Pengertian Manajemen Fungsi Unsur Jenis Menurut Para Ahli

Posted on

Manajemen adalah elemen kunci dalam kesuksesan organisasi. Tanpa manajemen yang efektif, sebuah organisasi mungkin akan kesulitan mencapai tujuannya. Manajemen melibatkan sejumlah proses, prinsip, dan aktivitas yang dirancang untuk mengelola sumber daya organisasi, memandu tenaga kerja, dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Artikel ini akan menjelaskan pengertian manajemen, konsep dasar, prinsip-prinsip, dan fungsi utama dari manajemen.

Manajemen adalah disiplin ilmu dan praktik yang sangat penting dalam mencapai tujuan organisasi. Ini melibatkan proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian. Prinsip-prinsip manajemen seperti fokus pada tujuan, efisiensi, keadilan, dan kontinuitas perbaikan adalah dasar dari manajemen yang efektif. Manajer pada berbagai tingkatan memiliki peran yang berbeda dalam proses manajemen, dan mereka harus beradaptasi dengan perubahan dan tantangan dalam lingkungan bisnis dan organisasi. Memahami manajemen adalah langkah penting dalam mencapai keberhasilan dalam berbagai sektor dan konteks organisasi.

Pengertian Manajemen

Manajemen adalah suatu disiplin ilmu dan praktik yang bertujuan untuk merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, dan mengendalikan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Manajemen melibatkan pengambilan keputusan, alokasi sumber daya, pengembangan strategi, dan pemantauan kinerja. Manajemen juga melibatkan interaksi dengan individu dalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Henry Fayol

Manajemen mengandung gagasan lima fungsi utama yaitu, merancang, mengorganisasi, memerintah, mengoordinasi, dan mengendalikan. Sedangkan fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli James A.F. Stoner

(2006:Organisasi.org): Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Mulayu S.P. Hasibuan

(2000:2): Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai satu tujuan.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli T.Hani Handoko (2000:10):

Manajemen adalah bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan, dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan, kepemimpinan dan pengawasan.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Marry Parker Follet:

Manajemen adalah & seni untuk melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang lain

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Prof. Oie Liang Lee:

Manajemen adalah ilmu dan seni mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli The Liang Gie, 1982:

Manajemen adalah unsur yang merupakan rangkaian perbuatan menggerakkan karyawan-karyawan dan mengarahkan segenap fasilitas kerja agar tujuan organisasi yang bersangkutan benar-benar tercapai.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli George R. Terry, 1994:

Manajemen dalam bukunya Principles of Management yaitu “Suatu proses yang membedakan atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni demmi mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya”.

 

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Dr. Sp. Siagian dalam buku & FILSAFAT ADMINISTRASI:

Manajemen adalah kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui orang lain

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Ordway Tead yang disadur oleh Drs. He. Rosyidi dalam buku ORGANISASI DAN MANAGEMENT:

Manajemen adalah Proses dan kegiatan pelaksanaan usaha memimpin dan menunjukan arah penyelenggaraan tugas suatu organisasi di dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Renville Siagian:

Manajemen adalah suatu bidang usaha yang bergerak dalam bidang jasa pelayanan dan dikelola oleh para tenaga ahli terlatih serta berpengalaman.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Richard L.Daft (2002:8):

Manajemen adalah pencapaian sasaran-sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui perencanaan pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumberdaya organisasi.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Oxford:

Manajemen ialah the process of dealing with or controlling people or things (proses berurusan dengan atau mengendalikan orang atau benda).

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Horold Koontz:

 

Manajemen adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Lawrence A. Appley:

Manajemen adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Hilman:

Manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan yang sama.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Ricky W. Griffin:

Manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli William H. Newman:

Manajemen adalah fungsi yang berhubungan dengan memperoleh hasil tertentu melalui orang lain.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Drs. Oey:

Manajemen adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengontrolan.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Prof. Eiji Ogawa:

Manajemen adalah Perencanaan, Pengimplementasian dan Pengendalian kegiatan-kegiatan termasuk system pembuatan barang yang dilakukan oleh organisasi usaha dengan terlebih dahulu telah menetapkan sasaran-sasaran untuk kerja yang dapat disempurnakan sesuai dengan kondisi lingkungan yang berubah.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Federick Winslow Taylor:

Manajemen adalah Suatu percobaan yang sungguh-sungguh untuk menghadapi setiap persoalan yang timbul dalam pimpinan perusahaan (dan organisasi lain)atau setiap system kerjasama manusia dengan sikap dan jiwa seorang sarjana dan dengan menggunakan alat-alat perumusan.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Lyndak F. Urwick:

Manajemen adalah Forecasting (meramalkan), Planning Orga-nizing (perencanaan Pengorganisiran), Commandin (memerintahklan), Coordinating (pengkoordinasian) dan Controlling (pengontrolan).

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Cyril O’donnel:

Dalam bukunya yang berjudul Principles of Management mengemukakan, manajemen adalah berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Ensiclopedia of The Social Sciences:

Manajemen diartikan sebagai proses pelaksanaan suatu tujuan tertentu yang diselenggarakan dan diarvasi.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Gordon (1976) dalam Bafadal (2004:39):

Menyatakan bahwa manajemen merupakan metode yang digunakan administrator untuk melakukan tugas-tugas tertentu atau mencapai tujuan tertentu.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Millet (1954):

Manajemen adalah proses memimpin dan melancarkan pekerjaan dari orang-orang yang terorgasisir secara formal sebagai kelompok untuk memperoleh tujuan yang diinginkan.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Davis (1951):

Manajemen adalah fungsi dari setiap kepemimpinan eksecutif dimanapun.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Kimball and Kimball (1951):

Manajemen terdiri dari semua tugas dan fungsi yang meliputi penyusunan sebuah perusahaan, pembiayaan, penetapan garis-garis besar kebijaksanaa,penyediaan semua peralatan yang diperlukan dan penyusunan kerangka organisasi serta pemilihan para pejabat terasnya.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Peter Drucker:
  38 Provinsi Permainan Tradisional, Cara Bermain, Gambar, Keterangan

Dalam buku The Principles of Management yang ditulis oleh pencetus teori bisnis Amerika yang meraih penghargaan Presidential Medal of Freedom di tahun 2002 ini, manajemen adalah organ yang memiliki banyak tujuan untuk mengelola bisnis serta mengelola manajer dan juga mengelola pekerja dan bekerja.

  1. Pengertian Manajemen Menurut Ahli Chaster I Bernard :

Manajemen adalah seni dan ilmu

  1. Pengertian Manajemen menurut Koontz dan Cyril O’donnel, :

Manajemen adalah usaha untuk mencapai/menggapai tujuan tertentu melalui kegiatan/usaha orang lain.

  1. Pengertian Manajemen menurut R.Terry:

Manajemen adalah suatu proses unik dan khas yang terdiri atas tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, serta penggerakan dan pengendalian yang dilakukan guna menentukan arah serta mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya melalui pemanfaatan SDM serta sumber daya lain.

  1. Pengertian Manajemen menurut Lawrence A.Appley :

Manajemen adalah seni untuk mencapai tujuan tertentu yang dilakukan oleh orang lain/usaha orang lain.

  1. Pengertian Manajemen menurut Drs/ Oey Liang Lee :

Manajemen adalah ilmu dan seni perencaan, pengorganisasian, pengarahan, serta pengawasan terhadap SDM guna mencapai tujuan tertentu yang telah ditentukan.

  1. Pengertian Manajemen menurut James A.F.Stoner :

Manajemen adalah suatu proses perencaan, pengorganisasian, leadership, serta pengendalian upaya dari anggota organisasi tersebut serta penggunaan Sumber daya yang tersedia di organisasi tersebut guna mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan organisasi sebelumnya.

  1. Pengertian Manajemen menurut Mary Parker Follet :

Manajemen adalah seni, karena untuk melakukan/menyelesaikan pekerjaan tertentu yang dilakukan oleh orang lain membutuhkan keterampilan tertentu.

  1. Pengertian Manajemen menurut Hilman :

Manajemen adalah fungsi untuk mencapai suatu tujuan melalui perantara kegiatan orang lain serta mengawasi usaha-usaha setiap individu guna mencapai tujuan yang sama.

  1. Pengertian Manajemen menurut Encyclopeia of The Social Science :

Manajemen adalah suatu proses pelaksanaan untuk mencapai tujuan tertentu yang diselenggarakan dan diawasi.

  1. Pengertian Manajemen menurut G.R. Terry :

Manajemen adalah suatu kerangka kerja/proses yang membutuhkan pengarahan dan bimbingan suatu kelompok orang-orang untuk mencapai tujuan organisasi yang nyata.

  1. Pengertian Manajemen menurut Ricky W. Griffin :

Manajemen adalah proses perencanaan / planning, pengorganisasian, pengkoordinasisasian, serta pengontrolan setiap sumber daya yang ada guna mencapai tujuan ataupun goals yang telah ditentukan dengan efektif dan efisien. Efektif berarti tujuan dapat dicapai sesuai dengan rencana yang ada, dan efisien berarti dilaksanakan dengan benar dan terorganisis yang sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

  1. Pengertian Manajemen menurut Henry Fayol :

Manajemen adalah ilmu yang mengandung gagasan/ide 5 fungsi utama yaitu merancang, memerintah, mengorganisasi, mengendalikan dan mengoordinasasi.

  1. Pengertian Manajemen menurut  Federick Winslow Taylor :

Manajemen adalah sebuah percobaan yang dilakukan secara sungguh-sungguh guna menghadapi setiap persoalan yang muncul dalam setiap kepemimpinan perusahaan/organisasi lain/ setiap sistem kerjasama yang dilakukan setiap manusia dengan sikap serta jiwa seorang sarjana serta penggunaan alat-alat perumusan.

  1. Pengertian Manajemen menurut Lyndak F.Urwick :

Manajemen adalah meramalkan/forecasting, perencaan pengorganisiran / planning orga-nizing, memerintahkan / commanding, pengkoordinasian / coordinationg serta pengontrollan / controlling.

  1. Pengertian Manajemen menurut Prof. Eiji Ogawa :

Manajemen adalah perencaan, pengimplementasian serta pengendalian dari setiap kegiatan termasuk didalamnya pembuatan barang yang dilakukan oleh setiap organisasi usaha dengan sebelumnya sudah menetapkan setiap sasaran/tujuan untuk kerja yang disempurnakan sesuai dengan kondisi (fleksibel).

  1. Pengertian Manajemen menurut Dr. Ahuja :

Manajemen adalah pihak-pihak yang menawarkan/menyediakan jasa untuk bidang yang berhubungan dengan manajemen.

  1. Pengertian Manajemen menurut Renville Siagian :

Manajemen adalah salah satu bidang usaha yang bergerak di bidang jasa pelayanan yang dikelola oleh tenaga ahli yang terlatih dan berpengalaman.

  1. Pengertian Manajemen menurut Dr. Bennett N.B Silalahi, M.A :

Manajemen adalah ilmu perilaku yang teridiri dari aspek sosial eksak bukan dai tanggungjawab keselamatan serta kesehatan kerja baik dari sisi perencaannya.

  1. Pengertian Manajemen menurut William H.Newman :

Manajemen adalah fungsi yang saling berhubungan untuk mencapai hasil tertentu melalui orang lain.

  1. Pengertian Manajemen menurut Drs. Oey :

Manajemen adalah perencaan / planning, pengorganisasian / organizing,  pengarahan, pengkoordinasian serta pengontrollan.

  1. Oxford :

Proses menangani atau mengendalikan hal-hal atau orang-orang.

Konsep Dasar Manajemen

  • Perencanaan (Planning): Perencanaan adalah langkah pertama dalam manajemen. Ini melibatkan penentuan tujuan, merumuskan strategi, dan mengembangkan rencana untuk mencapai tujuan tersebut. Perencanaan memberikan arah bagi organisasi dan mengidentifikasi langkah-langkah yang perlu diambil.
  • Pengorganisasian (Organizing): Pengorganisasian melibatkan alokasi sumber daya, pembentukan struktur organisasi, dan penentuan tanggung jawab dan kewenangan. Tujuannya adalah untuk menciptakan kerangka kerja yang efisien untuk mencapai tujuan.
  • Pengarahan (Leading): Pengarahan melibatkan pengarahan, memotivasi, dan membimbing anggota tim atau karyawan. Manajer harus mampu berkomunikasi dengan efektif, memotivasi orang, dan memimpin dengan contoh.
  • Pengendalian (Controlling): Pengendalian melibatkan pemantauan kinerja untuk memastikan bahwa aktivitas sesuai dengan rencana. Jika ditemukan penyimpangan, tindakan perbaikan perlu diambil.

Prinsip-prinsip Manajemen

Ada beberapa prinsip dasar yang membentuk dasar manajemen yang efektif:

  • Tujuan Organisasi: Setiap tindakan manajemen harus berfokus pada mencapai tujuan organisasi. Semua keputusan dan aktivitas harus sejalan dengan tujuan tersebut.
  • Efisiensi dan Efektivitas: Manajer harus berusaha untuk mencapai tujuan dengan cara yang efisien, yaitu dengan mengoptimalkan penggunaan sumber daya, sementara tetap efektif, yaitu mencapai hasil yang diinginkan.
  • Keadilan dan Kesetaraan: Manajemen harus diterapkan dengan adil dan setiap individu dalam organisasi harus diperlakukan dengan kesetaraan.
  • Kontinuitas Perbaikan: Manajemen yang efektif melibatkan siklus kontinu perbaikan. Organisasi harus terus-menerus memeriksa dan mengevaluasi kinerja mereka untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

Peran Manajer dalam Manajemen

Manajemen adalah tugas yang diemban oleh berbagai tingkatan dalam organisasi, dan setiap tingkatan memainkan peran yang unik dalam proses manajemen:

  • Manajer Tingkat Puncak (Top Managers): Manajer tingkat puncak adalah orang-orang seperti direktur eksekutif dan pemimpin organisasi yang menentukan visi, misi, dan tujuan jangka panjang organisasi. Mereka bertanggung jawab atas pengambilan keputusan strategis dan pengelolaan sumber daya besar.
  • Manajer Menengah (Middle Managers): Manajer menengah bertindak sebagai perantara antara manajer tingkat puncak dan tingkat operasional. Mereka mengimplementasikan kebijakan dan strategi yang ditetapkan oleh manajer tingkat puncak dan memastikan bahwa tingkat operasional mencapai tujuan.
  • Manajer Tingkat Operasional (First-Line Managers): Manajer tingkat operasional, seperti supervisor dan kepala departemen, memiliki tanggung jawab langsung terhadap karyawan yang menjalankan pekerjaan sehari-hari. Mereka memastikan bahwa tugas-tugas sehari-hari dijalankan sesuai rencana.

Perubahan dan Tantangan dalam Manajemen

Lingkungan bisnis dan organisasi terus berubah, dan manajemen harus beradaptasi dengan perubahan ini. Tantangan dalam manajemen dapat mencakup:

  • Globalisasi: Bisnis dan organisasi semakin terhubung dengan pasar global, yang memerlukan manajemen yang memahami dinamika internasional.
  • Teknologi: Kemajuan teknologi telah mengubah cara bisnis dan organisasi beroperasi. Manajemen harus mengintegrasikan teknologi dalam strategi dan operasi mereka.
  • Diversitas Karyawan: Organisasi saat ini sering memiliki karyawan dengan latar belakang yang beragam. Manajemen harus memahami dan memanfaatkan keragaman ini.
  • Perubahan Lingkungan: Manajemen perlu mampu mengantisipasi perubahan ekonomi, lingkungan, dan sosial yang dapat mempengaruhi organisasi.
  Cara dan Syarat Membuat Akta Kelahiran Online & Offline

Unsur-Unsur Manajemen

Unsur-unsur manajemen mencakup berbagai komponen yang membentuk kerangka kerja manajerial untuk mencapai tujuan organisasi. Ini adalah elemen-elemen dasar yang menjadi dasar untuk proses manajemen yang efektif. Berikut adalah beberapa unsur-unsur utama dalam manajemen:

1.Perencanaan (Planning):

  • Tujuan: Menetapkan tujuan organisasi yang jelas dan spesifik adalah langkah pertama dalam perencanaan. Tujuan-tujuan ini harus sesuai dengan visi dan misi organisasi.
  • Strategi: Membuat strategi atau rencana aksi untuk mencapai tujuan organisasi. Ini melibatkan pemilihan tindakan yang paling efektif untuk mencapai tujuan.
  • Kebijakan: Menetapkan pedoman dan peraturan yang mengarahkan tindakan dalam organisasi.
  • Prosedur: Mengembangkan langkah-langkah operasional yang rinci untuk mencapai tujuan dan memastikan konsistensi dalam pelaksanaan.

2.Pengorganisasian (Organizing):

  • Struktur Organisasi: Membentuk struktur organisasi yang mencakup pembagian pekerjaan, tanggung jawab, dan kewenangan.
  • Departemen dan Divisi: Menentukan bagaimana pekerjaan dan tanggung jawab dibagi menjadi departemen dan divisi yang berbeda dalam organisasi.
  • Alokasi Sumber Daya: Mengalokasikan sumber daya seperti tenaga kerja, modal, dan fasilitas untuk mendukung pelaksanaan rencana.

3.Pengarahan (Leading):

  • Kepemimpinan: Mempelajari kemampuan untuk memimpin dan menginspirasi karyawan. Ini melibatkan komunikasi yang efektif, motivasi, dan pemecahan masalah.
  • Tim Manajemen: Membentuk tim manajemen yang kuat untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan organisasi.
  • Motivasi: Memotivasi karyawan untuk berkinerja tinggi dan mencapai tujuan dengan memberikan insentif, penghargaan, dan dukungan yang tepat.

4.Pengendalian (Controlling):

  • Pemantauan Kinerja: Memantau kinerja organisasi dan membandingkannya dengan tujuan yang telah ditetapkan.
  • Pengukuran Kinerja: Mengembangkan metrik dan indikator kinerja yang digunakan untuk mengevaluasi pencapaian tujuan.
  • Tindakan Korektif: Jika ada penyimpangan antara kinerja aktual dan yang diharapkan, manajer perlu mengambil tindakan korektif untuk memperbaiki situasi.

5.Koordinasi:

  • Integrasi: Memastikan bahwa berbagai departemen dan divisi dalam organisasi beroperasi secara terkoordinasi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
  • Komunikasi: Meningkatkan aliran informasi dalam organisasi, sehingga semua orang memiliki pemahaman yang jelas tentang tujuan dan tugas mereka.
  • Sinkronisasi: Menjaga keseimbangan antara berbagai elemen organisasi, termasuk sumber daya dan kebijakan.

6.Kemampuan Manusia:

  • Sumber Daya Manusia: Merekrut, mengembangkan, dan mempertahankan tenaga kerja yang berkualitas untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Pengembangan Karyawan: Memberikan pelatihan dan pengembangan kepada karyawan untuk meningkatkan kompetensi mereka.
  • Pemotivasian: Menciptakan lingkungan kerja yang mendukung karyawan dan memotivasi mereka untuk memberikan yang terbaik.

7.Evaluasi dan Inovasi:

  • Evaluasi: Melakukan evaluasi rutin untuk mengukur pencapaian tujuan dan kinerja organisasi secara keseluruhan.
  • Inovasi: Mendorong inovasi dan perbaikan berkelanjutan untuk memastikan organisasi tetap relevan dan kompetitif.

Unsur-unsur manajemen ini saling terkait dan saling mempengaruhi. Pengelolaan yang efektif melibatkan pemahaman mendalam tentang setiap unsur ini dan kemampuan untuk mengintegrasikan mereka dengan baik dalam kerangka kerja manajerial. Pemimpin dan manajer yang berhasil adalah mereka yang mampu mengelola dan mengoordinasikan unsur-unsur ini secara efisien untuk mencapai tujuan organisasi.

Fungsi Manajemen

Fungsi Manajemen terdiri atas 4 fungsi yang utama manajemen, yaitu :

  1. Planning ( fungsi perencanaan )
  2. Organizing ( fungsi pengorganisasian)
  3. Directing ( pengarahan )
  4. Controlling ( pengendalian )

Didalam perusahaan, untuk memperoleh hasil manajemen secara maksimal, para manajer didalam perusahaan haruslah mampu menguasai seluruh fungsi manajemen yang ada.

1. Planning (Fungsi Perencanaan)

Planning merupakan suatu aktivitas menyusun, tujuan perusahaan lalu dilanjutkan dengan menyusun berbagai rencana-rencana guna mencapai tujuan perusahaan yang sudah ditentukan. Planning dilaksanakan  dalam penentuan tujuan organisasi scara keseluruhan dan merupakan langkah yang terbaik untuk mencapai tujuannya itu. pihak manajer mengevaluasi berbagaii rencana alternatif sebelum pengambilan tindakan kemudian menelaah rencana yang terpilih apakah sesuai dan bisa dipergunakan untuk mencapai tujuan. Perencanaan adalah proses awal yang paling penting dari seluruh fungsi manajemen, karena fungsi yang lain tak akan bisa bejalan tanpa planning.

Ada beberapa aktivitas dalam fungsi perencanaan

  • Menetapkan arah tujuan serta target bisnis
  • Menyusun strategi dalam pencapaian tujuan dan target tersebut
  • Menentukan sumber daya yang dibutuhkan
  • Menetapkan standar kesuksesan dalam pencapaian suatu tujuan dan target bisnis

Pembagian perencanaan
Perencanaan (planning) dari sudut pandang jenjang manajemen bisa dibagi beberapa jenjang:

  • Top Level Planning (perencanaan jenjang atas), perencanaan dalam jenjang ini bersifat strategis. memberikan petunjuk umum, rumusan tujuan, pengambilan keputusan serta memberikan pentunjuk pola penyelesaian dan sifatnya menyeluruh. top level planning ini penekanannya pada tujuan jangka panjang organisasi dan tentu saja menjadi tangung-jawab manajemen puncak.
  • Middle Level Planning (perencanaan jenjang menengah), dalam jenjang perencanaan ini sifatnya lebih administratif meliputi berbagai cara menempuh  tujuan dari sebuah perencanaan dijalankan. dan tanggungjawab perencanaan level ii berada pada manajemen menengah
  • Low Level Planning (perencanaan jenjang bawah) perencanaan ini memfokuskan diri dalam menghasilkan sehingga planing ini mengarah  kepada aktivitas operasional. dan perencanaan ini menjadi tanggung-jawab manajemen pelaksana

Berikut syarat syarat perencanaan yang baik, selayaknya memenuhi beberapa hal berikut:

  • Mempunyai tujuan yang jelas
  • Sederhana, tidak terlalu sulit dalam menjalankannya
  • Memuat analisa pada pekerjaan yang akan dilakukan
  • Fleksibel, bisa berubah mengikuti perkembangan yang terjadi
  • Mempunyai keseimbangan, tanggung jawab dan tujuan yang selaras ditiap bagian
  • Mempunyai kesan sesuatu yang dimliki tersedia dan bisa dipergunakan dengan efektif serta berdaya guna

Manfaat dari Planning

  • Bisa membuat pelaksanan tugas jadi tepat serta aktivitas tiap unit akan terorrganisasi ke arah tujuan yang sama
  • Dapat menghindari kesalahan yang mungkin akan terjadi
  • Memudahkan pengawasan
  • Dipergunakan sebagai pedoman dasar dalam menjalankan aktivitas

2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)

Organizing adalah suatu aktivitas penagturan dalam sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang lainnya yang dimiliki oleh perusahaan untuk bisa melaksanakan rencana yang sudah ditetapkan dan mencapai tujuan utama perusahaan.

Dalam bahasa yang lebih sederhana organizing merupakan seluruh proses dalam mengelompokkan semua orang, alat, tugas tanggung-jawab dan wewenang yang dimiliki sedemikian rupa hingga memunculkan kesatuan yang bisa digerakkan dalam mencapai tujuan.

Organizing dapat membuat manajer mudah dalam melaksanakan pengawasan serta penentuan personil yang diperlukan untuk menjalankan tugas yang sudah dibagi bagi. pengorganisasian bisa dijalankan dengan menetukan tugas apa yg harus dikerjakan, siapa personil yang menjalankannya, bagaimana tugasnya dikelompokkan, siapa yang harus bertanggung jawab terhadap tugas tersebut. dibawah ini adalah aktivitas aktivitas yang ada dalam Organizing (fungsi pengorganisasian)

  • Mengalokasikann sumber daya, menyusun dan menetapkan tugas-tugas serta menetepkan prosedur yang dibutuhkan
  • Menetapkan strukutur perusahaan yang menujukan adanya garis kewenangan serta tanggung-jawab
  • Aktivitas perekrutan, menyeleksi orang, pelatihan serta pengembangan tenaga kerja
  • Aktivitas penempatan tenaga kerja dalam posisi yang pas dan paling tepat.

Ada beberapa Unsur dalam organizing perusahaan:

  • Seklompok orang yang diarahkan bekrja sama
  • Melakukan aktivitas yang sudah ditetapkan
  • Aktivitas diarahkan guna mecapai tujuan

Beberapa manfaat organizing antara lain

  • Memungkinkan untuk  pembagian atas tugas tugas yang sesuai dengan kondisi perusahaan
  • Menciptakan spesialisasi saat menjalankan tugas
  • Personil dalam perusahaan mengetahui tugas apa yang akan dijalankan untuk mencapai tujuan
  Cerita Rakyat Sangkuriang Singkat

Dan ini beberapa fungsi dari organizing

  • Pendelegasian wewenang didalam manajemen atas (puncak) kepada manajemeen pelaksana
  • Ada pembagian tugas yg jelas
  • Mempunyai manajer puncak yang profesional guna mengkoordinasikan semua aktivitas.

3. Directing (Fungsi Pengarahan)

Directing alias fungsi pengarahan merupakan fungsi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja dengan optimal dan menciptakan suasana lingkungan kerja yang dinamis, sehat dan yang lainnya. Ada beberapa aktivitas yang dilakukan pada fungsi pengarahan:

  • Mengimplementasikan suatu proses kepemimpinan, penbimbingan, dan memberikan motivasi kepada pekerja suapay bisa bekerja dengan efektif serta efisien dalam mencapai tujuan yang ditetapkan
  • Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
  • Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan

4. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)

Controling merupakan kegiatan dalam menilai suatu kinerja yang berdasarkan pada standar yang sudah dibuat perubahan atau suatu perbaikan apabila dibutuhkan. aktivitas dalam fungsi pengendalian ini misalnya:

  • Mengevaluasii keberhasilan dalam proses mencapai tujuan dan target mengikuti indikator yang sudah ditetapkan
  • Menempuh langka klarifikasi serta koreksi atas terjadinya penyimpangan yang ditemukan
  • Memberi alternatif solusi atas masalah yang terjadi dalam mencapai tujuan yang ditetapkan

Controlling atau fungsi pengawasan bisa berjalan dengan efektif jika hal hal ini diperhatikan:

  • Routing (jalur), manajer harus bisa menetapkan cara atau jalur guna bisa mengetahui letak diaman sesuatu sering terjadi suatu kesalahan
  • Scheduling (Penetapan waktu), dalam penetapan waktu, manajer harus bisa menetapkan dengan tugas kapan semestinya pengawasan itu dijalankan. terkadang, pengawasan yang dijadwal tidak efisien dalam menemukan suatu kesalahan, dan seblaiknya yang dilakukan secara mendadak terkadang malah lebih berguna.
  • Dispatching (Perintah pelaksanaan), adalah pengawasan yang berupa suatu perintah pelaksanaan pada pekerjaan yang bertujuan suatu pekerjaan itu bisa selesai tepat waktu. dengan perintah seperti ini pelaksanaan suatu pekerjaan bisa terhindar dari kondisi yang terkatung katung, jadi pada akhirnya bisa diidentifikasikan siapa yang telah berbuat kesalahan
  • Follow Up (tindak lanjut) apabila pemimpin menemukan kesalahan maka seharusnya pemimpin tersebut mancari solusi atas permasalahan itu. dengan memberi peringatan pada pekerja yang dengan sengaja ataupun tidak sengaja berbuat kesalahan dan memberikan petunjuk supaya kesalahan yang sama tak terulang lagi.

Suatu bentuk pengawasan yang bagus seharusnya susai dengan kebutuhan dan sifat dari perusahaan. jadi faktor faktor serta tata perusahaan dimana sebuah pengawasan dilakukan perlu diperhatikan. suatu pengawasan yang baikk harus dilakukan dengan ekonomis jika dilihat dari biaya, bisa menjamin ada aktivitas perbaikan. maka dari itu perlu disiapkan suatu langkah sebelum pengawasan dilaksanakan seperti tata pola dan rencana perusahaan.

Jenis-Jenis Manajemen

Dalam penerapan ilmu manajemen dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak sekali contoh yang bisa kita temukan, sesuai dengan bidangnya. Berikut ini adalah beberapa contoh dan macam-macam manajemen:

Manajemen Strategi

Manajemen strategis ialah seni dan ilmu penyusunan, penerapan, dan pengevaluasian keputusan-keputusan lintas sahashanashsafinisinya, manajemen strategis berfokus pada proses penetapan destinasi organisasi, pengembangan kepandaian dan perencanaan untuk menjangkau sasaran, serta memperhitungkan sumber daya guna menerapkan kepandaian dan merencanakan pencapaian destinasi organisasi.

Manajemen strategis menggabungkan  aktivitas-aktivitas dari sekian banyak  bagian fungsional sebuah bisnis untuk menjangkau tujuan organisasi. Ada tiga langkah dalam manajemen strategis, yakni perumusan strategi, pengamalan strategi, dan penilaian strategi

Manajemen Administrasi Perkantoran

Manajemen perkantoran ialah perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian kegiatan perkantoran, serta penggerakan mereka yang melaksanakan supaya mencapai tujuan-tujuan yang sudah ditentukan

Manajemen Biaya

adalah sistem yang didesain sedemikian rupa untuk menyerahkan informasi untuk manajemen organisasi guna mengidentifikasi sekian banyak  peluang guna perencanaan strategi, penyempurnaan, dan penciptaan keputusan operasional tentang pengadaan dan pemakaian sumber daya yang dibutuhkan oleh organisasi.

Manajemen Organisasi

adalah proses pengorganisasian, perencanaan, memimpin dan mengendalikan sumber daya dalam sebuah entitas dengan destinasi keseluruhan menjangkau tujuan

Manajemen Personalia dan Administrasi

adalah jenis manajemen yang bersangkutan dengan perencanaan, pengerahan dan seleksi pegawai, pendidikan, uraian tugas, pelatihan dan pengembangan, serta pemeliharaan sumber daya insan yang bertujuan untuk menolong tercapainya tujuan, baik tersebut tujuan individu, perusahaan, maupun masyarakat.

Manajemen Perusahaan

adalah serangkaian bagian dalam perusahaan sebagai proses memimpin, menunjukkan dan mengadministrasikan sumber daya yang dipunyai perusahaan. Melalui penjelasan definisi manajemen perusahaan tersebut telah terlihat bahwa manajemen ialah unsur urgen yang mesti dipunyai sebuah perusahaan atau bisnis.

Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran ialah proses penetapan tujuan-tujuan pemasaran untuk suatu organisasi (dengan mempertimbangkan sumber daya internal dan kesempatan pasar), perencanaan, dan pelaksanaan kegiatan untuk mengisi tujuan-tujuan tersebut, dan mengukur peradaban ke arah pencapaiannya

Manajemen Produksi

Manajemen buatan adalah salah satu unsur dari bidang manajemen yang memiliki peran dalam mengoordinasi kan sekian banyak  kegiatan untuk menjangkau tujuan.

Bagi mengatur pekerjaan ini, perlu diciptakan keputusan-keputusan yang bersangkutan dengan usaha-usaha untuk menjangkau tujuan supaya barang dan jasa yang didapatkan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi mencantol pengambilan keputusan yang bersangkutan dengan proses buatan untuk menjangkau tujuan organisasi atau perusahaan

Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan ialah suatu pekerjaan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, penelusuran dan penyimpanan duit yang dimiliki oleh sebuah organisasi atau perusahaan.

Manajemen Waktu

Manajemen waktu ialah suatu perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan controlling (pengawasan) produktivitas waktu. Sebab masa-masa menjadi di antara sumber daya unjuk mengerjakan pekerjaan, dan adalahsumber daya yang mesti dikelola secara efektif dan efisien.

Manajemen Komunikasi

adalah bagaimana teknik orang mengelola proses komunikasi dalam hubungannya dengan orang beda dalam konteks komunikasi. untuk menyatakan istilah ini lebih jauh, saya dan anda butuh mengetahui pengertian dari kedua kata tersebut, yakni kata manajemen dan kata komunikasi

Manajemen Pendidikan

Manajemen Pendidikan ialah rangkaian segala pekerjaan yang menunjuk untuk usaha kerjasama dua orang atau lebih untuk menjangkau tujuan edukasi yang sudah ditetapkan.

Manajemen Konstruksi

Manajemen konstruksi ialah ilmu yang mempelajari dan mempraktikkan aspek-aspek manajerial dan teknologi industri konstruksi. Manajemen konstruksi pun dapat ditafsirkan sebagai suatu model bisnis yang dilaksanakan oleh konsultan konstruksi dalam memberi nasihat dan pertolongan dalam suatu proyek pembangunan.

Manajemen Agribisnis

Manajemen Agribisnis ialah suatu pekerjaan dalam bidang pertanian yang merealisasikan manajemen dengan melaksanakan faedah fungsi perencanaan,fungsi pengorganisasian,fungsi pengarahan dan pengendalian dan faedah pengawasan dan pengendalain dengan memakai sumber daya yang terdapat untuk menghasilkan produk pertanian dan deviden yang maksimal.

Manajemen Stress

adalah keterampilan dalam memakai sumber daya (manusia) secara efektif untuk menanggulangi gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang muncul sebab tanggapan (respon).

Manajemen Risiko

Manajemen risiko ialah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang sehubungan dengan ancaman; sebuah rangkaian kegiatan manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi guna mengelolanya dan mitigasi risiko dengan memakai pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya