat higroskopis antara lain berupa urea, NaCl, dan CaCl2. Bahan-bahan kimia ini (kecuali urea) kemudian ditaburkan ke awan dengan menggunakan pesawat terbang. Setelah ditaburkan, bahan-bahan tersebut akan bekerja dengan cara memengaruhi awan untuk berkondensasi. Alhasil, awan yang lebih besar akan terbentuk dan mempercepat proses terjadinya hujan.

Beberapa jam setelah bahan-bahan kimia tersebut ditaburkan, selanjutnya bubuk urea akan ditaburkan secara merata. Seperti bahan kimia lain, bubuk urea ini berfungsi untuk membantu awan membentuk sekaligus menggabungkan kelompok-kelompok awan kecil untuk membentuk jenis awan yang lebih besar dan berwarna abu-abu. Awan besar berwarna abu-abu ini yang dinamakan awan hujan.

Setelah awan hujan terbentuk dengan sempurna, bahan kimia kembali ditaburkan ke awan tersebut dalam bentuk larutan khusus. Komposisi larutan tersebut terdiri dari urea, air, dan ammonium nitrat dengan perbandingan 3:4:1. Larutan inilah yang berfungsi untuk mendorong awan hujan supaya terbentuk butiran air dengan ukuran lebih besar. Sebab butiran air berukuran besar ini yang mampu menciptakan hujan pada awan.

Selain menggunakan pesawat untuk menaburkan bahan kimia pembuat hujan, alternatif lainnya adalah menggunakan Ground Base Generator. Cara kerja alat ini dengan mengemas bahan-bahan kimia yang dibutuhkan dalam bentuk flare, lalu dibakar pada ketinggian tertentu.

Baca :  Pengertian Surat dan Jenisnya, Fungsi, dan Macam-Macam Surat

Lama proses membuat hujan buatan menggunakan Ground Base Generator ini hampir sama dengan menggunakan pesawat. Perbedaannya hanya ada pada proses penaburannya.

Ground Base Generator juga memanfaatkan topografi dan angin lembah yang berembus pada siang hari di wilayah target. Proses ini juga mengikuti kemiringan permukaan gunung untuk proses penaburan. Biasanya, Ground Base Generator digunakan pada wilayah dengan garis lintang menengah dan tinggi serta memiliki suhu di bawah titik beku atau di bawah 0o C.

Dampak Hujan Buatan

Bukan hanya berdampak positif bagi lingkungan, ternyata hujan semacam ini juga memiliki dampak negatif yang cukup merugikan. Berikut penjelasannya mengenai keuntungan dan kerugian hujan buatan, antara lain:

  1. Manfaat / Dampak Positif

Tak bisa dipungkiri, hujan buatan akan memberikan sejumlah keuntungan yang bermanfaat seperti halnya fungsi air hujan pada umumnya. Apalagi untuk wilayah yang sedang mengalami musim kemarau atau bencana kekeringan yang tidak mengalami hujan dalam jangka waktu lama. Manfaat hujan buatan antara lain:

  • Mampu mengatasi kondisi kekurangan air di suatu wilayah yang sedang mengalami kekeringan.
  • Menjadi solusi terbaik untuk mengatasi masalah kabut asap akibat kebakaran hutan.
  • Bisa dimanfaatkan untuk memadamkan api pada kebakaran hutan dengan cakupan wilayah yang sangat luas dengan api tergolong besar.
  • Membantu mengisi air waduk atau segala jenis danau yang sering dimanfaatkan untuk kebutuhan irigasi, ketersediaan air bersih, hingga pembangkit listrik tenaga air.
  1. Dampak Negatif

Meski memiliki banyak dampak positif bagi lingkungan, hujan buatan juga membawa dampak negatif yang cukup merugikan bagi makhluk hidup yang berada di sekitar wilayah guyuran hujan tersebut.

Berikut ini beberapa kerugian akibat hujan buatan yang sulit dihindarkan, antara lain:

  • Hujan buatan terbuat dari campuran beberapa bahan kimia khusus yang justru berisiko memicu terjadinya hujan asam. Hujan asam adalah jenis hujan yang sangat berbahaya bagi kehidupam makhluk hidup di sekitarnya.
  • Menyebabkan terjadinya pencemaran tanah. Sebab, proses penaburan garam dalam jumlah terlalu tinggi bisa menimbulkan hujan yang sifatnya asin. Bahkan, lapisan tanah yang terkena guyuran air hujan ini turut menjadi asin sehingga menyebabkan lahan pertanian rusak atau gagal panen.
  • Hujan buatan bisa menjadi penyebab utama terjadinya banjir, apabila hujan yang terjadi tidak tepat sasaran.
  • Menyebabkan terjadinya pemanasan global yang semakin parah di muka bumi.
  • Hujan buatan memengaruhi atau bahkan mengubah siklus hidrologi yang bisa membahayakan pasokan air tanah saat musim kemarau.
  • Menciptakan kerugian materi yang sangat besar, terutama jika hujan yang turun tidak sesuai dengan target awalnya. Kerugian ini bisa berupa materi yang dikeluarkan untuk melakukan proses hujan buatan dan juga dampak saat hujan salah sasaran tersebut mengguyur.

Bagikan di Sosial Media